Liputan6.com, Jakarta Cicak sering kali menjadi tamu tak diundang di dalam kamar tidur. Meskipun ukurannya kecil, kehadirannya bisa mengganggu kenyamanan, terutama saat malam hari ketika hewan ini mulai aktif. Banyak orang bertanya-tanya, kenapa cicak sering muncul justru di ruang pribadi seperti kamar tidur?
Kamar tidur memang menjadi salah satu tempat yang paling hangat dan lembap di rumah. Kondisi ini ideal bagi cicak untuk mencari makan dan berlindung. Apalagi, jika ruangan jarang dibersihkan atau ada banyak celah kecil di dinding, cicak akan lebih mudah masuk.
Selain karena faktor lingkungan, kebiasaan penghuni kamar juga berpengaruh. Sisa makanan, remah kue, dan sampah kecil yang tidak dibuang bisa menjadi sumber daya tarik bagi serangga kecil, yang kemudian mengundang cicak datang untuk memangsa.
Untuk itu, penting mengetahui apa saja penyebab utama cicak sering muncul di kamar tidur. Dengan begitu, kamu bisa melakukan langkah pencegahan agar kamar tetap bersih, nyaman, dan bebas dari hewan merayap satu ini.
1. Banyak Serangga Kecil di Sekitar Kamar
Cicak adalah pemakan serangga, terutama nyamuk, lalat, dan semut. Jika kamar tidurmu banyak dihuni oleh serangga kecil, cicak akan datang mencari makanan. Mereka akan mengikuti aroma dan gerakan serangga, terutama di malam hari saat suasana lebih tenang.
Kondisi ini biasanya disebabkan oleh pencahayaan kamar yang terlalu terang atau adanya sisa makanan yang menarik perhatian serangga. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan lampu berwarna kuning yang tidak disukai serangga. Selain itu, pastikan ventilasi tertutup rapat agar serangga dari luar tidak masuk.
Dengan mengurangi jumlah serangga di kamar, kamu otomatis memutus rantai makanan cicak. Hasilnya, cicak akan enggan tinggal lama di ruangan tersebut.
2. Suhu dan Kelembapan Ideal untuk Cicak
Cicak sangat menyukai tempat yang hangat dan lembap. Kamar tidur yang jarang dibuka jendelanya atau memiliki ventilasi buruk bisa menjadi tempat favorit bagi cicak untuk bersembunyi. Kelembapan tinggi juga membuat dinding dan langit-langit terasa nyaman bagi mereka.
Untuk mengatasinya, buka jendela kamar setiap pagi agar udara segar bisa masuk dan mengurangi kadar lembap. Kamu juga bisa menambahkan alat penyerap kelembapan seperti garam atau dehumidifier di sudut kamar. Hal ini akan membuat suasana ruangan menjadi lebih kering dan tidak disukai cicak.
Selain itu, hindari menjemur pakaian basah di dalam kamar karena bisa meningkatkan kelembapan udara. Dengan menjaga sirkulasi tetap baik, kamar akan terasa lebih segar dan bebas dari hewan melata ini.
3. Banyak Celah dan Retakan di Dinding
Celah kecil di dinding, ventilasi, atau langit-langit menjadi jalur utama masuknya cicak ke kamar tidur. Hewan ini sangat lincah dan mampu melewati celah sempit untuk bersembunyi di balik perabot atau tirai. Semakin banyak retakan yang tidak tertutup, semakin besar peluang cicak untuk menetap.
Kamu bisa menutup celah tersebut menggunakan lem silikon, plester semen, atau kasa nyamuk di ventilasi. Fokuslah pada area yang sering dilalui cicak seperti dekat plafon dan jendela. Cara ini sederhana tapi sangat efektif untuk mencegah mereka masuk kembali.
Selain itu, hindari menumpuk barang di pojok kamar karena bisa menjadi tempat persembunyian ideal bagi cicak. Dengan ruangan yang rapi, kamu lebih mudah mengontrol keberadaan hewan ini.
4. Sisa Makanan dan Minuman di Dalam Kamar
Kebiasaan makan di kamar tidur menjadi salah satu penyebab utama cicak sering muncul. Sisa remah makanan, gula, dan minuman manis dapat menarik semut atau lalat, yang kemudian diikuti oleh cicak sebagai predator alami. Hal ini menciptakan ekosistem kecil yang sulit dihilangkan jika tidak segera dibersihkan.
Biasakan untuk tidak meninggalkan makanan terbuka di kamar, terutama saat malam hari. Simpan makanan di wadah tertutup atau langsung buang sampah ke tempat yang tertutup rapat. Langkah kecil ini bisa membantu mencegah munculnya serangga pemicu datangnya cicak.
Selain itu, bersihkan lantai dan meja kamar secara rutin untuk menghindari sisa makanan menempel. Dengan begitu, ruangan tetap higienis dan tidak menarik perhatian hewan kecil.
5. Pencahayaan yang Menarik Serangga
Lampu kamar yang terlalu terang dapat menarik serangga seperti ngengat dan nyamuk. Karena serangga adalah makanan utama cicak, otomatis hewan ini akan datang ke sumber cahaya. Semakin banyak serangga di sekitar lampu, semakin besar peluang cicak berkeliaran di dinding kamar.
Gunakan lampu berwarna kuning atau redup untuk mengurangi daya tarik terhadap serangga. Cahaya lembut tidak hanya menciptakan suasana tidur yang nyaman, tetapi juga membantu mengurangi aktivitas serangga. Kamu juga bisa menambahkan kasa nyamuk di jendela untuk mencegah serangga dari luar masuk.
Dengan pengaturan pencahayaan yang tepat, kamu dapat menciptakan kamar tidur yang lebih nyaman sekaligus bebas cicak.
6. Aroma yang Tidak Disukai Cicak Tidak Digunakan
Beberapa aroma alami seperti serai, cengkih, dan kopi dikenal ampuh mengusir cicak. Sayangnya, banyak orang tidak memanfaatkan aroma alami ini di kamar tidur. Padahal, selain wangi, bahan-bahan tersebut bisa menjadi penghalang alami bagi cicak untuk masuk ke ruangan.
Gunakan semprotan pengharum alami atau lilin aromaterapi dengan bahan-bahan tersebut. Letakkan di area strategis seperti dekat ventilasi, pintu, atau jendela kamar. Aroma lembut yang menyebar akan membuat cicak enggan mendekat tanpa harus menggunakan bahan kimia keras.
Selain itu, kamu juga bisa meletakkan bubuk kopi di wadah kecil di beberapa sudut kamar. Selain menyerap bau lembap, aromanya juga membuat cicak tidak betah.
7. Kamar Jarang Dibersihkan dan Banyak Debu
Kamar tidur yang jarang dibersihkan menjadi tempat ideal bagi cicak untuk bersembunyi. Debu, tumpukan pakaian, atau barang di pojok ruangan membuat cicak mudah bersembunyi tanpa terlihat. Semakin jarang dibersihkan, semakin banyak tempat nyaman bagi hewan ini untuk menetap.
Bersihkan kamar setidaknya dua kali seminggu, terutama di area bawah tempat tidur, belakang lemari, dan sudut ruangan. Gunakan vacuum cleaner atau kain lembap agar debu benar-benar terangkat. Dengan begitu, ruangan tidak hanya bebas cicak, tapi juga lebih sehat untuk dihuni.
Menjaga kebersihan ruangan juga membantu mencegah serangga datang, sehingga rantai makanan cicak pun terputus.
Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan
1. Apakah cicak bisa berbahaya bagi manusia?
Tidak secara langsung, namun kotoran cicak bisa menyebabkan alergi atau kontaminasi makanan jika tidak segera dibersihkan.
2. Apakah cicak bisa berkembang biak di kamar tidur?
Ya, jika kondisi kamar lembap dan kotor, cicak bisa bertelur di balik perabot atau dinding retak.
3. Bagaimana cara mencegah cicak masuk ke kamar?
Tutup semua celah dinding, jaga kebersihan kamar, dan gunakan aroma alami seperti serai atau kopi untuk mengusirnya.
4. Apakah lampu kamar berpengaruh terhadap kehadiran cicak?
Ya, lampu terang menarik serangga yang menjadi mangsa cicak. Karena itu, gunakan lampu berwarna kuning agar tidak menarik perhatian.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)