- Berapa potensi keuntungan dari usaha ternak ikan gurame di kolam mini?
- Jenis kolam apa yang paling cocok untuk budidaya gurame skala mini?
- Bagaimana cara memilih bibit ikan gurame yang berkualitas?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Ikan gurame merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang memiliki daya tarik tinggi di pasar Indonesia. Permintaan yang stabil dan harga jual yang menjanjikan menjadikan cara memulai usaha ternak ikan gurame di kolam mini sebagai peluang usaha yang menggiurkan.
Meskipun dikenal membutuhkan lahan yang luas, kini terdapat solusi inovatif melalui budidaya di kolam mini, seperti kolam terpal, yang memungkinkan siapa saja untuk memulai usaha ini bahkan dengan lahan terbatas.
Dengan perencanaan yang matang dan penerapan teknik budidaya yang tepat, cara memulai usaha ternak ikan gurame di kolam mini dapat membuka pintu menuju keuntungan finansial yang signifikan, mencapai jutaan rupiah. Berikut panduan lengkap cara memulai usaha ternak ikan gurame di kolam mini, oleh Liputan6.com, Sabtu (11/4/2026).
1. Potensi Pasar dan Tantangan Budidaya Gurame
Usaha ternak ikan gurame memiliki prospek cerah karena permintaan pasar tinggi dan nilai jualnya menguntungkan, terutama di restoran dan rumah makan. Budidaya 1.000 ekor gurame bahkan bisa menghasilkan keuntungan sekitar Rp15,6 juta dalam 16 bulan, menunjukkan potensi finansial yang menarik.
Namun, usaha ini juga memiliki tantangan, seperti pertumbuhan gurame yang relatif lambat dibanding ikan lain serta kerentanan terhadap penyakit. Karena itu, dibutuhkan kesabaran, perawatan intensif, dan perhatian pada kesehatan ikan agar usaha tetap berhasil.
2. Persiapan Kolam Mini yang Efisien untuk Gurame
Pemilihan kolam menjadi faktor penting dalam memulai usaha ternak ikan gurame di kolam mini. Kolam terpal sangat direkomendasikan karena hemat lahan, biaya lebih rendah, mudah dibongkar pasang, serta mampu mencegah bau tanah pada ikan. Selain itu, perawatannya lebih praktis, pengeringan cepat, minim hama, dan tingkat kelangsungan hidup ikan bisa mencapai 95%.
Ukuran ideal kolam terpal sekitar 4 × 2 × 1 meter dengan kapasitas ±200 ekor, serta tinggi air 75–100 cm. Lokasi kolam sebaiknya terkena sinar matahari langsung dan berada di ketinggian 50–400 mdpl. Kolam juga harus memiliki sistem drainase yang baik agar kualitas air tetap terjaga.
Sebelum penebaran benih, air perlu dipersiapkan dengan menambahkan garam, pupuk NPK, probiotik, dan molase, lalu didiamkan 7–10 hari. Alternatifnya, dapat menggunakan suplemen organik untuk menstabilkan pH dan mendukung pertumbuhan mikroorganisme baik.
3. Memilih dan Menebar Bibit Gurame Unggul
Pemilihan bibit gurame unggul sangat menentukan keberhasilan budidaya. Bibit harus sehat, tidak cacat, berwarna cerah, tidak berlendir berlebihan, serta berenang lincah. Pilih ukuran seragam minimal 6 cm dan berasal dari hatchery terpercaya agar pertumbuhannya optimal.
Penebaran benih sebaiknya dilakukan pagi atau sore hari untuk menghindari stres akibat suhu. Sebelum ditebar, lakukan aklimatisasi agar suhu air seimbang. Kepadatan ideal pada kolam terpal kedalaman 90 cm adalah sekitar 10 ekor per meter persegi.
4. Strategi Pakan dan Pemberian Pakan Efektif
Pakan menjadi faktor utama dalam pertumbuhan ikan gurame. Gunakan pelet apung dengan kandungan protein 25–30% untuk fase awal dan 30–35% untuk pembesaran. Selain itu, pakan alami seperti daun talas, pepaya, singkong, dan kangkung dapat diberikan sebagai tambahan karena mudah dicerna.
Sumber protein alami seperti cacing, serangga, hingga limbah ikan juga dapat dimanfaatkan. Pakan fermentasi dari dedak atau ampas tahu membantu meningkatkan nutrisi dan daya cerna. Pakan yang baik tidak mudah hancur, beraroma menarik, dan tahan disimpan.
Pemberian pakan idealnya 1–3% dari bobot ikan per hari, diberikan 1–2 kali (pagi dan sore). Untuk gurame kecil, gunakan pelet halus dengan takaran lebih tinggi agar pertumbuhan optimal.
5. Menjaga Kualitas Air Kolam untuk Pertumbuhan Optimal
Kualitas air sangat menentukan keberhasilan budidaya gurame. Suhu ideal berkisar 24–30°C (optimal 25–28°C), pH 6,5–8,5, kadar oksigen minimal 2 ppm (ideal 4–9 ppm), kecerahan 40–60 cm, dan nitrit di bawah 1 ppm agar tidak beracun bagi ikan.
Perawatan air meliputi pengecekan pH secara rutin dan penggantian air 20–30% setiap minggu. Jika air kotor atau berbau, perlu dilakukan pembersihan lebih intensif untuk menjaga kondisi tetap optimal.
Gunakan aerator untuk meningkatkan oksigen, serta rutin membersihkan sisa pakan dan kotoran di dasar kolam. Hindari bahan kimia berbahaya dan pastikan manajemen air sudah baik sejak awal, termasuk saat aklimatisasi benih.
6. Pencegahan dan Penanganan Penyakit Ikan Gurame
Ikan gurame rentan terhadap berbagai penyakit, seperti bintik putih (white spot) akibat parasit, Aeromonas oleh bakteri, serta jamur Saprolegnia yang ditandai bercak putih seperti kapas. Gejala umum meliputi perubahan warna, nafsu makan menurun, ikan lesu, hingga kerusakan sirip dan sisik.
Penyakit juga bisa disebabkan faktor lingkungan, seperti kualitas air buruk atau kandungan amonia tinggi, yang membuat ikan sering naik ke permukaan. Karena itu, menjaga kondisi air tetap stabil sangat penting.
Pencegahan dilakukan dengan menjaga kualitas air, pemberian pakan berkualitas, dan menghindari kepadatan berlebih. Penggunaan probiotik, vaksin, serta pemasangan saringan air juga membantu mencegah penyakit.
Jika ikan sakit, segera pisahkan ke kolam karantina, perbaiki kualitas air, dan gunakan obat yang sesuai. Untuk infeksi jamur, dapat dilakukan penanganan khusus dengan larutan atau produk yang aman.
7. Panen Ikan Gurame yang Menguntungkan
Masa panen ikan gurame umumnya 10–14 bulan, namun bisa dipercepat menjadi 6–10 bulan dengan perawatan optimal. Pertumbuhan terbagi dalam dua tahap, yaitu pendederan (0–3 bulan) hingga ukuran 8–10 cm, dan pembesaran (4–10 bulan) hingga mencapai ukuran konsumsi.
Berat panen ideal berkisar 200–300 gram (tahap I) dan 500–700 gram (tahap II). Karena biasanya dijual hidup, proses panen harus dilakukan hati-hati, dengan memindahkan ikan ke wadah berisi air agar tetap segar hingga ke konsumen.
FAQ
Berapa potensi keuntungan dari usaha ternak ikan gurame di kolam mini?
Budidaya 1.000 ekor gurame dapat menghasilkan keuntungan sekitar Rp 15.634.000 selama 16 bulan, atau rata-rata Rp 977.000 per bulan.
Jenis kolam apa yang paling cocok untuk budidaya gurame skala mini?
Kolam terpal sangat direkomendasikan karena hemat lahan, modal lebih terjangkau, mudah dibongkar pasang, dan dapat mencegah ikan berbau tanah.
Bagaimana cara memilih bibit ikan gurame yang berkualitas?
Pilih bibit yang sehat, tidak luka, berwarna cerah, kulit bersih, tidak cacat fisik, berukuran seragam minimal 6 cm, berenang lincah, dan berasal dari hatchery terpercaya.
Apa saja parameter kualitas air yang harus diperhatikan dalam budidaya gurame?
Suhu air ideal 24-30°C, pH 6.5-8.5, oksigen terlarut (DO) minimal 2 ppm, kecerahan 40-60 cm, dan kadar nitrit di bawah 1 ppm.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545159/original/051884000_1775128207-Daun_Bawang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553142/original/007916400_1775899547-9e85e2db-88fb-4baf-85f4-052c2de1b125.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553149/original/068046500_1775902351-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5443493/original/064619800_1765692733-unnamed_-_2025-12-14T130515.362.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553041/original/019136100_1775887749-unnamed__8_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5013165/original/017048700_1732073073-tips-hemat-listrik-ac.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553065/original/080952300_1775888454-GetPaidStock.com-67b301ecb9494.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552982/original/046179800_1775881103-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5160711/original/023605400_1741838244-Depositphotos_366014722_S.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5548822/original/031773400_1775551821-Menanam___Menyusun_Polybag.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553054/original/003762600_1775888246-Gemini_Generated_Image_gj2ws1gj2ws1gj2w.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549427/original/049669400_1775618975-unnamed__40_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552109/original/090848900_1775799656-Gemini_Generated_Image_59npx859npx859np.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5487537/original/023803100_1769668289-image_27c5897.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552392/original/037232500_1775808399-cover_pertanian.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552970/original/094112600_1775880526-unnamed-35.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552767/original/019093100_1775827619-tanaman_sumber_karbohidrat_yang_bisa_tumbuh_di_pot.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481565/original/008872600_1769137167-Gemini_Generated_Image_hm01cwhm01cwhm01.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549611/original/038566200_1775624848-nila_hidroponik_2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480414/original/003396500_1769055889-unnamed-26.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2752731/original/038080600_1552704493-shutterstock_724191844.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464864/original/038532400_1767752280-Membersihkan_Blender.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466190/original/088167400_1767839290-Cara_Ternak_Ikan_Mas_di_Ember_Bekas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460813/original/018976000_1767321694-Takjil_Ramadhan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460967/original/070159800_1767330511-Rumah_subsidi_Gunakan_Karpet_Berukuran_Besar__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410367/original/068469000_1762930652-Gemini_Generated_Image_kwy80xkwy80xkwy8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461005/original/069066700_1767332221-model_cincin_emas_batu_opal__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460947/original/089328700_1767328515-Batang_Kecombrang__Wikimedia_Commons_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470864/original/039639300_1768266170-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460928/original/003883700_1767327681-model_kebun_rumah_dengan_pijakan_batu__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460978/original/052255100_1767330693-desain_halaman_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463669/original/097446700_1767667328-Gemini_Generated_Image_1cspbg1cspbg1csp.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4775954/original/075855900_1710744786-girl-wearing-hat-sitting-green-lawn-near-lake.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464943/original/048760100_1767754973-Kulkas_1_pintu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397086/original/041488200_1761800911-Gemini_Generated_Image_tlzh05tlzh05tlzh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477531/original/099454700_1768839717-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481829/original/051298400_1769148336-pohon_duku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473880/original/084419100_1768460771-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460105/original/035503200_1767231872-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472024/original/057223000_1768305981-1.jpg)