Galon Bekas Disulap Jadi Kursi Mini untuk Anak, Ini 5 Langkah Mudah Membuatnya

9 hours ago 2

Langkah 1: Bersihkan Galon Bekas

Langkah pertama yang tidak boleh dilewatkan adalah membersihkan galon bekas secara menyeluruh. Cuci bagian luar dan dalam galon menggunakan sabun, lalu bilas hingga tidak ada sisa kotoran atau bau yang tertinggal.

Setelah dicuci, keringkan galon sampai benar-benar kering. Permukaan yang masih lembap dapat membuat lem sulit menempel dan menyebabkan kain pelapis mudah lepas. Selain itu, kebersihan galon juga penting untuk menjaga kenyamanan dan keamanan anak saat menggunakan kursi.

Pilih galon yang masih dalam kondisi baik, tidak penyok parah, dan tidak memiliki retakan pada bagian bawah maupun sampingnya. Galon yang rusak bisa membuat kursi kurang stabil dan tidak tahan lama.

Langkah 2: Tentukan Bentuk dan Tinggi Kursi

Setelah galon bersih, tentukan bentuk kursi yang ingin dibuat. Cara paling mudah adalah menggunakan galon secara utuh tanpa dipotong. Model ini biasanya lebih kuat karena struktur asli galon tetap dipertahankan.

Namun, jika ingin kursi lebih rendah dan sesuai dengan tinggi anak, bagian atas galon bisa dipotong menggunakan cutter atau gergaji kecil. Untuk anak usia sekitar 2 hingga 5 tahun, tinggi dudukan sekitar 20–25 cm umumnya sudah cukup nyaman.

Saat memotong galon, lakukan dengan hati-hati dan pastikan bagian tepinya dirapikan. Tepi yang tajam sebaiknya ditutup menggunakan isolasi tebal, kain, atau lapisan busa agar aman disentuh anak.

Jika ingin membuat kursi yang lebih besar, dua atau tiga galon dapat disusun berdampingan lalu diikat kuat menggunakan kabel ties atau tali plastik. Susunan ini bisa menghasilkan bangku mini yang lebih lebar dan stabil.

Langkah 3: Tambahkan Bantalan Duduk

Agar kursi nyaman digunakan, tambahkan bantalan pada bagian atas galon. Potong busa atau spons mengikuti bentuk dudukan yang diinginkan, bisa bulat, oval, atau persegi.

Ketebalan busa sekitar 3–5 cm biasanya sudah cukup untuk memberikan kenyamanan. Tempelkan busa pada bagian atas galon menggunakan lem tembak agar tidak mudah bergeser saat dipakai.

Jika ingin hasil yang lebih kokoh, Anda dapat menambahkan alas dari karton tebal atau papan tipis di bawah busa sebelum ditempelkan. Cara ini membantu mendistribusikan beban dengan lebih baik dan membuat dudukan terasa lebih stabil.

Bantalan yang empuk akan membuat anak lebih nyaman duduk dalam waktu yang lebih lama, baik saat membaca buku, menggambar, maupun bermain.

Langkah 4: Lapisi dengan Kain agar Lebih Menarik

Setelah bantalan terpasang, tahap berikutnya adalah melapisi kursi dengan kain. Bungkus bagian atas dan sisi galon menggunakan kain pilihan, lalu tarik hingga rapi sebelum direkatkan dengan lem.

Pilih kain yang cukup tebal agar tidak mudah robek dan nyaman saat disentuh. Kain bermotif karakter, hewan, bunga, atau warna-warna cerah biasanya lebih disukai anak-anak.

Jika menggunakan kain perca, Anda bisa menyusunnya menjadi pola patchwork yang unik. Selain hemat biaya, hasilnya juga bisa terlihat lebih kreatif dan berbeda dari kursi biasa.

Pastikan lipatan kain berada di bagian bawah atau belakang kursi agar tampilan depan terlihat rapi. Semakin rapi pemasangan kain, semakin menarik hasil akhirnya.

Langkah 5: Hias Sesuai Tema Anak

Tahap terakhir adalah memberikan sentuhan dekorasi. Anda bisa mengecat bagian luar galon, menambahkan stiker, pita, mata boneka, atau aksesori lain sesuai tema yang disukai anak.

Misalnya, kursi bisa dibuat bertema beruang, kelinci, mobil, atau tokoh kartun favorit. Warna pastel cocok untuk dekorasi kamar anak, sedangkan warna-warna cerah memberikan kesan lebih ceria.

Jika menggunakan cat, tunggu hingga benar-benar kering sebelum kursi digunakan. Hindari cat yang berbau menyengat atau tidak aman untuk anak-anak.

Dekorasi sederhana sering kali sudah cukup membuat kursi terlihat menarik. Yang terpenting adalah hasilnya aman, nyaman, dan sesuai dengan selera anak.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |