Liputan6.com, Jakarta - Tips ayam kampung cepat bertelur dan sehat perlu dimulai dari pakan bernutrisi, kandang nyaman, serta pencegahan penyakit. Nutrisi seimbang membantu produksi telur, sementara lingkungan yang baik menjaga ayam tetap sehat dan tidak mudah stres.
Produktivitas telur juga dipengaruhi pencahayaan, suhu, ventilasi, serta kondisi sarang. Pemberian pakan rutin dan pemilihan bibit dengan genetik produktif dapat mendukung siklus bertelur. Manajemen tepat menjaga hasil konsisten setiap hari.
Menjaga kesehatan ayam kampung membutuhkan vaksinasi, sanitasi, dan biosekuriti yang baik. Pemantauan rutin membantu mendeteksi penyakit lebih cepat. Dengan mengelola nutrisi, kandang, genetik, dan kesehatan, produktivitas dapat optimal bagi peternak. Simak ulasannya oleh Liputan6.com berikut ini, Jumat (21/8/2026).
1. Berikan Pakan Bernutrisi Seimbang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7674779/original/011469700_1780469791-pakan_ayam4.jpg)
Perbesar
Pakan menjadi faktor utama yang menentukan produktivitas ayam kampung. Ayam membutuhkan nutrisi seimbang berupa protein, energi, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral untuk mendukung metabolisme, kesehatan tubuh, serta pembentukan telur. Pakan ayam petelur umumnya mengandung protein sekitar 16–18 persen, sedangkan kalsium sekitar 3,5–4 persen untuk membantu membentuk cangkang telur yang kuat.
Sumber pakan dapat berasal dari jagung giling, dedak padi, daun kelor, tepung ikan, dan ampas tahu. Pakan fermentasi juga dapat diberikan untuk membantu meningkatkan kecernaan dan nafsu makan. Dengan asupan yang cukup dan seimbang, ayam memiliki kondisi tubuh yang lebih baik untuk mempertahankan produksi telur.
2. Pastikan Kebutuhan Kalsium Tercukupi
Kalsium merupakan mineral penting dalam pembentukan cangkang telur. Kekurangan kalsium dapat membuat cangkang telur menjadi lebih tipis atau kurang kuat. Dalam artikel ini, pakan ayam petelur disebut perlu mengandung sekitar 3,5–4 persen kalsium untuk mendukung pembentukan cangkang.
Karena itu, kebutuhan mineral ayam perlu diperhatikan bersama dengan protein dan energi. Pemberian pakan yang beragam dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut. Selain menjaga kualitas telur, kecukupan nutrisi juga membantu mempertahankan kondisi tubuh ayam selama masa produksi. Jadi, jangan hanya berfokus pada jumlah pakan, tetapi perhatikan pula kandungan nutrisi di dalamnya agar ayam tetap sehat dan produktif.
3. Berikan Pakan Secara Rutin
Pemberian pakan secara teratur membantu memastikan ayam memperoleh asupan nutrisi yang dibutuhkan setiap hari. Dalam artikel, pakan dianjurkan diberikan secara rutin dua kali sehari. Pakan utama dapat berupa campuran bahan seperti jagung giling dan dedak padi, kemudian dilengkapi sumber protein serta bahan alami lain seperti daun kelor, tepung ikan, dan ampas tahu.
Variasi pakan, termasuk campuran sisa nasi atau hijauan, juga dapat menambah sumber nutrisi. Namun, pemberiannya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan ayam. Asupan yang konsisten membantu menjaga kondisi tubuh sehingga ayam memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas sekaligus mendukung proses produksi telur.
4. Sediakan Kandang yang Bersih, Kering, dan Nyaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8317115/original/008612800_1782184896-Untitled3.jpg)
Perbesar
Kondisi kandang sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan produktivitas ayam kampung. Kandang yang bersih, kering, dan nyaman dapat membantu mengurangi stres serta risiko gangguan kesehatan. Ventilasi juga perlu diperhatikan agar sirkulasi udara tetap baik dan kondisi kandang tidak pengap. Kandang yang kotor dan tidak terawat dapat menjadi lingkungan yang mendukung penyebaran penyakit.
Karena itu, kebersihan perlu dilakukan secara rutin, termasuk menjaga area tempat ayam beristirahat dan bertelur tetap bersih. Lingkungan kandang yang nyaman membuat ayam lebih tenang dan dapat membantu menjaga produktivitas. Peternak juga perlu memastikan kandang terlindung dari gangguan hewan lain yang dapat membuat ayam stres.
5. Atur Pencahayaan 14–16 Jam Sehari
Pencahayaan merupakan salah satu faktor manajemen yang dapat mendukung produksi telur. Dalam artikel, pencahayaan selama sekitar 14–16 jam sehari disebut dapat merangsang ayam untuk bertelur. Paparan sinar matahari juga membantu mendukung metabolisme, kesehatan reproduksi, dan daya tahan tubuh ayam. Ketika cahaya alami berkurang, misalnya saat musim hujan, lampu tambahan dapat digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan pencahayaan.
Pengaturan cahaya sebaiknya dilakukan secara konsisten dan disesuaikan dengan kondisi ayam. Dengan pencahayaan yang memadai, ayam mendapatkan lingkungan yang lebih mendukung untuk menjalankan siklus produksinya dan mempertahankan produktivitas telur secara lebih optimal.
6. Jaga Suhu dan Ventilasi Kandang
Suhu lingkungan perlu diperhatikan karena kondisi yang terlalu panas dapat memengaruhi produktivitas ayam. Artikel menyebutkan bahwa produksi telur dapat menurun ketika suhu lingkungan berada di atas 32°C, sementara suhu optimal yang dicantumkan adalah sekitar 18°C. Selain suhu, ventilasi yang baik juga diperlukan untuk menjaga sirkulasi udara tetap segar.
Kandang yang panas dan pengap dapat membuat ayam merasa tidak nyaman dan lebih mudah mengalami stres. Karena itu, peternak perlu memastikan kandang memiliki sirkulasi udara yang memadai. Pengelolaan suhu dan ventilasi yang baik membantu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman sehingga ayam dapat mempertahankan kondisi tubuh dan produktivitasnya.
7. Kurangi Stres pada Ayam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7830087/original/003695700_1780650137-14373118360183252524.jpeg)
Perbesar
Stres dapat mengganggu kondisi ayam dan pada akhirnya berdampak pada produksi telur. Untuk menguranginya, kandang sebaiknya ditempatkan dalam lingkungan yang tenang dan tidak sering terkena kebisingan mendadak. Gangguan predator seperti tikus, kucing, dan anjing juga perlu dicegah karena dapat membuat ayam merasa terancam.
Kondisi kandang yang nyaman membantu ayam lebih tenang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain lingkungan yang tenang, kebersihan, suhu, ventilasi, dan ketersediaan pakan juga perlu dijaga. Dengan mengurangi berbagai sumber stres, peternak dapat membantu mempertahankan kondisi ayam agar tetap sehat dan mendukung produktivitas telur secara lebih konsisten.
8. Sediakan Sarang yang Tenang dan Bersih
Kotak sarang menjadi bagian penting dalam pengelolaan ayam yang sedang bertelur. Sarang sebaiknya dibuat dalam kondisi gelap, tenang, dan bersih agar ayam merasa aman ketika bertelur. Lingkungan yang nyaman dapat membantu mengurangi gangguan saat ayam menggunakan sarang. Kebersihan juga penting untuk menjaga telur dan area bertelur tetap higienis.
Telur sebaiknya diambil secara rutin setiap hari. Selain menjaga kebersihan sarang, pengambilan telur dapat membantu mencegah ayam terus mengeram. Dalam artikel, pemutusan siklus mengeram menjadi salah satu cara untuk membantu ayam kembali memasuki periode produksi telur. Karena itu, pengelolaan sarang perlu dilakukan secara teratur.
9. Pilih Bibit dengan Genetik Produktif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6288067/original/081125400_1779162869-unnamed__48_.jpg)
Perbesar
Faktor genetik dan usia turut menentukan kemampuan ayam dalam menghasilkan telur. Ayam betina umumnya mulai bertelur pada usia sekitar 5–6 bulan, sedangkan produktivitas puncaknya disebut terjadi ketika ayam berusia sekitar 1–2 tahun. Setelah melewati usia tersebut, kemampuan bertelur ayam kampung dapat menurun secara bertahap.
Pemilihan bibit berkualitas menjadi salah satu cara untuk mendapatkan ayam dengan potensi produksi yang lebih baik. Ayam KUB atau Kampung Unggul Balitbangtan, misalnya, dikembangkan dengan sifat mengeram yang lebih rendah, sekitar 10 persen dari populasi. Pemilihan indukan yang memiliki riwayat produksi telur baik juga dapat menjadi pertimbangan dalam meningkatkan produktivitas.
10. Lakukan Vaksinasi, Sanitasi, dan Biosekuriti
Menjaga kesehatan ayam merupakan bagian penting untuk mempertahankan produktivitas telur. Pencegahan penyakit dapat dilakukan melalui vaksinasi, sanitasi kandang, serta penerapan biosekuriti. Dalam artikel, vaksin ND atau Newcastle Disease dan AI atau Avian Influenza disebut sebagai bagian dari pencegahan penyakit pada ayam. Kebersihan kandang juga harus dijaga untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit.
Biosekuriti mencakup isolasi, pengendalian lalu lintas, dan sanitasi lingkungan kandang. Pemantauan kondisi ayam secara rutin membantu mendeteksi gangguan kesehatan lebih awal. Beberapa penyakit yang perlu diwaspadai antara lain Tetelo, Cacar Unggas, Snot, Berak Kapur, dan Gumboro.
Pertanyaan Seputar Tips Ayam Kampung Cepat Bertelur
Berapa kadar protein dan kalsium yang dibutuhkan ayam petelur?
Ayam petelur membutuhkan pakan dengan kandungan protein 16–18% dan kalsium 3,5–4% untuk mendukung pembentukan cangkang telur yang kuat.
Bagaimana cara merangsang ayam kampung bertelur lebih banyak?
Merangsang ayam kampung bertelur lebih banyak dapat dilakukan dengan memastikan pencahayaan selama 14 hingga 16 jam, baik dari sinar matahari langsung maupun lampu tambahan saat musim hujan, serta menciptakan lingkungan kandang yang tenang dan menyediakan kotak sarang yang nyaman.
Pada usia berapa ayam kampung mencapai puncak produktivitas telur?
Ayam betina umumnya memulai fase bertelur saat mencapai usia sekitar 5 hingga 6 bulan, dan produktivitas telur akan mencapai puncaknya ketika ayam berada di rentang usia 1 hingga 2 tahun.
Vaksinasi apa saja yang wajib diberikan untuk ayam kampung?
Vaksinasi lengkap sangat wajib, termasuk vaksin ND (Newcastle Disease) dan AI (Avian Influenza) yang harus diberikan sesuai jadwal. Vaksinasi ND dapat dilakukan pada DOC (Day Old Chick) ayam kampung untuk mencegah penyakit tetelo.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330041/original/093139400_1787309774-Screenshot_2026-08-21_175235.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329948/original/099254600_1787305588-15487683599215513962.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329997/original/048397800_1787308431-Screenshot_2026-08-21_173055.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557713/original/016804300_1776387508-Budikdamber_Patin_dan_Genjer.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330049/original/035896300_1787310362-818f4a54-8b90-4556-9c75-2dc77e0bf65d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330014/original/007111400_1787309023-wudu_skylight_3a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329895/original/064284000_1787301567-Rumput_tidak_tumbuh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329854/original/044654900_1787299533-a7d712c1-1643-4ca1-b9f5-b27241a31037.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329880/original/043863400_1787301166-HL_Rak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9321789/original/050130800_1786504175-KA_Sri_Lelawangsa_Medan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9327633/original/051396300_1787117162-Jogja_-_Yogyakarta_International_Airport_Rail_Link__2025__-_img_05.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329819/original/053528600_1787297247-noda_HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329796/original/088283600_1787296544-2147695761.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329759/original/095686800_1787294256-8d7734b0-0102-47e3-b54f-08a5145f8701.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8264237/original/085368200_1782100907-hujan_6.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4538810/original/027507300_1692093916-Museum-Perumusan-Naskah-Proklamasi-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4698287/original/024801100_1703579564-KAI_Daop_9_Jember_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315076/original/040729300_1785826533-3b030088-5842-4dd0-8a23-147b3dca5029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5117018/original/024823900_1738380215-1738376385390_tujuan-konferensi-meja-bundar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329677/original/099135200_1787289366-17138161488990747078.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6707818/original/004530300_1779526004-1779525648.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558460/original/066569600_1776419680-HL_mangga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566397/original/034900000_1777180569-Desain_Rumah_50_Juta_dengan_Ventilasi_Silang_Alami_Model_Teras_Ganda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7026414/original/064378700_1779801039-Gemini_Generated_Image_bb1cq2bb1cq2bb1c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5705844/original/009190100_1778588694-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566459/original/099990000_1777186387-Cara_Cepat_Bersihkan_Kulkas_Tanpa_Bongkar_Semua_Isi_dan_Tetap_Bersih_Maksimal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565766/original/098117700_1777086011-unnamed__30_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7165476/original/043708000_1779955747-pokcoy_gantung_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5697309/original/087148900_1778575609-Gemini_Generated_Image_fqdhcafqdhcafqdh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5753994/original/053180300_1778655561-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566874/original/055492400_1777259351-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570927/original/085307900_1777551328-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569841/original/046143800_1777456700-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568461/original/001756800_1777360580-kre1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569551/original/048471600_1777445890-fad1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8220930/original/095004600_1781080823-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570983/original/070663600_1777556515-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570883/original/068753400_1777547815-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572351/original/095544400_1777794379-1.jpg)