Liputan6.com, Jakarta Masalah tikus di rumah sering kali menimbulkan keresahan. Hewan pengerat ini bukan hanya merusak barang dan mengotori dapur, tetapi juga bisa membawa penyakit yang berbahaya bagi manusia. Banyak orang memilih menggunakan racun atau lem tikus untuk menanganinya, namun cara ini tidak sepenuhnya aman. Tikus yang mati di area tersembunyi dapat menimbulkan bau busuk, sementara racun berisiko bagi anak kecil atau hewan peliharaan.
Kini, cara alami tanpa racun dan lem mulai menjadi solusi yang populer. Tikus memiliki indra penciuman yang sangat tajam, sehingga aroma tertentu dari daun atau bahan dapur dapat membuat mereka menjauh. Tanpa membunuh, metode ini mengandalkan kekuatan bau alami untuk menciptakan lingkungan yang tidak disukai tikus. Selain aman, cara ini juga lebih ramah lingkungan dan mudah diterapkan di rumah.
Beragam tanaman dan bahan dapur ternyata menyimpan potensi luar biasa sebagai pengusir tikus alami. Dari daun kayu putih hingga bawang putih, setiap bahan memiliki aroma khas yang membuat tikus enggan mendekat. Artikel ini akan mengulas secara lengkap langkah-langkah, bahan, dan strategi yang bisa Anda terapkan agar rumah tetap bersih dan bebas dari tikus tanpa perlu menggunakan racun atau perangkap.
1. Mengapa Tikus Sering Masuk ke Rumah
Tikus tertarik masuk ke rumah karena mencari makanan, tempat berlindung, dan lingkungan yang hangat. Dapur, gudang, atau area dengan sisa makanan terbuka menjadi target utama mereka. Celah kecil di dinding, saluran air, dan atap juga menjadi jalan masuk ideal bagi tikus untuk bersarang. Begitu mereka menemukan sumber makanan dan tempat aman, koloni tikus bisa berkembang dengan cepat.
Selain itu, kebersihan rumah yang kurang terjaga menjadi magnet alami bagi tikus. Bau sisa makanan, tumpukan sampah, dan ruang lembap memberikan sinyal bahwa area tersebut layak dihuni. Tanpa pencegahan yang tepat, tikus bisa membuat rumah Anda menjadi tempat berkembang biak yang sulit dikendalikan.
Untuk itu, sebelum mengusir tikus dengan bahan alami, penting memahami penyebab kedatangannya. Dengan menjaga kebersihan dan menutup celah akses mereka, Anda dapat mencegah populasi tikus tumbuh. Setelah itu, baru langkah pengusiran alami bisa bekerja lebih efektif.
2. Daun dan Tanaman yang Tidak Disukai Tikus
Beberapa jenis daun memiliki aroma kuat yang terbukti ampuh membuat tikus enggan mendekat. Daun kayu putih, misalnya, mengandung minyak atsiri dengan aroma menyengat yang mengganggu penciuman tikus. Begitu juga daun mint dan lavender yang beraroma segar bagi manusia namun terasa tajam bagi hewan pengerat.
Selain daun, ada tanaman hias dan rempah seperti pandan, serai, dan catnip yang bisa dijadikan pengusir alami. Menanamnya di pot sekitar dapur, ventilasi, atau halaman belakang dapat menciptakan benteng aroma yang membuat tikus menjauh. Tanaman-tanaman ini tidak hanya berfungsi sebagai pengusir tikus, tetapi juga memberikan aroma alami yang menyegarkan rumah.
Kelebihan menggunakan tanaman ini adalah efek jangka panjangnya. Selama tanaman dirawat dengan baik, aroma alaminya akan terus keluar dan menjaga rumah tetap bebas tikus tanpa perlu penyemprotan atau bahan kimia tambahan.
3. Identifikasi Jalur dan Area Rawan Tikus
Sebelum meletakkan bahan alami, penting untuk mengetahui area yang sering dilalui atau disinggahi tikus. Biasanya, mereka bergerak melalui jalur tersembunyi seperti kolong lemari, bawah wastafel, atau sudut ruangan yang jarang dibersihkan. Perhatikan jejak kotoran, noda minyak, atau bau khas yang menandakan keberadaan tikus.
Setelah area teridentifikasi, bersihkan tempat tersebut secara menyeluruh. Singkirkan sisa makanan, keringkan area lembap, dan tutup rapat wadah penyimpanan bahan pangan. Semakin bersih suatu area, semakin sulit bagi tikus untuk bertahan hidup di sana.
Langkah ini juga membantu bahan alami bekerja lebih efektif. Saat tidak ada sumber makanan atau tempat persembunyian, tikus akan semakin terganggu oleh aroma daun atau rempah yang Anda tempatkan, sehingga mereka memilih pergi mencari tempat lain.
4. Cara Menggunakan Daun dan Bahan Dapur Pengusir Tikus
Untuk mengusir tikus dengan daun kayu putih, ambil beberapa lembar daun segar dan remas hingga mengeluarkan minyak alaminya. Letakkan di jalur masuk tikus seperti bawah pintu, dapur, atau lubang dinding. Ganti daun setiap beberapa hari agar aroma tetap kuat dan efektif.
Daun mint dan lavender dapat digunakan dalam bentuk pot tanaman atau daun kering yang dimasukkan ke kantong kain kecil. Tempelkan di area rawan seperti rak makanan atau sudut dapur. Aroma yang keluar dari daun ini membuat tikus tidak nyaman dan akhirnya pergi.
Selain daun, bahan dapur seperti bawang putih, cengkeh, kayu manis, dan cabai bubuk juga efektif. Potong atau tumbuk bahan tersebut dan letakkan di sekitar jalur tikus. Bau menyengat dari rempah-rempah ini akan memicu reaksi penolakan alami pada tikus tanpa membuat rumah beraroma tidak sedap bagi penghuni.
5. Kombinasikan Aroma, Tanaman, dan Kebersihan
Mengusir tikus dengan satu metode saja terkadang tidak cukup, terutama jika infestasi sudah parah. Karena itu, penting untuk mengombinasikan beberapa pendekatan: menjaga kebersihan, menanam tanaman pengusir, dan meletakkan bahan aromatik di titik strategis. Sinergi ini menciptakan perlindungan berlapis yang lebih efektif.
Misalnya, Anda dapat menanam serai dan mint di dekat jendela dapur, sambil menempatkan potongan bawang putih atau cengkeh di sudut ruangan. Selain itu, pastikan area penyimpanan makanan selalu tertutup rapat dan lantai dapur dibersihkan setiap hari agar tidak menarik perhatian tikus.
Dengan cara ini, rumah menjadi tidak ramah bagi tikus karena minim sumber makanan, tidak ada tempat persembunyian, dan penuh aroma yang tidak disukai mereka. Dalam jangka panjang, kombinasi ini akan menjaga rumah Anda tetap bebas tikus tanpa perlu bahan kimia berbahaya.
6. Keuntungan Menggunakan Bahan Alami
Keunggulan utama metode alami adalah keamanannya. Tanpa racun atau lem, risiko bagi anak kecil dan hewan peliharaan bisa dihindari. Selain itu, bahan alami mudah ditemukan di dapur atau halaman rumah sehingga tidak memerlukan biaya besar.
Penggunaan bahan alami juga ramah lingkungan. Tidak ada residu kimia yang tertinggal, dan tanaman yang digunakan bahkan memperindah rumah. Cara ini tidak hanya mengusir tikus tetapi juga menjaga kualitas udara di dalam rumah tetap segar.
Meski demikian, efektivitasnya bergantung pada konsistensi. Aroma alami cenderung berkurang seiring waktu, sehingga bahan perlu diganti secara berkala. Namun, dengan perawatan rutin, metode ini tetap menjadi solusi jangka panjang yang aman dan efisien.
7. Menjaga Efeknya agar Bertahan Lama
Agar hasilnya maksimal, periksa dan ganti bahan alami setiap beberapa hari. Daun yang kering atau rempah yang kehilangan aroma tidak lagi efektif mengusir tikus. Pastikan juga area penempatan tetap bersih dan bebas dari sisa makanan.
Tanaman pengusir seperti mint, lavender, atau serai harus dirawat agar tetap subur. Siram secara teratur dan tempatkan di area yang cukup terkena cahaya. Tanaman yang sehat akan terus mengeluarkan aroma alami yang kuat.
Lakukan inspeksi rutin untuk memastikan tidak ada jalur baru bagi tikus masuk ke rumah. Dengan menjaga kebersihan, merawat tanaman, dan mengganti bahan secara berkala, efek pengusiran alami akan bertahan lebih lama dan mencegah tikus kembali.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Mengusir Tikus dengan Bahan Alami
1. Apakah daun kayu putih efektif mengusir tikus?
Ya, aroma minyak atsiri dalam daun kayu putih terbukti membuat tikus tidak nyaman dan enggan mendekat.
2. Seberapa sering bahan alami perlu diganti?
Idealnya setiap 3–5 hari atau ketika aroma mulai hilang agar tetap efektif.
3. Apakah aman bagi hewan peliharaan?
Sebagian besar bahan alami aman, namun hindari penggunaan minyak esensial pekat di area yang dijangkau hewan.
4. Bisa kah cara ini digunakan di dapur?
Bisa, justru dapur adalah area paling efektif karena menjadi sumber makanan tikus.
5. Apakah cukup menggunakan satu jenis daun saja?
Lebih baik kombinasikan beberapa aroma seperti kayu putih, mint, dan bawang putih untuk hasil maksimal.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)