Liputan6.com, Jakarta - Kalender Bali bulan Juni 2026 menjadi acuan bagi umat Hindu karena bulan ini memuat rangkaian hari suci yang berkaitan dengan Galungan dan Kuningan. Dalam penanggalan Bali, setiap rerainan (hari suci) memiliki makna dan tata cara pelaksanaan yang berbeda sehingga masyarakat mulai mempersiapkan upacara sejak beberapa hari sebelumnya. Tidak hanya untuk kegiatan ibadah, kalender ini juga digunakan sebagai pedoman dalam mengatur aktivitas keluarga, adat, hingga perjalanan ke pura.
Selain sebagai pengingat, hal ini juga menjadi acuan penting bagi masyarakat di Bali karena pada periode ini sejumlah desa adat mulai memasang penjor, menyiapkan banten, dan mengatur jadwal persembahyangan bersama. Kehadiran hari suci yang berdekatan membuat suasana keagamaan terasa sejak awal pertengahan bulan. Tradisi tersebut dijalankan secara turun-temurun sebagai bagian dari kehidupan umat Hindu di Bali.
Hal ini penting dipahami oleh wisatawan dan masyarakat umum yang berada di Bali, mengingat sejumlah layanan, aktivitas adat, hingga arus perjalanan biasanya menyesuaikan dengan pelaksanaan rerainan. Karena itu, mengetahui jadwal hari suci dalam kalender Bali dapat membantu masyarakat menghormati tradisi sekaligus menyesuaikan kegiatan selama bulan Juni 2026. Simak informasi Kalender Bali Bulan Juni 2026 selengkapnya, dihadirkan Liputan6, Kamis (28/5).
Pentingnya Kalender Bali Bulan Juni 2026 untuk Umat Hindu
Kalender Bali digunakan umat Hindu sebagai pedoman untuk menentukan hari baik, jadwal persembahyangan, serta pelaksanaan upacara adat dan keagamaan. Dalam praktiknya, kalender ini tidak hanya memuat tanggal masehi, tetapi juga perhitungan pawukon dan sasih yang menjadi dasar penentuan rerainan. Pada Juni 2026, keberadaan kalender Bali semakin penting karena terdapat rangkaian hari suci yang berkaitan langsung dengan Galungan dan Kuningan sehingga masyarakat mulai melakukan persiapan sejak awal bulan.
Penanggalan ini juga menjadi acuan bagi keluarga Hindu dalam menyesuaikan kegiatan rumah tangga dan adat. Banyak warga mulai menyiapkan bahan sesaji, perlengkapan sembahyang, hingga jadwal kunjungan keluarga beberapa hari sebelum Galungan berlangsung. Di sejumlah wilayah di Bali, aktivitas masyarakat akan meningkat menjelang hari raya karena adanya tradisi gotong royong membersihkan pura dan lingkungan sekitar rumah.
Selain memiliki fungsi keagamaan, kalender Bali juga membantu masyarakat menjaga keteraturan dalam pelaksanaan tradisi. Setiap rerainan memiliki waktu pelaksanaan yang berbeda sehingga umat Hindu perlu memahami urutan hari suci secara tepat. Juni 2026 menjadi bulan yang padat dalam penanggalan Bali karena rangkaian upacara berlangsung berurutan dari Sugihan, Penampahan Galungan, Galungan, hingga Kuningan dan Purnama.
Galungan dan Kuningan yang Jatuh di Juni 2026
Merujuk kalenderbali.org, di bulan Juni ini terdapat hari raya Galungan dan Kuningan sebagai rangkaian utama umat Hindu yang berada di Bali. Kedua hari raya ini memiliki hubungan yang saling berkaitan karena Kuningan dilaksanakan sepuluh hari setelah Galungan. Selama periode tersebut, umat Hindu menjalankan berbagai tradisi persembahyangan di rumah, pura keluarga, hingga pura desa sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur dan ajaran dharma.
Pelaksanaan Galungan dan Kuningan juga menjadi momen berkumpul keluarga karena masyarakat biasanya saling berkunjung dan melakukan persembahyangan bersama. Penjor mulai dipasang di depan rumah sejak Penampahan Galungan sebagai simbol rasa syukur atas hasil kehidupan yang diperoleh. Tradisi ini masih dijalankan di berbagai daerah di Bali dan menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Hindu.
1. 17 Juni 2026: Hari Raya Galungan
- Hari Raya Galungan diperingati sebagai simbol kemenangan dharma melawan adharma. Pada hari ini umat Hindu melaksanakan persembahyangan di rumah dan pura untuk memohon keselamatan serta mengingat ajaran kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Galungan juga dipercaya sebagai waktu ketika leluhur hadir untuk mengunjungi keluarga yang masih hidup.
2. 27 Juni 2026: Hari Raya Kuningan
- Hari Raya Kuningan dilaksanakan sepuluh hari setelah Galungan dan menjadi penutup rangkaian hari raya tersebut. Dalam kepercayaan umat Hindu, Kuningan merupakan waktu ketika leluhur kembali ke alamnya setelah turun ke bumi pada saat Galungan. Umat Hindu menyiapkan sesaji dan melakukan persembahyangan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan Sang Hyang Widhi.
Kalender Bali Bulan Juni 2026
Kalender Bali Bulan Juni 2026 memuat sejumlah rerainan yang berlangsung sebelum dan sesudah Galungan serta Kuningan. Setiap hari suci memiliki makna dan tata cara yang berbeda sehingga masyarakat biasanya mulai mempersiapkan kebutuhan upacara sejak beberapa hari sebelumnya. Rangkaian ini menjadi bagian dari siklus keagamaan umat Hindu yang dijalankan secara turun-temurun di Bali.
Selain menjadi pedoman ibadah, rerainan dalam kalender Bali juga berkaitan dengan aktivitas sosial masyarakat. Pada periode ini warga biasanya melakukan kerja bersama membersihkan lingkungan pura, menyiapkan perlengkapan upacara, dan mengatur jadwal persembahyangan keluarga. Karena itu, memahami jadwal rerainan sangat penting agar setiap tahapan dapat dijalankan sesuai tradisi yang berlaku.
- 2 Juni 2026: Anggar Kasih Julungwangi
- 11 Juni 2026: Sugihan Jawa
- 12 Juni 2026: Sugihan Bali
- 14 Juni 2026: Tilem dan Hari Penyekeban
- 15 Juni 2026: Penyajaan
- 16 Juni 2026: Penampahan Galungan
- 18 Juni 2026: Manis Galungan
- 20 Juni 2026: Pemaridan Guru
- 21 Juni 2026: Ulihan
- 22 Juni 2026: Pemacekan Agung
- 24 Juni 2026: Buda Paing Kuningan
- 26 Juni 2026: Penampahan Kuningan dan Kajeng Keliwon Enyitan
- 27 Juni 2026: Hari Raya Kuningan
- 29 Juni 2026: Purnama
Makna dan Tradisi yang Dilakukan Umat Hindu di Bulan Juni 2026
Penanggalan Bali Bulan Juni kemudian menjadi pedoman umat Hindu dalam menjalankan tradisi menjelang Galungan dan Kuningan. Menjelang Galungan, masyarakat mulai melakukan penyajaan dan menyiapkan berbagai perlengkapan upacara di rumah maupun pura keluarga. Penjor dipasang di depan rumah sebagai bagian dari simbol persembahan dan rasa syukur. Selain itu, warga juga membersihkan lingkungan rumah, pura, serta area desa adat sebelum memasuki hari raya utama.
Pada Hari Raya Galungan, umat Hindu melakukan persembahyangan bersama keluarga di sanggah atau pura. Setelah itu, sebagian masyarakat melanjutkan persembahyangan ke pura desa dan tempat suci lainnya. Tradisi Manis Galungan yang berlangsung sehari setelah Galungan biasanya dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dan mengunjungi keluarga. Suasana ini membuat hubungan antarwarga tetap terjaga karena masyarakat berkumpul dalam kegiatan adat dan keagamaan.
Menjelang Kuningan, umat Hindu kembali menyiapkan sesaji, banten, dan perlengkapan persembahyangan lainnya. Sebagian masyarakat juga melakukan kunjungan ke pura dan tempat peristirahatan leluhur sebagai bentuk penghormatan keluarga. Rangkaian upacara tersebut menekankan nilai syukur, pembersihan diri, serta hubungan antaranggota keluarga dan masyarakat. Karena itu, Kalender Bali Bulan Juni tidak hanya berkaitan dengan jadwal ibadah, tetapi juga menjadi pengingat untuk menjaga hubungan sosial dan menjalankan kehidupan sesuai ajaran dharma.
Tips Mengikuti Kalender Bali Juni 2026 dengan Baik dan Benar
Masyarakat kemudian bisa mengikuti dengan lebih mudah apabila masyarakat mulai mencatat seluruh tanggal penting sejak awal bulan. Saat ini jadwal rerainan sudah tersedia dalam bentuk kalender cetak maupun digital sehingga masyarakat dapat menyesuaikannya dengan aktivitas harian. Langkah tersebut membantu keluarga mengatur waktu persembahyangan dan persiapan upacara tanpa terburu-buru menjelang hari raya.
Selain memahami jadwal rerainan, masyarakat juga perlu memperhatikan tata cara pelaksanaan upacara sesuai tradisi masing-masing daerah. Dalam pelaksanaannya, umat Hindu biasanya berkonsultasi dengan pemangku atau pendeta agar proses persembahyangan berjalan sesuai aturan adat dan keagamaan. Bagi masyarakat non-Hindu atau wisatawan yang berada di Bali, memahami kalender Bali juga membantu menjaga sikap selama berlangsungnya hari suci.
- Catat seluruh tanggal penting dalam kalender digital atau kalender rumah agar jadwal rerainan tidak terlewat.
- Siapkan bahan sesaji, pakaian adat, dan kebutuhan persembahyangan beberapa hari sebelum Galungan dan Kuningan.
- Konsultasikan tata cara upacara kepada pemangku atau pendeta sesuai tradisi keluarga dan desa adat.
- Hormati suasana hari suci dengan menjaga sikap saat berada di area pura atau lingkungan upacara di Bali.
- Gunakan Kalender Bali Bulan Juni untuk mengatur perjalanan, kegiatan keluarga, dan aktivitas harian selama rangkaian rerainan berlangsung.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kalender Bali Bulan Juni 2026
Kapan Hari Raya Galungan 2026?
Hari Raya Galungan pada tahun 2026 jatuh pada 17 Juni 2026 berdasarkan Kalender Bali Bulan Juni 2026.
Kapan Hari Raya Kuningan 2026?
Hari Raya Kuningan jatuh pada 27 Juni 2026 atau sepuluh hari setelah Galungan.
Apa makna Hari Raya Galungan bagi umat Hindu?
Galungan dimaknai sebagai kemenangan dharma melawan adharma serta pengingat untuk menjalankan kehidupan berdasarkan ajaran kebaikan.
Apa fungsi Kalender Bali bagi masyarakat Hindu?
Kalender Bali digunakan untuk menentukan hari suci, jadwal upacara, dan pedoman pelaksanaan tradisi keagamaan.
Mengapa wisatawan perlu mengetahui Kalender Bali Bulan Juni?
Wisatawan perlu memahami jadwal hari suci agar dapat menyesuaikan aktivitas dan menghormati pelaksanaan upacara adat di Bali.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4433382/original/015390100_1684481529-7421948.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7417398/original/086212500_1780195005-LOGO_HARI_LAHIR_PANCASILA_2026_REVISED-04.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7238602/original/030350800_1780023159-Screenshot_2026-05-29_094215.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7240605/original/055243500_1780025562-Caption_Hari_Pancasila_2026_Penuh_Makna.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3439947/original/098465500_1619424237-flat-pancasila-day-illustration_23-2148930177.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7326946/original/074127700_1780111917-belimbing_uat_cov.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382087/original/055220000_1760528668-Screenshot_2025-10-15_184230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7251230/original/066045100_1780037332-LOGO_HARI_LAHIR_PANCASILA_2026_REVISED-05.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7332918/original/040768200_1780117357-budik.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6371753/original/099213900_1779246884-Kanopi_Mini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478110/original/012690400_1768892193-Berikan_Pakan_Awal_yang_Tepat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7350967/original/007214000_1780132545-Jenis_Tanaman_Hias_Mini_untuk_Meja_Tamu.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7251918/original/065315800_1780038070-Inspirasi_Rumah_Desa_Adem_Alami_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6606072/original/030239200_1779441112-WhatsApp_Image_2026-05-22_at_16.01.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7339787/original/075502900_1780123291-Sudut_Halaman_yang_Terintegrasi_OCV.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7350166/original/019924400_1780131835-Tren_Pagar_Rumah_2026_yang_Bikin_Fasad_Tampak_Bersih_dan_Modern_Serta_Cocok_untuk_Semua_Tipe_Hunian.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7337984/original/085464200_1780121609-hijau_xo.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559380/original/030972300_1776570871-jus_buah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7346233/original/088379300_1780128360-Ide_Kanopi_Sayur_Rambat_untuk_Rumah_Tipe_36_yang_Sejuk_dan_Hemat_Tempat.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530617/original/099175500_1773466166-mud1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489268/original/078646900_1769835675-Jualan_buah_goreng__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495984/original/028777500_1770452855-unnamed__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490815/original/001976100_1770026229-jualan_es.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490648/original/042458000_1770019622-desain_kebun_sayur_pakai_kaleng__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492506/original/054894600_1770176162-unnamed-55.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465808/original/017884500_1767776738-Gemini_Generated_Image_n3iemzn3iemzn3ie.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488293/original/093524200_1769746071-tirai_jendela1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481611/original/052294200_1769139472-Untitled_design__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494885/original/067165400_1770347594-telur_bebek.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495904/original/087503600_1770444952-Gemini_Generated_Image_7ycbx87ycbx87ycb.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492871/original/061346200_1770188299-ChatGPT_Image_4_Feb_2026__13.57.45.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489308/original/011869000_1769840015-Wisata_Sawah_Sumber_Gempong__Google_Maps_Wisata_Sawah_Sumber_Gempong_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3931642/original/069846400_1644592691-pexels-alleksana-6478943_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494011/original/017794000_1770274657-Cara_Menyimpan_Sapu__Pel__dan_Ember_di_Rumah_Sempit.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492840/original/043115600_1770187373-meja_dapur_2a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492380/original/072358800_1770172634-Cara_Menghilangkan_Lendir_di_Kolam_Ikan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1236627/original/033341900_1463540565-toren_air.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492387/original/037658000_1770172644-sekat_ruangan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491442/original/095963800_1770095940-Jenis_Alas_Kandang_Ayam.jpg)