Kandang Kambing Perah Panggung vs Tanah: Mana yang Lebih Sehat dan Tidak Bau?

2 days ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Pemilihan kandang kambing perah menjadi faktor penting yang sangat memengaruhi kesehatan ternak dan kualitas produksi susu. Banyak peternak masih bingung menentukan apakah kandang kambing sistem panggung atau kandang kambing sistem tanah yang lebih baik. Setiap sistem memiliki kelebihan dan kekurangan yang tidak bisa dianggap sepele. Kesalahan memilih kandang kambing dapat menyebabkan masalah kebersihan, bau, hingga penyakit pada kambing. Oleh karena itu, pemahaman tentang kedua jenis kandang kambing ini sangat dibutuhkan.

Kandang kambing yang sehat tidak hanya membuat ternak lebih nyaman, tetapi juga memudahkan perawatan harian. Lingkungan kandang kambing yang bersih akan mengurangi risiko infeksi dan stres pada kambing perah. Selain itu, kandang kambing yang tidak bau juga lebih ramah bagi lingkungan sekitar. Perbandingan kandang kambing panggung dan tanah menjadi langkah penting sebelum membangun kandang. Dengan memilih sistem yang tepat, produktivitas kambing perah bisa meningkat secara signifikan.

1. Kandang Kambing Panggung

Kandang kambing panggung dibuat dengan lantai yang ditinggikan dari permukaan tanah. Desain ini memungkinkan kotoran kambing langsung jatuh ke bawah. Sirkulasi udara di kandang kambing panggung cenderung lebih baik. Hal ini membuat kondisi kandang terasa lebih kering.

Dari sisi kebersihan, kandang kambing panggung lebih mudah dijaga. Kotoran tidak menumpuk di area tempat kambing berdiri. Bau amonia juga lebih cepat menghilang karena tidak terperangkap di lantai. Oleh sebab itu, kandang kambing panggung sering dianggap lebih sehat.

2. Kandang Kambing Tanah

Kandang kambing tanah menggunakan lantai langsung dari tanah atau semen. Sistem ini lebih mudah dibuat dan biayanya relatif lebih murah. Banyak peternak tradisional masih menggunakan kandang kambing jenis ini. Konstruksinya juga tidak membutuhkan struktur khusus.

Namun, kandang kambing tanah lebih rentan lembap. Kotoran dan urin sering menempel di lantai jika tidak segera dibersihkan. Kondisi ini dapat memicu bau tidak sedap. Jika perawatan kurang maksimal, kandang kambing tanah lebih mudah menjadi sumber penyakit.

3. Perbandingan Kebersihan Kandang

Kandang kambing panggung unggul dalam hal kebersihan karena kotoran langsung terpisah dari tubuh kambing. Lantai tetap kering sehingga tidak licin dan tidak becek. Hal ini membuat kambing lebih nyaman bergerak. Lingkungan kandang kambing juga terlihat lebih rapi.

Sebaliknya, kandang kambing tanah membutuhkan pembersihan lebih sering. Kotoran mudah bercampur dengan air dan tanah. Jika tidak rutin dibersihkan, lantai menjadi lembap dan bau. Kebersihan kandang kambing tanah sangat bergantung pada kedisiplinan perawatan.

4. Pengaruh terhadap Kesehatan Kambing

Kandang kambing panggung membantu mencegah penyakit kulit dan kuku. Kondisi lantai yang kering mengurangi risiko infeksi jamur. Kambing juga lebih jarang terkena bakteri dari kotoran. Hal ini membuat kesehatan kambing perah lebih terjaga.

Pada kandang kambing tanah, risiko penyakit lebih tinggi jika kebersihan kurang terjaga. Kelembapan lantai dapat memicu pertumbuhan bakteri. Kambing juga lebih mudah terkena parasit. Oleh karena itu, sistem tanah membutuhkan pengawasan ekstra.

5. Perbandingan Bau Kandang

Kandang kambing panggung cenderung lebih tidak bau. Kotoran yang langsung jatuh ke bawah tidak menumpuk di area kambing. Sirkulasi udara membantu mengurangi bau amonia. Lingkungan sekitar kandang kambing pun lebih nyaman.

Kandang kambing tanah lebih mudah menimbulkan bau jika kotoran tidak segera dibersihkan. Bau akan terperangkap di lantai yang lembap. Dalam jangka panjang, bau bisa menjadi masalah serius. Oleh karena itu, kandang kambing tanah memerlukan pembersihan lebih intensif.

6. Biaya dan Perawatan

Kandang kambing panggung membutuhkan biaya awal yang lebih besar. Struktur kayu atau besi harus dibuat kuat dan kokoh. Namun, biaya perawatan jangka panjang cenderung lebih rendah. Waktu membersihkan kandang juga lebih singkat.

Kandang kambing tanah lebih murah saat pembangunan. Namun, biaya perawatan bisa lebih besar karena membutuhkan pembersihan rutin. Risiko perbaikan lantai juga lebih tinggi. Dalam jangka panjang, kandang kambing tanah bisa menjadi kurang efisien.

Mana yang Lebih Sehat dan Tidak Bau?

Jika fokus utama adalah kesehatan dan kebersihan, kandang kambing panggung menjadi pilihan terbaik. Sistem ini lebih kering, lebih bersih, dan minim bau. Kesehatan kambing perah juga lebih terjaga. Produktivitas susu pun dapat meningkat.

Namun, kandang kambing tanah tetap bisa digunakan jika perawatan dilakukan secara rutin dan disiplin. Kunci utamanya adalah kebersihan dan manajemen kandang. Dengan perawatan yang tepat, kedua sistem tetap bisa mendukung usaha peternakan. Meski begitu, kandang kambing panggung tetap unggul dari sisi kesehatan dan bau.

Pertanyaan seputar Kandang Kambing Perah

1. Apakah kandang kambing panggung lebih baik dari kandang tanah?

Ya, kandang kambing panggung lebih bersih, kering, dan minim bau dibanding kandang tanah.

2. Kandang kambing seperti apa yang tidak bau?

Kandang kambing dengan sirkulasi udara baik dan lantai kering seperti sistem panggung lebih tidak bau.

3. Berapa tinggi ideal kandang kambing panggung?

Tinggi ideal kandang kambing panggung sekitar 60–100 cm dari tanah.

4. Apakah kandang kambing tanah masih layak digunakan?

Masih layak, asalkan dibersihkan rutin dan dijaga agar tidak lembap.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |