Liputan6.com, Jakarta - Teras rumah yang bersih dan rapi merupakan dambaan setiap pemilik hunian, menciptakan suasana nyaman untuk bersantai atau beraktivitas. Namun, seringkali pertumbuhan rumput liar di sela-sela atau permukaan teras menjadi tantangan tersendiri. Kehadiran rumput liar tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga dapat mengurangi keamanan dan kenyamanan area teras, bahkan berpotensi merusak struktur.
Masalah rumput yang terus tumbuh kembali di teras adalah keluhan umum yang dihadapi banyak pemilik rumah. Meskipun sudah dibersihkan berulang kali, rumput liar seolah tak ada habisnya. Untuk mengatasi masalah ini secara tuntas, penting untuk memahami akar penyebabnya agar penanganan yang dilakukan lebih efektif dan hasilnya tahan lama.
Artikel ini akan mengulas secara komprehensif penyebab rumput sering tumbuh di teras rumah, mulai dari biji rumput yang tersebar hingga kurangnya perawatan rutin. Tulisan ini juga akan menyajikan berbagai cara mengatasi rumput liar tersebut, baik dengan metode alami maupun solusi praktis lainnya.
Berikut selengkapnya:
Keberadaan Biji Rumput yang Tersebar Luas
Biji rumput dapat dengan mudah tersebar dan terbawa ke area teras melalui berbagai cara yang seringkali tidak disadari. Angin menjadi salah satu media utama penyebaran, membawa biji-biji ringan ini ke tanah terbuka atau celah-celah di teras.
Selain itu, tanah itu sendiri dapat berfungsi sebagai “seed bank” yang mengandung banyak biji dari berbagai tumbuhan, termasuk rumput-rumputan, yang siap berkecambah ketika kondisi mendukung. Biji-bijian ini juga bisa terbawa oleh manusia melalui sepatu atau pakaian, serta oleh hewan yang melintas di sekitar rumah.
Kondisi ini menjelaskan mengapa rumput liar seolah muncul begitu saja di teras, meskipun tidak ada penanaman yang disengaja. Keberadaan biji-biji ini menjadi fondasi awal bagi pertumbuhan rumput yang mengganggu keindahan teras Anda.
Lingkungan Lembap dan Paparan Sinar Matahari yang Ideal
Rumput liar cenderung tumbuh subur di lingkungan yang menyediakan kelembaban yang cukup dan paparan sinar matahari yang memadai. Area teras yang terlalu lembap memungkinkan akar rumput mudah berkembang dan menyebar.
Kondisi ini, bersama dengan tanah yang gembur, menciptakan lingkungan ideal bagi pertumbuhan rumput liar yang tidak diinginkan. Kombinasi kelembaban dan sinar matahari yang pas memicu perkecambahan biji dan pertumbuhan vegetatif yang cepat.
Beberapa jenis rumput, seperti rumput gajah mini liar, bahkan tumbuh subur di area yang lembap dan jarang terkena sinar matahari langsung. Rumput ini sering muncul di pojokan taman atau bawah pepohonan dan dapat menyebar perlahan jika tidak rutin dibersihkan.
Sisa Akar yang Tidak Tercabut Sempurna
Salah satu alasan utama mengapa rumput liar terus tumbuh kembali adalah karena akarnya tidak tercabut secara menyeluruh saat pembersihan. Jika hanya bagian daunnya saja yang dicabut, rumput dapat kembali tumbuh dengan cepat.
Hal ini terjadi karena rimpang atau jaringan akar rumput masih tertinggal di dalam tanah, yang berfungsi sebagai cadangan energi untuk pertumbuhan baru. Apabila hanya mencabut bagian daunnya saja, rumput dapat kembali tumbuh dengan mudah.
Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan bahwa setiap kali membersihkan rumput liar, akarnya tercabut hingga tuntas. Mencabut rumput hingga ke akarnya merupakan langkah krusial untuk mencegah pertumbuhan kembali dan menjaga teras tetap bersih lebih lama.
Struktur Tanah Longgar atau Celah pada Permukaan Teras
Teras yang memiliki struktur tanah longgar tanpa penutup atau celah pada paving block maupun keramik menjadi tempat yang ideal bagi biji rumput untuk berkecambah dan tumbuh. Celah-celah kecil ini menyediakan ruang dan media bagi biji untuk menancapkan akarnya.
Akar rumput liar yang tumbuh di antara celah paving block bahkan dapat merusak struktur dan menyebabkan permukaan tidak rata. Ini tidak hanya mengganggu estetika tetapi juga berpotensi menimbulkan bahaya tersandung.
Masalah rumput liar yang tumbuh di sela-sela paving adalah keluhan umum yang sering terjadi, membuat pemilik rumah harus rutin membersihkan area tersebut. Kondisi ini menuntut solusi yang lebih permanen untuk menutup celah-celah tersebut.
Kurangnya Perawatan Rutin dan Pembersihan Berkala
Kurangnya pembersihan dan perawatan teras secara berkala memungkinkan rumput liar untuk tumbuh dan berkembang biak tanpa terkendali. Tunas kecil rumput yang baru muncul seringkali tidak terpantau jika tidak ada perawatan mingguan yang konsisten.
Kesalahan dalam perawatan taman juga bisa mempercepat pertumbuhan rumput liar tersebut. Misalnya saja, penyiraman tanaman hias yang dilakukan terlalu sering atau jarang membersihkan lahan secara berkala dapat menjadi sebab suburnya rumput liar.
Oleh karena itu, penanganan yang tepat dan rutin sangat diperlukan untuk menjaga teras tetap bersih dari rumput liar. Konsistensi dalam perawatan adalah kunci utama untuk mencegah rumput liar menguasai area teras rumah Anda.
Mencabut Rumput Secara Manual hingga ke Akar
Mencabut rumput liar secara langsung adalah metode yang sangat efektif, terutama jika dilakukan secara rutin dan benar. Penting untuk memastikan tanah dalam kondisi kering karena rumput lebih mudah dicabut saat tanah kering, memungkinkan akarnya terangkat sepenuhnya.
Cabut rumput liar sampai ke akarnya untuk mencegah pertumbuhan kembali. Untuk gulma yang tidak memiliki tunas, pencabutan beserta akarnya sangat penting agar tidak tumbuh lagi.
Metode ini memang membutuhkan waktu dan tenaga, namun hasilnya sangat memuaskan karena menghilangkan rumput dari akarnya. Lakukan secara berkala untuk menjaga teras tetap bersih dari gangguan rumput liar.
Memanfaatkan Bahan Alami Sebagai Pembasmi Rumput Liar
Beberapa bahan alami dapat digunakan sebagai herbisida ramah lingkungan untuk membasmi rumput liar di teras Anda. Menyiram rumput liar dengan air panas mendidih adalah cara sederhana namun efektif, karena panas ekstrem akan merusak jaringan tanaman hingga ke akar. Metode ini cocok untuk area kecil dan rumput yang tumbuh di celah-celah batu atau paving block.
Cuka mengandung asam asetat yang mampu membunuh rumput liar secara efektif dan alami. Campurkan cuka dengan sedikit sabun cuci piring untuk meningkatkan daya rekatnya, lalu semprotkan langsung ke rumput liar pada siang hari yang cerah untuk hasil maksimal.
Garam juga dapat ditaburkan di area yang ditumbuhi rumput liar sebagai pembasmi alami, namun perlu hati-hati agar tidak mengenai tanaman lain karena dapat merusaknya. Alternatif lain adalah baking soda yang memiliki bahan aktif pembunuh rumput liar; larutkan beberapa sendok baking soda dengan air hingga menjadi pasta, lalu siramkan ke rumput liar.
Aplikasi Mulsa atau Penutup Tanah Efektif
Menerapkan mulsa alami dapat menjadi cara efektif untuk menjaga kelembaban tanah sekaligus menghalangi pertumbuhan rumput liar. Pilih bahan seperti sekam, daun kering, atau potongan rumput yang dapat terurai.
Mulsa menciptakan lapisan penutup tanah yang menghalangi sinar matahari mencapai permukaan tanah, sehingga benih gulma tidak dapat berfotosintesis dan berkembang. Ini secara efektif menekan pertumbuhan rumput liar yang baru.
Penggunaan koran bekas yang ditutup mulsa juga terbukti efektif mencegah rumput liar tumbuh. Lapisan koran dan mulsa bekerja sama untuk menghambat akses cahaya dan pertumbuhan gulma.
Penggunaan Pasir Polimer untuk Celah Paving
Untuk teras yang menggunakan paving block atau keramik, pasir polimer dapat menjadi solusi efektif untuk mencegah pertumbuhan rumput di celah-celahnya. Pasir polimer adalah campuran pasir halus yang mengandung bahan pengikat.
Setelah disemprot air, pasir ini akan mengeras dan menciptakan sambungan yang kokoh pada paving block. Hal ini membuat biji gulma sulit menancapkan akar di sela batu paving, sehingga efektif mencegah pertumbuhan rumput.
Penggunaan pasir polimer juga berfungsi untuk mengisi ruang kosong tempat gulma biasanya tumbuh, memberikan penghalang fisik yang kuat terhadap perkecambahan rumput liar.
Perawatan Rutin dan Pembersihan Berkala yang Konsisten
Penanganan yang tepat dan rutin sangat diperlukan untuk menjaga teras tetap bersih dari rumput liar. Diperlukan penanganan yang tepat dan rutin untuk hasil maksimal.
Mencuci paving block menggunakan air bertekanan tinggi dapat menghilangkan kotoran berlebih yang bisa menjadi media tumbuh rumput, serta mencegah lumut dan kotoran lain. Kondisi paving yang bersih sangat berguna untuk mencegah pertumbuhan rumput.
Perawatan mingguan yang konsisten dapat membantu memantau dan mengatasi tunas kecil rumput liar sebelum berkembang. Dengan demikian, Anda dapat mencegah masalah rumput liar menjadi lebih besar dan sulit diatasi.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Perawatan Teras Rumah dari Rumput Liar
1. Kenapa rumput liar sering tumbuh di teras meski sudah dibersihkan?
Rumput liar tetap tumbuh karena masih ada biji rumput atau sisa akar yang tertinggal di celah teras. Selain itu, kondisi teras yang lembap, terkena sinar matahari, dan memiliki celah pada paving atau tanah longgar membuat biji rumput mudah berkecambah dan tumbuh kembali.
2. Apakah mencabut rumput saja cukup agar tidak tumbuh lagi?
Mencabut rumput saja belum tentu cukup jika akarnya tidak ikut tercabut. Rumput liar dapat tumbuh kembali dari sisa akar atau rimpang yang tertinggal di dalam tanah. Oleh karena itu, pencabutan harus dilakukan hingga ke akar agar pertumbuhannya dapat dihentikan secara maksimal.
3. Bahan alami apa yang efektif membasmi rumput liar di teras rumah?
Beberapa bahan alami yang efektif membasmi rumput liar antara lain air panas mendidih, cuka, garam, dan baking soda. Bahan-bahan ini bekerja dengan merusak jaringan tanaman dan akarnya. Namun, penggunaannya perlu hati-hati agar tidak mengenai tanaman hias lain di sekitar teras.
4. Bagaimana cara mencegah rumput tumbuh di sela paving block?
Rumput dapat dicegah tumbuh di sela paving block dengan mengisi celah menggunakan pasir polimer. Setelah disiram air, pasir ini akan mengeras dan menutup celah sehingga biji rumput tidak dapat tumbuh. Pembersihan rutin dan penyemprotan air bertekanan tinggi juga membantu mencegah tumbuhnya gulma.
5. Seberapa sering teras perlu dirawat agar bebas rumput liar?
Idealnya, teras dirawat secara ringan setiap minggu untuk memantau munculnya tunas rumput baru. Pembersihan menyeluruh dapat dilakukan secara berkala, misalnya satu hingga dua kali dalam sebulan, agar rumput liar tidak sempat berkembang dan menyebar luas.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4198302/original/043556500_1666264639-shutterstock_1512654956.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423420/original/003871000_1764061981-Menggoreng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465281/original/051871800_1767763718-Pakan_Ternak_Alternatif.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464591/original/053798500_1767695765-kamar_mandi_lembab_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465907/original/015748300_1767779912-Detergen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458199/original/012280200_1767074008-Kebun_Sayur_dari_Botol_Bekas_yang_Cocok_untuk_Hiasan_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465794/original/008294800_1767776622-model4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3211959/original/094472000_1597727288-wastafel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5228947/original/067300900_1747900323-f94905fe-9af1-49af-95d4-5d5d894ed04b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465756/original/034701800_1767775650-rumah_subsidi_pagar_rendah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465684/original/063900500_1767773775-noda_kunyit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466016/original/064324600_1767790256-KEbun_Sayur_di_Talang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465666/original/079938300_1767773449-Pagar_Besi_Rel_Atas.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465623/original/068657700_1767772650-ilustrasi1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460479/original/070294400_1767252745-gambar5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4856857/original/046820500_1717773693-20240606_125556.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465613/original/047853100_1767772190-cincin_hadian_pernikahan_3a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460826/original/050398800_1767322846-Ide_jualan_camilan_di_bulan_Ramadhan__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465586/original/014027200_1767771314-Bebek_Petelur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465865/original/093041000_1767778449-wastafel_dapur.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344958/original/029872800_1757497950-hl1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354601/original/013523100_1758259145-ChatGPT_Image_Sep_19__2025__12_08_54_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5333184/original/050501600_1756610400-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354530/original/059277200_1758256607-Gemini_Generated_Image_5vkn9p5vkn9p5vkn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354654/original/036226500_1758261026-Gemini_Generated_Image_9notrf9notrf9not.jpg)