Cara Membuat Pakan Ayam dari Nasi Basi Fermentasi, Rahasia Ternak Cepat Besar dan Sehat

10 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat pakan ayam dari nasi basi fermentasi merupakan solusi kreatif untuk mengolah limbah rumah tangga menjadi sumber nutrisi alternatif yang bernilai ekonomi tinggi. Berdasarkan panduan teknis pemanfaatan limbah dari Kementerian Pertanian, proses fermentasi mampu meningkatkan kandungan protein kasar dan menurunkan serat kasar pada bahan pakan. 

Penerapan teknologi fermentasi menggunakan mikroorganisme efektif seperti EM4 (Effective Microorganisms 4) membantu memperbaiki sistem pencernaan ternak sehingga penyerapan nutrisi menjadi lebih maksimal. Nasi yang telah difermentasi memiliki tekstur yang lebih lunak dan aroma asam yang disukai oleh ayam, serta mengandung probiotik alami untuk menjaga kesehatan usus. 

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Selasa (10/3/2026).

1. Persiapan Bahan Baku Nasi

Cara membuat pakan ayam dari nasi basi fermentasi dimulai dengan mengumpulkan nasi sisa yang belum berjamur hitam atau berlendir parah. Pastikan nasi dalam kondisi bersih dari kotoran non-organik agar proses dekomposisi berjalan sempurna.

2. Penjemuran Singkat

Nasi sebaiknya dijemur sebentar untuk mengurangi kadar air yang terlalu tinggi sebelum dicampur bahan lain. Kadar air yang terkontrol mencegah timbulnya bakteri pembusuk yang dapat menggagalkan proses fermentasi.

3. Pembuatan Larutan Dekomposer

Dalam cara membuat pakan ayam dari nasi basi fermentasi, campurkan cairan EM4 dan molase atau air gula ke dalam wadah berisi air bersih. Diamkan larutan tersebut selama 15 menit agar mikroorganisme di dalamnya aktif sebelum dicampurkan ke nasi.

4. Penambahan Dedak atau Bekatul

Campurkan nasi dengan dedak halus untuk menambah kepadatan nutrisi dan menyerap kelebihan air. Perbandingan yang ideal akan menciptakan tekstur pakan yang renyah dan tidak menggumpal.

5. Proses Pencampuran Merata

Langkah krusial dalam cara membuat pakan ayam dari nasi basi fermentasi adalah mengaduk semua bahan hingga mencapai tingkat kebasahan sekitar 30 persen. Pastikan seluruh bagian nasi terkena larutan fermentasi agar pertumbuhan jamur baik merata di seluruh bagian.

6. Penyimpanan dalam Wadah Kedap Udara

Masukkan campuran tersebut ke dalam ember atau plastik besar, lalu tekan-tekan hingga padat untuk menghilangkan sisa oksigen. Tutup wadah dengan sangat rapat karena proses fermentasi ini bersifat anaerob atau tanpa memerlukan udara.

7. Masa Inkubasi

Simpan wadah di tempat yang teduh dan kering selama kurang lebih 3 hingga 5 hari. Selama masa ini, mikroorganisme akan memecah karbohidrat menjadi energi yang lebih mudah diserap oleh tubuh ayam.

8. Pengecekan Aroma dan Tekstur

Setelah masa inkubasi selesai, buka wadah dan pastikan muncul aroma asam manis seperti aroma tape. Jika tercium bau busuk atau menyengat, berarti proses fermentasi gagal dan pakan tidak boleh diberikan kepada ternak.

9. Teknik Pemberian Pakan

Berikan hasil fermentasi ini sebagai pakan tambahan atau dicampur kembali dengan jagung giling untuk variasi nutrisi. Jangan memberikan pakan fermentasi secara berlebihan guna menjaga keseimbangan metabolisme ayam secara keseluruhan.

FAQ

Apakah nasi basi tanpa fermentasi aman untuk ayam?

Aman, namun fermentasi membuat nutrisinya lebih tinggi dan lebih mudah dicerna.

Berapa lama pakan fermentasi ini bertahan?

Jika disimpan rapat kembali setelah diambil, pakan ini bisa bertahan hingga 2 minggu.

Apa tanda fermentasi nasi basi berhasil?

Muncul aroma segar seperti tape dan tidak ada jamur berwarna hitam atau hijau.

Bolehkah diberikan untuk anak ayam (DOC)?

Sebaiknya diberikan untuk ayam usia di atas 1 bulan karena pencernaan DOC masih sangat sensitif.

Apakah bisa mengganti EM4 dengan bahan lain?

Bisa menggunakan air cucian beras atau ragi tempe, namun EM4 lebih stabil hasilnya.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |