Cara Menanam Kentang dari Umbinya di Pot, Rahasia Sukses Panen Melimpah

6 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Cara menanam kentang dari umbinya di pot merupakan solusi cerdas yang ingin memproduksi pangan secara mandiri di lahan sempit. Teknik ini tidak hanya efisien dalam penggunaan ruang, tetapi juga memudahkan dalam pengendalian hama dan proses pemanenan.

Keberhasilan dalam metode ini sangat bergantung pada kualitas bibit dan kedalaman media tanam yang digunakan di dalam wadah. Dengan memperhatikan sirkulasi udara serta drainase yang tepat, setiap pot dapat menghasilkan umbi kentang berkualitas tinggi yang sehat untuk dikonsumsi keluarga.

Berikut Liputan6.com ulas lengkap caranya, Kamis (15/1/2026).

Tahapan Persiapan dan Penanaman

1. Pemilihan Bibit Berkualitas

Cara menanam kentang dari umbinya di pot diawali dengan pemilihan umbi yang sudah memiliki mata tunas sepanjang 2-3 cm. Pastikan umbi dalam kondisi segar, tidak lembek, dan bebas dari bercak hitam yang menandakan penyakit, melansir dari panduan teknis Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Umbi besar dapat dipotong menjadi beberapa bagian dengan syarat setiap potongan memiliki minimal dua mata tunas.

2. Peracikan Media Tanam Gembur

Penggunaan media tanam yang tepat sangat krusial agar umbi tidak membusuk akibat genangan air. Campuran tanah topsoil, pupuk kompos, dan sekam bakar dengan perbandingan 211 sangat disarankan, melansir dari riset budidaya Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP). Media ini harus bersifat gembur agar umbi dapat berkembang dengan leluasa di dalam pot.

3. Teknik Peletakan Umbi

Tahap peletakan umbi dalam cara menanam kentang dari umbinya di pot dilakukan dengan membenamkan umbi sedalam 10-15 cm dari dasar pot. Posisi mata tunas harus menghadap ke atas untuk mempercepat pertumbuhan batang menuju permukaan tanah, melansir dari publikasi edukasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Jarak antar umbi dalam satu pot besar sebaiknya diberi ruang sekitar 15 cm agar tidak berebut nutrisi.

4. Pengaturan Drainase Pot

Wadah atau pot yang digunakan wajib memiliki lubang drainase yang cukup di bagian bawah dan samping. Hal ini berfungsi untuk membuang kelebihan air siraman yang dapat memicu pertumbuhan jamur pada akar, melansir dari modul praktikum Institut Pertanian Bogor (IPB). Pot dengan diameter minimal 30 cm sangat ideal untuk menampung perkembangan umbi yang produktif.

Tahapan Perawatan dan Panen

5. Manajemen Penyiraman Rutin

Pemeliharaan rutin dalam cara menanam kentang dari umbinya di pot mencakup penyiraman yang dilakukan pada pagi atau sore hari. Tanah harus dijaga agar tetap lembap namun tidak becek agar proses fotosintesis berjalan maksimal, melansir dari artikel agronomi Universitas Gadjah Mada (UGM). Kekurangan air secara drastis dapat menyebabkan umbi berhenti tumbuh atau berukuran kecil.

6. Proses Pembumbunan Tanah

Proses pembumbunan atau penambahan tanah harus dilakukan saat tanaman mencapai ketinggian 15 cm. Penutupan batang bawah dengan tanah baru bertujuan agar umbi yang terbentuk tidak terkena sinar matahari langsung, melansir dari informasi budidaya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI/BRIN). Sinar matahari yang mengenai umbi dapat memicu produksi solanin yang bersifat racun (berwarna hijau).

7. Pemanenan Hasil Umbi

Masa akhir dari cara menanam kentang dari umbinya di pot terjadi ketika daun tanaman mulai menguning dan batang mengering secara alami. Panen biasanya dilakukan setelah 90 hingga 120 hari masa tanam tergantung pada varietas kentang yang digunakan, melansir dari data teknis Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa). Proses pengambilan hasil dilakukan dengan membongkar media tanam secara hati-hati agar kulit kentang tidak terluka.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Berapa ukuran pot ideal untuk menanam kentang?

Gunakan pot atau planter bag dengan kapasitas minimal 20 liter atau diameter 30-40 cm.

Kapan waktu terbaik menyiram tanaman kentang di pot?

Penyiraman paling efektif dilakukan pada pagi hari sebelum terik matahari untuk menjaga kelembapan.

Apakah kentang di pot perlu diberi pupuk tambahan?

Ya, pemberian pupuk organik cair setiap 2 minggu sangat membantu pertumbuhan umbi.

Mengapa tanaman kentang di pot mendadak layu?

Biasanya disebabkan oleh penyiraman berlebih yang memicu busuk akar atau serangan jamur.

Bisakah menggunakan kentang dari dapur sebagai bibit?

Bisa, selama kentang tersebut sudah mengeluarkan tunas secara alami dan berasal dari umbi yang sehat.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |