Plat G Daerah Mana? Ini Penjelasan Lengkap Wilayah Asal dan Ciri Kendaraannya

2 weeks ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Jika kamu sering melihat kendaraan dengan plat nomor berawalan huruf G, mungkin kamu pernah bertanya-tanya dari daerah mana sebenarnya kendaraan tersebut berasal. Huruf G bukan sekadar simbol acak, melainkan penanda resmi yang menunjukkan wilayah asal kendaraan. Di Indonesia, setiap kendaraan bermotor memiliki kode plat yang menunjukkan domisili pemiliknya, dan huruf awal menjadi identitas penting dari sistem tersebut. Untuk plat G, wilayah cakupannya ternyata cukup luas dan meliputi beberapa daerah utama di Jawa Tengah. Dari Pekalongan hingga Brebes, plat ini menjadi salah satu yang paling sering terlihat di jalan raya.

Mengetahui asal kode plat kendaraan seperti G bisa memberikan banyak manfaat, terutama untuk memahami mobilitas dan asal kendaraan yang kita temui sehari-hari. Selain itu, kode ini juga berguna bagi pihak berwenang dalam keperluan administrasi dan identifikasi kendaraan. Setiap daerah yang memakai plat G memiliki kombinasi huruf akhir yang berbeda, menandakan wilayah pendaftarannya. Artinya, dua kendaraan dengan plat G bisa berasal dari kota yang berbeda tergantung huruf belakangnya. Berikut ulasan tentang asal-usul dan pembagian wilayah yang menggunakan plat G, yang telah Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (24/12).

Asal Kode Plat G dan Wilayah yang Menggunakannya

Kode plat G adalah identitas kendaraan yang berasal dari beberapa daerah di Jawa Tengah. Secara administratif, wilayah yang menggunakan kode ini meliputi Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Brebes. Ketujuh wilayah ini termasuk dalam lingkup Polda Jawa Tengah. Jadi, saat kamu melihat kendaraan dengan plat G di jalan, besar kemungkinan kendaraan itu berasal dari salah satu daerah tersebut.

Fakta menariknya, meski sama-sama menggunakan huruf awal G, setiap daerah punya kode huruf akhir berbeda yang menunjukkan asal kabupaten atau kota secara lebih spesifik. Sistem pembagian ini sudah ditetapkan secara nasional agar memudahkan proses identifikasi kendaraan. Misalnya, plat G 1741 GR menunjukkan kendaraan dari Kabupaten Brebes, sementara G 1174 LX berasal dari Kabupaten Batang. Huruf-huruf ini juga menjadi pembeda antara kendaraan pribadi, dinas, dan jenis lainnya.

Pembagian Kode Plat G Berdasarkan Daerah

Berikut pembagian kode plat G di Jawa Tengah beserta contohnya:

Kota Pekalongan

Kode huruf akhir: A / H / S

Contoh: G 1246 AS

Kabupaten Pekalongan

Kode huruf akhir: B / K / O / T

Contoh: G 1574 BT

Kota Tegal

Kode huruf akhir: E / N / Y

Contoh: G 3124 YY

Kabupaten Tegal

Kode huruf akhir: F / P / Q / Z

Contoh: G 112A ZZ

Kabupaten Pemalang

Kode huruf akhir: D / I / M / W

Contoh: G 1617 DW

Kabupaten Batang

Kode huruf akhir: C / L / V / X

Contoh: G 1174 LX

Kabupaten Brebes

Kode huruf akhir: G / J / R / U

Contoh: G 1741 GR

Dengan mengetahui kombinasi huruf belakang ini, kamu bisa menebak dengan akurat dari mana kendaraan itu berasal. Sistem ini juga memudahkan petugas dalam pengawasan lalu lintas, pajak kendaraan, hingga proses administrasi di Samsat.

Mengapa Plat G Banyak Ditemui di Jalan Raya

Plat G merupakan salah satu plat nomor yang paling sering terlihat di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Hal ini karena daerah-daerah pemilik plat G memiliki aktivitas ekonomi dan mobilitas tinggi. Kota seperti Pekalongan dan Tegal dikenal sebagai pusat perdagangan, industri batik, dan warung tegal (warteg) yang tersebar hingga seluruh Indonesia. Aktivitas perdagangan dan logistik yang padat menyebabkan kendaraan dari wilayah ini sering keluar masuk antarprovinsi.

Selain itu, keberadaan tol Trans Jawa membuat kendaraan berplat G semakin sering terlihat di jalan antarwilayah. Banyak pengusaha dari Brebes hingga Pemalang yang memanfaatkan jalur tol untuk distribusi barang ke Jakarta atau Surabaya. Maka tak heran jika plat G menjadi salah satu kode yang paling sering dijumpai, bahkan di luar Jawa Tengah.

Format dan Struktur Plat G

Secara umum, plat G memiliki format G 1234 AB, yang terdiri dari tiga bagian utama:

  • Huruf awal G: menunjukkan wilayah kepolisian (dalam hal ini Jawa Tengah bagian barat).
  • Empat angka di tengah: menjadi nomor identifikasi kendaraan.
  • Dua huruf akhir: menunjukkan lokasi spesifik (kabupaten/kota) dan urutan pendaftaran kendaraan.

Contoh format ini bisa kamu lihat pada plat seperti G 1617 DW dari Pemalang atau G 3124 YY dari Kota Tegal. Format serupa digunakan di seluruh Indonesia, hanya berbeda pada huruf awalnya, misalnya B untuk Jakarta, D untuk Bandung, dan L untuk Surabaya.

Fungsi dan Makna Sosial di Balik Kode Plat G

Lebih dari sekadar identitas administratif, plat G merepresentasikan mobilitas sosial dan ekonomi masyarakat di kawasan Pantura Jawa Tengah. Wilayah-wilayah seperti Tegal, Brebes, dan Pekalongan memiliki keterkaitan erat dengan perdagangan dan transportasi antarwilayah. Banyak kendaraan niaga, logistik, hingga mobil pribadi dari daerah tersebut yang rutin melintas di jalur Pantura dan tol Trans Jawa.

Selain itu, banyak warga asal daerah dengan plat G yang merantau ke kota besar seperti Jakarta atau Bandung. Kendaraan mereka tetap menggunakan plat asal daerah, sehingga wajar jika mobil berplat G sering ditemukan di luar Jawa Tengah. Plat nomor ini pun menjadi simbol keterhubungan ekonomi antarwilayah yang menunjukkan dinamika pergerakan masyarakat.

Cara Mengecek Asal Plat G Secara Akurat

Meskipun kamu bisa mengenali asal kendaraan dari kombinasi huruf di plat, untuk memastikan informasi secara akurat disarankan menggunakan layanan Samsat Online. Melalui layanan ini, kamu bisa mengetahui asal wilayah pendaftaran, status pajak kendaraan, dan detail lainnya hanya dengan memasukkan nomor plat. Layanan ini tersedia untuk seluruh wilayah Jawa Tengah dan dapat diakses lewat aplikasi resmi maupun situs Samsat provinsi.

Hal ini sangat berguna jika kamu ingin membeli kendaraan bekas atau sekadar memastikan legalitas kendaraan. Perlu diingat bahwa kombinasi angka dan huruf pada plat bisa berubah setelah perpanjangan atau mutasi kendaraan ke daerah lain, jadi selalu periksa melalui sumber resmi.

Plat G dan Hubungannya dengan Dunia Otomotif

Dalam konteks otomotif, distribusi kendaraan berdasarkan plat nomor seperti G bisa memberikan gambaran tren kendaraan di wilayah tertentu. Misalnya, di daerah Pemalang dan Brebes, lebih banyak ditemukan kendaraan niaga seperti pick-up dan truk karena aktivitas logistik yang tinggi. Sementara di Kota Tegal atau Pekalongan, mobil pribadi dan MPV lebih dominan karena digunakan untuk aktivitas keluarga dan bisnis kecil.

Bagi produsen otomotif, data ini bisa menjadi acuan penting dalam merancang strategi pemasaran dan distribusi kendaraan. Jadi, plat G bukan hanya penanda administratif, tetapi juga refleksi dari karakteristik ekonomi dan sosial masyarakat pemiliknya.

Pentingnya Mengenal Kode Plat Nomor Kendaraan

Mengetahui arti dari kode plat nomor seperti G sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, saat terjadi kecelakaan atau kejadian di jalan, kamu bisa segera mengenali asal kendaraan tersebut. Bagi aparat kepolisian, kode ini membantu pelacakan cepat dan efisien. Sedangkan bagi masyarakat umum, pemahaman ini bisa menambah wawasan serta kesadaran tentang sistem registrasi kendaraan di Indonesia.

Plat G adalah bagian dari sistem yang lebih luas, yang menunjukkan betapa teraturnya pendataan kendaraan bermotor di Indonesia. Dengan mengenalinya, kita ikut memahami dinamika mobilitas dan peta ekonomi di Jawa Tengah yang terus berkembang.

Pertanyaan seputar Plat G Daerah Mana

1. Plat G berasal dari daerah mana saja?

Plat G digunakan di tujuh wilayah Jawa Tengah: Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Brebes.

2. Bagaimana cara membedakan asal kota dari plat G?

Lihat huruf belakang pada plat. Misalnya, A/H/S untuk Kota Pekalongan, sedangkan G/J/R/U untuk Kabupaten Brebes.

3. Kenapa plat G sering terlihat di Jakarta dan tol Trans Jawa?

Karena banyak warga dari Tegal, Brebes, dan Pekalongan berdagang atau bekerja di luar daerah, sehingga mobilitas kendaraan tinggi.

4. Apa fungsi huruf akhir pada plat kendaraan?

Huruf akhir menunjukkan wilayah pendaftaran dan urutan registrasi kendaraan di Samsat.

5. Bagaimana cara cek plat G secara online?

Gunakan aplikasi atau situs resmi Samsat Online Jawa Tengah untuk mengetahui asal dan status kendaraan secara akurat.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |