Liputan6.com, Jakarta - Labu untuk pakan ternak ternyata bukan sekadar alternatif darurat saat hijauan sulit diperoleh. Berbagai penelitian ilmiah menunjukkan bahwa buah labu, biji, kulit, hingga limbah pengolahannya memiliki kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan serta produktivitas ternak.
Di tengah meningkatnya biaya pakan yang menjadi komponen terbesar dalam usaha peternakan, pemanfaatan bahan lokal bernilai gizi tinggi semakin penting. Labu menjadi salah satu tanaman yang potensial karena mudah dibudidayakan, produktif, dan hampir seluruh bagian tanamannya dapat dimanfaatkan.
Tak hanya menyediakan energi dan vitamin, labu juga mengandung antioksidan, karotenoid, mineral, hingga asam lemak tak jenuh yang dapat mendukung pertumbuhan ternak sekaligus meningkatkan kualitas produk peternakan seperti daging, susu, dan telur. Berikut ulasan Liputan6.com, Jumat (12/6/2026).
Mengapa Labu Layak Dijadikan Pakan Ternak?
Menurut Valdez-Arjona dan Ramírez-Mella (2019), limbah labu yang tidak dimanfaatkan untuk konsumsi manusia dapat menjadi sumber pakan alternatif yang membantu mengurangi biaya produksi sekaligus mengurangi limbah pertanian.
Buah labu mengandung karbohidrat, vitamin, mineral, pigmen alami, asam fenolat, dan flavonol. Sementara itu, biji labu kaya akan protein dan lemak sehat yang sangat bernilai dalam formulasi pakan ternak.
Penelitian tersebut juga menegaskan bahwa pemanfaatan limbah sayuran, termasuk labu, membantu mengurangi persaingan antara kebutuhan pangan manusia dan kebutuhan pakan ternak. Dengan kata lain, bahan yang sebelumnya terbuang dapat diubah menjadi sumber nutrisi produktif.
Kandungan Nutrisi Labu yang Bermanfaat untuk Ternak
Berbagai spesies labu dari genus Cucurbita memiliki komposisi nutrisi yang berbeda-beda. Namun secara umum, labu menyediakan:
1. Sumber Energi dari Karbohidrat
Daging buah labu mengandung karbohidrat yang cukup tinggi sehingga dapat menjadi sumber energi bagi ternak. Kandungan gula alami dan pektin juga membantu mendukung kesehatan saluran pencernaan.
Menurut Zhang et al. yang dikutip oleh Valdez-Arjona dan Ramírez-Mella (2019), daging buah labu kering dapat mengandung hingga 44% gula dan sekitar 9% pektin.
2. Protein dari Biji Labu
Biji labu memiliki kandungan protein yang sangat tinggi. Studi Kim et al. yang dirangkum dalam jurnal tersebut menunjukkan bahwa kandungan protein biji labu dapat mencapai lebih dari 27–30%.
Sementara itu, Siudak et al. (2025) melaporkan bahwa biji labu mengandung sekitar 30% protein dengan profil asam amino yang lengkap sehingga berpotensi menjadi sumber protein alternatif untuk ternak.
3. Lemak Sehat dan Asam Lemak Tak Jenuh
Biji labu juga kaya akan asam lemak tak jenuh seperti asam oleat dan asam linoleat. Kedua senyawa ini berperan dalam mendukung metabolisme, kesehatan reproduksi, serta kualitas produk ternak.
Menurut Siudak et al. (2025), sekitar 75% kandungan lemak pada biji labu terdiri dari asam lemak tak jenuh yang bermanfaat bagi kesehatan hewan.
4. Vitamin dan Mineral
Labu merupakan sumber vitamin A, vitamin C, vitamin E, serta berbagai mineral penting seperti:
- Kalsium
- Fosfor
- Magnesium
- Kalium
- Besi
- Seng
- Selenium
Nutrisi tersebut sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan, reproduksi, pembentukan tulang, serta sistem kekebalan tubuh ternak.
Senyawa Bioaktif yang Menjadi Nilai Tambah
Salah satu alasan mengapa labu untuk pakan ternak semakin menarik adalah kandungan senyawa bioaktifnya.
Menurut Siudak et al. (2025), labu mengandung:
- Karotenoid
- Polifenol
- Flavonoid
- Tokoferol (vitamin E)
- Cucurbitacin
- Fitosterol
Senyawa-senyawa ini memiliki aktivitas antioksidan yang mampu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Pada ternak, manfaatnya antara lain:
- Meningkatkan daya tahan tubuh
- Mengurangi stres oksidatif
- Mendukung kesehatan pencernaan
- Membantu performa reproduksi
- Memperbaiki kualitas produk peternakan
Manfaat Labu untuk Ternak Unggas
Pada unggas seperti ayam petelur dan ayam pedaging, labu memberikan beberapa keuntungan.
Karotenoid alami yang terkandung dalam daging buah labu membantu meningkatkan warna kuning telur sehingga lebih menarik bagi konsumen. Selain itu, kandungan antioksidan dalam labu membantu menjaga kesehatan ayam dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan.
Valdez-Arjona dan Ramírez-Mella (2019) menjelaskan bahwa pigmen alami dari labu berpotensi memengaruhi komposisi dan kualitas telur sehingga menjadi nilai tambah dalam produksi telur konsumsi.
Manfaat Labu untuk Ternak Ruminansia
Sapi, kambing, dan domba juga dapat memanfaatkan labu sebagai pakan tambahan.
Kandungan karbohidrat pada buah labu menyediakan energi yang mudah dicerna. Sementara itu, vitamin dan mineral membantu mendukung kesehatan ternak.
Limbah labu yang tidak terjual atau tidak memenuhi standar pasar dapat diberikan dalam bentuk segar maupun silase. Pendekatan ini membantu peternak menekan biaya pakan terutama pada musim kemarau ketika hijauan mulai terbatas.
Potensi Labu untuk Ternak Babi dan Kelinci
Menurut Siudak et al. (2025), berbagai penelitian menunjukkan bahwa penggunaan labu dan produk turunannya pada babi maupun kelinci mampu meningkatkan efisiensi pakan sekaligus mendukung kesehatan saluran pencernaan.
Serat alami dan senyawa bioaktif di dalam labu berperan dalam menjaga keseimbangan mikroflora usus yang penting bagi performa pertumbuhan.
Cara Memanfaatkan Labu Sebagai Pakan Ternak
Ada beberapa metode yang dapat diterapkan peternak.
Diberikan dalam Bentuk Segar
Buah labu dapat dicacah menjadi potongan kecil sebelum diberikan kepada ternak.
Metode ini paling sederhana dan cocok untuk skala rumahan.
Diolah Menjadi Silase
Menurut Valdez-Arjona dan Ramírez-Mella (2019), silase merupakan salah satu cara terbaik untuk menyimpan limbah sayuran yang memiliki kadar air tinggi.
Labu dapat dicampur dengan jerami, rumput kering, atau limbah pertanian lain agar proses fermentasi berjalan optimal.
Dikeringkan Menjadi Tepung
Buah, kulit, maupun biji labu dapat dikeringkan lalu digiling menjadi tepung.
Tepung ini lebih mudah dicampurkan ke dalam ransum dan memiliki daya simpan yang lebih panjang.
Peran Labu dalam Peternakan Berkelanjutan
Pemanfaatan labu sebagai pakan tidak hanya menguntungkan dari sisi ekonomi.
Menurut Valdez-Arjona dan Ramírez-Mella (2019), penggunaan limbah labu dapat membantu mengurangi volume sampah organik yang berakhir di tempat pembuangan akhir.
Selain itu, pendekatan ini mendukung konsep ekonomi sirkular karena limbah pertanian kembali dimanfaatkan dalam sistem produksi pangan.
Siudak et al. (2025) juga menegaskan bahwa labu memiliki potensi besar sebagai bahan pakan alami yang sejalan dengan tren peternakan berkelanjutan, pengurangan penggunaan antibiotik, dan peningkatan kesejahteraan hewan.
Tantangan Penggunaan Labu untuk Pakan Ternak
Meski memiliki banyak keunggulan, penggunaan labu tetap perlu memperhatikan beberapa hal.
Kadar air yang tinggi membuat labu mudah rusak apabila tidak segera dimanfaatkan atau diawetkan.
Produksinya juga bersifat musiman sehingga ketersediaannya tidak selalu stabil sepanjang tahun.
Karena itu, teknik pengawetan seperti silase atau pengeringan menjadi solusi penting agar manfaat labu dapat dimaksimalkan sepanjang tahun.
Tanya Jawab Seputar Labu
1. Apakah semua jenis labu bisa digunakan sebagai pakan ternak?
Sebagian besar jenis labu dari genus Cucurbita dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, baik buah, kulit, maupun bijinya.
2. Bagian labu mana yang paling bergizi?
Biji labu memiliki kandungan protein dan lemak sehat paling tinggi, sedangkan daging buah kaya karbohidrat, vitamin, dan karotenoid.
3. Apakah labu aman diberikan setiap hari?
Ya, selama diberikan sebagai bagian dari ransum seimbang dan tidak menjadi satu-satunya sumber pakan.
4. Bagaimana cara menyimpan labu untuk pakan?
Labu dapat disimpan dalam bentuk silase, dikeringkan menjadi tepung, atau diberikan segar dalam waktu singkat setelah panen.
5. Apakah labu dapat menggantikan konsentrat?
Tidak sepenuhnya. Labu lebih tepat digunakan sebagai bahan pakan tambahan atau substitusi sebagian bahan pakan tertentu.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257890/original/049338800_1781261386-Scale_Up.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257765/original/001942600_1781255459-3164903219143735572.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257736/original/007864900_1781254058-HL_panel_surya.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257728/original/080214000_1781253158-6559767714204059747.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256217/original/005318700_1781150311-Gemini_Generated_Image_g1r3vag1r3vag1r3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5482045/original/041589900_1769156674-Gemini_Generated_Image_nfgdwhnfgdwhnfgd.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257651/original/099981500_1781250429-Kandang_Ayam_Postal_Baja_Ringan_Memanjang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257642/original/060080900_1781250208-Gemini_Generated_Image_m8pw9om8pw9om8pw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512875/original/070428300_1771996878-Ide_Usaha_Jasa_Isi_Pulsa_dan_Token_Listrik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7814202/original/064502900_1780631718-kombinasi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257650/original/021540000_1781250431-52a59a65-83b7-4088-9370-e688e40bc48a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257557/original/030589300_1781247520-Gemini_Generated_Image_8dp8c98dp8c98dp8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257633/original/074509200_1781250095-hewan_di_dapur5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257594/original/076623300_1781249168-15402940858310970870.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257490/original/095798200_1781245057-Gemini_Generated_Image_acvxopacvxopacvx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257574/original/084785600_1781248152-11569607384765376307.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257477/original/072676800_1781244946-Gemini_Generated_Image_aa8ninaa8ninaa8n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7162127/original/073011700_1779951782-3104660943905696096.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257566/original/050961200_1781248124-tertutup5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257481/original/020279600_1781245002-HL_Warung.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533446/original/043365700_1773737304-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530617/original/099175500_1773466166-mud1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3931642/original/069846400_1644592691-pexels-alleksana-6478943_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522319/original/072750000_1772755216-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502437/original/033356900_1770980242-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522345/original/079886200_1772757830-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539244/original/040883000_1774594881-rumah_minimalis_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522260/original/039984700_1772750807-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4401674/original/056918100_1681909694-20230419-Mudik-Jalur-Pantura-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528599/original/064914600_1773288962-Ashera_Dress_Sq1_1770721983416.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1045202/original/018183200_1446724420-151105-THR-PNS-Grafis-Abdillah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522506/original/039967800_1772767694-Teras_rumah_subsidi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522634/original/031632000_1772771522-Gemini_Generated_Image_68hqe168hqe168hq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522537/original/050337400_1772768376-Model_Rambut_Pendek_Wanita_Cina.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521841/original/047869500_1772701578-open_space_3a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501597/original/032319400_1770949888-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502590/original/024712000_1770989836-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502740/original/062028500_1771037185-ChatGPT_Image_14_Feb_2026__09.45.32.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514811/original/095715400_1772108340-1.jpg)