Doa Buka Puasa Syawal Lengkap dengan Terjemahan dan Waktu Membacanya

7 hours ago 5

Berbuka puasa bukan hanya sekadar mengakhiri rasa lapar dan dahaga, tetapi juga merupakan waktu yang penuh keberkahan dan memiliki adab-adab yang dianjurkan dalam Islam. Memahami dan menerapkan adab berbuka puasa ini akan menjaga keberkahan dan kesempurnaan ibadah yang telah dijalani sepanjang hari. Berikut adalah beberapa adab berbuka puasa sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW:

  • Menyegerakan Berbuka Puasa: 

Umat Islam dianjurkan untuk segera membatalkan puasa saat waktu Maghrib tiba. Rasulullah SAW bersabda, 

"Manusia akan selalu berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka."(HR. Bukhari dan Muslim)

  • Membaca Basmalah: 

Sebelum membatalkan puasa dengan makan dan minum, disunnahkan untuk membaca basmalah. Hal ini sebagai bentuk mengingat Allah dan memohon keberkahan atas makanan dan minuman yang akan dikonsumsi.

  • Berbuka dengan Kurma atau Air: 

Rasulullah SAW mengutamakan berbuka dengan beberapa butir kurma segar. Jika tidak ada, beliau berbuka dengan kurma kering, dan jika tidak tersedia, cukup dengan air putih. Mengawali berbuka dengan kurma atau air putih adalah sunnah yang mendatangkan keberkahan.

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَى رُطَبَاتٍ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتُمَيْرَاتٌ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تُمَيْرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ

“Dari Anas bin Malik, ia berkata : Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma basah),  jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), dan jika tidak ada tamr, beliau meminum seteguk air“ (HR Abu Dawud no. 2356).

  • Membaca Doa Berbuka Puasa: 

Setelah membatalkan puasa, disunnahkan untuk membaca doa berbuka puasa. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ada dua versi doa yang umum diamalkan. Membaca doa ini adalah bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Waktu berbuka puasa juga termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa, sehingga sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa pada saat itu, termasuk doa buka puasa Syawal.

  • Tidak Berlebihan dalam Makan dan Minum: 

Saat berbuka puasa, umat Islam tidak dianjurkan untuk makan dan minum secara berlebihan. Makan secukupnya agar tidak kekenyangan dan tetap bisa menjalankan ibadah malam, seperti shalat Maghrib dan Tarawih (jika di bulan Ramadan).

يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ ࣖ

Artinya: “Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah pada setiap (memasuki) masjid dan makan serta minumlah, tetapi janganlah berlebihan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.” (QS: Al-A'raf: 31)

  • Melaksanakan Shalat Maghrib: 

Setelah berbuka dengan makanan ringan dan membaca doa, disarankan untuk segera melaksanakan shalat Maghrib. Setelah shalat, barulah bisa menyantap hidangan berat. Ini menunjukkan prioritas ibadah shalat di atas makan.

  • Memperbanyak Doa: 

Waktu berbuka puasa adalah salah satu waktu terkabulnya doa. Rasulullah SAW bersabda bahwa ada tiga orang yang doanya tidak ditolak, salah satunya adalah orang yang berpuasa ketika berbuka. Oleh karena itu, manfaatkan momen ini untuk memohon ampunan, keberkahan, dan segala hajat kepada Allah SWT.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |