Ular Sawah di Selokan Dekat Rumah Bahaya atau Tidak? Simak Penjelasannya

4 weeks ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Kemunculan ular di sekitar permukiman sering memicu kekhawatiran, terutama saat warga melihat ular sawah di selokan dekat rumah bahaya atau tidak. Kondisi lingkungan yang lembap dan dekat area persawahan kerap menjadi pemicunya.

Pertanyaan ular sawah di selokan dekat rumah bahaya atau tidak perlu dipahami agar tidak terjadi kepanikan berlebihan. Tidak semua ular sawah berbahaya, sehingga penting mengetahui karakter dan risikonya.

Dengan memahami ular sawah di selokan dekat rumah bahaya atau tidak, masyarakat dapat bersikap lebih waspada sekaligus tenang. Pengetahuan ini membantu menentukan langkah aman tanpa membahayakan diri maupun lingkungan sekitar.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tenatang penjelasan ular sawah di selokan dekat rumah bahaya atau tidak, Minggu (14/12/2025).

Potensi Bahaya Ular Sawah di Selokan Dekat Rumah

Meskipun ular sanca kembang yang sering disebut ular sawah bukan termasuk jenis berbisa, keberadaannya di selokan dekat rumah tetap menyimpan potensi bahaya. Ular ini membunuh mangsanya bukan dengan racun, melainkan dengan cara melilit tubuh mangsa hingga kehabisan napas.

Kemampuan melilitnya menjadi sangat berisiko karena ukuran ular sanca kembang dapat tumbuh sangat besar, bahkan mencapai lebih dari delapan meter. Lilitannya yang kuat berpotensi mengancam hewan peliharaan, ternak kecil, serta manusia, terutama anak-anak yang lebih rentan.

Sanca kembang adalah salah satu jenis ular sanca (piton) yang paling terkenal dan termasuk ular terpanjang di dunia. Mengutip buku berjudul Buku Pintar Hewan Buas (2019) oleh Jumanta, panjang ular sanca kembang umumnya berkisar antara 5–8 meter, dengan berat tubuh yang dapat mencapai 158 kilogram. Tubuhnya berotot dan tampak membulat.

Sanca kembang dikenal bersifat agresif dan memiliki selera makan yang tinggi. Ular ini mengandalkan kekuatan lilitan serta rahangnya yang sangat kuat untuk melumpuhkan mangsa, bukan memakai bisa yang mematikan.

Selokan atau saluran air di dekat rumah menjadi jalur perlintasan sekaligus tempat persembunyian ideal bagi ular sanca kembang. Area ini menyediakan kelembaban yang disukai ular, perlindungan dari predator atau cuaca ekstrem, serta akses mudah ke sumber makanan.

Ular sering masuk ke pemukiman melalui saluran air atau selokan untuk mencari tempat berlindung dan mangsa, yang biasanya berupa mamalia kecil seperti tikus, ayam, bebek, atau hewan peliharaan lain yang mudah ditemukan di sekitar rumah.

Selain lilitan, gigitan ular sanca kembang juga tidak boleh dianggap remeh. Walaupun tidak berbisa, gigitan cukup kuat dan menyakitkan, serta dapat menimbulkan luka serius yang berisiko infeksi jika tidak segera ditangani. 

Langkah Aman Jika Menemukan Ular di Dekat Rumah

Mengutip buku berjudul Pengantar Tenun Songket Sambas (2020) oleh Suhendra, Andri Hidayat, Feby Nopriandy, Budi Setiawan, ular sanca termasuk jenis ular tidak berbisa, relatif jinak, dan dapat berukuran cukup besar.

Ular ini sering ditemukan di area persawahan, kebun, atau hutan dengan posisi tubuh melingkar. Ular sanca berukuran kecil hingga sedang sering dimanfaatkan petani untuk membantu mengendalikan hama tikus yang merusak tanaman.

Berikut ini langkah aman jika menemukan ular di dekat rumah:

1. Tetap Tenang

Jika menemukan ular sawah di selokan dekat rumah, hal pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang dan jangan panik. Kepanikan dapat menyebabkan tindakan yang salah dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

2. Jaga Jarak Aman

Jangan mencoba mendekati atau menangkap ular sendiri, terutama jika Anda tidak memiliki keahlian khusus. Pastikan jarak aman minimal 2–3 meter dari ular, dan jauhkan anak-anak serta hewan peliharaan dari area tersebut untuk menghindari risiko gigitan atau lilitan.

3. Hubungi Pihak Berwenang

Langkah terbaik adalah segera menghubungi pihak berwenang, seperti pemadam kebakaran atau komunitas penyelamat hewan setempat. Mereka memiliki pengalaman, keahlian, dan peralatan yang memadai untuk menangani ular dengan aman, serta merelokasikannya ke habitat yang sesuai.

Mencegah Ular Masuk ke Area Pemukiman

Mengutip kajian yang dipublikasikan di J-PAL, Vol. 6, No. 1, 2015, dapat ditemukannya ular di wilayah pemukiman manusia dikarenakan pada wilayah tersebut banyak ditemukan tikus (mangsa ular) yang berhabitat di sawah, kebun, ladang, saluran air, dan semak-semak.

Berikut ini cara mencegah ular masuk ke area pemukiman:

1. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Kebersihan lingkungan merupakan langkah utama untuk mengurangi kemungkinan pertemuan dengan ular sawah di selokan dekat rumah. Selalu pastikan area sekitar rumah bersih dan rapi.

2. Membersihkan Selokan dan Area Sekitar Rumah

Rutin bersihkan selokan dari sampah dan semak belukar yang dapat menjadi tempat persembunyian ular. Pangkas juga rumput dan semak-semak di halaman agar tidak menjadi lokasi ideal bagi ular untuk bersembunyi.

Periksa dan tutup semua lubang atau celah di dinding, pondasi, atau pintu yang bisa menjadi akses masuk ular ke rumah.

4. Pengelolaan Sampah yang Baik

Pastikan tempat sampah tertutup rapat dan hindari meninggalkan sisa makanan. Langkah ini juga membantu mengurangi populasi tikus, yang sering menjadi daya tarik bagi ular.

Q & A Seputar Topik

Apakah ular sawah di selokan dekat rumah berbahaya bagi manusia?

Ular sawah, terutama jenis sanca kembang, umumnya tidak berbisa. Namun, lilitan dan gigitannya tetap berpotensi menyakiti, terutama anak-anak atau hewan peliharaan, sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.

Mengapa ular sawah sering muncul di selokan dekat rumah?

Selokan menyediakan kelembaban, tempat persembunyian, dan akses mudah ke mangsa seperti tikus atau ayam. Lingkungan seperti ini membuat ular sawah nyaman bergerak dan bersembunyi di sekitar pemukiman.

Apa risiko jika ular sawah melilit mangsa?

Ular sawah membunuh dengan melilit mangsa hingga mati lemas. Lilitan ini cukup kuat dan dapat membahayakan hewan peliharaan atau manusia, terutama jika berukuran besar.

Apakah gigitan ular sawah berbahaya?

Gigitan ular sawah tidak berbisa, tetapi cukup menyakitkan dan bisa menimbulkan luka yang berisiko infeksi jika tidak segera dibersihkan dan dirawat.

Bagaimana langkah aman ketika menemukan ular sawah di dekat rumah?

Tetap tenang, jangan mencoba menangkap sendiri, jaga jarak aman, jauhkan anak-anak dan hewan peliharaan, lalu hubungi pihak berwenang atau komunitas penyelamat hewan untuk menangani ular dengan aman.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |