10 Rekomendasi Tanaman Buah Dalam Pot Besar Sebagai Pengganti Pohon Berakar Agresif

16 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Menanam pohon buah di halaman rumah menjadi pilihan banyak orang untuk menghadirkan suasana hijau sekaligus memperoleh hasil panen sendiri. Namun, beberapa jenis pohon memiliki akar yang agresif dan berpotensi merusak lantai, pagar, hingga fondasi bangunan. Oleh karena itu, rekomendasi tanaman buah dalam pot besar sebagai pengganti pohon berakar agresif semakin diminati karena lebih aman dan mudah dikendalikan pertumbuhannya.

Selain menghemat ruang, menanam buah dalam pot berukuran besar juga memberikan fleksibilitas dalam penataan taman maupun halaman. Tanaman dapat dipindahkan sesuai kebutuhan, mendapatkan perawatan lebih terkontrol, serta tetap mampu menghasilkan buah yang lebat jika dirawat dengan baik. Metode ini sangat cocok diterapkan pada rumah dengan lahan terbatas maupun area yang dekat dengan bangunan.

Saat ini tersedia berbagai jenis tanaman buah yang dapat tumbuh optimal di dalam pot besar tanpa memerlukan sistem perakaran yang luas. Mulai dari tanaman yang mudah dirawat hingga yang memiliki nilai estetika tinggi, semuanya bisa menjadi alternatif menarik untuk mempercantik hunian sekaligus menyediakan buah segar. Simak 10 rekomendasi tanaman buah dalam pot besar yang layak Anda pertimbangkan. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (15/06/2026).

1. Jeruk (Citrus)

Jeruk adalah primadona dalam budidaya tabulampot berkat sistem perakarannya yang relatif dangkal namun sangat aktif menyerap nutrisi. Berbagai jenis mulai dari jeruk nipis, lemon, keprok, hingga jeruk manis, sangat cocok ditanam dalam pot besar dan memiliki adaptasi tinggi terhadap suhu perkotaan yang panas. Untuk penanaman jeruk dalam pot, disarankan menggunakan bibit hasil okulasi berusia 1-2 tahun.

Pot yang ideal berdiameter 35-50 cm dengan tinggi 60 cm, sementara media tanam yang baik merupakan campuran tanah, pupuk kandang atau kompos, serta arang sekam. Penyiraman perlu dilakukan secara teratur pada pagi dan sore hari, namun hindari penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan akar busuk.

Bibit hasil cangkok atau okulasi biasanya sudah mulai berbunga dalam hitungan bulan setelah dipindahkan ke pot, kemudian pemupukan rutin setiap bulan dengan pupuk NPK (16:16:16) dan urea sangat dianjurkan untuk mendukung pertumbuhan serta pembuahan. Pemangkasan juga penting untuk menjaga bentuk tanaman dan merangsang produksi buah.

2. Mangga

Varietas seperti mangga arumanis, apel, manalagi, dan chokanan dikenal cocok untuk tabulampot. Penanaman mangga dalam pot sebaiknya dimulai dengan pemilihan bibit hasil stek atau cangkok karena lebih cepat berbuah dan memiliki sifat genetik identik dengan induknya. Media tanam yang ideal adalah campuran tanah subur, pupuk kandang atau kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1.

Pastikan pot memiliki drainase baik untuk mencegah genangan air dan perawatan meliputi penyiraman teratur, pemupukan, serta pemangkasan. Tanaman mangga hasil perbanyakan vegetatif biasanya dapat dipanen saat berumur 3 hingga 4 tahun, di mana pemangkasan rutin membantu menjaga ukuran dan mengarahkan energi untuk pembesaran buah demi kualitas panen yang optimal.

3. Jambu Air

Jambu air merupakan pilihan yang sangat baik untuk tabulampot karena pertumbuhannya cepat dan kemampuannya berbuah meskipun dalam ruang terbatas. Beberapa jenis jambu air yang populer dan cocok untuk pot antara lain jambu air citra, king rose, dan cincalo. Untuk menanam jambu air dalam pot, disarankan menggunakan pot berdiameter minimal 50 cm. Media tanam yang gembur dan kaya nutrisi, seperti campuran tanah humus, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1 sangat dianjurkan.

Bibit hasil cangkok akan lebih cepat berbuah, biasanya dalam 8-12 bulan setelah penanaman. Perawatan meliputi penyiraman rutin dua kali sehari terutama saat musim kemarau, pemupukan secara berkala, serta pemangkasan untuk merangsang pembungaan dan pembuahan. Pembungkusan buah yang masih kecil juga dapat dilakukan untuk melindungi dari serangan hama.

4. Jambu Biji

Jambu biji adalah tanaman buah tropis yang sangat cocok untuk tabulampot karena pertumbuhannya cepat. Beberapa varietas yang direkomendasikan untuk pot adalah jambu kristal, jambu red diamond, dan jambu siumik pala yang dikenal memiliki sedikit biji atau bahkan tanpa biji. Tanaman jambu biji menyukai paparan sinar matahari cerah dan hangat, serta mudah tumbuh dan beradaptasi dengan berbagai kondisi cuaca. Media tanam yang baik adalah campuran tanah, kompos, dan pupuk kandang.

Pastikan pot memiliki drainase baik untuk mencegah akar membusuk. Perawatan meliputi penyiraman teratur, pemupukan, serta pemangkasan. Pemupukan dapat dilakukan dengan pupuk organik atau NPK untuk memastikan nutrisi terpenuhi dan pemangkasan membantu menjaga bentuk tanaman serta merangsang produksi buah, sehingga Anda tidak perlu menunggu lama untuk menikmati hasilnya.

5. Sawo

Sawo adalah salah satu jenis tanaman buah yang banyak dibudidayakan di halaman rumah dan sangat cocok untuk tabulampot. Selain perawatannya yang mudah, tanaman sawo juga dapat berfungsi sebagai peneduh, menambah nilai estetika pada area tanam. Varietas sawo yang sering dijadikan tabulampot antara lain sawo jumbo, sawo manila, sawo mentimun, sawo kecik, sawo abiu, dan mamey sapote. Untuk menanam sawo, pilih pot berukuran besar yang sesuai dengan pertumbuhan tanaman.

Media tanam yang subur dan memiliki drainase baik sangat penting. Bibit sawo dapat diperoleh dari cangkok atau okulasi untuk mempercepat masa berbuah. Perawatan sawo dalam pot relatif mudah, meliputi penyiraman teratur, pemupukan, dan pemangkasan, serta membutuhkan sinar matahari penuh untuk pertumbuhan optimal agar dapat berbuah lebat dan menjadi tambahan yang indah untuk taman Anda.

6. Belimbing

Belimbing merupakan tanaman buah lain yang direkomendasikan untuk ditanam dalam pot karena sifat akarnya yang tidak terlalu agresif. Penanaman belimbing dalam pot memerlukan pot berukuran besar dengan media tanam yang kaya bahan organik dan memiliki drainase baik. Bibit belimbing hasil cangkok atau okulasi akan lebih cepat berbuah dibandingkan yang berasal dari biji.

Pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari cukup. Perawatan belimbing tabulampot meliputi penyiraman konsisten, pemupukan seimbang, serta pemangkasan untuk membentuk tajuk dan merangsang pembungaan serta pembuahan. Belimbing juga rentan terhadap serangan hama buah, sehingga perlu dilakukan tindakan pencegahan seperti pembungkusan buah.

7. Delima

Delima adalah tanaman buah yang sangat cocok untuk ditanam dalam pot karena sistem perakarannya pendek dibandingkan pohon buah lainnya. Tanaman ini tergolong perdu kecil yang bersifat semak dan dapat dikondisikan tingginya hingga 2 meter, menjadikannya ideal untuk ruang terbatas.

Selain buahnya yang kaya antioksidan, bunga delima yang cantik berwarna kemerahan juga menjadikannya tanaman hias yang menarik. Untuk menanam delima dalam pot, pilih pot yang memiliki lubang drainase di bagian dasarnya. Media tanam yang disarankan adalah campuran tanah, kompos atau pupuk kandang, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1. Bibit delima dapat diperoleh dari perbanyakan vegetatif seperti cangkok atau okulasi untuk hasil yang lebih cepat berbuah.

Perawatannya meliputi penyiraman rutin setiap pagi atau sore hari karena tanaman ini menyukai sinar matahari dengan tingkat kelembaban tinggi. Pemupukan penting untuk memberikan nutrisi, dan pemangkasan cabang secara rutin dapat membantu penyerapan nutrisi yang lebih baik serta merangsang pembuahan. Buah delima yang dirawat dengan baik dapat dipanen pada usia 2-3 tahun.

8. Anggur

Menanam anggur dalam pot adalah solusi efektif bagi mereka yang memiliki keterbatasan lahan, karena tanaman ini tetap bisa tumbuh dan berbuah dengan baik meskipun dalam ruang terbatas. Beberapa varietas anggur yang cocok ditanam dalam pot antara lain Isabella, Red Globe, dan Concord. Persiapan awal untuk tabulampot anggur meliputi pemilihan varietas, bibit anggur, pot atau planterbag, media tanam, dan tiang rambatan. Pot tanah liat sering direkomendasikan karena akar tidak mudah kering dan tidak terlalu lembap.

Media tanam yang baik akan mendukung pertumbuhan optimal dan perawatan anggur dalam pot memerlukan penyiraman setiap hari di sore hari, pemupukan seimbang dengan pupuk NPK, serta pemasangan ajir atau panjatan untuk menopang pertumbuhan tanaman secara vertikal. Pemangkasan juga sangat penting untuk merangsang pertumbuhan tunas baru yang akan menghasilkan bunga dan buah.

9. Srikaya

Srikaya adalah tanaman buah yang dapat ditanam dalam pot dan berbuah sepanjang tahun jika dilakukan pemangkasan serta perawatan yang tepat. Tanaman ini juga mampu beradaptasi dengan baik pada berbagai kondisi tanah dan iklim, menjadikannya pilihan fleksibel untuk berbagai lingkungan. Varietas srikaya jumbo, merah, dan bangkok cocok untuk dibudidayakan dalam pot. Untuk menanam srikaya dalam pot, pilih pot berukuran cukup besar yang dapat menampung media tanam sekitar 15 kg.

Bibit srikaya dapat berasal dari biji, cangkokan, okulasi, atau susuan. Perawatan srikaya dalam pot meliputi penyiraman yang tepat, pemberian nutrisi secara teratur dengan pupuk kaya nitrogen, fosfor, dan kalium setiap 4-6 minggu sekali, serta penempatan pot di lokasi yang mendapatkan sinar matahari penuh minimal 6-8 jam sehari. Pemangkasan rutin akan membantu tanaman berbuah lebih banyak dan berkualitas.

10. Alpukat

Alpukat, meskipun dikenal sebagai pohon besar, dapat ditanam dalam pot dengan perawatan khusus agar tetap produktif. Kunci utamanya adalah memilih bibit yang tepat dan melakukan pemangkasan untuk menjaga ukuran tanaman agar sesuai dengan wadah. Untuk menanam alpukat dalam pot, disarankan memilih bibit yang pohonnya pendek dengan percabangan banyak dan kokoh. Media tanam yang gembur dan subur seperti campuran tanah bambu, sekam, dan pupuk kandang, sangat ideal.

Pot yang digunakan sebaiknya memiliki drainase yang baik untuk mencegah pembusukan akar. Perawatan alpukat dalam pot meliputi penyiraman teratur namun tidak berlebihan, pemupukan rutin setiap bulan untuk memancing pembuahan, serta pemangkasan (topping) agar pohon rimbun. Tanaman alpukat juga perlu dilindungi dari cuaca dingin dan angin kencang. Dengan perawatan yang konsisten, alpukat dalam pot dapat berbuah maksimal.

Pertanyaan Seputar Rekomendasi Tanaman Buah Dalam Pot Besar

  1. Apa itu tabulampot? Tabulampot adalah metode menanam pohon buah di dalam wadah pot, singkatan dari "tanaman buah dalam pot".
  2. Mengapa memilih tanaman buah dalam pot besar sebagai pengganti pohon berakar agresif? Ini adalah solusi untuk lahan terbatas, mencegah kerusakan struktur bangunan oleh akar, dan memungkinkan mobilitas tanaman.
  3. Jenis pot seperti apa yang ideal untuk tabulampot? Pot berukuran besar dengan lubang drainase yang baik, terbuat dari plastik, drum bekas, atau tanah liat, sangat direkomendasikan.
  4. Seberapa sering tabulampot harus disiram? Penyiraman umumnya dilakukan 1-2 kali sehari, tergantung kondisi cuaca dan kelembaban media tanam, namun hindari genangan air.
  5. Kapan waktu terbaik untuk memupuk tabulampot? Pemupukan rutin dilakukan secara berkala, misalnya setiap bulan atau 4-6 minggu sekali, sesuai kebutuhan nutrisi tanaman.
  6. Apakah pemangkasan penting untuk tabulampot? Ya, pemangkasan penting untuk membentuk tajuk, merangsang pertumbuhan tunas baru, pembungaan, pembuahan, dan menjaga ukuran tanaman.
  7. Bagaimana cara mencegah hama pada tabulampot? Pencegahan dapat dilakukan dengan membungkus buah, menggunakan pestisida organik, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar tanaman.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |