10 Tanaman Hias untuk Orang yang Mudah Bosan, Bikin Hobi Berkebun Jadi Lebih Seru

8 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Memelihara tanaman hias terdengar menyenangkan sampai beberapa minggu kemudian tanaman yang sama hanya terlihat diam di sudut ruangan tanpa banyak perubahan. Bagi orang yang cepat kehilangan minat, kondisi seperti ini bisa membuat rutinitas menyiram, membersihkan daun, atau mengecek media tanam perlahan terasa seperti pekerjaan tambahan, bukan lagi aktivitas yang menyenangkan.

Karena itu, tanaman hias untuk orang yang mudah bosan sebaiknya memiliki sesuatu yang terus menarik perhatian, entah dari daun yang bergerak, warna yang berubah mengikuti intensitas cahaya, pertumbuhan yang cepat, kemunculan tunas baru, atau bentuk tanaman yang dapat terus dikreasikan. Beberapa pilihan berikut menawarkan karakter tersebut sehingga merawat tanaman tidak terasa monoton.

1. Oxalis Triangularis dengan Daun Ungu yang Bisa Membuka dan Menutup

Oxalis triangularis menjadi salah satu pilihan menarik karena penampilannya cukup berbeda dari tanaman indoor pada umumnya. Tanaman ini mempunyai daun berbentuk segitiga yang menyerupai kupu-kupu dengan warna ungu tua hingga keunguan, sehingga sudah terlihat dekoratif meskipun hanya ditempatkan dalam pot sederhana di atas meja atau dekat jendela.

Hal yang membuatnya cocok bagi orang yang mudah bosan adalah gerakan daunnya. Daun Oxalis dapat membuka ketika mendapatkan cahaya dan cenderung menutup ketika kondisi semakin gelap. Perubahan tersebut membuat tanaman terlihat memiliki aktivitas sendiri sepanjang hari, bukan sekadar menjadi dekorasi yang tidak pernah berubah.

Oxalis triangularis menyukai area terang dengan cahaya yang tidak terlalu menyengat. Tanaman ini juga dapat memasuki masa dormansi ketika sebagian besar daunnya mengering dan menghilang, tetapi umbi di dalam media tanam masih dapat bertahan dan kembali menghasilkan pertumbuhan baru ketika kondisinya sesuai. Siklus tersebut justru membuat pengalaman merawat Oxalis terasa lebih dinamis.

2. Maranta Leuconeura yang Daunnya Bergerak Sepanjang Hari

Maranta leuconeura sering disebut sebagai prayer plant karena daun-daunnya dapat berubah posisi mengikuti siklus terang dan gelap. Pada waktu tertentu daunnya terlihat lebih mendatar, sementara menjelang malam daun dapat terangkat sehingga memberi kesan seperti tangan yang sedang menangkup. Pergerakan ini menjadi salah satu alasan Maranta terasa menyenangkan untuk diamati dari hari ke hari.

Selain gerakannya, pola daun Maranta juga sulit membuat ruangan terasa membosankan. Tergantung varietasnya, permukaan daun dapat dihiasi garis merah, bercak hijau tua, hingga pola simetris yang kontras. Tanaman ini cocok ditempatkan di meja kerja, rak terbuka, atau sudut ruangan yang cukup sering terlihat sehingga perubahan posisi daunnya dapat diamati dengan mudah.

Maranta menyukai cahaya terang tidak langsung serta media tanam yang lembap tetapi tidak terus-menerus tergenang. Udara yang terlalu kering juga dapat membuat tepi daunnya mudah mengering. Karena kebutuhan tersebut, Maranta sedikit lebih menuntut perhatian dibanding tanaman seperti pothos, tetapi justru karakter inilah yang dapat membuat proses merawatnya tidak cepat terasa monoton.

3. Tradescantia Zebrina yang Cepat Memanjang dan Mudah Diperbanyak

Kalau perubahan yang dicari adalah pertumbuhan yang mudah terlihat, Tradescantia zebrina layak masuk daftar. Tanaman menjuntai ini terkenal mampu menghasilkan batang baru dengan cukup cepat ketika memperoleh cahaya dan kondisi tumbuh yang sesuai. Dalam beberapa minggu, perubahan panjang batangnya biasanya lebih mudah terlihat dibanding tanaman indoor yang pertumbuhannya lambat.

Daunnya pun mempunyai kombinasi warna yang mencolok, biasanya berupa hijau, perak, dan semburat ungu pada bagian tertentu. Paparan cahaya yang memadai membantu mempertahankan warna serta pertumbuhannya agar tidak terlalu renggang. Tanaman dapat dibiarkan menjuntai dari rak atau pot gantung sehingga bentuknya terus berubah seiring batang semakin panjang.

Keuntungan lain Tradescantia adalah batangnya mudah dipangkas dan diperbanyak melalui stek. Potongan batang dapat digunakan untuk membuat tanaman baru atau ditanam kembali ke pot lama agar tampilannya menjadi lebih rimbun. Aktivitas memotong, memperbanyak, dan mengatur bentuk tanaman memberikan variasi kegiatan bagi pemilik yang mudah bosan hanya dengan rutinitas menyiram.

4. Begonia Rex dengan Pola Daun yang Sulit Terlihat Membosankan

Begonia rex cocok untuk orang yang lebih mudah tertarik pada warna dan pola dibanding bunga. Tanaman ini memiliki banyak variasi daun dengan kombinasi hijau, perak, merah, merah muda, ungu, hingga warna gelap yang hampir menyerupai hitam. Permukaan serta bentuk daunnya juga beragam sehingga satu Begonia dapat terlihat sangat berbeda dari varietas lainnya.

Daya tarik Begonia rex semakin terasa ketika daun baru mulai membuka. Warna dan pola daun muda dapat terlihat berbeda sebelum akhirnya berkembang menjadi tampilan yang lebih matang. Karena setiap daun mempunyai detail yang menarik, tanaman ini bisa menjadi semacam dekorasi hidup yang terus memperlihatkan perubahan kecil.

Begonia rex membutuhkan cahaya terang yang tersebar dan media yang memiliki drainase baik. Penyiraman perlu dijaga agar akar tidak terlalu basah, sementara kelembapan udara yang cukup membantu tanaman tumbuh dengan nyaman. Hindari membiarkan air terlalu lama menempel pada daun serta pastikan area tanaman tetap memiliki sirkulasi udara yang baik.

5. Coleus untuk yang Suka Bereksperimen dengan Warna dan Bentuk

Coleus atau iler hias merupakan pilihan menarik ketika tujuan utama memelihara tanaman adalah mendapatkan warna yang mencolok. Daunnya tersedia dalam berbagai kombinasi, mulai dari hijau terang, merah marun, merah muda, kuning kehijauan, hingga ungu, sering kali dengan pola berbeda pada bagian tengah dan tepinya.

Tampilan Coleus juga dapat berubah tergantung kondisi pencahayaan dan pertumbuhan tanaman. Cahaya yang terlalu sedikit dapat membuat beberapa varietas kehilangan intensitas warnanya, sedangkan pencahayaan yang sesuai membantu warna daun tampil lebih jelas. Kondisi tersebut membuat pemilik dapat mengamati respons tanaman sekaligus mencari posisi terbaik di rumah.

Coleus relatif mudah dibentuk dengan pemangkasan pucuk secara berkala. Pemangkasan membantu tanaman bercabang dan terlihat lebih rimbun daripada membiarkan satu batang tumbuh semakin panjang. Batang hasil pemangkasan juga dapat dijadikan stek, sehingga satu tanaman perlahan dapat berkembang menjadi beberapa pot baru dengan bentuk berbeda.

6. Fittonia yang Dramatis ketika Kekurangan Air

Fittonia dikenal melalui jaringan tulang daun yang sangat kontras dengan permukaan daunnya. Beberapa varietas mempunyai tulang daun putih, merah muda, atau merah yang membentuk pola seperti jaringan halus. Ukurannya relatif kompak sehingga cocok ditempatkan di meja kerja, rak kecil, atau area rumah yang tidak menyediakan banyak ruang.

Salah satu sifat Fittonia yang membuatnya menarik adalah responsnya ketika media terlalu kering. Daunnya dapat terlihat sangat layu ketika tanaman membutuhkan air dan kembali lebih tegak setelah kondisi kelembapan membaik. Meski demikian, sebaiknya jangan sengaja membiarkan tanaman berulang kali layu hanya untuk melihat perubahan tersebut karena stres kekeringan terus-menerus dapat mengganggu kondisinya.

Fittonia lebih menyukai media yang dijaga sedikit lembap tanpa menjadi becek, disertai cahaya terang tidak langsung dan kelembapan udara yang cukup. Karena perlu lebih sering diperhatikan dibanding beberapa tanaman tahan kering, Fittonia cocok bagi orang yang justru membutuhkan interaksi rutin agar tidak kehilangan ketertarikan terhadap koleksi tanamannya.

7. Monstera Adansonii yang Daun Barunya Selalu Menarik Ditunggu

Monstera adansonii menawarkan pengalaman berbeda karena salah satu hal paling menarik dari tanaman ini adalah menunggu daun baru terbuka. Daunnya mempunyai lubang atau fenestrasi alami yang memberikan tampilan khas, sementara ukuran serta bentuk daun dapat berkembang seiring tanaman bertambah dewasa dan memperoleh kondisi tumbuh yang baik.

Tanaman dapat dibiarkan menjuntai atau diarahkan memanjat dengan bantuan penyangga. Pilihan tersebut memungkinkan pemilik mengubah penampilannya sewaktu-waktu ketika mulai merasa bosan dengan bentuk sebelumnya. Mengarahkan batang ke tiang rambat juga memberikan pengalaman merawat tanaman yang lebih interaktif dibanding hanya menempatkan pot dan menunggu tanaman tumbuh sendiri.

Monstera adansonii biasanya menyukai cahaya terang tidak langsung dengan media yang memiliki drainase baik. Penyiraman dilakukan setelah bagian atas media mulai mengering, bukan berdasarkan jadwal yang terlalu kaku. Karena pertumbuhannya relatif aktif dalam kondisi yang sesuai, kemunculan daun dan batang baru dapat menjadi sesuatu yang rutin ditunggu.

8. Pilea Peperomioides yang Sering Menghasilkan Anakan

Pilea peperomioides mudah dikenali dari daun bundarnya yang tumbuh pada tangkai panjang. Bentuk tersebut membuat tanaman tampak ringan dan sederhana, tetapi perkembangan tanaman dapat menjadi cukup menarik karena Pilea yang sehat dapat menghasilkan tunas atau anakan baru di sekitar tanaman induk.

Kemunculan anakan membuka banyak kemungkinan bagi orang yang senang melakukan eksperimen kecil. Anakan yang sudah cukup berkembang dapat dipisahkan dan ditanam ke pot lain, sementara sebagian lainnya dapat tetap dibiarkan agar tanaman terlihat lebih penuh. Dalam beberapa waktu, satu pot Pilea bisa menghasilkan koleksi tanaman baru tanpa harus terus membeli tanaman tambahan.

Pilea juga cenderung tumbuh mengarah ke sumber cahaya. Memutar pot secara berkala dapat membantu menjaga bentuk tanaman lebih seimbang sekaligus membuat kegiatan merawatnya terasa lebih interaktif. Tempatkan tanaman pada area dengan cahaya terang tidak langsung dan hindari membiarkan media terlalu lama dalam kondisi basah.

9. String of Hearts yang Terus Membentuk Sulur Panjang

Ceropegia woodii atau string of hearts mempunyai daun kecil berbentuk hati yang tumbuh sepanjang batang tipis menjuntai. Kombinasi bentuk daun dan pola permukaannya membuat tanaman terlihat menarik ketika diletakkan dalam pot gantung atau di rak tinggi, terutama setelah sulurnya mulai tumbuh semakin panjang.

Perubahan tanaman mudah diamati dari bertambahnya panjang sulur dan kemunculan pasangan daun baru. Ketika sulurnya sudah terlalu panjang, batang dapat dipangkas, diarahkan kembali ke dalam pot, atau diperbanyak menjadi tanaman baru. Bentuknya pun mudah dikreasikan, misalnya dibiarkan menggantung bebas atau disusun menggunakan penyangga dekoratif.

String of hearts lebih menyukai cahaya terang dan media yang memiliki drainase sangat baik. Sebagai tanaman yang mampu menyimpan cadangan air, penyiraman berlebihan justru perlu dihindari. Karakter ini cocok bagi orang yang menginginkan tanaman menarik tetapi tidak ingin terlalu sering menyiram setiap hari.

10. Nepenthes untuk yang Ingin Tanaman Hias Sedikit Lebih Menantang

Jika tanaman berdaun biasa sudah terasa terlalu umum, Nepenthes atau kantong semar dapat menjadi pilihan yang jauh lebih unik. Tanaman karnivora ini membentuk kantong pada ujung bagian tertentu daunnya yang berfungsi sebagai perangkap untuk menangkap serangga. Bentuk, ukuran, dan warna kantong dapat berbeda tergantung jenis serta kondisi tumbuhnya.

Menunggu kantong baru berkembang menjadi pengalaman tersendiri karena bentuknya berubah dari struktur kecil hingga menjadi perangkap yang lebih jelas. Inilah yang membuat Nepenthes cocok sebagai tanaman hias untuk orang yang mudah bosan, terutama bagi mereka yang ingin mengamati proses pertumbuhan yang tidak sama dengan tanaman berdaun konvensional.

Perawatannya memang lebih spesifik. Nepenthes umumnya membutuhkan pencahayaan yang cukup, media yang sesuai untuk tanaman karnivora, serta air dengan kandungan mineral rendah seperti air hujan atau air hasil penyaringan tertentu. Kebutuhan kelembapan dan suhu dapat berbeda antargolongan Nepenthes, sehingga sebaiknya mengetahui jenis tanaman yang dibeli sebelum menentukan cara perawatannya.

Mana Tanaman yang Cocok Berdasarkan Tingkat Perawatannya?

Tidak semua orang yang cepat bosan ingin menghabiskan banyak waktu merawat tanaman. Sebagian justru membutuhkan tanaman yang selalu terlihat menarik tanpa harus diperiksa setiap beberapa jam. Karena itu, pilihan tanaman dapat disesuaikan dengan seberapa banyak perhatian yang ingin diberikan.

Untuk perawatan relatif sederhana, Tradescantia zebrina, Pilea peperomioides, Monstera adansonii, dan string of hearts dapat menjadi titik awal yang menarik. Tanaman tersebut menawarkan perubahan bentuk atau pertumbuhan yang cukup mudah diamati tanpa kebutuhan perawatan yang terlalu rumit jika kondisi cahaya dan media tanamnya sudah sesuai.

Sementara itu, Maranta, Fittonia, Begonia rex, dan Nepenthes lebih cocok untuk orang yang justru menikmati aktivitas memeriksa kelembapan, kondisi daun, pencahayaan, serta respons tanaman terhadap lingkungan. Aktivitas perawatan yang sedikit lebih intens dapat menjaga pengalaman memelihara tanaman tetap terasa sebagai hobi, bukan sekadar dekorasi ruangan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman Hias untuk Orang yang Mudah Bosan

1. Tanaman hias apa yang paling cocok untuk pemula yang mudah bosan?

Tradescantia zebrina dan Pilea peperomioides dapat dipertimbangkan karena pertumbuhannya relatif mudah diamati dan keduanya dapat menghasilkan material tanaman baru untuk diperbanyak.

2. Adakah tanaman hias yang daunnya bisa bergerak?

Ada. Maranta leuconeura dan Oxalis triangularis dapat memperlihatkan perubahan posisi daun mengikuti kondisi cahaya dan siklus siang-malam.

3. Tanaman apa yang cocok jika suka melihat daun baru tumbuh?

Monstera adansonii, Tradescantia, Pilea, dan Coleus menarik diamati karena pertumbuhan daun serta batang barunya cukup menjadi bagian utama dari daya tarik tanaman.

4. Apakah tanaman karnivora cocok sebagai tanaman indoor?

Beberapa Nepenthes dapat dipelihara sebagai tanaman indoor apabila kebutuhan cahaya, kelembapan, media, kualitas air, dan suhu dari jenis tersebut dapat dipenuhi.

5. Bagaimana agar tidak cepat bosan merawat tanaman hias?

Pilih beberapa tanaman dengan karakter berbeda, lakukan propagasi, ubah cara tanaman ditata, dan dokumentasikan perkembangannya agar perubahan kecil lebih mudah terlihat.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |