Ikrar Guru Indonesia, Ungkapan Pengabdian dan Komitmen Mulia dalam Mendidik Generasi Bangsa

4 days ago 7

Liputan6.com, Jakarta Ikrar Guru Indonesia merupakan pedoman moral dan pernyataan kebulatan tekad yang fundamental bagi para pendidik di tanah air. Dokumen ini menjadi pengingat esensial agar setiap guru senantiasa bekerja dengan integritas tinggi, dedikasi penuh, serta rasa tanggung jawab besar dalam menjalankan profesinya. Komitmen ini bertujuan utama untuk mendidik dan membentuk karakter generasi bangsa.

Ditetapkan pada Kongres Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) XVI di Jakarta pada tahun 1989, Ikrar Guru Indonesia menjadi landasan etika profesional. Ikrar ini mencerminkan nilai-nilai spiritual, kebangsaan, persatuan, dan etika yang harus dipegang teguh oleh guru. Melalui ikrar ini, guru menegaskan perannya sebagai insan pendidik yang beriman dan bertakwa, sekaligus sebagai pelaksana cita-cita kemerdekaan dan nilai-nilai Pancasila.

Lebih dari sekadar teks, Ikrar Guru Indonesia adalah wujud nyata pengabdian para pendidik kepada bangsa dan negara. Setiap butir ikrar mengandung makna mendalam tentang peran strategis guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjaga keutuhan NKRI. Pemahaman dan pengamalan ikrar ini krusial untuk memastikan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Definisi dan Makna Ikrar Guru Indonesia

Ikrar Guru Indonesia adalah sebuah komitmen luhur yang diucapkan oleh para pendidik di seluruh penjuru negeri sebagai manifestasi pengabdian terhadap bangsa. Ikrar ini secara fundamental mencerminkan nilai-nilai spiritual, kebangsaan, persatuan, serta etika profesional yang menjadi landasan moral utama bagi setiap guru.

Melalui pengucapan ikrar ini, para guru menegaskan kembali peran strategis mereka sebagai insan pendidik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Mereka juga menyatakan kesiapan sebagai pelaksana cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia dan pengamal nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap aspek pengajaran.

Pernyataan kebulatan tekad ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan sebuah janji moral untuk selalu bekerja dengan integritas dan dedikasi tinggi. Ikrar Guru Indonesia menjadi pengingat konstan akan tanggung jawab besar guru dalam membentuk karakter dan kecerdasan generasi penerus bangsa, memastikan mereka tumbuh menjadi individu yang berakhlak mulia dan cinta tanah air.

Sejarah Perumusan Ikrar Guru Indonesia

Perjalanan ditetapkannya Ikrar Guru Indonesia memiliki akar sejarah yang kuat, bermula dari Kongres Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) XVI. Kongres bersejarah ini diselenggarakan pada tanggal 3 hingga 8 Juli 1989, bertempat di ibu kota Jakarta, menjadi momen krusial bagi dunia pendidikan nasional.

Salah satu keputusan paling signifikan yang dihasilkan dari kongres tersebut adalah perumusan dan penetapan teks Ikrar Guru Indonesia. Teks ini kemudian menjadi pedoman moral yang mengikat bagi seluruh pendidik di Indonesia, membentuk landasan etika profesi yang kokoh.

Sebelum disahkan, konsep awal ikrar ini telah menekankan beberapa poin fundamental. Di antaranya adalah komitmen guru Indonesia untuk selalu taat pada kode etik profesi, menjadi pengemban dan pembela Pancasila, bertekad mencerdaskan kehidupan bangsa, menjaga persatuan dan kesatuan, serta wajib beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Isi Lengkap Ikrar Guru Indonesia

Ikrar Guru Indonesia memuat lima butir janji yang menjadi pedoman dan komitmen bagi seluruh guru sebagai insan pendidik bangsa. Butir-butir ikrar ini secara komprehensif merangkum esensi tugas dan tanggung jawab seorang guru di Indonesia, baik secara moral maupun profesional.

Berikut adalah bunyi lengkap dari Ikrar Guru Indonesia yang menjadi pegangan bagi para pahlawan tanpa tanda jasa:

  1. Kami Guru Indonesia, adalah insan pendidik bangsa yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Kami Guru Indonesia, adalah pengemban dan pelaksana cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, pembela dan pengamal Pancasila yang setia pada Undang-Undang Dasar 1945.
  3. Kami Guru Indonesia, bertekad bulat mewujudkan tujuan nasional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
  4. Kami Guru Indonesia, bersatu dalam wadah organisasi perjuangan Persatuan Guru Republik Indonesia, membina persatuan dan kesatuan bangsa yang berwatak kekeluargaan.
  5. Kami Guru Indonesia, menjunjung tinggi Kode Etik Guru Indonesia sebagai pedoman tingkah laku profesi dalam pengabdian terhadap bangsa, negara, serta kemanusiaan.

Setiap butir ikrar ini memiliki makna mendalam yang mengarahkan guru untuk tidak hanya fokus pada transfer ilmu, tetapi juga pada pembentukan karakter, moral, dan nasionalisme peserta didik. Ikrar ini adalah janji suci yang dipegang teguh oleh setiap guru dalam menjalankan tugas mulianya.

Ikrar Guru sebagai Ungkapan Pengabdian dan Komitmen Mulia

Ikrar Guru Indonesia melampaui sekadar slogan formal; ia merupakan refleksi mendalam dari tekad para guru untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memupuk persatuan. Ikrar ini secara tegas menegaskan bahwa peran guru tidak hanya terbatas sebagai penyampai materi pelajaran, melainkan juga sebagai pembimbing karakter, penjaga nilai kebangsaan, dan pelopor transformasi pendidikan yang berkelanjutan.

Melalui pengamalan ikrar ini, guru diharapkan dapat menjaga integritas serta menjunjung tinggi kode etik profesi dalam setiap tindakan pengabdian kepada negara dan kemanusiaan. Poin-poin dalam ikrar ini secara spesifik menggarisbawahi berbagai dimensi penting dari peran seorang pendidik:

  • Dedikasi dan Integritas: Butir pertama ikrar menunjukkan bahwa profesi guru melibatkan tanggung jawab spiritual yang besar, menjadikan mereka teladan bagi peserta didik dalam iman dan takwa.
  • Nasionalisme dan Kebangsaan: Butir kedua menegaskan peran guru sebagai pengemban cita-cita Proklamasi Kemerdekaan, pembela Pancasila, dan UUD 1945, yang esensial dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme.
  • Mencerdaskan Kehidupan Bangsa: Butir ketiga menekankan tekad bulat guru untuk mewujudkan tujuan nasional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sejalan dengan misi pendidikan untuk membentuk generasi cerdas dan berkarakter.
  • Profesionalisme dan Etika: Butir kelima menyoroti komitmen guru untuk menjunjung tinggi Kode Etik Guru Indonesia, memastikan pelaksanaan profesi dengan integritas, moralitas, dan kontribusi nyata bagi kemanusiaan.

Ikrar ini menjadi fondasi moral yang memperkuat dedikasi para guru, membimbing mereka dalam setiap langkah pengabdian di dunia pendidikan. Ini adalah janji untuk terus berkarya demi kemajuan bangsa dan negara.

Peran PGRI dalam Ikrar Guru

Ikrar Guru Indonesia memiliki kaitan erat dengan sejarah dan peran strategis Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). PGRI, sebagai organisasi profesi guru tertua dan terbesar di Indonesia, didirikan pada tanggal 25 November 1945, tak lama setelah proklamasi kemerdekaan.

Penetapan ikrar ini oleh PGRI bertujuan untuk memperkuat identitas profesi serta etika para pendidik. Ikrar ini berfungsi sebagai pegangan moral dan profesional bagi seluruh guru di tanah air, memastikan keselarasan dalam menjalankan tugas mulia mereka.

Butir keempat Ikrar Guru secara spesifik menekankan pentingnya persatuan dalam wadah organisasi perjuangan PGRI. Dengan semangat kekeluargaan yang kuat, PGRI berperan aktif dalam membina persatuan dan kesatuan bangsa melalui jalur pendidikan, menunjukkan komitmen nyata terhadap integritas nasional.

Konteks Hari Guru Nasional

Ikrar Guru Indonesia secara rutin dibacakan secara khidmat oleh para guru di berbagai sekolah dan instansi pendidikan, terutama pada saat upacara Hari Guru Nasional (HGN). Peringatan HGN yang jatuh setiap tanggal 25 November ini memiliki makna ganda, yakni sebagai Hari Lahir PGRI dan juga Hari Guru Nasional.

Momentum ini bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk penghargaan mendalam terhadap jasa-jasa para guru yang telah berdedikasi mencerdaskan kehidupan bangsa. HGN menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali peran vital guru dan mengapresiasi kontribusi mereka dalam membentuk generasi penerus.

Setiap tahun, peringatan Hari Guru Nasional juga seringkali diiringi dengan tema khusus yang relevan dengan isu-isu pendidikan terkini, seperti "Guru Hebat, Indonesia Kuat" yang pernah diusung oleh Kemendikdasmen. Tema-tema ini semakin menegaskan pentingnya peran guru sebagai ujung tombak kemajuan bangsa.

Selain pembacaan ikrar, HGN juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada guru. Baik melalui pidato kepala sekolah, ungkapan siswa, maupun kampanye di media sosial, semua bertujuan untuk menghargai pengorbanan dan dedikasi tiada henti para guru dalam membimbing dan menginspirasi.

Pertanyaan Umum Seputar Ikrar Guru Indonesia

Apa itu Ikrar Guru Indonesia?

Ikrar Guru Indonesia adalah pedoman moral dan pernyataan komitmen luhur bagi pendidik di Indonesia, mencerminkan nilai spiritual, kebangsaan, dan etika profesional.

Kapan dan di mana Ikrar Guru Indonesia dirumuskan?

Ikrar Guru Indonesia dirumuskan pada Kongres PGRI XVI di Jakarta, yang diselenggarakan pada tanggal 3 hingga 8 Juli 1989.

Apa saja poin utama dalam Ikrar Guru Indonesia?

Poin utamanya meliputi iman dan takwa, pengemban cita-cita kemerdekaan, tekad mencerdaskan bangsa, persatuan dalam PGRI, serta menjunjung tinggi Kode Etik Guru.

Mengapa Ikrar Guru Indonesia penting bagi profesi guru?

Ikrar ini penting sebagai landasan moral, menjaga integritas, profesionalisme, dan komitmen guru dalam mendidik serta membentuk karakter generasi bangsa.

Kapan Ikrar Guru Indonesia biasanya dibacakan?

Ikrar Guru Indonesia biasanya dibacakan secara khidmat oleh para guru pada upacara Hari Guru Nasional setiap tanggal 25 November.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |