Liputan6.com, Jakarta - Ikan sapu-sapu selama ini lebih sering dianggap sebagai hama perairan dan jarang dimanfaatkan sebagai sumber ekonomi oleh masyarakat. Padahal, keberadaannya yang melimpah di sungai dan waduk justru membuka peluang usaha yang belum banyak digarap orang. Kondisi ini menciptakan celah pasar yang bisa dimanfaatkan, tanpa harus khawatir menghadapi persaingan ketat.
Sejumlah ide usaha cocok untuk memanfaatkan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku alternatif berbagai produk, mulai dari pakan ternak hingga bahan pendukung industri. Dengan proses yang tidak rumit dan modal yang dapat disesuaikan, usaha berbasis ikan ini dapat dijalankan dari skala rumahan hingga produksi lebih besar.
Sebagai gambaran, berikut Liputan6 akan membahas 11 peluang usaha dari ikan sapu-sapu yang dapat dijalankan dengan pendekatan sederhana, mulai dari cara produksi, pengemasan, pemasaran, hingga penentuan harga dan proyeksi keuntungan. Simak informasi selengkapnya, Rabu (15/4).
1. Pakan Ternak Pelet
Ikan sapu-sapu dapat diolah menjadi pelet pakan ternak dengan cara membersihkan, merebus, mengeringkan, lalu menggiling hingga halus dan mencampurnya dengan bahan lain seperti dedak sebelum dicetak menjadi pelet. Proses ini bisa dilakukan dengan alat sederhana dan tidak memerlukan teknologi tinggi.
Pengemasan dilakukan menggunakan plastik tebal dengan ukuran kecil hingga besar, lalu diberi label sederhana yang memuat komposisi dan cara penggunaan. Pasar bisa dimulai dari peternak ayam, bebek, dan ikan di sekitar wilayah, serta dipasarkan melalui media sosial dan grup komunitas ternak.
Harga jual dapat ditentukan dengan menghitung biaya bahan baku, tenaga, dan kemasan, lalu menambahkan margin. Dengan bahan baku yang mudah didapat, usaha ini berpotensi menghasilkan keuntungan stabil jika distribusi berjalan rutin.
2. Tepung Ikan Pakan Ternak
Tepung ikan dari sapu-sapu dibuat melalui proses pembersihan, perebusan, pengeringan hingga benar-benar kering, lalu digiling menggunakan mesin penepung hingga menghasilkan bubuk halus yang dapat digunakan sebagai campuran pakan ternak karena kandungan proteinnya dapat membantu pertumbuhan hewan ternak secara bertahap.
Produk ini dikemas dalam kantong plastik atau karung ukuran kecil hingga besar, kemudian dipasarkan ke peternak ayam, ikan, dan pabrik pakan skala kecil dengan promosi melalui marketplace serta jaringan komunitas peternak agar penjualan dapat berlangsung secara berulang tanpa bergantung pada satu pembeli.
Modal awal berkisar Rp2 juta hingga Rp5 juta untuk alat pengering dan penggiling, dengan harga jual tepung ikan sekitar Rp8.000 hingga Rp12.000 per kg, sehingga jika produksi mencapai 200 kg per bulan maka omzet bisa mencapai Rp1,6 juta hingga Rp2,4 juta dengan margin bersih sekitar 25 persen.
3. Pupuk Organik Cair
Pupuk organik cair dibuat dengan cara mencampur ikan sapu-sapu yang telah dicacah dengan air dan bahan fermentasi seperti gula merah, kemudian disimpan dalam wadah tertutup selama 7 hingga 14 hari hingga menghasilkan cairan yang dapat digunakan untuk membantu pertumbuhan tanaman.
Produk dikemas dalam botol plastik ukuran 250 ml hingga 1 liter dan dipasarkan ke petani serta penghobi tanaman melalui toko pertanian dan platform online, dengan strategi promosi berupa edukasi penggunaan agar konsumen memahami manfaatnya.
Modal awal sekitar Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta, dengan harga jual Rp10.000 hingga Rp25.000 per botol, sehingga jika mampu menjual 200 botol per bulan maka omzet mencapai Rp2 juta hingga Rp5 juta dengan margin bersih sekitar 40 persen.
4. Sabun Protein Kulit
Ikan sapu-sapu dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan sabun melalui proses ekstraksi protein dengan cara perebusan dan penyaringan, lalu dicampurkan ke bahan dasar sabun sebelum dicetak menjadi sabun batang atau cair yang dapat digunakan untuk kebutuhan perawatan kulit.
Produk dikemas dalam plastik atau kotak sederhana dengan label yang mencantumkan komposisi, kemudian dipasarkan melalui marketplace dan media sosial dengan pendekatan edukasi penggunaan kepada konsumen.
Modal awal sekitar Rp2 juta hingga Rp4 juta, dengan harga jual Rp10.000 hingga Rp20.000 per unit, sehingga jika terjual 300 unit per bulan maka omzet mencapai Rp3 juta hingga Rp6 juta dengan margin sekitar 30 persen.
5. Suplemen Ternak Lele
Ikan sapu-sapu difermentasi menjadi cairan yang digunakan sebagai tambahan pakan lele dengan cara mencampur ikan yang telah dihancurkan dengan bahan fermentasi, kemudian disimpan hingga menghasilkan cairan yang siap digunakan sebagai campuran pakan.
Produk dikemas dalam botol dan dipasarkan ke peternak lele melalui jaringan komunitas budidaya ikan serta toko pakan, dengan promosi yang menekankan efisiensi penggunaan pakan.
Modal awal sekitar Rp1 juta hingga Rp2 juta, dengan harga jual Rp15.000 per botol, sehingga jika penjualan mencapai 150 botol per bulan maka omzet sekitar Rp2,25 juta dengan margin sekitar 35 persen.
6. Ekstrak Enzim Pembersih
Ikan sapu-sapu dapat diolah menjadi cairan enzim pembersih melalui proses fermentasi yang dimulai dari pencucian bahan baku untuk menghilangkan kotoran, kemudian ikan dicacah agar mudah terurai, lalu dicampur dengan air dan bahan fermentasi seperti gula merah dalam wadah tertutup yang disimpan selama 10 hingga 14 hari hingga terbentuk cairan yang dapat digunakan sebagai pembersih untuk lantai, kamar mandi, dan saluran air rumah tangga tanpa memerlukan tambahan bahan lain.
Setelah proses fermentasi selesai, cairan disaring untuk memisahkan ampas, kemudian dimasukkan ke dalam botol plastik ukuran 250 ml hingga 1 liter dengan label sederhana yang mencantumkan cara penggunaan dan takaran, sementara pemasaran dapat dimulai dari lingkungan sekitar seperti tetangga dan komunitas rumah tangga, lalu diperluas melalui marketplace dan media sosial dengan pendekatan edukasi penggunaan agar konsumen memahami cara pakai secara langsung.
Modal awal usaha ini berkisar Rp800 ribu hingga Rp2 juta untuk wadah, bahan fermentasi, dan kemasan, dengan harga jual antara Rp10.000 hingga Rp20.000 per botol tergantung ukuran, sehingga jika mampu menjual 200 botol per bulan maka omzet dapat mencapai Rp2 juta hingga Rp4 juta dengan margin bersih sekitar 35 persen setelah dikurangi biaya produksi dan distribusi.
7. Minyak Ikan Omega
Ikan sapu-sapu dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan minyak ikan melalui proses pemanasan daging ikan yang telah dibersihkan dan dipotong kecil, kemudian dipanaskan dengan api kecil hingga minyak keluar secara bertahap, lalu disaring untuk memisahkan cairan minyak dari ampas sebelum didinginkan dan disimpan dalam wadah tertutup agar kualitas tetap terjaga sebelum digunakan sebagai suplemen tambahan untuk hewan peliharaan seperti kucing dan anjing.
Produk minyak ikan dikemas dalam botol kecil ukuran 100 ml hingga 250 ml dengan tutup rapat untuk menjaga kebersihan, lalu dipasarkan melalui marketplace, toko perlengkapan hewan, serta komunitas pecinta hewan dengan strategi promosi yang menekankan kemudahan penggunaan sebagai campuran pakan harian tanpa memerlukan perlakuan tambahan.
Modal awal usaha ini berkisar Rp1,5 juta hingga Rp3 juta, dengan harga jual sekitar Rp20.000 hingga Rp35.000 per botol tergantung ukuran, sehingga jika penjualan mencapai 150 botol per bulan maka omzet dapat mencapai Rp3 juta hingga Rp5,25 juta dengan margin bersih sekitar 30 persen setelah biaya operasional.
8. Penjualan Ikan Pembersih Akuarium
Ikan sapu-sapu juga dapat dijual dalam kondisi hidup sebagai ikan pembersih akuarium dengan cara menangkap ikan dari perairan, kemudian memilah berdasarkan ukuran agar sesuai dengan kebutuhan pasar, lalu menempatkannya dalam wadah penampungan sementara yang memiliki sirkulasi air sebelum dijual kepada konsumen yang membutuhkan ikan pembersih untuk akuarium rumah maupun usaha ikan hias.
Pengemasan dilakukan dengan menggunakan kantong plastik berisi air dan oksigen untuk menjaga kondisi ikan selama pengiriman, sementara pemasaran dapat dilakukan melalui toko ikan hias, marketplace, serta komunitas pecinta akuarium yang sering mencari ikan pembersih untuk menjaga kebersihan akuarium tanpa perlu perawatan tambahan.
Modal awal usaha ini relatif kecil sekitar Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta untuk alat tangkap dan wadah penampungan, dengan harga jual ikan berkisar Rp2.000 hingga Rp5.000 per ekor, sehingga jika mampu menjual 1.000 ekor per bulan maka omzet dapat mencapai Rp2 juta hingga Rp5 juta dengan margin bersih sekitar 40 persen.
9. Tepung Industri Kosmetik
Ikan sapu-sapu dapat diolah menjadi tepung halus yang digunakan sebagai bahan campuran dalam industri kosmetik melalui proses pengeringan yang lebih lama dan penggilingan hingga menghasilkan tekstur yang sangat halus sebelum disaring agar ukuran partikel seragam.
Produk dikemas dalam kantong khusus dengan ukuran kecil untuk dijual ke pelaku usaha kosmetik rumahan, lalu dipasarkan melalui jaringan produsen lokal dan marketplace dengan pendekatan penawaran bahan baku alternatif yang dapat digunakan dalam produksi.
Modal awal berkisar Rp2 juta hingga Rp4 juta, dengan harga jual Rp15.000 hingga Rp30.000 per kg, sehingga jika produksi mencapai 150 kg per bulan maka omzet dapat mencapai Rp2,25 juta hingga Rp4,5 juta dengan margin sekitar 25 persen.
10. Media Filter Biologis
Bagian tubuh ikan sapu-sapu dapat dimanfaatkan sebagai media filter biologis untuk kolam ikan dengan cara membersihkan dan mengeringkan bagian tertentu hingga dapat digunakan sebagai tempat berkembangnya mikroorganisme yang membantu menjaga kualitas air kolam.
Produk dikemas dalam bentuk paket dan dipasarkan ke peternak ikan serta penghobi kolam melalui toko pakan dan marketplace dengan strategi promosi berbasis kebutuhan perawatan kolam yang dilakukan secara rutin.
Modal awal berkisar Rp1 juta hingga Rp2 juta, dengan harga jual Rp20.000 hingga Rp50.000 per paket, sehingga jika mampu menjual 100 paket per bulan maka omzet dapat mencapai Rp2 juta hingga Rp5 juta dengan margin sekitar 35 persen.
11. Bahan Pakan Lalat BSF
Ikan sapu-sapu dapat digunakan sebagai bahan pakan untuk budidaya lalat BSF dengan cara mencacah ikan lalu mencampurnya dengan limbah organik lain sebagai media tumbuh larva, sehingga menghasilkan pakan alternatif untuk ternak ikan dan unggas.
Produk dijual dalam bentuk bahan mentah atau paket siap pakai kepada peternak BSF melalui komunitas dan marketplace, dengan promosi berbasis kebutuhan bahan pakan yang tersedia secara rutin.
Modal awal berkisar Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta, dengan harga jual Rp3.000 hingga Rp6.000 per kg bahan, sehingga jika penjualan mencapai 500 kg per bulan maka omzet dapat mencapai Rp1,5 juta hingga Rp3 juta dengan margin sekitar 30 persen.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apakah ikan sapu-sapu bisa dijadikan usaha?
Bisa, karena dapat diolah menjadi berbagai produk seperti pakan, pupuk, dan bahan tambahan lain yang memiliki pasar.
2. Berapa modal usaha olahan ikan sapu-sapu?
Modal awal berkisar Rp500 ribu hingga Rp5 juta tergantung jenis produk yang dipilih.
3. Siapa target pasar produk ikan sapu-sapu?
Peternak, petani, penghobi ikan, dan pelaku usaha skala kecil.
4. Apakah usaha ini memiliki pesaing?
Masih terbatas karena belum banyak pelaku usaha yang memanfaatkan ikan ini.
5. Bagaimana cara memasarkan produk?
Melalui komunitas lokal, marketplace, dan media sosial dengan pendekatan edukasi penggunaan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561222/original/031134200_1776744231-95f4d850-435e-438d-aa81-de6f9410efec.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561428/original/063424900_1776749146-00db45ec-ad64-4a46-a37b-0dd81bc02ee7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561189/original/035667300_1776743937-Gemini_Generated_Image_4w6zgc4w6zgc4w6z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561384/original/065777100_1776747937-S008078210-1.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560081/original/059512300_1776658145-sanggul_modern.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561374/original/031163600_1776747717-Desain_Taman_Rumah_yang_Efektif_Mencegah_Kucing_Liar_Berak_di_Halaman_Model_Tanaman_Penutup_Tanah_Rapat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561166/original/053463100_1776743237-Model_gelang_emas_italy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561340/original/036548300_1776746704-a6e12450-9035-42a0-a848-f28aa99b3103.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561159/original/020093700_1776742971-unnamed_-_2026-04-21T104233.375.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561292/original/019821600_1776745930-Kandang_Ayam_Serbaguna_yang_Cocok_untuk_Skala_Kecil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561142/original/066788600_1776742844-8089e417-9b8f-4f14-a877-34f32c794a5c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561125/original/036393400_1776742428-Poster_Hari_Bumi_2026_yang_Bawa_Pesan_Penting_Kerusakan_Alam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561237/original/023077900_1776744954-2576740e-dd92-47a6-a92a-cf81b0ee263e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561107/original/029298400_1776741889-Gemini_Generated_Image_ien6poien6poien6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561064/original/028647100_1776740284-cara_mencegah_kucing_liar_berak_di_atap_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561050/original/032869400_1776739642-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538047/original/086402600_1774499656-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561009/original/061904600_1776737200-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5561179/original/066980600_1776743521-Gemini_Generated_Image_xuva7sxuva7sxuva.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481525/original/047821300_1769136212-Seleksi_Bibit_Lele_Berkualitas___Tebar_dengan_Tepat.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2752731/original/038080600_1552704493-shutterstock_724191844.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464864/original/038532400_1767752280-Membersihkan_Blender.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466190/original/088167400_1767839290-Cara_Ternak_Ikan_Mas_di_Ember_Bekas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460813/original/018976000_1767321694-Takjil_Ramadhan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460967/original/070159800_1767330511-Rumah_subsidi_Gunakan_Karpet_Berukuran_Besar__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410367/original/068469000_1762930652-Gemini_Generated_Image_kwy80xkwy80xkwy8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461005/original/069066700_1767332221-model_cincin_emas_batu_opal__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460105/original/035503200_1767231872-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460947/original/089328700_1767328515-Batang_Kecombrang__Wikimedia_Commons_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470864/original/039639300_1768266170-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463669/original/097446700_1767667328-Gemini_Generated_Image_1cspbg1cspbg1csp.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460928/original/003883700_1767327681-model_kebun_rumah_dengan_pijakan_batu__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460978/original/052255100_1767330693-desain_halaman_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464943/original/048760100_1767754973-Kulkas_1_pintu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397086/original/041488200_1761800911-Gemini_Generated_Image_tlzh05tlzh05tlzh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477531/original/099454700_1768839717-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4775954/original/075855900_1710744786-girl-wearing-hat-sitting-green-lawn-near-lake.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481829/original/051298400_1769148336-pohon_duku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472024/original/057223000_1768305981-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473880/original/084419100_1768460771-1.jpg)