Liputan6.com, Jakarta - Siklon tropis merupakan fenomena atmosfer yang selalu menarik perhatian dalam dunia meteorologi. Sistem cuaca ekstrem ini terbentuk di atas perairan hangat dan ditandai oleh angin berputar dengan kecepatan tinggi. Potensi dampaknya sangat signifikan bagi wilayah sekitarnya, termasuk Indonesia.
Sebagai negara kepulauan yang dikelilingi samudra luas, Indonesia sering merasakan dampak tidak langsung dari pembentukan siklon tropis di kawasan Pasifik dan Hindia. Meskipun jarang terbentuk langsung di perairan Indonesia, bibit siklon yang muncul di sekitar wilayah timur negara ini tetap dapat memengaruhi kondisi cuaca dan kelautan.
Pemantauan terhadap siklon tropis menjadi sangat penting untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara rutin memantau perkembangan bibit-bibit siklon tropis yang berpotensi memengaruhi kondisi cuaca di Indonesia.
Lebih jelasnya, berikut ini telah Liputan6 rangkum informasi lengkapnya, pada Selasa (13/1).
Definisi dan Karakteristik Siklon Tropis
Siklon tropis didefinisikan sebagai sistem tekanan rendah non-frontal berskala sinoptik yang berkembang di atas perairan hangat di wilayah tropis atau subtropis. Sistem ini ditandai oleh sirkulasi angin terorganisir yang berputar mengelilingi pusat tekanan rendah, seringkali disertai awan konvektif tebal, hujan lebat, dan angin kencang. Radius rata-rata siklon tropis dapat mencapai 150 hingga 200 kilometer.
Di berbagai belahan dunia, siklon tropis dikenal dengan nama yang berbeda. Misalnya, fenomena ini disebut "Hurricane" di Atlantik dan Pasifik Timur, "Typhoon" di Pasifik Barat, serta "Cyclone" di Samudra Hindia dan Australia. Perbedaan penamaan ini tidak memengaruhi sifat dasar fenomena, hanya mencerminkan konvensi regional dalam pengamatan dan pelaporan meteorologi.
Pembentukan siklon tropis memerlukan beberapa kondisi atmosfer yang spesifik. Ini termasuk suhu permukaan laut minimal 26,5°C hingga kedalaman sekitar 50-60 meter, kondisi atmosfer yang tidak stabil untuk mendukung pertumbuhan awan Cumulonimbus, dan kelembaban udara relatif tinggi di ketinggian sekitar 5 kilometer.
Selain itu, geseran angin vertikal (vertical wind shear) yang lemah diperlukan agar tidak mengganggu perkembangan badai guntur. Siklon tropis juga harus berada pada jarak yang cukup dari garis khatulistiwa, umumnya lebih dari 5° lintang, karena efek Coriolis yang diperlukan untuk rotasi siklon sangat lemah di ekuator.
Struktur siklon tropis memiliki ciri khas, yaitu mata siklon (daerah relatif tenang di pusat sistem dengan tekanan udara terendah), dinding mata (area paling berbahaya yang mengelilingi mata siklon dengan angin dan hujan terkuat), dan pita hujan (awan dan hujan spiral). Berdasarkan kecepatan angin, siklon tropis diklasifikasikan sebagai Depresi Tropis (kurang dari 34 knot), Badai Tropis (34–63 knot), dan Siklon Tropis/Typhoon/Hurricane (64 knot atau lebih).
Bibit Siklon Tropis 91W: Linimasa dan Lokasi
Kasus terbaru yang menjadi perhatian adalah Bibit Siklon Tropis 91W yang pertama kali terdeteksi oleh Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta di bawah BMKG.
Deteksi ini dilakukan pada tanggal 12 Januari 2026, pukul 01.00 WIB, atau setara dengan 11 Januari 2026 pukul 18.00 UTC.
Lokasi awal pembentukan bibit siklon ini berada di Samudra Pasifik sebelah utara Papua, tepatnya pada koordinat 3.8° Lintang Utara dan 138.2° Bujur Timur. Analisis meteorologi menunjukkan bahwa sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum sekitar 15 knot (sekitar 28 km/jam) dengan tekanan udara minimum di pusat sirkulasi mencapai 1009 hPa.
Bibit Siklon Tropis 91W diperkirakan bergerak ke arah barat laut, secara bertahap menjauhi wilayah Indonesia. BMKG memprediksi bahwa peluang bibit siklon ini untuk berkembang menjadi siklon tropis penuh relatif rendah dalam 24 jam ke depan, meskipun tetap memerlukan pemantauan berkelanjutan.
Dampak dan Wilayah Terdampak
Keberadaan Bibit Siklon Tropis 91W berpotensi menyebabkan dampak cuaca ekstrem di beberapa provinsi di Indonesia bagian timur. Wilayah yang paling rentan meliputi Provinsi Maluku Utara, yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang.
Selain itu, Provinsi Papua dan Papua Barat juga masuk dalam zona dampak langsung dengan potensi cuaca ekstrem serupa, seperti hujan deras dan angin kencang. Provinsi Papua Barat Daya juga termasuk dalam kategori wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem akibat bibit siklon ini.
Dampak terhadap kondisi perairan juga signifikan dan terbagi berdasarkan tinggi gelombang. Kategori "Moderate Sea" dengan gelombang sedang (1.25 - 2.5 meter) diperkirakan memengaruhi perairan Laut Maluku dan Samudra Pasifik utara Papua.
Sementara itu, kategori "Rough Sea" dengan gelombang tinggi (2.5 - 4.0 meter) diwaspadai terjadi di Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat. Kondisi ini merupakan zona berbahaya untuk aktivitas maritim, sehingga memerlukan kewaspadaan tinggi bagi pelayaran.
Keberadaan bibit siklon ini memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas maritim di wilayah Indonesia bagian timur. Nelayan tradisional dan pelaku industri perikanan perlu meningkatkan kewaspadaan karena kondisi gelombang yang tidak normal dan angin kencang dapat membahayakan keselamatan.
Mitigasi dan Peringatan Dini
BMKG telah mengeluarkan serangkaian imbauan kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah terdampak. Nelayan dan pelaku pelayaran diminta untuk menghindari aktivitas di laut yang berisiko tinggi selama periode dampak cuaca ekstrem demi keselamatan.
Sistem peringatan dini yang dikembangkan BMKG mencakup pemantauan real-time terhadap perkembangan bibit siklon. Informasi ini didistribusikan melalui berbagai kanal komunikasi dan dikoordinasikan dengan instansi terkait untuk respons cepat jika diperlukan.
Masyarakat di wilayah pesisir juga diimbau untuk bersiap menghadapi kemungkinan hujan lebat yang dapat menyebabkan genangan atau banjir lokal. BMKG senantiasa memperbarui informasi peringatan dini melalui saluran resmi seperti aplikasi InfoBMKG, media sosial @infoBMKG, situs resmi (www.bmkg.go.id), situs TCWC Jakarta (www.tropicalcyclone.bmkg.go.id), serta call center 196.
Upaya mitigasi ini penting untuk mengurangi risiko dan kerugian akibat dampak siklon tropis. Kesiapsiagaan masyarakat dan koordinasi antarlembaga menjadi kunci dalam menghadapi fenomena cuaca ekstrem ini.
TANYA JAWAB (QnA)
T: Apa perbedaan antara bibit siklon tropis dengan siklon tropis penuh?
J: Bibit siklon tropis adalah tahap awal pembentukan sistem cuaca ekstrem dengan kecepatan angin di bawah 34 knot dan organisasi sirkulasi yang masih lemah. Siklon tropis penuh memiliki kecepatan angin minimal 64 knot dengan struktur sirkulasi yang sudah terorganisir dengan baik, termasuk pembentukan mata badai yang jelas.
T: Mengapa Indonesia jarang mengalami siklon tropis secara langsung?
J: Indonesia berada di dekat garis khatulistiwa di mana efek Coriolis sangat lemah, sehingga sulit terbentuk sirkulasi siklon yang kuat. Selain itu, banyaknya pulau-pulau besar di Indonesia menyebabkan gangguan terhadap aliran udara yang diperlukan untuk pembentukan siklon. Namun, Indonesia tetap dapat merasakan dampak tidak langsung dari siklon yang terbentuk di perairan sekitarnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5036034/original/041934400_1733372495-IMG_3012.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474432/original/016248300_1768476831-Gemini_Generated_Image_eyhstaeyhstaeyhs.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470640/original/021517100_1768212371-tanaman_akuaponik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473664/original/073472300_1768452138-Teras_dengan_Kanopi_Kaca__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474157/original/075486600_1768467804-unnamed__14_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5314592/original/032084300_1755096405-shiona-das-16eeXVh8od8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455604/original/079642800_1766719911-Jualan_kue_basah_di_depan_rumah__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474256/original/088622300_1768470217-pexels-kampus-6605163.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474018/original/004020400_1768464817-Dasaran_Kolam_Ikan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474341/original/017840500_1768473324-teras_mini_dekat_dapur_rumah_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474398/original/029183700_1768475903-akuarium_dari_galon_bekas_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474003/original/068265300_1768464654-model_teras_rumah_sempit_tanpa_pagar__jadi_kebun_mini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4791067/original/049651900_1711977504-WhatsApp_Image_2024-04-01_at_19.39.12.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2910268/original/047318100_1568355676-irene-kredenets-zNsSGYXaeP8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/730423/original/015950200_1409506754-selada_air2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474060/original/058191000_1768465683-kandang_ayam7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473921/original/083316700_1768461673-Ide_Jualan_Berbahan_Cendol.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474196/original/058448600_1768469002-gamis_rok_bertingkat1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469360/original/079402100_1768113479-Ide_Kandang_Ayam_Semi_Terbuka_dengan_Ventilasi_Maksimal_di_Samping_Rumah_Anti_Bau_Model_Dinding_Bertingkat_Ventilasi_Silang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473779/original/055132400_1768456608-Kandang_Burung_Lovebird_dari_Botol_Bekas_Model_dengan_Alas_Laci.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354601/original/013523100_1758259145-ChatGPT_Image_Sep_19__2025__12_08_54_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354530/original/059277200_1758256607-Gemini_Generated_Image_5vkn9p5vkn9p5vkn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354654/original/036226500_1758261026-Gemini_Generated_Image_9notrf9notrf9not.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360305/original/022331900_1758704064-DGDFE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)