25 Peluang Usaha Buat IRT di Desa, Modal Kecil tapi Menjanjikan

13 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Menjadi ibu rumah tangga (IRT) di desa bukan berarti terbatas pada aktivitas domestik saja. Justru, lingkungan desa yang masih asri dan penuh potensi sumber daya alam membuka banyak peluang usaha rumahan yang menjanjikan. Dengan kreativitas dan ketekunan, IRT bisa membantu menambah penghasilan keluarga tanpa harus meninggalkan rumah.

Perkembangan teknologi dan akses internet yang semakin luas hingga ke desa juga membuka kesempatan baru. Kini, ibu rumah tangga bisa memasarkan produk secara online, menjangkau konsumen lebih luas, bahkan hingga luar daerah. Peluang ini tentu sangat sayang jika tidak dimanfaatkan.

Selain itu, kebutuhan masyarakat desa yang terus berkembang menciptakan pasar tersendiri. Mulai dari kebutuhan makanan, jasa, hingga produk kreatif, semuanya memiliki potensi untuk dijadikan usaha rumahan yang fleksibel dan minim risiko.

Berikut 25 peluang usaha buat IRT di desa yang bisa Anda pertimbangkan, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Senin (23/2/2026).

Peluang Usaha Buat IRT di Desa

1. Usaha Jahit Rumahan

Menerima permak pakaian atau jahit baju sederhana bisa menjadi sumber penghasilan stabil karena kebutuhan sandang selalu ada. Modal awal cukup mesin jahit dan perlengkapan dasar, sementara pelanggan bisa datang dari tetangga sekitar.

2. Jasa Titip (Jastip)

Jasa titip membantu warga desa mendapatkan barang dari kota tanpa harus bepergian jauh. Keuntungan diperoleh dari biaya jasa atau selisih harga, dan bisa dipromosikan lewat grup WhatsApp warga.

3. Membuka Les Privat

Les membaca, mengaji, atau pelajaran sekolah dasar sangat dibutuhkan, terutama bagi orang tua yang ingin anaknya lebih fokus belajar. Usaha ini bisa dilakukan di rumah dengan jadwal fleksibel menyesuaikan waktu luang.

4. Jasa Rias Pengantin Desa

Jika memiliki keterampilan makeup, jasa rias pengantin berpeluang besar karena acara pernikahan di desa cukup rutin. Penghasilan bisa meningkat saat musim hajatan, terlebih jika ditambah layanan sewa busana atau dekorasi sederhana.

5. Kerajinan Tangan

Membuat anyaman bambu, tas rajut, atau souvenir khas desa memiliki nilai jual unik dan bisa dipasarkan lebih luas. Produk kerajinan juga berpotensi dijual secara online untuk menjangkau pasar luar daerah.

6. Usaha Pupuk Organik

Mengolah limbah ternak atau kompos menjadi pupuk organik dapat memanfaatkan sumber daya lokal yang melimpah. Permintaan pupuk organik cukup stabil, terutama di daerah pertanian yang ingin meningkatkan hasil panen.

7. Usaha Pembuatan Kue Kering

Produksi kue kering cocok dijalankan menjelang Lebaran atau hari besar lainnya karena permintaan meningkat tajam. Dengan kemasan menarik, kue kering juga bisa dijual secara pre-order untuk meminimalkan risiko stok.

8. Jualan Sayur Keliling

Bekerja sama dengan petani lokal memungkinkan Anda mendapatkan sayur segar dengan harga lebih murah. Sistem keliling ke rumah-rumah memudahkan warga dan menciptakan pelanggan tetap.

9. Jualan Online dari Rumah (Dropship/Reseller)

Menjadi dropshipper atau reseller tidak membutuhkan stok barang sehingga risiko kerugian lebih kecil. Promosi bisa dilakukan melalui media sosial, marketplace, atau grup komunitas untuk memperluas jangkauan pembeli.

Peluang Usaha Buat IRT di Desa yang Menjanjikan

10. Warung Sembako Kecil

Kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak, dan mie instan selalu dicari setiap hari sehingga perputaran uang relatif stabil. Warung bisa dibuka di depan rumah dengan stok bertahap sesuai modal agar risiko kerugian lebih kecil.

11. Catering Rumahan

Catering rumahan dapat melayani pesanan hajatan, arisan, syukuran, hingga acara desa dengan keuntungan yang cukup menjanjikan. Jika kualitas rasa terjaga, pelanggan biasanya akan merekomendasikan ke orang lain sehingga pesanan terus bertambah.

12. Budidaya Ayam Kampung

Permintaan daging dan telur ayam kampung cenderung tinggi karena dianggap lebih sehat dan rasanya lebih gurih. Harga jualnya juga lebih mahal dibanding ayam biasa, sehingga margin keuntungan cukup menarik.

13. Ternak Lele

Ternak lele memiliki pasar luas dan bisa dijual ke warung makan, pedagang pecel lele, atau pengepul. Modal kolam terpal relatif terjangkau dan masa panennya cepat, sekitar 2–3 bulan.

14. Usaha Laundry Kiloan

Laundry kiloan menjanjikan terutama jika desa dekat pabrik, kos-kosan, atau kawasan padat penduduk. Dengan pelayanan cepat dan rapi, pelanggan bisa menjadi langganan tetap setiap minggu.

15. Budidaya Tanaman Hias

Tanaman hias dapat dijual langsung dari rumah atau dipasarkan melalui media sosial dan marketplace. Saat tren tanaman meningkat, harga jual bisa melonjak dan memberikan keuntungan besar.

16. Ternak Bebek Petelur

Telur bebek memiliki pasar stabil untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kuliner seperti martabak dan telur asin. Perawatannya relatif mudah dan bisa dilakukan di lahan pekarangan.

17. Usaha Tempe dan Tahu

Tempe dan tahu merupakan bahan makanan harian yang selalu dibutuhkan masyarakat. Dengan kualitas baik dan harga bersaing, peluang repeat order sangat tinggi dan usaha bisa berkembang cepat.

Peluang Usaha Buat IRT di Desa dengan Modal Kecil

18. Jualan Gorengan

Modalnya kecil karena hanya membutuhkan tepung, minyak, dan bahan isi seperti tempe atau pisang. Gorengan bisa dijual sore hari di depan rumah dan biasanya cepat habis karena banyak diminati.

19. Jualan Kue Basah

Bahan kue basah mudah didapat di pasar dan bisa diproduksi dalam jumlah kecil sesuai pesanan. Kue tradisional memiliki pelanggan setia untuk acara arisan, pengajian, atau camilan harian.

20. Jualan Jajanan Anak Sekolah

Cukup menyediakan stok permen, keripik, dan minuman sachet dengan modal terjangkau. Lokasi dekat sekolah atau tempat bermain anak akan meningkatkan peluang penjualan setiap hari.

21. Jualan Es dan Minuman Dingin

Es teh, es buah, atau es cincau dapat dimulai dengan peralatan sederhana seperti termos dan gelas plastik. Saat cuaca panas atau bulan puasa, penjualan biasanya meningkat tajam.

22. Toko Pulsa dan PPOB

Usaha ini hanya membutuhkan ponsel dan saldo deposit untuk mulai berjualan pulsa, token listrik, atau pembayaran tagihan. Permintaan stabil karena kebutuhan komunikasi dan pembayaran rutin terus ada.

23. Produksi Keripik

Singkong atau pisang dapat diolah sendiri di dapur rumahan menjadi keripik dengan nilai jual lebih tinggi. Dengan kemasan menarik, produk bisa dipasarkan ke warung sekitar maupun secara online.

24. Budidaya Jamur Tiram

Budidaya jamur tiram dapat dimulai dari skala kecil menggunakan baglog di ruangan sederhana yang lembap. Permintaannya cukup stabil untuk pasar tradisional maupun rumah makan.

25. Produksi Sambal Rumahan

Modalnya cukup bahan dapur dan botol kemasan untuk membuat sambal berbagai varian rasa. Produk bisa dipasarkan ke tetangga, dititipkan di warung, atau dijual secara online untuk menjangkau pasar lebih luas.

Tips Sukses Memulai Usaha untuk IRT di Desa

  1. Mulai dari yang dikuasai – Pilih usaha sesuai minat dan kemampuan.
  2. Gunakan modal kecil dulu – Uji pasar sebelum memperbesar usaha.
  3. Manfaatkan media sosial – Promosikan lewat WhatsApp, Facebook, atau marketplace.
  4. Jaga kualitas dan kebersihan – Terutama untuk usaha makanan.
  5. Kelola keuangan dengan rapi – Pisahkan uang usaha dan uang rumah tangga.

Kunci utama keberhasilan usaha rumahan adalah konsistensi dan pelayanan yang baik. Jangan takut memulai dari kecil, karena banyak usaha besar lahir dari dapur rumah sederhana.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Usaha apa yang cocok untuk ibu rumah tangga di desa?

Usaha yang cocok adalah yang fleksibel dan bisa dikerjakan dari rumah, seperti jualan makanan, warung sembako, ternak kecil, atau usaha online.

2. Usaha apa yang modalnya kecil tapi menguntungkan?

Jualan gorengan, keripik, pulsa, atau minuman dingin termasuk usaha modal kecil dengan potensi keuntungan harian.

3. Bagaimana cara memulai usaha dari rumah tanpa pengalaman?

Mulailah dari hobi atau keterampilan yang sudah dimiliki, lakukan riset kecil-kecilan, dan coba produksi dalam jumlah terbatas terlebih dahulu.

4. Apakah usaha rumahan bisa sukses di desa?

Sangat bisa, terutama jika memenuhi kebutuhan warga sekitar dan menjaga kualitas produk.

5. Bagaimana cara memasarkan produk dari desa?

Gunakan media sosial, grup WhatsApp warga, marketplace, serta promosi dari mulut ke mulut agar jangkauan pasar lebih luas.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |