Trik Masak Jukut Tanpa Bau Langu, Panduan Lengkap Agar Selada Air Tetap Segar, Gurih, dan Lezat

1 day ago 6

Liputan6.com, Jakarta Jukut atau selada air adalah salah satu sayuran hijau yang semakin populer di berbagai daerah, terutama di Jawa Barat. Sayuran ini dikenal memiliki rasa segar, tekstur renyah, serta aroma khas yang membuatnya mudah dikreasikan dalam berbagai menu rumahan maupun restoran. Banyak laman kuliner dan pertanian mengulas jukut sebagai superfood karena kandungan nutrisinya yang melimpah.

Dalam artikel Allrecipes, watercress atau selada air dijelaskan sebagai tanaman akuatik berdaun kecil yang tumbuh di aliran air dangkal. Sayuran ini sudah digunakan sejak zaman Yunani Kuno dan bahkan dinobatkan sebagai sayuran paling bergizi menurut penelitian tahun 2014 oleh William Paterson University. Sementara laman Martha Stewart menekankan betapa mudahnya mengolah watercress dalam bentuk salad, tumisan, sup, hingga garnish.

Namun, mengolah jukut tidak selalu mudah. Jika proses memasaknya kurang tepat, sayuran ini bisa menghasilkan bau langu. Karena itu, penting untuk memahami trik masak jukut tanpa bau langu agar hidangan tetap enak, segar, dan bernutrisi tinggi. Berikut ulasan Liputan6.com, Jumat (28/11/2025).

Mengenal Jukut atau Selada Air Lebih Dekat

Jukut atau selada air memiliki karakter unik sebagai tanaman air dengan batang berongga dan daun bulat kecil berwarna hijau segar. Seluruh bagian tanaman—daun hingga batang—dapat dikonsumsi dan memiliki rasa peppery (sedikit pedas menyegat), mirip mustard greens atau wasabi. Varietas yang lebih tua biasanya memiliki rasa lebih pahit, sedangkan daun mudanya cenderung renyah dan segar.

Selain nikmat, jukut juga kaya nutrisi. Berdasarkan data Allrecipes, satu porsi selada air memberikan lebih dari 100% kebutuhan harian vitamin K yang berperan penting untuk kesehatan tulang. Jukut juga mengandung vitamin C tinggi, kaya antioksidan, rendah kalori, serta mendukung daya tahan tubuh. Tak heran CDC menobatkannya sebagai sayuran nomor satu dalam daftar “Powerhouse Fruits and Vegetables”.

Dalam kuliner Sunda, jukut biasanya disajikan sebagai lalapan rebus atau tumisan. Namun, belakangan muncul inovasi baru seperti jukut goreng yang menghasilkan tekstur renyah. Meski lezat, para ahli nutrisi seperti Prof. Ali Khomsan dari IPB mengingatkan bahwa menggoreng sayuran dapat mengurangi nutrisi dan meningkatkan kalori karena minyak yang terserap. Untuk itu, memproses jukut dengan tepat sangatlah penting.

Mengapa Jukut Bisa Berbau Langu?

Aroma langu adalah salah satu masalah umum ketika memasak sayuran hijau, termasuk selada air. Menurut panduan kuliner, bau langu berasal dari enzim lipoksidase, yang mengaktifkan aroma mentah dan getir ketika pemasakan tidak sempurna atau suhu terlalu rendah. Sayuran seperti bokcoy, sawi, atau selada air memiliki reaksi serupa.

Jika jukut tidak ditangani dengan benar, misalnya dicuci kurang bersih, ditumis terlalu lama, atau direbus dengan suhu tidak cukup panas, maka aroma langu akan muncul. Hal ini membuat masakan kurang sedap dan mengurangi selera makan.

Untungnya, aroma ini bisa dicegah dengan cara yang sangat sederhana.

Trik Masak Jukut Tanpa Bau Langu

Berikut panduan lengkap trik masak jukut tanpa bau langu agar hasil akhir tetap segar dan menggugah selera:

1. Pilih Jukut yang Segar, Bersih, dan Tidak Layu

Sebelum memasak, pastikan jukut:

  • berwarna hijau tua,
  • tidak kuning atau berlendir,
  • memiliki daun dan batang renyah,
  • bebas dari tanah dan lumut air.

Menurut Allrecipes, watercress terbaik biasanya memiliki daun tidak memar dan batang elastis berisi air.

2. Cuci Bersih dan Rendam dengan Air Es

Salah satu penyebab bau langu adalah kotoran atau sisa air stagnan dari habitat tumbuhnya. Rendamlah jukut dalam:

  • air mengalir hingga bersih,
  • lalu masukkan ke dalam mangkuk air es selama 3–5 menit.

Cara ini membantu menonaktifkan enzim lipoksidase dan membuat tekstur lebih renyah.

3. Rebus Jukut Singkat dengan Garam

Rebus atau blanching jukut dalam:

  • air mendidih yang sangat panas,
  • tambahkan ½ sdt garam,
  • rebus hanya 30–60 detik.

Blanching garam membantu menghilangkan aroma mentah sekaligus mempertahankan warna hijau terang.

Setelah itu, tiriskan dan masukkan kembali ke air es untuk menghentikan proses pemasakan.

4. Masak dengan Panas Tinggi dan Waktu Singkat

Jika menumis, gunakan panas besar (high heat) seperti teknik tumis ala Cina. Laman Martha Stewart merekomendasikan:

  • panaskan minyak terlebih dahulu,
  • tambahkan bawang putih atau jahe untuk aroma,
  • masukkan jukut terakhir,
  • aduk cepat 1–2 menit hingga layu.

Jangan memasak terlalu lama karena akan memicu aroma langu dan tekstur menjadi lembek.

5. Gunakan Bumbu Aromatik

Beberapa bumbu yang efektif menghilangkan aroma langu antara lain:

  • bawang putih cincang,
  • jahe geprek,
  • merica hitam,
  • minyak wijen,
  • sedikit kecap asin,
  • perasan lemon atau jeruk nipis.

Asam alami dari lemon membantu menetralkan aroma mentah.

6. Hindari Menggoreng Terlalu Lama

Jukut goreng memang populer, tetapi proses menggoreng menyebabkan sayuran menyerap minyak dan menghilangkan sebagian nutrisinya. Selain itu, ketika suhu tidak stabil, aroma langu bisa tetap muncul.

Jika ingin membuat jukut goreng:

  • pastikan minyak benar-benar panas,
  • goreng sebentar,
  • tiriskan dengan tissue dapur untuk mengurangi minyak.

7. Olah Jukut Menjadi Sup atau Pesto

Alternatif lain yang lebih sehat:

  • sup jukut,
  • sup kentang watercress,
  • pesto watercress.

Watercress mudah layu dalam sup sehingga tidak memerlukan waktu memasak lama. Cara ini juga membantu mempertahankan aroma segarnya.

8. Jangan Simpan Jukut yang Sudah Dicuci Terlalu Lama

Jika jukut yang sudah dicuci disimpan lebih dari 1–2 hari, aromanya akan berubah. Simpan selada air seperti menyimpan herba segar:

  • masukkan batangnya ke gelas berisi air,
  • tutup longgar,
  • simpan di kulkas hingga 1 minggu.

5 FAQ Seputar Jukut / Selada Air

1. Mengapa jukut mudah bau langu?

Karena enzim lipoksidase aktif ketika sayuran tidak dimasak dengan suhu cukup tinggi atau terlalu lama dipanaskan.

2. Apakah jukut aman dimakan mentah?

Ya, sangat aman. Bahkan banyak salad menggunakan watercress segar karena rasanya lebih renyah dan pedas ringan.

3. Bagaimana cara menyimpan jukut agar tidak cepat layu?

Simpan dalam gelas berisi air seperti menyimpan daun herba, lalu masukkan ke kulkas. Cara ini menjaga kesegarannya hingga seminggu.

4. Apakah jukut boleh dimasak bersama santan?

Boleh. Jukut cocok untuk dimasak dalam sup atau kuah santan ringan, tetapi jangan terlalu lama agar tidak langu.

5. Apakah jukut goreng sehat?

Boleh dikonsumsi sesekali, namun tidak disarankan terlalu sering karena proses menggoreng mengurangi nutrisi dan meningkatkan kadar minyak.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |