Liputan6.com, Jakarta Tren jajanan estetik masa kini turut mendorong masyarakat beralih pada produk yang menawarkan warna cantik serta rasa variatif. Melalui inovasi kreatif, ide jualan donat kampung topping kekinian mampu memberikan daya tarik visual yang memikat pelanggan baru. Konsep ini sangat cocok diterapkan oleh pemula yang ingin memulai usaha makanan ringan secara bertahap.
Keunggulan donat kampung terletak pada teksturnya yang lembut serta harganya terjangkau, sehingga mudah diterima berbagai kalangan. Ketika dipadukan kreasi topping modern, muncul nilai tambah yang membuat produk tampak lebih premium. Tidak mengherankan, bila banyak pebisnis mulai mencari cara menerapkan ide jualan donat kampung topping kekinian, guna meningkatkan daya saing.
Persaingan di dunia kuliner terus berkembang, sehingga inovasi menjadi kunci utama untuk bertahan. Sentuhan topping modern memungkinkan produk tampil lebih unik dan mudah dipromosikan melalui media sosial. Hal tersebut menjadikan ide jualan donat kampung topping kekinian sebagai konsep usaha potensial, di mana sangat layak dieksplorasi oleh siapa saja yang ingin memulai bisnis rumahan.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (25/11/2025).
Mengapa Donat Kampung Tetap Menjadi Primadona Bisnis Kuliner?
Donat kampung sejak lama menempati posisi istimewa dalam dunia jajanan tradisional Indonesia. Kelembutan teksturnya, bentuknya yang sederhana, serta proses pembuatannya yang relatif mudah dikuasai oleh siapa pun membuat kudapan ini tetap eksis hingga sekarang.
Walaupun tampilannya cenderung klasik, donat kampung memiliki potensi besar untuk diangkat menjadi produk lebih modern melalui sentuhan inovatif pada bagian topping. Transformasi dari camilan tradisional menjadi sajian berpenampilan kekinian inilah yang membuka peluang usaha luas, terutama bagi pelaku UMKM maupun penjual rumahan.
Banyak orang berhasil meningkatkan omzet secara signifikan setelah memanfaatkan ide jualan donat kampung topping kekinian yang dapat diterapkan tanpa perlu modal besar.
Dalam perkembangan tren kuliner saat ini, preferensi konsumen semakin bergeser ke arah makanan berpenampilan menarik, memiliki variasi rasa luas, serta mudah dibagikan di media sosial. Donat kampung dapat menjadi “kanvas kuliner” yang ideal untuk eksplorasi warna, tekstur, serta dekorasi topping tanpa harus menaikkan biaya produksi secara berlebihan.
Usaha ini sangat ramah bagi pemula karena bahan bakunya sederhana, teknik pembuatannya tidak mengharuskan peralatan mahal, dan modal yang dibutuhkan terbilang kecil. Selain itu, target pasarnya begitu luas: penjualan untuk jajanan sekolah, titip jual di warung, pemesanan acara keluarga, hingga penjualan melalui platform digital seperti marketplace atau aplikasi pesan antar. Tak heran jika ide jualan berbasis donat kampung terus diminati di berbagai daerah.
Agar usaha donat kampung dapat berkembang dan bertahan dalam kompetisi pasar, diferensiasi produk perlu menjadi fokus utama. Donat kampung memiliki karakteristik lembut, empuk, serta sedikit aroma susu yang membuatnya sangat fleksibel dipadukan topping modern.
Warna-warni topping yang menarik juga memberi keuntungan visual, karena pelanggan sering kali tertarik pada tampilan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli. Selain menarik mata, variasi rasa kreatif akan memberikan pengalaman baru bagi konsumen sehingga mereka merasa mendapatkan nilai lebih, bukan sekadar membeli jajanan tradisional biasa. Oleh sebab itu, pengembangan ide jualan donat kampung topping kekinian perlu mempertimbangkan harmoni antara rasa, warna, tren pasar, tingkat kemanisan, serta keunikan kemasan.
Berikut beberapa ide topping kekinian yang saat ini sangat banyak digemari dan bisa dijadikan andalan penjualan untuk meningkatkan daya tarik donat kampung:
1. Topping Cokelat Lumer Premium
Cokelat merupakan rasa universal yang disukai dari anak-anak hingga orang dewasa. Menggunakan cokelat batang berkualitas tinggi dapat menghasilkan lapisan glaze mengilap, lembut, tidak mudah mengeras, dan memberikan sensasi lumer saat digigit. Tampilan cokelat lumer sangat cocok untuk strategi pemasaran digital karena tampilannya fotogenik ketika direkam atau difoto.
2. Topping Matcha dan Greente
aMatcha memiliki keunikan pada aroma herbal dan warna hijau mewah. Saat dijadikan topping donat kampung, kesan yang muncul adalah modern, clean, dan elegan. Topping ini sangat diminati oleh segmen anak muda, penikmat minuman matcha, hingga konsumen yang menyukai makanan estetik.
3. Topping Cream Cheese atau Keju Leleh
Cream cheese menawarkan rasa manis–gurih bertekstur creamy yang sedang menjadi tren besar dalam dunia dessert. Ketika dicampur gula halus atau susu, cream cheese glaze akan menghasilkan lapisan lembut menyerupai frosting cake premium. Cocok untuk donat kampung berkonsep premium box.
4. Topping Tiramisu dan Kopi Latte
Kalangan pecinta kopi adalah target pasar menjanjikan. Topping tiramisu maupun glaze kopi latte mampu menghasilkan aroma wangi, rasa lembut, serta kesan dessert ala kafe. Donat kampung varian ini tampil mewah sehingga ideal dijual dalam box 6–12 pcs untuk acara kantor atau hampers.
5. Topping Oreo Crunch
Oreo merupakan topping favorit remaja dan anak-anak. Taburan remah Oreo pada permukaan donat berlapis glaze putih atau cokelat menghadirkan perpaduan rasa manis serta tekstur renyah. Kombinasi ini memberikan tampilan modern dan menggugah selera.
6. Topping Strawberry Milk atau Pinky Cream
Warna pink cerah selalu berhasil menarik perhatian konsumen yang menyukai tampilan lucu dan manis. Menggunakan selai stroberi, susu bubuk, atau bubuk minuman rasa stroberi dapat menghasilkan glaze lembut beraroma segar. Varian ini sangat cocok untuk menu donat kampung edisi spesial.
7. Topping Lotus Biscoff
Topping berbahan Lotus Biscoff identik dengan dessert premium. Glaze Biscoff memiliki rasa karamel lembut yang mewah, sehingga meskipun donat kampung berharga terjangkau, tampilan akhirnya tetap terlihat eksklusif. Sangat cocok untuk segmen pasar menengah ke atas atau untuk hampers.
8. Topping Milo atau Ovaltine
Varian ini memberikan nuansa manis klasik yang familiar di berbagai kalangan. Milo ataupun Ovaltine glaze mudah dibuat, murah dari segi bahan, dan sangat disukai penggemar rasa simple. Walaupun ekonomis, tampilan akhir tetap terlihat modern.
Resep Dasar Donat Kampung Empuk dan Mengembang
Donat kampung terkenal memiliki tekstur yang lebih padat tetapi tetap lembut, aromanya wangi, dan rasanya gurih manis khas jajanan tradisional. Untuk mendapatkan hasil sempurna, berikut resep komplet yang dilengkapi alasan penggunaan setiap bahan, teknik pengulenan, hingga cara menggoreng agar donat tidak berminyak.
Bahan-Bahan Donat Kampung
Bahan Kering
- 500 g tepung terigu protein sedangTerigu jenis ini menghasilkan tekstur empuk, tidak terlalu berserat seperti roti, cocok untuk donat kampung klasik.
- 50 g gula pasirMemberi rasa manis dan membantu ragi bekerja lebih maksimal.
- 1 sdt ragi instan (sekitar 7–8 g)Bahan pengembang utama yang membantu adonan naik serta memberi aroma khas donat.
- 1/4 sdt baking powderTidak wajib, tetapi membantu tekstur lebih ringan dan lembut.
- 1/4 sdt garamPenyeimbang rasa dan memperkuat struktur gluten.
Bahan Basah
- 1 butir telur ukuran besarMemberi kelembutan, warna cantik, serta membantu mengikat adonan.
- 250 ml air hangatSuhu air membantu ragi aktif lebih cepat. Jangan gunakan air panas agar ragi tidak mati.
- 2 sdm margarin/mentega lelehMemberikan aroma, rasa gurih, serta melembutkan adonan sehingga donat tidak cepat keras.
- 1 sdm susu bubuk (opsional)Menambah rasa gurih-manis serta aroma creamy.
Langkah Pembuatan Donat Kampung
1. Mengaktifkan Ragi
- Campurkan ragi instan, 1 sdm gula pasir, dan 4 sdm air hangat.
- Aduk perlahan lalu diamkan 10 menit.
- Bila muncul buih tebal atau mengembang seperti busa, berarti ragi aktif dan siap dipakai.
- Jika tidak berbuih atau ragi mati, jangan digunakan supaya donat tidak bantat.
2. Membuat Adonan Dasar
- Campurkan tepung terigu, gula, garam, baking powder, dan susu bubuk.
- Buat lubang di tengah, masukkan telur serta campuran ragi aktif.
- Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan spatula sampai tercampur.
Catatan: Menambahkan air bertahap membantu menentukan kelembapan adonan. Terigu berbeda-beda daya serapnya.
3. Mengulen Adonan Sampai Kalis dan Lembut
- Setelah semua tercampur, pindahkan ke meja atau alas ulen.
- Uleni selama 8–15 menit hingga adonan mulai halus.
- Tambahkan margarin/mentega terakhir agar gluten terbentuk sempurna.
Lanjutkan uleni sampai kalis elastis yaitu:
- adonan lembut
- permukaan licin
- bila ditarik tidak mudah robek
- tidak terlalu lengket
Jika masih lengket maka taburkan sedikit tepung, tetapi jangan berlebihan agar donat tetap empuk.
4. Proses Proofing (Pengembangan Pertama)
- Bulatkan adonan dan letakkan pada mangkuk yang telah dioles minyak.
- Tutup rapat menggunakan serbet atau plastik wrap.
- Diamkan 45–60 menit atau sampai adonan mengembang 2× lipat.
5. Membentuk Donat
- Kempiskan adonan untuk mengeluarkan udara berlebih.
- Ambil adonan seberat 25–30 gram agar ukuran seragam.
- Bulatkan setiap bagian, lalu lubangi tengahnya menggunakan cetakan atau jari.
- Letakkan di atas kertas roti agar mudah dipindahkan saat menggoreng.
6. Proofing Kedua
- Diamkan kembali donat selama 20–30 menit.
- Tahap ini penting agar donat naik sempurna saat digoreng dan tidak retak.
Teknik Menggoreng Donat Agar Tidak Berminyak
- Donat harus tenggelam agar menggoreng merata dan tidak menyerap minyak.
- Gunakan api kecil ke sedang.
- Bila minyak terlalu panas maka donat cepat cokelat luar, dalamnya masih mentah.
- Bila terlalu dingin, donat akan menyerap minyak berlebihan.
- Suhu ideal: sekitar 150–160°C.
Tips agar Jualan Donat Kampung Lebih Laku
Menjalankan bisnis donat kampung dapat menjadi peluang usaha yang sangat menguntungkan, terutama bila dikemas secara modern serta mengikuti tren kuliner kekinian. Agar jualan semakin diminati, berikut berbagai strategi yang dapat diterapkan:
1. Gunakan Resep Donat yang Empuk dan Konsisten
Kualitas rasa menjadi faktor utama pelanggan kembali membeli. Pastikan adonan selalu empuk, lembut, dan tidak cepat keras. Konsistensi rasa wajib dipertahankan agar pelanggan puas setiap membeli.
2. Variasikan Topping Kekinian
Tambahkan topping modern untuk meningkatkan daya tarik visual dan rasa, seperti:
- Cokelat lumer premium
- Matcha
- Tiramisu
- Cream cheese
- Lotus Biscoff
- Oreo crumble
- Strawberry pink
Tampilan menarik memudahkan produk bersaing di media sosial maupun toko offline.
3. Buat Donat Ukuran Mini
Donat mini cepat laku karena lebih terjangkau dan praktis. Siswa sekolah, pekerja kantoran, dan ibu rumah tangga cenderung menyukai ukuran kecil untuk camilan ringan.
4. Kemasan Estetik dan Higienis
Gunakan kotak transparan, kardus pastel, atau kotak mini 3–6 pcs agar tampilan lebih profesional. Kemasan estetik membuat produk terlihat lebih mahal tanpa menambah modal besar.
5. Upload Konten Menarik di Media Sosial
Posting foto cerah, video pembuatan donat, atau konten “glaze lumer” untuk menarik calon pembeli. Konsisten mengunggah konten membantu membangun kepercayaan dan meningkatkan pemesanan online.
6. Tawarkan Paket Mix Topping
Berikan pilihan paket seperti:
- Paket isi 3 topping berbeda
- Paket isi 6 rasa campur
- Paket premium topping kekinian
Pembeli menyukai variasi rasa dalam satu kotak.
7. Berikan Promo pada Periode Tertentu
Promo dapat berupa:
- Harga perkenalan
- Diskon pembelian kedua
- Bonus donat mini setiap pembelian 1 box
- Flash sale sore hari
Strategi ini efektif menarik pelanggan baru.
8. Titipkan di Warung, Kafe, atau Kantin Sekolah
Memperluas titik penjualan membuat produk lebih mudah ditemukan konsumen. Pilihan ini juga membantu meningkatkan penjualan harian secara stabil.
FAQ Seputar Topik
Mengapa donat kampung dengan topping kekinian menjadi peluang bisnis yang menjanjikan?
Donat kampung yang dikombinasikan dengan inovasi topping kekinian mampu menarik minat pasar lebih luas, dari anak-anak hingga dewasa, karena perpaduan rasa klasik dan tampilan modern.
Apa saja inovasi topping kekinian yang bisa diterapkan pada donat kampung?
Inovasi topping meliputi cokelat, stroberi, matcha, tiramisu, keju, marshmallow, pistachio cream, apple cinnamon, hingga mochi, yang memberikan sensasi rasa dan tampilan yang beragam.
Berapa estimasi modal awal untuk memulai usaha donat rumahan dengan kapasitas 100 donat per hari?
Estimasi modal awal untuk usaha donat rumahan skala kecil dengan kapasitas 100 donat per hari berkisar antara Rp1.515.000 hingga Rp2.015.000, termasuk peralatan dan bahan baku.
Bagaimana strategi pemasaran yang efektif untuk bisnis donat kekinian?
Strategi pemasaran efektif meliputi pemanfaatan media sosial (Instagram, TikTok, WhatsApp) dengan konten visual menarik, kemasan unik, sistem pre-order, dan kolaborasi dengan UMKM lain.
Apakah donat kentang atau donat ubi juga menjanjikan untuk ide jualan?
Ya, donat kentang menawarkan tekstur lebih empuk dan moist, sementara donat ubi memberikan cita rasa lembut dan manis alami, keduanya sangat menjanjikan dengan modal relatif kecil dan potensi keuntungan besar.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)