Liputan6.com, Jakarta - Ketersediaan pangan menjadi isu penting bagi banyak rumah tangga, terutama untuk mencegah kondisi-kondisi yang tidak diinginkan seperti krisis. Untuk menjawab tantangan ini, dibutuhkan pencarian solusi yang tepat dan bisa dengan mudah diterapkan termasuk melalui metode tanam dengan barang bekas galon. Dengan cara ini, siapapun akan bisa menikmati sayuran segar tanpa harus membeli dan memerlukan lahan yang luas.
Menanam bayam di galon bekas merupakan pilihan yang baik karena bayam dikenal memiliki kandungan gizi yang bermanfaat. Metode ini juga bisa diketahui prosesnya, sehingga hasil panen lebih aman dan tanpa bayang-bayang pestisida. Agar hasilnya maksimal, terdapat cara-cara khusus dalam budidayanya yang bisa Anda ikuti.
Apakah Anda tertarik untuk mengetahui cara menanam bayam di galon bekas? Jika iya, simak langkah-langkahnya berikut, dihadirkan Liputan6, Selasa (13/1).
1. Pastikan Galon dalam Keadaan Bersih dan Bebas Paparan Kimia
Langkah pertama dalam menanam bayam di galon bekas adalah menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan. Alat yang dibutuhkan antara lain galon air mineral bekas, pisau atau gunting, serta bor atau paku untuk membuat lubang drainase. Pastikan semua alat dalam kondisi bersih sebelum digunakan.
Bahan yang perlu disiapkan mencakup bibit bayam berkualitas, media tanam yang subur, dan air untuk penyiraman. Pilih galon bekas dengan ukuran yang sesuai agar akar bayam memiliki ruang tumbuh yang cukup. Kebersihan galon sangat penting untuk menghindari kontaminasi pada media tanam.
Proses persiapan galon melibatkan pemotongan bagian atas galon untuk menciptakan bukaan yang luas. Selain itu, buat beberapa lubang di bagian bawah galon sebagai saluran drainase untuk mencegah genangan air yang dapat merusak akar bayam.
2. Pastikan Bibit Tidak Kedaluwarsa
Pemilihan bibit bayam sangat penting untuk memastikan kualitas dan kuantitas hasil panen. Bibit yang baik harus memiliki daya tumbuh tinggi dan bebas dari penyakit. Terdapat berbagai jenis bayam yang dapat dipilih, seperti bayam hijau atau bayam merah.
Untuk mendapatkan bibit berkualitas, disarankan membeli dari toko pertanian terpercaya. Perhatikan tanggal kedaluwarsa pada kemasan bibit untuk memastikan bibit masih dalam kondisi baik. Bibit yang segar akan memiliki tingkat perkecambahan lebih tinggi.
Sebelum ditanam, beberapa jenis bibit bayam dapat direndam dalam air hangat untuk mempercepat proses perkecambahan. Perendaman ini membantu melunakkan kulit bibit sehingga embrio di dalamnya lebih mudah menembus keluar.
3. Isikan Galon dengan Media Tanam Sebanyak 3/4 dari Kapasitas
Media tanam yang tepat adalah kunci untuk pertumbuhan bayam yang sehat. Media tanam harus mampu menyediakan nutrisi, menahan kelembaban, dan memiliki drainase yang baik. Campuran media tanam umumnya terdiri dari tanah, kompos atau pupuk kandang, serta sekam padi atau pasir.
Perbandingan campuran media tanam yang direkomendasikan adalah 2:1:1 antara tanah, kompos, dan sekam padi. Tanah berfungsi sebagai penopang fisik dan sumber mineral, sedangkan kompos menyediakan nutrisi organik. Sekam padi atau pasir membantu aerasi dan drainase.
Setelah media tanam tercampur, masukkan ke dalam galon bekas hingga sekitar 3/4 bagian. Sisakan ruang di bagian atas untuk memudahkan penyiraman dan pertumbuhan tanaman. Pastikan media tanam tidak terlalu padat agar akar bayam dapat tumbuh dengan baik.
4. Buat Lubang dengan Kedalaman Minimal 0,5 CM
Setelah media tanam siap, buat lubang-lubang kecil di permukaan media dengan kedalaman sekitar 0,5 hingga 1 sentimeter. Jarak antar lubang sebaiknya sekitar 5-10 sentimeter untuk memberikan ruang tumbuh yang cukup bagi setiap tanaman. Masukkan 2-3 biji bayam ke dalam setiap lubang yang telah dibuat.
Setelah memasukkan bibit, tutup kembali lubang dengan lapisan tipis media tanam. Jangan menekan media tanam terlalu kuat agar bibit tidak rusak. Setelah proses penanaman selesai, siram media tanam secara perlahan agar tidak mengganggu posisi bibit.
Letakkan galon di tempat yang mendapatkan sinar matahari cukup, namun terlindungi dari hujan deras pada tahap awal pertumbuhan. Pastikan tanaman mendapatkan cahaya yang cukup untuk mendukung pertumbuhannya.
5. Jangan Abaikan Proses Penyiraman dan Pemupukan
Penyiraman harus dilakukan secara teratur untuk menjaga kelembaban media tanam. Frekuensi penyiraman dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca, umumnya satu hingga dua kali sehari pada pagi dan sore hari. Pastikan media tanam lembab, namun tidak terlalu basah.
Setelah tanaman memiliki beberapa daun sejati, berikan pupuk organik cair atau pupuk kompos. Pupuk berfungsi menyediakan nutrisi tambahan yang dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan. Ikuti petunjuk dosis pada kemasan pupuk untuk menghindari pemupukan berlebihan.
Pemberian pupuk dapat dilakukan setiap dua minggu sekali atau sesuai kebutuhan tanaman. Perhatikan respons tanaman terhadap pemupukan dan sesuaikan dosis atau jenis pupuk jika diperlukan.
6. Lakukan Upaya Pengendalian Hama
Perawatan rutin sangat penting untuk menjaga kesehatan tanaman bayam. Pemantauan kondisi tanaman secara berkala membantu mendeteksi masalah lebih awal. Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman harus segera disiangi untuk menghindari persaingan dalam penyerapan nutrisi.
Hama yang sering menyerang tanaman bayam meliputi kutu daun, ulat, dan belalang. Pengendalian hama dapat dilakukan secara manual dengan membuang hama yang terlihat atau menggunakan pestisida organik. Larutan sabun cuci piring yang diencerkan dapat menjadi alternatif untuk mengusir hama.
Penyakit pada bayam juga perlu diwaspadai. Pastikan sirkulasi udara di sekitar tanaman baik dan hindari penyiraman daun secara berlebihan untuk mengurangi risiko penyakit jamur. Pangkas daun yang menunjukkan tanda-tanda penyakit untuk mencegah penyebaran.
7. Sudah Bisa Dipanen dalam Jangka Waktu 25 - 30 Hari Setelah Ditanam
Menentukan waktu panen yang tepat penting untuk mendapatkan bayam berkualitas. Bayam umumnya dapat dipanen setelah 25 hingga 30 hari sejak penanaman, tergantung pada varietas dan kondisi pertumbuhan. Ukuran daun yang telah mencapai tingkat pertumbuhan yang memadai menjadi indikator utama kesiapan panen.
Ada dua metode panen yang dapat diterapkan: panen sebagian atau panen seluruh tanaman. Panen sebagian dilakukan dengan memetik daun-daun terluar yang telah cukup besar, sementara daun muda di bagian tengah dibiarkan tumbuh. Metode ini memungkinkan tanaman untuk terus berproduksi.
Jika memilih panen seluruh tanaman, cabut tanaman bayam beserta akarnya dari media tanam. Setelah dipanen, bayam sebaiknya segera dicuci dan disimpan di tempat yang sejuk untuk menjaga kesegarannya. Panen yang teratur akan mendorong pertumbuhan tunas baru.
8. Bisa Bangun Ketahanan Pangan untuk Cegah Masa Krisis
Menanam bayam di galon bekas memberikan manfaat langsung berupa ketersediaan sayuran segar. Selain itu, metode ini berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dengan mengurangi jumlah sampah plastik. Praktik daur ulang ini mengubah limbah menjadi wadah produktif untuk pertanian.
Menanam sayuran sendiri mengurangi ketergantungan pada pasokan pasar yang dapat terpengaruh oleh berbagai faktor. Inisiatif pertanian urban ini meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan dan gaya hidup sehat.
Kegiatan menanam di rumah juga dapat menjadi edukasi bagi anggota keluarga, terutama anak-anak, tentang siklus hidup tanaman dan asal-usul makanan. Dengan demikian, menanam bayam di galon bekas adalah langkah kecil untuk menciptakan lingkungan yang lestari sekaligus ketahanan pangan untuk mengantisipasi masa krisis.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Berapa lama bayam bisa dipanen setelah tanam?
A: Bayam umumnya dapat dipanen setelah 25 hingga 30 hari sejak penanaman.
Q: Pupuk apa yang cocok untuk bayam di galon?
A: Pupuk organik cair atau pupuk kompos cocok untuk bayam yang ditanam di galon.
Q: Bagaimana cara mengatasi hama pada bayam?
A: Pengendalian hama dapat dilakukan secara manual atau menggunakan pestisida organik.
Q: Apakah bayam membutuhkan banyak sinar matahari?
A: Ya, bayam membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk pertumbuhannya.
Q: Berapa kali sehari bayam harus disiram?
A: Penyiraman dapat dilakukan satu hingga dua kali sehari, tergantung kondisi cuaca.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5036034/original/041934400_1733372495-IMG_3012.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474432/original/016248300_1768476831-Gemini_Generated_Image_eyhstaeyhstaeyhs.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470640/original/021517100_1768212371-tanaman_akuaponik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473664/original/073472300_1768452138-Teras_dengan_Kanopi_Kaca__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474157/original/075486600_1768467804-unnamed__14_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5314592/original/032084300_1755096405-shiona-das-16eeXVh8od8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455604/original/079642800_1766719911-Jualan_kue_basah_di_depan_rumah__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474256/original/088622300_1768470217-pexels-kampus-6605163.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474018/original/004020400_1768464817-Dasaran_Kolam_Ikan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474341/original/017840500_1768473324-teras_mini_dekat_dapur_rumah_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474398/original/029183700_1768475903-akuarium_dari_galon_bekas_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474003/original/068265300_1768464654-model_teras_rumah_sempit_tanpa_pagar__jadi_kebun_mini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4791067/original/049651900_1711977504-WhatsApp_Image_2024-04-01_at_19.39.12.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2910268/original/047318100_1568355676-irene-kredenets-zNsSGYXaeP8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/730423/original/015950200_1409506754-selada_air2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474060/original/058191000_1768465683-kandang_ayam7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473921/original/083316700_1768461673-Ide_Jualan_Berbahan_Cendol.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474196/original/058448600_1768469002-gamis_rok_bertingkat1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469360/original/079402100_1768113479-Ide_Kandang_Ayam_Semi_Terbuka_dengan_Ventilasi_Maksimal_di_Samping_Rumah_Anti_Bau_Model_Dinding_Bertingkat_Ventilasi_Silang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473779/original/055132400_1768456608-Kandang_Burung_Lovebird_dari_Botol_Bekas_Model_dengan_Alas_Laci.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354601/original/013523100_1758259145-ChatGPT_Image_Sep_19__2025__12_08_54_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354530/original/059277200_1758256607-Gemini_Generated_Image_5vkn9p5vkn9p5vkn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354654/original/036226500_1758261026-Gemini_Generated_Image_9notrf9notrf9not.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360305/original/022331900_1758704064-DGDFE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)