Paskah Kapan Dirayakan? Ini Cara Menentukan Tanggal dan Jadwalnya hingga 2028

6 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Paskah merupakan salah satu perayaan terpenting bagi umat Kristiani di seluruh dunia, yang secara khusus memperingati kebangkitan Yesus Kristus dari kematian. Perayaan ini menjadi puncak dari rangkaian Pekan Suci yang penuh makna dan refleksi. Namun, pertanyaan "paskah kapan" seringkali muncul mengingat tanggalnya yang selalu berubah setiap tahun.

Berbeda dengan hari raya lain yang memiliki tanggal tetap, Paskah dikenal sebagai "perayaan yang berpindah-pindah" atau movable feast. Penentuan tanggal Paskah didasarkan pada perhitungan kompleks yang menggabungkan siklus matahari dan bulan, sebuah metode yang dikenal dengan istilah "Computus". Metode ini telah digunakan selama berabad-abad untuk memastikan keseragaman perayaan di kalangan umat Kristiani.

Pemahaman mengenai cara penentuan tanggal Paskah sangat penting untuk mengetahui kapan umat Kristiani akan merayakan momen sakral ini. Berikut ulasan selengkapnya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Sabtu (4/4/2026). 

Penentuan Tanggal Paskah

Penentuan tanggal Paskah, yang seringkali membuat banyak orang bertanya "paskah kapan", bukanlah proses yang acak melainkan mengikuti aturan ketat yang disebut "Computus". Aturan utama menyatakan bahwa Paskah dirayakan pada hari Minggu pertama setelah bulan purnama pertama yang terjadi pada atau setelah titik balik musim semi (vernal equinox). Ini adalah kunci mengapa tanggal Paskah selalu bergeser dalam kalender Gregorian.

Dalam perhitungan gerejawi, tanggal 21 Maret secara konsisten ditetapkan sebagai patokan untuk titik awal musim semi, meskipun secara astronomis tanggalnya bisa sedikit bergeser. Bulan purnama yang menjadi dasar perhitungan juga bukan bulan purnama astronomi modern, melainkan "bulan purnama gerejawi" yang dihitung berdasarkan tabel siklus bulan kuno. Kombinasi faktor-faktor ini menghasilkan rentang tanggal Paskah yang spesifik.

Akibat metode perhitungan yang unik ini, Paskah selalu jatuh pada hari Minggu antara tanggal 22 Maret dan 25 April (inklusif) dalam kalender Gregorian. Sementara itu, Gereja Ortodoks Timur menggunakan kalender Julian untuk perayaan keagamaan mereka, sehingga tanggal Paskah mereka seringkali berbeda, biasanya jatuh antara 4 April hingga 8 Mei dalam kalender Gregorian. Perbedaan kalender ini menjelaskan variasi tanggal Paskah antar denominasi.

Rangkaian Pekan Suci: Menjelajahi Makna Sebelum Paskah Kapan Dirayakan

Sebelum pertanyaan "paskah kapan" dijawab dengan tanggal spesifik, umat Kristiani terlebih dahulu memasuki rangkaian Pekan Suci yang penuh makna. Pekan Suci ini merupakan periode persiapan dan refleksi mendalam yang puncaknya adalah Minggu Paskah. Setiap hari dalam Pekan Suci memiliki signifikansi historis dan spiritual yang mendalam bagi iman Kristen.

Pekan Suci dimulai dengan Minggu Palma, yang memperingati masuknya Yesus ke Yerusalem. Kemudian dilanjutkan dengan Kamis Putih, yang mengenang Perjamuan Malam Terakhir Yesus bersama para murid-Nya. Kedua hari ini mempersiapkan umat untuk peristiwa yang lebih krusial.

Jumat Agung adalah hari yang memperingati penyaliban dan wafat Yesus Kristus, sebuah momen penderitaan dan pengorbanan yang mendalam. Di Indonesia, Jumat Agung ditetapkan sebagai hari libur nasional, memungkinkan umat untuk berpartisipasi penuh dalam ibadah dan perenungan. Setelah Jumat Agung, ada Sabtu Suci, masa hening dan penantian sebelum perayaan kebangkitan yang agung.

Jadwal Paskah dan Jumat Agung (Kalender Gregorian)

Untuk menjawab pertanyaan "paskah kapan" secara konkret, penting untuk melihat jadwal Paskah dan Jumat Agung yang telah ditetapkan. Tanggal-tanggal ini menjadi panduan bagi umat Kristiani untuk merencanakan perayaan dan ibadah mereka. Berikut adalah rincian tanggal Paskah dan Jumat Agung untuk beberapa tahun terakhir dan mendatang, berdasarkan kalender Gregorian.

Perlu diingat bahwa Jumat Agung selalu jatuh pada hari Jumat sebelum Minggu Paskah. Hari ini juga merupakan hari libur nasional di Indonesia, memberikan kesempatan bagi umat untuk berfokus pada makna pengorbanan Yesus Kristus. Dengan mengetahui jadwal ini, umat dapat mempersiapkan diri secara spiritual untuk menyambut kebangkitan.

  • 2023
    • Jumat Agung: Jumat, 7 April 2023
    • Paskah: Minggu, 9 April 2023
  • 2024
    • Jumat Agung: Jumat, 29 Maret 2024
    • Paskah: Minggu, 31 Maret 2024
  • 2025
    • Jumat Agung: Jumat, 18 April 2025
    • Paskah: Minggu, 20 April 2025
  • 2026
    • Jumat Agung: Jumat, 3 April 2026
    • Paskah: Minggu, 5 April 2026
  • 2027
    • Jumat Agung: Jumat, 26 Maret 2027
    • Paskah: Minggu, 28 Maret 2027
  • 2028
    • Jumat Agung: Jumat, 14 April 2028
    • Paskah: Minggu, 16 April 2028

Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan

Apa itu Paskah?

Paskah adalah perayaan penting dalam kalender Kristen yang memperingati kebangkitan Yesus Kristus dari kematian.

Mengapa tanggal Paskah selalu berubah setiap tahun?

Tanggal Paskah tidak tetap karena merupakan "perayaan yang berpindah-pindah" (movable feast), ditentukan oleh kombinasi siklus matahari dan bulan.

Bagaimana cara menentukan tanggal Paskah?

Tanggal Paskah ditentukan berdasarkan "Computus", yaitu hari Minggu pertama setelah bulan purnama pertama yang terjadi pada atau setelah titik balik musim semi gerejawi (21 Maret).

Kapan Paskah dan Jumat Agung dirayakan pada tahun 2026?

Pada tahun 2026, Jumat Agung jatuh pada Jumat, 3 April, dan Paskah dirayakan pada Minggu, 5 April.

Apa saja rangkaian penting dalam Pekan Suci sebelum Paskah?

Rangkaian Pekan Suci meliputi Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci, yang berpuncak pada Minggu Paskah.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |