Liputan6.com, Jakarta Pernahkah Anda bertemu dengan ular dengan warna tubuh dominan kuning dan hitam? Corak warna yang kontras dan mencolok ini sering kali menarik perhatian, sekaligus menimbulkan rasa penasaran sekaligus kekhawatiran. Pertanyaan "ular kuning hitam jenis apa?" adalah pertanyaan yang sangat umum, terutama di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia, di mana spesies ular dengan warna ini cukup beragam.
Warna mencolok pada ular, yang dikenal sebagai aposematisme, biasanya berfungsi sebagai sinyal peringatan kepada predator bahwa ular tersebut berbahaya atau beracun. Meskipun tidak semua ular berwarna cerah itu berbisa, corak kuning hitam wajib diwaspadai karena beberapa ular paling berbisa di dunia memiliki kombinasi warna ini.
Di Indonesia, salah satu ular yang paling sering dijumpai dengan corak mencolok ini adalah Ular Cincin Emas. Ular ini merupakan salah satu penghuni hutan dan lingkungan perkotaan yang memiliki keunikan tersendiri. Memahami ciri-ciri, habitat, dan tingkat bahayanya sangat penting agar kita dapat berinteraksi aman dengan lingkungan sekitar.
Ular Kuning Hitam Ikonik di Indonesia
Di Indonesia, ular yang paling populer dengan kombinasi warna kuning dan hitam adalah Ular Cincin Emas. Ular ini sering dijumpai di area hutan, perkebunan, hingga pemukiman yang berdekatan dengan perairan.
Nama Lain dan Klasifikasi Ular Cincin Emas
Menurut buku Jenis-Jenis Ular (Sarah Nila Adinsyah, 2022, hlm. 27), Ular Cincin Emas memiliki beberapa nama lain, di antaranya adalah Mangrove Snake dan Ular Taliwongso.
Ular ini secara ilmiah dikenal dengan nama Boiga dendrophila dan termasuk dalam suku Colubridae. Ular Cincin Emas merupakan genus ular pohon yang tersebar luas di wilayah Asia Tenggara. Keberadaannya tersebar di banyak pulau besar, menjadikannya spesies endemik di beberapa kawasan Asia.
Ciri-Ciri Fisik Ular Cincin Emas
Ciri khas Ular Cincin Emas sangat mudah dikenali dari pola warna dan bentuk tubuhnya. Berikut adalah ciri-ciri utama Ular Cincin Emas:
- Corak Warna Tubuh:Tubuh bagian atas (dorsal) berwarna hitam pekat diselingi dengan garis-garis melintang berwarna kuning terang atau putih di sisi samping (lateral). Jarak antara satu garis dengan garis yang lain terlihat teratur dan menyerupai cincin emas. Garis-garis ini tampak lebih jelas di bagian samping tubuh.
- Warna Bagian Bawah:Tubuh bagian bawah (ventral) cenderung berwarna hitam atau kebiru-biruan.
- Bentuk Mata:Mata Ular Cincin Emas berbentuk bulat, namun pupil matanya berbentuk elips vertikal, yang mengindikasikan bahwa ia adalah hewan nokturnal (aktif di malam hari).
- Ukuran Tubuh:Ular ini memiliki ukuran yang cukup panjang, dengan panjang maksimal yang tercatat bisa mencapai sekitar 2,5 meter.
- Tipe Gigi:Ular Cincin Emas memiliki tipe gigi Ophiestoglypha. Tipe gigi ini menandakan bahwa ia termasuk ular berbisa belakang (rear-fanged).
Tingkat Bahaya dan Racun Ular Cincin Emas
Meskipun Ular Cincin Emas termasuk ular berbisa, racunnya dikategorikan sebagai berbisa ringan (mild venom) atau sedang, dan bersifat hemotoksin (merusak sel darah).
Seperti dijelaskan dalam buku Reptilia Tasikmalaya & Sekitarnya karangan Diana Hernawati dan Diki Muhamad 2020 halaman 49, racun bisa jenis ular ini adalah racun bisa lemah dan pada umumnya tidak terlalu berbahaya untuk manusia.
Karena giginya terletak di bagian belakang rahang (rear-fanged), ular ini sulit menyuntikkan racun kepada manusia kecuali ia menggigit dengan sangat kuat atau korbannya dicengkeram.
Gigitan Ular Cincin Emas pada manusia biasanya tidak mematikan, tetapi dapat menyebabkan rasa sakit, bengkak, dan memar di area gigitan. Jika digigit, segera lakukan pertolongan pertama dan konsultasikan dengan tenaga medis untuk penanganan yang tepat.
Habitat dan Aktivitas Ular Cincin Emas
Ular Cincin Emas memiliki habitat dan kebiasaan hidup yang spesifik. Menurut buku Jenis-Jenis Ular (Sarah Nila Adinsyah, 2022, hlm. 27):
- Habitat: Ular ini menyukai daerah pohon dan hutan bakau (mangrove), sesuai dengan nama lainnya. Namun, mereka juga sering ditemukan di hutan dataran rendah, perkebunan, hingga pekarangan rumah yang lembab.
- Aktivitas: Ular ini bersifat nokturnal (aktif di malam hari). Ia akan berburu di malam hari dan menghabiskan sebagian besar waktu siang untuk bersembunyi di atas pohon, celah batu, atau semak-semak.
- Populasi: Ular Cincin Emas tersebar luas di wilayah Asia Tenggara, termasuk Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
Ular Kuning Hitam Jenis Apa Saja Selain Cincin Emas?
Selain Ular Cincin Emas yang mendominasi kawasan Indonesia, ada beberapa spesies ular lain di dunia yang juga memiliki pola warna tubuh kuning dan hitam. Mengenali perbedaan pola dan jenis ular-ular ini penting untuk membedakan mana yang sangat berbisa dan mana yang tidak berbahaya.
1. Ular Laut Pita Kuning (Laticauda colubrina)
Ular laut ini memiliki pola cincin kuning dan hitam di sepanjang tubuhnya. Berbeda dengan Ular Cincin Emas yang hidup di darat, ular ini adalah ular laut sejati. Ular Laut Pita Kuning sangat berbisa, bahkan termasuk salah satu yang paling berbisa di dunia, namun sifatnya sangat jinak dan gigitannya pada manusia jarang terjadi kecuali merasa terancam saat ditangkap. Ular ini biasanya ditemukan di perairan hangat di wilayah Indo-Pasifik.
2. Ular Piton (Python reticulatus) Varian Reticulated Albino
Meskipun bukan corak alami, varian albino dari Ular Sanca Kembang raksasa terkadang menunjukkan pola berwarna kuning keemasan dan putih, dengan beberapa sisipan warna hitam atau coklat gelap, yang sepintas terlihat seperti ular kuning hitam. Ular sanca kembang adalah ular tidak berbisa, tetapi ukurannya yang sangat besar menjadikannya berbahaya karena dapat melilit mangsa hingga mati lemas.
3. Ular Koral Timur (Micrurus fulvius)
Ular Koral Timur (terutama di Amerika) memiliki pola cincin merah, kuning, dan hitam. Ular ini sangat berbisa dan berbahaya karena racunnya bersifat neurotoksin (menyerang sistem saraf). Di Indonesia, terdapat Ular Koral (seperti Calliophis spp.) yang juga memiliki warna mencolok dan berbisa, meskipun pola warnanya bervariasi. Memahami urutan cincin warna pada ular koral sangat penting untuk identifikasi bahaya.
4. Ular Raja (Lampropeltis getula)
Ular Raja (King Snake) adalah ular tidak berbisa yang ditemukan di Amerika Utara. Beberapa spesiesnya memiliki pola cincin hitam dan kuning atau putih. Ular ini sering meniru corak Ular Koral sebagai bentuk pertahanan diri (mimikri). Ular Raja terkenal karena kemampuannya memangsa ular lain, bahkan yang berbisa sekalipun.
Tips Identifikasi Awal dan Keselamatan Ular Kuning Hitam
Ketika Anda menjumpai ular dengan corak kuning dan hitam di Indonesia, langkah paling aman adalah menganggapnya sebagai Ular Cincin Emas (Boiga dendrophila) atau spesies berbisa lainnya, dan menjauhinya.
Keselamatan Utama Saat Bertemu Ular
- Jaga Jarak: Pertahankan jarak aman minimal 2-3 meter. Jangan pernah mencoba menyentuh, menangkap, atau memprovokasi ular, karena sebagian besar kasus gigitan terjadi ketika manusia berusaha berinteraksi dengan ular.
- Identifikasi Aktivitas: Ular Cincin Emas adalah nokturnal. Waspadalah saat beraktivitas di luar rumah pada malam hari, terutama di area yang banyak pohon atau dekat saluran air.
- Cek Lingkungan: Karena Ular Cincin Emas suka memanjat, periksa area loteng, atap, dan pepohonan di sekitar rumah. Pastikan lingkungan rumah bersih dari tikus, karena tikus adalah salah satu makanan utama ular ini, dan keberadaan tikus dapat menarik ular datang.
Mengenali jawaban atas pertanyaan "ular kuning hitam jenis apa?" tidak hanya menambah pengetahuan kita tentang keanekaragaman hayati, tetapi juga meningkatkan kewaspadaan kita terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Apakah semua ular dengan warna kuning dan hitam itu berbisa atau berbahaya?
Tidak semua ular yang memiliki corak kuning dan hitam itu berbisa atau berbahaya, tetapi kebanyakan ular dengan warna mencolok (aposematisme) harus diwaspadai. Di Indonesia, Ular Cincin Emas (Boiga dendrophila) yang memiliki corak ini memang berbisa, meskipun bisanya tergolong ringan hingga sedang bagi manusia dan giginya berada di belakang rahang. Di sisi lain, beberapa ular tidak berbisa, seperti Ular Raja di Amerika, juga memiliki pola kuning dan hitam sebagai bentuk mimikri (meniru) ular yang berbisa untuk menakut-nakuti predator. Oleh karena itu, langkah teraman adalah selalu menjauhi ular dengan warna kontras tersebut.
Apa makanan utama Ular Cincin Emas (Boiga dendrophila) yang berwarna kuning hitam?
Ular Cincin Emas adalah karnivora yang aktif berburu di malam hari (nokturnal). Menurut buku Jenis-Jenis Ular (Sarah Nila Adinsyah, 2022, hlm. 27), makanan utamanya sangat bervariasi, meliputi burung, telur burung, dan tikus. Karena mereka adalah pemanjat ulung (arboreal), mereka sering memangsa burung dan telurnya di atas pohon, serta tikus yang mencari makan di malam hari. Keberadaan tikus di sekitar rumah atau kebun bisa menjadi daya tarik bagi ular jenis ini untuk mendekat.
Bagaimana cara membedakan Ular Cincin Emas yang berbisa dengan ular lain yang tidak berbisa namun memiliki warna kuning hitam?
Salah satu cara utama untuk membedakan Ular Cincin Emas adalah melihat ciri fisiknya, terutama pupil mata dan lokasi habitat. Ular Cincin Emas memiliki pupil mata berbentuk elips vertikal (seperti celah kucing) yang menandakan aktivitas nokturnal, dan corak kuningnya membentuk cincin yang teratur di atas tubuh yang hitam. Jika Anda menemukan ular dengan pola kuning hitam yang sangat teratur dan berada di area pohon atau dekat air, anggaplah itu adalah Ular Cincin Emas dan jangan dekati. Secara umum, identifikasi ular sulit dilakukan oleh awam, sehingga jarak aman adalah kunci utama keselamatan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)