Kiat Sukses Budidaya Buah Naga Kuning agar Tumbuh Subur dan Berbuah Manis

1 day ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Buah naga kuning atau Hylocereus megalanthus dikenal sebagai buah tropis eksotis dengan kulit kuning cerah dan daging putih manis bertabur biji hitam kecil. Penampilannya yang mencolok serta rasanya yang lezat membuat varietas ini semakin diminati, baik oleh pekebun rumahan maupun petani skala komersial.

Meski terlihat menarik dan unik, budidaya buah naga kuning tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Tanaman ini membutuhkan perawatan khusus agar dapat tumbuh optimal, mulai dari pemilihan lokasi tanam, media yang sesuai, hingga pengaturan sinar matahari dan penyiraman yang tepat.

Artikel Liputan6.com, Rabu (14/1/2026), ini membahas panduan merawat buah naga kuning dengan benar agar pertumbuhannya maksimal dan hasil panennya memuaskan langsung dari kebun sendiri.

Memahami Buah Naga Kuning

Sebelum membahas perawatan secara detail, penting untuk memahami apa itu buah naga kuning dan kebutuhan khususnya. Berbeda dengan buah naga merah yang lebih umum, varietas kuning memiliki rasa yang lebih manis serta profil nutrisi yang sedikit berbeda.

Tanaman buah naga kuning termasuk dalam keluarga Cactaceae dan memiliki kebiasaan tumbuh merambat, sehingga membutuhkan penopang agar dapat tumbuh optimal.

Kondisi Tumbuh Ideal

1. Iklim

Buah naga kuning tumbuh baik di iklim hangat dan tropis. Suhu idealnya berkisar antara 18°C hingga 30°C (65°F–85°F). Tanaman ini sensitif terhadap embun beku dan dapat rusak jika suhu turun di bawah 0°C (32°F).

2. Tanah

Tanah dengan drainase baik sangat penting bagi buah naga kuning. Tingkat pH ideal berada di kisaran 6 hingga 7. Tanah lempung berpasir atau campuran tanah pot dengan pasir dan perlit sangat cocok. Hindari tanah yang padat atau liat karena menahan air dan dapat menyebabkan busuk akar.

3. Cahaya

Buah naga kuning membutuhkan sinar matahari penuh untuk pertumbuhan optimal. Usahakan tanaman mendapat setidaknya 6 jam sinar matahari langsung setiap hari. Kekurangan cahaya dapat menyebabkan pertumbuhan buruk dan hasil buah yang rendah. Namun, di daerah dengan musim panas yang sangat terik, berikan sedikit naungan pada sore hari untuk mencegah tanaman terbakar matahari.

Penanaman dan Penyiraman Buah Naga Kuning

Penanaman Buah Naga Kuning

  1. Pemilihan Lokasi: Pilih lokasi tanam yang cerah dan memiliki drainase baik. Pastikan sirkulasi udara cukup untuk mencegah penyakit jamur. Hindari area yang mudah tergenang air.
  2. Jarak Tanam: Jika menanam lebih dari satu tanaman buah naga, beri jarak sekitar 3–4,5 meter (10–15 kaki) antar tanaman. Jarak ini membantu sirkulasi udara dan mencegah persaingan nutrisi.

Metode Penanaman

  1. Persiapan Tanah: Campurkan kompos atau pupuk kandang matang ke dalam tanah untuk meningkatkan kandungan nutrisi.
  2. Penggalian Lubang: Gali lubang sedalam dan selebar sekitar 60–90 cm (2–3 kaki) untuk menampung pertumbuhan akar.
  3. Penanaman: Letakkan stek atau bibit buah naga di tengah lubang. Pastikan bagian atas bola akar sejajar dengan permukaan tanah. Timbun kembali dengan tanah dan tekan perlahan untuk menghilangkan kantong udara.
  4. Penyiraman: Siram hingga basah setelah penanaman dan jaga tanah tetap lembap, namun tidak becek, selama bulan pertama. Masa ini penting untuk pembentukan akar.

Penyiraman

Penyiraman merupakan bagian penting dalam perawatan buah naga. Tanaman ini menyukai kondisi relatif kering, sehingga jangan menyiram berlebihan.

  1. Frekuensi: Siram setiap 2–3 minggu selama musim tumbuh (musim semi dan panas). Kurangi frekuensi pada musim gugur dan dingin saat tanaman memasuki masa dorman.
  2. Tanda Kekurangan Air: Daun menguning dan layu menandakan tanaman kekurangan air. Sesuaikan jadwal penyiraman.
  3. Tanda Kelebihan Air: Busuk akar ditandai dengan batang lembek dan daun rontok. Jika terjadi, kurangi penyiraman dan perbaiki drainase.

Pemupukan

Pemupukan yang tepat penting untuk pertumbuhan sehat dan produksi buah yang optimal.

Jenis Pupuk

  • Pupuk Organik: Gunakan kompos, pupuk kandang matang, atau emulsi ikan untuk nutrisi lepas lambat.
  • Pupuk Kimia: Pupuk NPK seimbang seperti 10-10-10 atau 20-20-20 dapat merangsang pertumbuhan cepat.

Frekuensi Pemupukan

  • Musim Tumbuh: Beri pupuk setiap 4–6 minggu selama musim semi dan panas.
  • Musim Dorman: Kurangi atau hentikan pemupukan pada musim gugur dan dingin.

Cara Aplikasi

  • Aplikasi ke Tanah: Taburkan pupuk di sekitar pangkal tanaman lalu campurkan ringan ke dalam tanah.
  • Aplikasi Daun (Foliar): Larutkan pupuk cair dengan air dan semprotkan ke daun agar cepat diserap.

Pemangkasan dan Penopang Buah Naga

Pemangkasan dan Pembentukan

1. Waktu Pemangkasan: Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada awal musim semi sebelum masa pertumbuhan dimulai. Hal ini membantu mengontrol ukuran tanaman dan merangsang pertumbuhan lebih rimbun.

2. Cara Pemangkasan

  • Buang Bagian Mati: Potong batang yang mati atau rusak dengan gunting pangkas yang tajam dan bersih.
  • Membentuk Tanaman: Pangkas ujung batang yang terlalu panjang untuk merangsang percabangan. Bentuk tanaman dengan beberapa cabang utama agar mampu menopang buah.

Pelatihan dan Penopang Tanaman

Karena buah naga kuning merupakan kaktus merambat, tanaman ini membutuhkan penopang seperti para-para, tiang, atau kawat.

  • Tinggi Penopang: Idealnya setinggi 1,5–1,8 meter (5–6 kaki).
  • Pengikatan: Saat batang tumbuh, ikat perlahan ke penopang menggunakan tali lembut atau kain agar tidak melukai tanaman.

Pengendalian Hama dan Penyakit

1. Hama Umum

  • Kutu Putih: Serangga kecil berwarna putih yang mengisap cairan tanaman. Kendalikan dengan sabun insektisida atau minyak nimba.
  • Lalat Buah: Menyerang buah yang mulai matang. Gunakan perangkap lengket kuning untuk menarik dan menangkapnya.
  • Siput dan Bekicot: Dapat dicegah dengan menaburkan tanah diatom di sekitar pangkal tanaman.

2. Penyakit Umum

  • Busuk Akar: Disebabkan oleh penyiraman berlebihan atau drainase buruk. Gunakan fungisida dan perbaiki cara penyiraman.
  • Infeksi Jamur: Cegah dengan sirkulasi udara baik dan hindari penyiraman dari atas. Gunakan fungisida jika perlu.
  • Busuk Lunak Bakteri: Ditandai batang lunak dan lembek. Segera buang bagian yang terinfeksi dan hindari penyiraman malam hari.

Panen dan Perawatan Pasca Panen

Panen Buah Naga Kuning

1. Waktu Panen: Buah naga kuning biasanya matang 30–50 hari setelah berbunga. Tanda matang adalah kulit berwarna kuning cerah dan terasa sedikit lunak saat ditekan perlahan.

2. Cara Panen

  • Pemotongan: Gunakan gunting kebun yang tajam dan bersih untuk memotong buah, sisakan sedikit bagian tangkai.
  • Penanganan: Tangani dengan hati-hati karena buah mudah memar.

Perawatan Pasca Panen

Biarkan buah yang dipanen berada pada suhu ruang selama beberapa hari sebelum disimpan di lemari es. Buah naga kuning paling baik dikonsumsi segar, namun dapat disimpan di kulkas hingga satu minggu.

FAQ

Apakah buah naga kuning bisa ditanam di pot?

Bisa, asalkan pot besar, drainase baik, dan tanaman mendapat penopang yang kuat.

Berapa lama buah naga kuning berbuah setelah berbunga?

Umumnya matang dan siap panen dalam waktu 30–50 hari setelah berbunga.

Seberapa sering buah naga kuning harus disiram?

Cukup setiap 2–3 minggu saat musim tumbuh, dan dikurangi saat musim dingin.

Apa tanda buah naga kuning siap dipanen?

Kulit berubah kuning cerah dan buah terasa sedikit lunak saat ditekan perlahan.

Mengapa buah naga kuning mudah busuk akarnya?

Karena penyiraman berlebihan atau tanah yang tidak memiliki drainase baik.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |