Rekomendasi Film Luar Negeri Nuansa Islami untuk Tontonan Lebaran

17 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Rekomendasi film luar negeri nuansa Islami untuk tontonan Lebaran bisa menjadi pilihan hiburan yang penuh makna saat berkumpul bersama keluarga. Momen Lebaran identik dengan silaturahmi, kebersamaan, dan refleksi spiritual setelah menjalani bulan Ramadan. Menonton film bertema Islami dapat menjadi aktivitas yang tidak hanya menghibur tetapi juga memberi inspirasi.

Film bernuansa Islami dari berbagai negara sering menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat Muslim. Kisah-kisah tersebut mengangkat tema tentang perjuangan hidup, hubungan keluarga,  cinta, serta nilai keimanan yang universal. Karena itulah, film seperti ini kerap menjadi pilihan tontonan yang relevan saat merayakan Idulfitri.

Beragam platform streaming kini memudahkan penonton untuk menikmati film-film tersebut kapan saja. Berikut ini list film luar negeri nuansa Islami untuk tontonan Lebaran yang bisa menjadi rekomendasi menarik bagi Anda dan keluarga.

1. 29 Februari

Film asal Malaysia produksi KRU Studios pada 2012 ini mengangkat genre biografi fantasi. Ia disebut teater 3D stereoskopik pertama di Malaysia. Berkisah tentang Budi (Remy Iskak), anak Halim Bin Kasim (Riz Amin), seorang pegawai pemerintah kolonal Inggris, dan Sakinah (Dian P.Ramlee), lahir pada tanggal 29 Februari 1896. Hal ini membuat Budi hanya bertambah usia 4 tahun sekali. Ia juga memiliki fisik yang ‘berbeda’ dengan lainnya sehingga membuatnya dikucilkan.

Suatu hari, Budi yang sedang berpergian bersama temannya, menyelamatkan Lily yang sedang dicopet. Diam-diam keduanya jatuh cinta. Namun sayangnya cinta mereka mendapat banyak terpaan masalah. Film 29 Februari bisa Anda saksikan di YouTube Kru Studios.

2. Kimchi untuk Awak

Disutradarai Michael Ang di bawah rumah produksi Astro Shaw, film romantis ini diadaptasi dari novel karya Suri Ryana berjudul sama. Tayang pertama kali di bioskop Malaysia pada 30 Maret 2017, Kimchi untuk Awak bercerita tentang romansa Daniel Lee Jae Hwan dan Bella. Daniel adalah pria blasteran Korea Melayu, sementara Bella adalah gadis melayu yang kuliah di Seoul.

Pertemuan keduanya berawal dari insiden tidak sengaja di Bandara Internasional Incheon saat Bella ingin kembali ke Malaysia saat liburan semester.  Kesan pertemuan pertama mereka tidak cukup baik.

Siapa sangka mereka pun bertemu kembali. Kali ini di Malaysia, saat Bella pergi membuat kimchi atas permintaan kakaknya bertepatan dengan kedatangan CEO perusahaan kakak Bella. Rupanya Daniel adalah bos dari kakak Bella. Ayah keduanya rupanya berteman baik yang membuat Bella dan Daniel Lee dijodoh-jodohkan. Film ini bisa Anda saksikan di YouTube Astro Shaw.

3. My Name Is Khan

Film ini mengisahkan perjalanan seorang pria Muslim bernama Rizwan Khan dari Borivali, Mumbai, yang pindah ke Amerika Serikat. Ia menderita sindrom Asperger atau gangguan spektrum autism yang mempengaruhi kemampuan berinteraksi sosial.

Cerita diawali dari Rizwan pergi ke Amerika menyusul Zakir sang adik yang tinggal di San Fransisco setelah kematian ibunya. Rizwan pun dipekerjakan oleh Zakir di perusahaan yang dia pimpin untuk menjuual produk kecantikan herbal Mehnaz.

Singkat cerita, Rizwan yang menikahi Mandira menyaksikan insiden runtuhnya Menara Kembar di Amerika pada 11 September. Pasca insiden itu, pandangan Amerika terhadap penduduk beragam Islam mulai 'berbeda', tak terkecuali terhadap keluarga Rizwan dan Zakir.

Sejak saat itu, ia memutuskan melakukan perjalanan untuk bertemu dengan presiden Amerika demi mengatakan bahwa dia bukan teroris. Dalam perjalanannya, banyak hal yang dia temui.

Film ini juga menyoroti isu diskriminasi, kemanusiaan, dan keteguhan iman. Dibintangi aktor Bollywood terkenal Shah Rukh Khan dan Kajol.

4. Children of Heaven

Film klasik asal Iran ini menceritakan kisah tentang dua saudara yang menerjang keterbatasan ekonomi. Sang kakak ingin menghadiahkan sepatu karena tak ingin melihat adiknya sedih setelah kehilangan sepatu. Sang kakak berusaha mengikuti lomba lari yang hadiahnya berupa sepasang sepatu untuk diberi ke adiknya jika juara dua. Sayangnya, dia  malah juara satu dan hadiahnya adalah piala.

Karena cerita yang sederhana tersebut menghadirkan pesan mendalam tentang kasih sayang keluarga, kejujuran, serta ketulusan anak-anak dalam menghadapi kesulitan hidup.

Film ini disutradarai oleh Majid Majidi dan dibintangi oleh Amir Farrokh Hashemian serta Bahare Seddiqi. Karena kisahnya yang menyentuh dan universal, film ini sering dianggap sebagai salah satu film keluarga Islami terbaik sepanjang masa.

5. Bilal: A New Breed of Hero

Film animasi produksi Barajoun Entertainment ini terinspirasi dari kisah sahabat Nabi Muhammad SAW, yaitu Bilal ibn Rabah yang dikenal sebagai muazin pertama dalam sejarah Islam. Cerita mengikuti perjalanan Bilal dari seorang budak yang tertindas hingga menjadi simbol kebebasan dan keberanian dalam mempertahankan iman.

Film ini menampilkan kualitas animasi tinggi serta adegan petualangan yang menarik bagi penonton anak-anak maupun dewasa. Pengisi suara dalam film ini antara lain Adewale Akinnuoye-Agbaje yang memberikan karakter kuat pada tokoh Bilal.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Mengapa film bernuansa Islami cocok ditonton saat Lebaran?

Karena film tersebut menghadirkan pesan spiritual, nilai keluarga, dan refleksi yang sesuai dengan makna Idulfitri.

2. Apakah film Islami hanya berasal dari negara Timur Tengah?

Tidak. Banyak film bernuansa Islami berasal dari berbagai negara seperti Malaysia hingga India.

3. Film Islami mana yang cocok ditonton bersama keluarga?

Salah satunya Children of Heaven dan Bilal: A New Breed of Hero sangat cocok untuk ditonton bersama keluarga.

4. Apa pesan utama dari film bertema Islami?

Film Islami biasanya menekankan nilai iman, kesabaran, kemanusiaan, serta pentingnya hubungan keluarga.

5. Apakah film Islami hanya bertema sejarah Islam?

Tidak selalu. Banyak film Islami yang mengangkat kisah kehidupan modern dengan nilai-nilai keislaman.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |