Operasi Zebra Knalpot Brong 2025, Upaya Menekan Pelanggaran dan Wujudkan Keamanan

1 week ago 8

Liputan6.com, Jakarta Di berbagai wilayah Indonesia, dinamika lalu lintas selalu menjadi perhatian utama menjelang akhir tahun. Mobilitas masyarakat meningkat, aktivitas publik bertambah padat, dan kepatuhan berlalu lintas semakin diuji. Dalam situasi seperti inilah peran aparat kepolisian menjadi sangat krusial untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bersama.

Salah satu langkah strategis yang terus dilakukan adalah pelaksanaan Operasi Zebra, sebuah operasi gabungan yang menitikberatkan pada penertiban pelanggaran lalu lintas. Pada tahun 2025, perhatian publik semakin tertuju pada maraknya penggunaan knalpot brong serta balap liar yang mengganggu ketertiban jalan raya.

Operasi Zebra Knalpot Brong 2025 menjadi wujud komitmen kepolisian dalam menekan angka pelanggaran, mengurangi kecelakaan, serta menciptakan lingkungan berkendara yang aman, nyaman, dan beradab bagi seluruh pengguna jalan. Berikut ulasan Liputan6.com, Rabu (19/11/2025).

Pelaksanaan Operasi Zebra Knalpot Brong 2025

Pelaksanaan Operasi Zebra Knalpot Brong 2025 digelar serentak di seluruh Indonesia pada 17–30 November 2025. Operasi ini berfokus pada peningkatan kedisiplinan pengendara sekaligus menindak pelanggaran berpotensi bahaya seperti penggunaan knalpot brong, balap liar, pelanggaran rambu, hingga tidak menggunakan helm berstandar SNI. Sebagai bagian dari rangkaian persiapan pengamanan libur akhir tahun dan Operasi Lilin, Operasi Zebra memiliki peran penting dalam memperbaiki budaya berkendara masyarakat.

Tujuan dan Sasaran Operasi Zebra 2025

Mengacu pada rilis resmi Kepolisian Republik Indonesia, Operasi Zebra bertujuan untuk:

  • Menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas.
  • Meningkatkan kepatuhan dan disiplin berlalu lintas masyarakat.
  • Mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
  • Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara.

Polresta Sleman melalui sosialisasi di UTY FM menjelaskan bahwa operasi ini bukan sekadar tindakan penegakan hukum, tapi juga upaya humanis untuk mencegah kecelakaan fatal. Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto, menegaskan bahwa masyarakat harus menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.

Fokus Penindakan: Knalpot Brong dan Balap Liar

Knalpot brong menjadi salah satu sasaran prioritas dalam Operasi Zebra Knalpot Brong 2025. Penindakan terhadap knalpot yang tidak sesuai standar bukan tanpa alasan. Suara bising dan modifikasi ilegal ini terbukti mengganggu kenyamanan warga, meningkatkan potensi cekcok di masyarakat, serta membahayakan pengendara lain.

Menurut laporan Tribrata News Polda Lampung, data kecelakaan Januari–Oktober 2025 mencapai 1.564 kejadian, dengan 466 korban meninggal dan 1.090 luka berat. Salah satu penyebab tingginya kecelakaan adalah pelanggaran yang berawal dari aktivitas memodifikasi kendaraan secara tidak standar serta aksi balap liar. Inilah yang mendasari Polres Pringsewu menetapkan balap liar dan knalpot brong sebagai fokus utama penertiban.

Durasi Operasi dan Mekanisme Penegakan

Di berbagai daerah, termasuk Pringsewu dan Sleman, Operasi Zebra berlangsung selama 14 hari. Penegakan dilaksanakan melalui tiga pendekatan:

  • Preemtif: edukasi dan sosialisasi keselamatan lalu lintas.
  • Preventif: patroli, penjagaan titik rawan pelanggaran, serta razia terukur.
  • Represif: penindakan berupa tilang manual terhadap pelanggaran berat, termasuk knalpot brong.

Kapolres Pringsewu menegaskan bahwa meski tindakan represif dilakukan, pendekatan humanis tetap diutamakan. Penindakan dilakukan untuk mendidik, bukan semata menghukum.

Tema Operasi Zebra 2025

Tema nasional Operasi Zebra 2025, khususnya di DIY dan Sleman, adalah:

“Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Ops Lilin Progo 2025.”

Melalui tema ini, kepolisian ingin menegaskan bahwa keselamatan harus dimulai dari kedisiplinan pribadi. Mulai dari penggunaan helm SNI, membawa surat kendaraan lengkap, hingga tidak menggunakan ponsel saat berkendara.

Mengapa Knalpot Brong Dianggap Berbahaya?

Sebagai bagian dari operasi, knalpot brong menjadi sorotan. Berikut alasannya:

  • Mengganggu kenyamanan publik: suara bising terbukti menimbulkan stres bagi warga.
  • Tidak memenuhi standar keselamatan: knalpot ilegal tidak memenuhi parameter teknis berkendara.
  • Menjadi pemicu balap liar: modifikasi knalpot kerap dilakukan untuk meningkatkan performa secara ilegal.
  • Meningkatkan risiko kecelakaan: modifikasi biasanya diikuti pengurangan fitur keselamatan pada kendaraan.

Penindakan terhadap knalpot brong bukan sekadar penertiban, tetapi upaya menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih harmonis.

Dukungan Masyarakat Sangat Dibutuhkan

Seluruh rilis resmi kepolisian menekankan bahwa keberhasilan operasi bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga masyarakat. Kepolisian meminta masyarakat untuk:

  • Mematuhi rambu dan aturan lalu lintas.
  • Tidak menggunakan knalpot brong.
  • Tidak ikut balap liar atau kegiatan yang membahayakan pengguna jalan.
  • Melengkapi surat-surat kendaraan.
  • Memakai helm dan sabuk pengaman dengan benar.

Keterlibatan masyarakat menjadi kunci utama dalam menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran.

FAQ Seputar Operasi Zebra

1. Apa itu Operasi Zebra?

Operasi Zebra adalah operasi kepolisian nasional yang fokus pada penertiban pelanggaran lalu lintas untuk meningkatkan keselamatan berkendara.

2. Apakah Operasi Zebra 2025 menindak knalpot brong?

Ya. Operasi Zebra Knalpot Brong 2025 menjadikan knalpot brong sebagai sasaran prioritas, bersama balap liar dan pelanggaran berat lainnya.

3. Apakah penindakan dilakukan melalui tilang elektronik?

Dalam beberapa pelanggaran, tilang elektronik digunakan. Namun untuk pelanggaran berat seperti knalpot brong, kepolisian masih menggunakan tilang manual.

4. Berapa lama Operasi Zebra 2025 berlangsung?

Operasi berlangsung selama 14 hari, yaitu 17–30 November 2025 secara nasional.

5. Mengapa operasi ini penting?

Operasi Zebra penting untuk menurunkan angka kecelakaan, meningkatkan disiplin berlalu lintas, dan menciptakan kondisi aman menjelang akhir tahun.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |