Liputan6.com, Jakarta - Menanam singkong terlihat sederhana, tetapi hasilnya bisa sangat berbeda antara satu kebun dan kebun lainnya. Dengan teknik yang tepat, singkong tidak hanya cepat tumbuh, tetapi juga umbinya besar-besar dan melimpah.
Jika Anda ingin mencoba budidaya singkong di rumah atau lahan kecil, ada sejumlah langkah yang bisa membantu mempercepat masa panen sekaligus meningkatkan kualitas hasil. Karena itu, memahami trik tanam singkong agar cepat panen dan hasil melimpah menjadi hal yang penting untuk diperhatikan sejak awal penanaman.
Dengan menerapkan trik yang telah dirangkum Liputan6.com, Rabu (14/1/2026) berikut, Anda bisa mendapatkan umbi yang sehat, tidak berserat, dan cocok untuk konsumsi.
1. Siapkan lahan untuk menanam singkong
Langkah pertama yang sering diabaikan adalah persiapan lahan. Menurut laman Natural Resources Conservation Service, singkong akan tumbuh optimal di tanah gembur dengan pH sekitar 4–8, drainase baik, serta tidak tergenang air.
Lahan sebaiknya dibersihkan dari gulma dan sisa tanaman lain, kemudian dicangkul atau dibajak untuk membuat tanah lebih porous. Tanah yang gembur memudahkan akar tumbuh dan umbi membesar.
Selain itu, ada baiknya Anda menambahkan pupuk dasar seperti kompos atau pupuk kandang matang. Pemberian pupuk organik membantu memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kandungan hara.
Drainase juga harus diperhatikan, karena singkong tidak menyukai kondisi terlalu lembap. Dengan tahap persiapan ini, Anda sudah memulai salah satu trik tanam singkong agar cepat panen dan hasil melimpah dari awal.
2. Pilih bibit singkong terbaik
Bibit singkong menentukan kualitas hasil akhir. Pilihlah stek dari tanaman induk yang berusia 8–12 bulan, sehat, tidak terserang penyakit, dan memiliki diameter batang sekitar 2–3 cm.
Batang yang terlalu muda biasanya mudah busuk, sedangkan batang yang terlalu tua dapat menghambat pertumbuhan tunas baru. Potong stek sepanjang 20–25 cm dengan 5–7 mata tunas. Usahakan potongan rapi dan tidak pecah.
Sebelum ditanam, ujung stek dapat direndam sebentar dalam larutan fungisida alami atau biostimulan untuk mengurangi risiko busuk dan membantu merangsang pertumbuhan akar. Pemilihan bibit yang tepat merupakan kunci lain dalam penerapan trik tanam singkong agar cepat panen dan hasil melimpah.
3. Trik tanam singkong agar cepat panen
Teknik penanaman juga berpengaruh besar pada hasil. Buat lubang tanam sedalam 10–15 cm dengan jarak tanam ideal 80–100 cm antar tanaman agar singkong memiliki ruang cukup untuk berkembang. Jarak tanam yang terlalu rapat membuat tanaman saling berebut nutrisi dan cahaya, sehingga umbi menjadi kecil dan kualitasnya menurun.
Posisi stek sebaiknya miring atau tegak dengan mata tunas menghadap ke atas. Pastikan setengah bagian stek tertimbun tanah padat, namun tanah tidak terlalu keras.
Pada musim hujan, penanaman miring membantu menghindari genangan pada batang dan mencegah busuk batang muda. Anda juga bisa memberi sedikit kompos di lubang tanam untuk merangsang pertumbuhan awal. Penerapan teknik ini terbukti mendukung trik tanam singkong agar cepat panen dan hasil melimpah di berbagai kondisi lahan.
4. Perawatan tanaman singkong
Setelah ditanam, singkong tetap membutuhkan perawatan rutin. Penyiangan gulma penting dilakukan terutama pada 1–3 bulan pertama karena periode ini merupakan fase pembentukan akar dan umbi. Gulma yang dibiarkan akan merebut nutrisi, membuat pertumbuhan singkong terhambat.
Pengairan tidak perlu berlebihan, namun pada musim kemarau panjang sebaiknya tanaman tetap disiram secara berkala. Pemupukan susulan dapat diberikan 1–2 bulan setelah tanam.
Anda dapat menggunakan pupuk organik cair, kompos, atau pupuk NPK sesuai kebutuhan lahan. Perawatan yang konsisten merupakan bagian tak terpisahkan dari trik tanam singkong agar cepat panen dan hasil melimpah.
5. Cara panen singkong yang benar
Waktu panen biasanya berkisar 8–12 bulan tergantung varietas dan kondisi lahan. Tanda singkong siap panen antara lain daun mulai menguning dan rontok, serta batang mengeras. Panen sebaiknya dilakukan saat tanah tidak terlalu basah agar umbi tidak mudah patah atau tertinggal di dalam tanah.
Cabut tanaman dengan hati-hati atau gali perlahan di sekitar perakaran. Hindari membiarkan umbi terlalu lama terpapar sinar matahari karena dapat mengurangi kualitasnya. Teknik panen yang tepat membantu menjaga tekstur umbi tetap baik untuk dikonsumsi.
6. Penanganan pascapanen singkong
Setelah dipanen, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan sortasi, yaitu memisahkan umbi yang rusak, busuk, atau terserang hama dari umbi yang masih bagus. Umbi yang berkualitas kemudian dapat dicuci untuk membersihkan tanah yang masih menempel, sehingga terlihat bersih dan siap dipasarkan atau diolah.
Setelah dicuci, singkong sebaiknya dikemas dalam karung atau keranjang yang bersih agar tidak terkontaminasi kotoran selama proses distribusi. Penyimpanan juga perlu diperhatikan, idealnya singkong disimpan di tempat yang sejuk, kering, dan memiliki sirkulasi udara baik untuk memperlambat proses kerusakan.
Singkong segar pada dasarnya mudah rusak, sehingga lebih baik segera dipasarkan atau diolah setelah panen. Untuk memperpanjang daya simpannya, Anda bisa mengolahnya menjadi berbagai produk turunan seperti gaplek atau tepung tapioka
Frequently asked questions (FAQ)
Mengapa menanam singkong sebaiknya miring?
Agar akar tumbuh lebih menyebar dan umbi berkembang lebih besar. Posisi miring juga membantu tanaman lebih kuat dan tidak mudah roboh saat tertiup angin.
Bagaimana cara meningkatkan hasil panen singkong?
Memilih bibit sehat, menanam di tanah gembur dan subur, serta menjaga jarak tanam. Pemupukan yang tepat dan penyiangan rutin juga membantu umbi tumbuh lebih besar dan kualitas panen meningkat.
Singkong lebih suka sinar matahari atau tempat teduh
Singkong lebih menyukai sinar matahari penuh dibandingkan tempat teduh. Paparan sinar matahari yang cukup membantu proses fotosintesis sehingga pertumbuhan tanaman dan pembentukan umbi lebih optimal.
Kapan waktu terbaik untuk menanam singkong?
Waktu terbaik untuk menanam singkong biasanya pada awal musim hujan. Kondisi ini membuat tanah cukup lembap sehingga stek mudah tumbuh, tetapi tidak tergenang air yang bisa menyebabkan busuk.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472937/original/003278600_1768380450-ide_jualan_es_krim_cup.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472830/original/080559100_1768377490-id-11134207-7rbk5-m8vejlqccbby61.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472763/original/018602100_1768375222-hl2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473113/original/069253100_1768387288-membersihkan_pot_tanah_liat_dari_lumut_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473118/original/012188600_1768387447-Wadah_Makanan_Plastik_Menguning.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472707/original/087851400_1768373819-kolam_terpal__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473009/original/005465300_1768382966-Es_Semangka.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472934/original/067086800_1768380252-007581700_1752218006-Depositphotos_184076658_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3354239/original/044328800_1611127016-20210120-Program-PEN-Sektor-Ketenagalistrikan-Herman-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472992/original/024384000_1768382216-rak_pengering_piring_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472621/original/047387700_1768371799-Gemini_Generated_Image_alisoaalisoaalis.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472921/original/054480200_1768380154-unnamed-32.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472644/original/044603200_1768372461-Ide_Kandang_Puyuh_Mini__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472865/original/001071800_1768378726-Screenshot_2026-01-14_151538.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472624/original/062420900_1768371867-hll.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4660564/original/081485600_1700737006-isra_miraj.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472605/original/071569500_1768371686-Ide_Jualan_Refill.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472591/original/077665200_1768370621-Menu_catering_sehat__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472564/original/090060900_1768369892-Ide_Sudut_Kompos_Mini_di_Rumah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472562/original/014790900_1768369623-hl.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354601/original/013523100_1758259145-ChatGPT_Image_Sep_19__2025__12_08_54_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354530/original/059277200_1758256607-Gemini_Generated_Image_5vkn9p5vkn9p5vkn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354654/original/036226500_1758261026-Gemini_Generated_Image_9notrf9notrf9not.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360305/original/022331900_1758704064-DGDFE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)