Kenapa Semut Suka Muncul di Rumah Bersih? Ini Penjelasannya

3 weeks ago 14

Liputan6.com, Jakarta Kenapa semut suka muncul di rumah bersih? Pertanyaan ini sering muncul ketika semut tetap terlihat berkeliaran meski rumah sudah dibersihkan. Faktanya, semut tidak hanya tertarik pada tempat kotor, tetapi juga mengikuti naluri bertahan hidup untuk mencari makanan, air, dan perlindungan di mana pun mereka menemukannya.

Kehadiran semut di rumah bersih biasanya dipicu faktor-faktor kecil yang luput dari perhatian, seperti sisa makanan mikroskopis, retakan kecil, atau sumber air tersembunyi. Memahami penyebab ini membantu Anda mengambil langkah pencegahan yang tepat. Melansir berbagai sumber, Kamis (6/11), berikut penjelasan lengkapnya.

1. Ketersediaan Sumber Makanan Tersembunyi

Meskipun rumah terlihat rapi dan bersih, semut tetap dapat tertarik masuk karena adanya sumber makanan yang tidak terlihat atau tersembunyi. Semut dikenal sebagai serangga omnivora dan oportunis, yang secara alami mencari makanan manis, berminyak, dan berprotein untuk menopang koloni mereka.

Bahkan remah-remah kecil yang tercecer, tumpahan gula yang mengering, atau sisa makanan yang tidak sengaja tertinggal di lantai atau meja dapur dapat menjadi daya tarik utama. Semut memiliki indra penciuman yang sangat tajam dan mampu mendeteksi sumber makanan dari jarak yang cukup jauh.

Oleh karena itu, makanan yang dibiarkan terbuka, wadah makanan yang tidak tertutup rapat atau tempat sampah yang tidak kedap udara menjadi undangan terbuka bagi semut. Kebersihan yang tampak di permukaan mungkin menyembunyikan celah-celah kecil yang menyediakan akses ke remah-remah tak terlihat.

2. Kebutuhan Akan Air dan Kelembapan

Selain makanan, semut juga sangat membutuhkan air untuk bertahan hidup, dan rumah yang bersih sekalipun bisa memiliki area lembap yang menarik perhatian mereka. Faktanya, semut membutuhkan air sebagai salah satu faktor pendukung hidupnya.

Area-area seperti kamar mandi, dekat wastafel, di bawah galon air, atau sekitar pipa yang bocor menyediakan sumber air dan kelembaban yang dicari semut. Semut sering ditemukan di area lembap tersebut. Kondisi lembap ini tidak hanya menarik semut untuk minum, tetapi juga bisa menjadi tempat ideal bagi mereka untuk berkembang biak dan membangun sarang.

Perubahan cuaca ekstrem, seperti musim hujan atau panas yang berlebihan, juga dapat mendorong semut mencari perlindungan di dalam rumah yang lebih stabil suhunya. Cuaca yang sangat panas membuat semut masuk ke dalam rumah untuk mencari tempat lebih sejuk. Sedangkan Cuaca hujan membuat kondisi menjadi lembap, yang membuat semut-semut di dalam tanah akhirnya keluar untuk mencari tempat kering.

3. Pencarian Tempat Berlindung dan Bersarang

Semut tidak hanya mencari makanan dan air, tetapi juga tempat yang aman dan nyaman untuk berlindung dan membangun sarang koloni mereka. Menemukan tempat nyaman untuk berlindung merupakan faktor semut betah berada di dalam rumah.

Celah-celah kecil, retakan pada dinding, lantai, atau fondasi rumah, serta area di balik perabotan atau peralatan elektronik yang hangat, dapat menjadi lokasi ideal bagi semut untuk bersarang. Beberapa jenis semut, seperti semut tukang kayu, bahkan dapat membuat sarang di kayu yang lembap atau lapuk, seperti kusen jendela.

Rumah yang berdekatan dengan pohon atau taman juga lebih rentan karena semut dapat dengan mudah masuk dari lingkungan luar.

4. Akses Mudah Melalui Celah Kecil

Bahkan rumah yang paling bersih sekalipun seringkali memiliki celah atau retakan kecil yang tidak disadari, yang menjadi jalur masuk utama bagi semut. Semut bisa masuk ke dalam rumah melalui celah kecil di dinding, lantai, atau kusen jendela.

Celah-celah ini bisa berupa retakan di dinding, lantai, kusen jendela dan pintu, atau bahkan lubang ventilasi udara. Semut memiliki kemampuan luar biasa untuk merayap melalui celah yang sangat sempit, bahkan di antara ubin atau di belakang perabotan.

Meskipun rumah sudah dibersihkan secara rutin, jika ada retakan kecil yang tidak diperbaiki, ini bisa menjadi jalur masuk yang terus-menerus bagi semut. Oleh karena itu, inspeksi dan perbaikan rutin celah-celah kecil sangat penting.

5. Jejak Feromon dan Komunikasi Koloni

Semut adalah serangga sosial yang sangat terorganisir dan berkomunikasi menggunakan jejak feromon. Ketika seekor semut pekerja menemukan sumber makanan atau tempat berlindung yang cocok, ia akan meninggalkan jejak feromon sebagai penanda. 

Jejak kimia ini berfungsi sebagai peta bagi semut lain dalam koloni untuk mengikuti jalur yang sama menuju sumber daya tersebut. Bahkan jika sumber makanan awal telah dibersihkan, jejak feromon dapat tetap ada untuk sementara waktu, menyebabkan lebih banyak semut terus berdatangan ke area tersebut. 

Membersihkan permukaan dengan larutan berbau kuat seperti cuka dapat membantu menghilangkan jejak feromon ini dan mengganggu navigasi semut. Cuka dapat mengganggu sistem navigasi semut yang sangat bergantung pada feromon. Cuka juga akan memadam jejak semut dan menghalang mereka kembali ke laluan yang sama, sehingga efektif untuk pencegahan awal.

People Also Ask

1. Mengapa semut tetap muncul di rumah yang sudah bersih?

Jawaban: Semut tetap muncul di rumah bersih karena mencari sumber makanan tersembunyi seperti remah, membutuhkan air dari area lembap, mencari tempat berlindung di celah-celah kecil, dan mengikuti jejak feromon yang ditinggalkan oleh semut lain.

2. Apa saja sumber makanan tersembunyi yang menarik semut?

Jawaban: Sumber makanan tersembunyi yang menarik semut meliputi remah-remah kecil, tumpahan gula, sisa makanan yang tercecer di lantai atau meja, serta makanan yang dibiarkan terbuka atau wadah yang tidak tertutup rapat.

3. Bagaimana peran kelembapan dalam menarik semut ke rumah?

Jawaban: Semut sangat membutuhkan air untuk bertahan hidup. Area lembap seperti kamar mandi, dekat wastafel, di bawah galon air, atau sekitar pipa bocor menyediakan sumber air dan kelembapan yang menarik mereka untuk minum dan membangun sarang.

4. Bagaimana semut berkomunikasi untuk menemukan sumber daya?

Jawaban: Semut berkomunikasi menggunakan jejak feromon. Ketika seekor semut pekerja menemukan sumber makanan atau tempat berlindung, ia akan meninggalkan jejak kimia yang berfungsi sebagai peta bagi semut lain dalam koloni untuk mengikuti jalur yang sama.

5. Apakah celah kecil di rumah menjadi jalur masuk utama bagi semut?

Jawaban: Ya, celah-celah kecil seperti retakan di dinding, lantai, kusen jendela dan pintu, atau lubang ventilasi udara menjadi jalur masuk utama bagi semut. Kemampuan mereka merayap melalui celah sempit memudahkan akses ke dalam rumah.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |