Liputan6.com, Jakarta Ular kecil yang masuk ke dalam rumah seringkali membuat penghuni merasa tidak nyaman bahkan takut. Kehadiran ular ini biasanya disebabkan oleh lingkungan sekitar rumah yang memungkinkan ular untuk masuk, seperti adanya tumpukan kayu, genangan air, atau adanya makanan bagi ular seperti tikus dan hewan kecil lainnya. Untuk itu, penting sekali mengetahui cara-cara efektif agar ular tidak hanya keluar dari rumah, tapi juga tidak kembali lagi.
Cara mengusir ular kecil di rumah bisa dilakukan secara alami dan aman tanpa harus membahayakan ular maupun penghuni rumah. Selain itu, cara ini juga sering mengandalkan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan dan tidak berbahaya untuk lingkungan. Dengan langkah-langkah yang benar, rumah bisa kembali menjadi tempat yang nyaman dan aman dari gangguan ular.
Gunakan Asap
Ular sangat peka terhadap asap karena sistem indra penciumannya mudah terganggu oleh bau dan partikel asap tersebut. Dengan membuat lubang api kecil di sekitar rumah atau halaman, lalu membiarkan asap menyebar selama beberapa hari, ular di sekitar rumah akan merasa tidak nyaman dan memilih pergi. Cara ini cukup efektif karena ular akan menghindari tempat yang berasap dan lembap, sehingga secara alami mereka menjauh dari area kebakaran ringan ini.
Selain itu, penggunaan asap adalah solusi murah dan ramah lingkungan tanpa memerlukan bahan kimia berbahaya. Asap ini dapat dibuat dari bahan-bahan organik seperti daun kering, ranting, atau serbuk kayu yang mudah didapat. Namun, perlu diperhatikan agar penggunaan asap tidak menimbulkan risiko kebakaran dan tetap aman bagi penghuni rumah serta hewan peliharaan.
Jika dilakukan secara rutin terutama pada musim panas atau musim hujan, penggunaan asap ini dapat menjaga rumah dari serangan ular yang sering mencari tempat berlindung yang lembap. Kombinasi penggunaan asap dengan cara lain seperti membersihkan lingkungan sekitar akan meningkatkan efektivitas cara ini.
Buang Genangan Air
Genangan air menjadi salah satu faktor utama yang menarik ular masuk ke dalam lingkungan rumah karena ular membutuhkan air untuk bertahan hidup dan minum. Contohnya seperti air hujan yang mengendap di tong, pot bunga, atau kolam kecil di halaman rumah. Oleh karena itu, langkah penting untuk mengusir ular adalah dengan rutin membuang air yang menggenang dan memastikan lingkungan rumah bebas dari titik-titik genangan.
Menghilangkan genangan air tidak hanya mengurangi daya tarik bagi ular, tapi juga mencegah munculnya hewan-hewan kecil yang menjadi makanan ular, seperti katak dan tikus. Dengan berkurangnya sumber air dan makanan, kemungkinan ular akan mencari tempat lain yang lebih nyaman dan aman untuk hidup.
Selain itu, pengelolaan air dengan baik juga akan menjaga kebersihan rumah secara keseluruhan dan menghindari timbulnya masalah baru seperti penyebaran nyamuk dan penyakit lain. Pastikan saluran air seperti got dan parit juga terlindung dan tidak tersumbat agar air mengalir dengan lancar.
Singkirkan Tempat Persembunyian
Ular sering kali masuk ke rumah atau pekarangan yang menyediakan banyak tempat persembunyian yang gelap, lembap, dan tersembunyi seperti tumpukan kayu, batu, ranting kering, ataupun rumput tinggi di pekarangan. Untuk mengurangi kemungkinan ular bertahan di sekitar rumah, penting sekali membersihkan dan merapikan area tersebut secara rutin.
Perawatan pekarangan dengan memangkas rumput dan membersihkan tumpukan benda tidak hanya mengusir ular, tapi juga mencegah timbulnya hewan kecil yang menjadi mangsa ular. Jika ada bahan bangunan yang tidak terpakai seperti batu bata, kayu, atau kotak bekas, pastikan untuk menatanya dengan rapi dan tidak menimbun secara sembarangan yang menjadi tempat persembunyian ular.
Kebersihan dan keteraturan lingkungan sekitar rumah adalah kunci utama untuk membuat rumah menjadi lingkungan yang tidak nyaman bagi ular. Langkah ini sangat dianjurkan sebagai bagian dari upaya pencegahan sekaligus pengusiran ular dari rumah.
Hilangkan Sumber Makanan Ular
Ular kecil akan tertarik tinggal di suatu tempat bila ada sumber makanan yang mudah didapat, seperti tikus, katak, serangga, dan hewan pengerat lainnya. Oleh karena itu, mengusir ular juga berarti memastikan tidak ada hewan-hewan tersebut di sekitar rumah. Cara efektif yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan rumah dan pekarangan agar tidak menjadi habitat atau sarang hewan-hewan tersebut.
Selain menjaga kebersihan, pemilik rumah juga bisa menggunakan kawat kasa pada lubang ventilasi atau celah di rumah agar tikus dan hewan kecil tidak dapat masuk. Jika diperlukan, gunakan perangkap atau jasa pembasmi hama untuk mengurangi populasi tikus dan hewan lain yang bisa menjadi makanan ular.
Dengan menghilangkan makanan ular, otomatis ular kecil tidak akan betah dan mencari tempat lain yang lebih layak untuk hidup. Cara ini juga membantu menjaga kesehatan dan kenyamanan penghuni rumah secara keseluruhan.
Gunakan Tanaman dan Bahan Berbau Menyengat
Beberapa tanaman dan bahan dengan bau yang menyengat diketahui dapat mengusir ular secara alami. Contohnya adalah tanaman serai, bawang merah, bawang putih, lidah mertua, dan daun mint yang baunya tidak disukai ular. Menanam tanaman ini di sekitar rumah atau pekarangan bisa menjadi salah satu cara efektif mengusir ular tanpa bahan kimia.
Selain tanaman, penggunaan bahan seperti minyak kayu manis, minyak cengkeh, dan campuran cuka putih juga terbukti membuat ular tidak nyaman dan memilih pergi. Bahan-bahan tersebut dapat diaplikasikan dengan cara disemprot di area yang sering dilalui ular atau di sekitar pintu dan jendela rumah.
Penempatan tanaman dan bahan berbau ini tidak hanya berfungsi sebagai pengusir ular tapi juga memperindah lingkungan rumah. Penggunaan bahan alami ini sangat aman dan ramah lingkungan sehingga cocok untuk rumah dengan anak-anak dan hewan peliharaan.
Semprot dengan Air atau Campuran Minyak Esensial
Jika melihat ular kecil di dalam rumah, cara yang paling aman dan cepat adalah menyemprotnya dengan air menggunakan botol semprot atau selang. Ular yang terkena semprotan air akan merasa tidak nyaman dan cenderung segera pergi meninggalkan area tersebut. Cara ini efektif untuk mengusir ular tanpa harus bersentuhan langsung dan mengurangi risiko gigitan.
Untuk menambah efek pengusiran, dapat dicampur minyak esensial seperti minyak kayu manis dan minyak cengkeh ke dalam air semprotan. Campuran ini akan menghasilkan aroma menyengat yang sangat tidak disukai ular sehingga mempercepat mereka menjauh.
Pemakaian semprotan ini juga memungkinkan kontrol area di mana ular sering muncul sehingga dapat dilakukan berulang sesuai kebutuhan. Namun tetap jaga jarak aman selama menyemprot agar aman dari serangan ular.
Gunakan Wewangian Parfum atau Bahan Kimia yang Tidak Disukai
Parfum dengan aroma kuat atau bahan kimia seperti amonia dan cuka putih dapat digunakan sebagai pengusir ular yang praktis. Biasanya bahan ini disemprotkan di sekitar rumah, khususnya pada lubang atau celah yang sering dilalui ular. Aroma kuat dari bahan tersebut menyebabkan ular merasa tidak nyaman dan memilih pergi.
Penggunaan bahan kimia ini perlu dilakukan dengan hati-hati dan jangan sampai mengenai anggota tubuh manusia atau hewan peliharaan karena bisa menyebabkan iritasi. Selain itu, gunakan secara rutin terutama saat musim hujan atau saat ular lebih aktif mencari tempat tinggal.
Metode ini menjadi alternatif pengusiran yang cepat dan praktis, namun disarankan untuk tetap memprioritaskan cara alami dan aman agar lingkungan tetap sehat.
Pertanyaan dan Jawaban
Q: Apakah asap efektif untuk mengusir ular?
A: Ya, asap mengganggu indera penciuman ular sehingga mereka menjauh.
Q: Apakah boleh menggunakan bahan kimia untuk mengusir ular di rumah?
A: Boleh, tapi harus hati-hati agar tidak membahayakan penghuni dan hewan peliharaan.
Q: Mengapa genangan air menarik ular?
A: Karena ular membutuhkan air dan juga tempat tersebut bisa jadi habitat mangsa ular seperti tikus.
Q: Tanaman apa yang bisa digunakan untuk mengusir ular?
A: Serai, bawang merah, bawang putih, dan lidah mertua efektif mengusir ular.
Q: Bagaimana cara menyemprot ular agar pergi?
A: Gunakan air biasa atau campuran minyak esensial seperti kayu manis dan cengkeh untuk menyemprot ular secara langsung.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)