Desain Vertical Garden Low Budget untuk Teras Rumah Minimalis

1 day ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Vertical garden atau kebun vertikal semakin digemari karena mampu membawa kesan hijau di rumah yang lahannya terbatas. Teras menjadi salah satu lokasi favorit untuk penerapan konsep ini karena mudah terlihat dan menjadi area transisi antara luar dan dalam rumah. Dengan perancangan yang tepat, vertical garden dapat memberikan kesan segar sekaligus estetis.

Masalah biaya sering kali menjadi alasan orang enggan membuat vertical garden. Padahal, banyak bahan yang murah atau bahkan bekas dapat digunakan untuk membangun struktur taman sederhana. Hal ini membuat konsep vertical garden cocok diterapkan oleh pemilik rumah minimalis yang ingin mempercantik ruang tanpa keluar biaya besar.

Selain faktor budget, perawatan vertical garden termasuk relatif mudah jika tanaman dipilih sesuai kebutuhan cahaya dan kondisi teras. Dengan pilihan tanaman yang tepat, vertical garden bukan hanya memperindah tetapi juga membantu menurunkan panas dan meningkatkan kualitas udara sekitar rumah. Berikut Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Rabu (14/1/2026).

1. Menggunakan Rak Tanaman Modular dari Material Murah

Rak tanaman modular bisa dibuat dari kayu bekas, rak sepatu, atau rak besi murah yang mudah ditemukan di pasaran. Dengan menata pot secara bertingkat, ruang vertikal teras dapat dimanfaatkan tanpa memakan tempat di lantai.

Selain murah, modul seperti ini mudah dipindah dan dikembangkan jika ingin menambah tanaman di kemudian hari. Model rak terbuka juga memudahkan sinar matahari masuk dan menjaga sirkulasi udara agar tanaman tidak lembap.

Memilih ukuran rak yang sesuai dengan luas teras sangat penting agar tidak menghalangi jalur berjalan maupun pintu masuk. Untuk tampilan lebih rapi, gunakan pot seragam atau palet warna senada.

2. Memanfaatkan Botol Plastik dan Pipa Bekas

Botol plastik dan pipa PVC bekas dapat diubah menjadi pot vertikal dengan sedikit modifikasi seperti lubang drainase dan gantungan. Selain mengurangi sampah plastik, metode ini sangat ekonomis dan cocok untuk tanaman kecil seperti cabe rawit, daun mint, atau sukulen.

Pemasangan botol dapat dilakukan menggunakan kawat, tali rafia, hingga kabel ties yang murah dan mudah didapat. Jika menggunakan pipa PVC, lubangi bagian samping dan isikan media tanam lalu susun secara vertikal di dinding teras.

Tidak hanya mempercantik, penggunaan botol dan pipa bekas menambah unsur kreatif dalam desain teras. Kombinasi warna dari botol dan tanaman juga bisa menciptakan tampilan yang lebih ceria.

3. Menggunakan Pocket Garden dari Kain atau Geotekstil

Pocket garden adalah kantong tanam yang disusun pada dinding dan sangat ideal untuk tanaman daun. Kantong ini bisa dibuat dari kain kanvas, karung goni, bahkan bekas sisa geotekstil proyek yang masih layak pakai.

Keunggulan pocket garden adalah ringan, mudah dipindah, dan hemat ruang. Sistem ini cocok untuk herbal seperti kemangi, seledri, selada, atau pakcoy karena media tanamnya dangkal tetapi cukup untuk tanaman cepat tumbuh.

Selain alasan biaya, pocket garden memberikan tampilan natural yang menyatu dengan tanaman. Agar lebih awet, pilih bahan kain yang tidak cepat lapuk dan tahan air.

4. Menggunakan Pallet Kayu

Pallet kayu bekas pengiriman barang dapat dijadikan rangka vertical garden yang kuat dan estetik. Kayunya mudah diwarnai atau di-finishing ulang untuk menyamakan tema dengan teras rumah.

Metode ini memungkinkan penataan pot menggunakan kait atau rak kecil yang disekrup pada pallet. Tanaman hias seperti sirih gading, dolar rambat, atau tradescantia sangat cocok karena cepat merambat dan tidak membutuhkan pot besar.

Keuntungan lain dari pallet adalah sifatnya yang modular dan fleksibel ditempel di dinding maupun disandarkan saja. Dengan sedikit sentuhan cat, pallet akan tampak modern dan tertata rapi.

5. Kombinasi Tanaman Gantung untuk Mengisi Ruang Vertikal

Tanaman gantung merupakan solusi paling ringkas dan murah untuk membuat kesan taman vertikal di teras. Hanya dengan hook atau gantungan sederhana, tanaman seperti ivy, string of pearls, atau pothos dapat memberi efek hijau yang menyenangkan.

Pot gantung juga memungkinkan sirkulasi udara yang baik dan tidak memakan ruang di lantai teras. Ini cocok untuk teras yang sangat kecil atau digunakan sebagai area parkir sepeda motor.

Untuk hasil visual yang lebih dinamis, kombinasikan beberapa jenis tanaman dengan panjang daun berbeda. Pola gantung bersusun atau zig-zag membantu menciptakan tampilan lebih hidup tanpa perlu media tambahan.

People Also Ask

1. Apakah vertical garden cocok untuk teras sempit?

Jawaban: Sangat cocok, karena memanfaatkan ruang vertikal dan tidak memakan lantai.

2. Berapa biaya membuat vertical garden sederhana?

Jawaban: Tergantung bahan, namun dengan botol bekas dan rak murah bisa kurang dari Rp200 ribu.

3. Tanaman apa yang cocok untuk vertical garden teras?

Jawaban: Tanaman rambat, herbal, dan sukulen cocok karena perawatannya ringan.

4. Apakah vertical garden butuh sinar matahari?

Jawaban: Ya, minimal cahaya tidak langsung agar tanaman tidak etiolasi.

5. Bagaimana cara merawatnya?

Jawaban: Cukup cek kelembapan media, berikan nutrisi ringan, dan pangkas daun mati secara berkala.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |