Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat kebun ayam umbaran agar tidak boros pakan menjadi solusi efektif bagi peternak yang ingin menekan biaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan ayam. Sistem umbaran memungkinkan ayam bergerak bebas di area terbuka, mencari pakan alami, sehingga lebih hemat dan cocok diterapkan oleh pemula maupun peternak tradisional.
Selain mengurangi biaya pakan, metode ini juga membuat ayam lebih sehat dan produktif, dengan kualitas daging serta telur yang lebih baik. Berikut cara menata kebun umbaran, memilih tanaman pakan yang tepat, hingga strategi pemberian pakan agar efisien dan hasil ternak lebih optimal, dirangkum Liputan6.com pada Selasa (31/3/2026).
Pengertian dan Manfaat Kebun Ayam Umbaran
Kebun ayam umbaran merupakan sistem pemeliharaan ayam yang memungkinkan unggas dilepas bebas di area terbuka yang telah dibatasi pagar, memberikan keleluasaan bergerak lebih besar dibandingkan sistem kandang tertutup. Sistem ini populer di kalangan peternak karena memungkinkan ayam berkeliaran bebas di lahan terbuka pada siang hari dan dikandangkan pada malam hari. Pendekatan ini mendukung perilaku alami ayam, seperti menggaruk tanah dan mencari makan, yang berkontribusi pada kesehatan dan kebahagiaan mereka.
Manfaat utama dari sistem umbaran sangat beragam dan berfokus pada efisiensi serta kualitas. Salah satu keuntungan signifikan adalah pengurangan biaya pakan, sebab ayam dapat mencari sebagian besar makanannya sendiri di lingkungan sekitar, seperti serangga, biji-bijian, atau rumput, sehingga ketergantungan pada pakan buatan yang mahal dapat diminimalisir. Selain itu, ayam umbaran cenderung lebih sehat, mengalami stres lebih rendah, dan memiliki kebugaran fisik yang lebih baik karena aktivitas fisik yang aktif dan asupan pakan alami tambahan.
Kualitas produk yang dihasilkan dari ayam umbaran juga cenderung lebih baik, baik daging maupun telurnya, karena ayam bergerak aktif dan mendapatkan nutrisi dari pakan alami. Sistem ini juga ramah lingkungan, membantu mengontrol hama dan gulma tanpa pestisida kimia, serta kotoran ayam dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Lebih lanjut, kebun ayam umbaran memungkinkan peternak memperoleh dua sumber produksi sekaligus, yaitu hasil ternak dan panen kebun, dari satu area yang sama, menjadikannya model yang efisien secara lahan.
Cara Menata Lahan Kebun Ayam Umbaran yang Efisien
Penataan lahan yang tepat adalah fondasi utama dalam cara membuat kebun ayam umbaran agar tidak boros pakan dan menjaga kesehatan ayam secara berkelanjutan. Desain dan batasan area harus direncanakan dengan cermat untuk memaksimalkan potensi foraging ayam sekaligus memberikan perlindungan yang memadai.
Desain dan Batasan Area
Desain kandang umbaran yang efektif melibatkan penggunaan pagar kawat yang tinggi untuk mengelilingi seluruh area, memberikan perlindungan dari predator. Ketinggian pagar yang memadai sangat penting untuk keamanan, dan material seperti bambu dapat digunakan untuk tampilan alami serta penghematan biaya. Meskipun ayam bebas berkeliaran di siang hari, kandang sederhana tetap dibutuhkan sebagai tempat berteduh, istirahat malam, bertelur, dan berlindung dari cuaca ekstrem.
Kandang dapat berukuran sekitar 1x1,5 meter untuk 5-8 ekor ayam, dengan lantai berupa tanah atau papan, serta ventilasi terbuka. Atap bisa menggunakan seng atau terpal, sementara dinding dapat dibuat dari bambu bekas, papan, atau jaring. Penambahan tangkringan dan kotak telur dari kardus atau kayu akan meningkatkan kenyamanan ayam. Penting juga untuk memastikan area umbaran memiliki rumput, tanah kering, dan tempat bagi ayam untuk menggaruk serta mencari serangga secara alami.
Inovasi desain seperti model modular cocok untuk mengelola kelompok ayam secara terpisah dalam satu area umbaran yang luas, memungkinkan segmentasi berdasarkan usia atau tujuan produksi. Kandang semi-umbaran memberikan akses terbatas ke area luar yang dirancang khusus sebagai kebun atau area foraging, mengintegrasikan fungsi kebun secara alami. Untuk lahan terbatas, kandang lorong kawat (Chicken Run Tunnel) efektif memungkinkan ayam bergerak bebas dari kandang utama ke area rumput tanpa merusak tanaman hias atau kebun sayur.
Pertimbangan Lahan Sempit
Bagi peternak dengan lahan terbatas, inovasi desain kandang umbaran minimalis menjadi solusi cerdas untuk memastikan ayam tetap dapat bergerak bebas, aman, dan nyaman, sekaligus mengoptimalkan efisiensi penggunaan ruang. Kandang ini umumnya didesain dengan luasan sekitar 2-3 meter persegi untuk menampung 5 hingga 10 ekor ayam, memastikan setiap ternak memiliki ruang yang cukup untuk beraktivitas.
Kandang minimalis wajib dilengkapi dengan area bertengger untuk istirahat dan area umbaran di bawah atau samping yang memungkinkan ayam bebas beraktivitas. Desain ini memaksimalkan penggunaan ruang yang ada, mengubah keterbatasan menjadi keuntungan, dan merupakan pilihan efisien untuk memaksimalkan penggunaan lahan sempit di lingkungan padat.
Rotasi Lahan
Jika memungkinkan, melakukan rotasi area umbaran secara berkala sangat dianjurkan. Praktik ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem tanah dan mencegah degradasi lahan akibat terlalu banyak aktivitas ayam di satu tempat. Rotasi lahan juga memungkinkan regenerasi vegetasi alami yang menjadi sumber makanan penting bagi ayam, sehingga ketersediaan pakan hijau tetap terjaga dan ayam dapat terus mencari makan sendiri.
Cara Memilih Tanaman Pakan dan Herbal untuk Kebun Ayam Umbaran
Membangun kebun pakan alami adalah strategi kunci dalam cara membuat kebun ayam umbaran agar tidak boros pakan. Pemilihan tanaman yang tepat akan memastikan hasil panen stabil, nutrisi tercukupi, dan tanaman tetap produktif sebagai sumber pakan berkelanjutan.
Rerumputan Pakan Alami
Melalui pemilihan tanaman terbaik untuk kebun ayam pakan alami, peternak bisa menyediakan sumber vitamin, mineral, hingga protein nabati secara berkelanjutan. Rumput Gajah Mini sangat sesuai diterapkan pada sistem pemeliharaan umbaran, di mana ayam dapat mematuk langsung daun mudanya sebagai sumber serat alami tambahan. Tanaman ini tahan terhadap pijakan dan relatif cepat tumbuh kembali setelah dipotong.
Rumput Odot, varietas dari rumput gajah yang lebih pendek dan bertekstur lembut, lebih mudah dikonsumsi oleh ternak dan memiliki kandungan protein cukup tinggi. Rumput ini dapat dicacah halus dan dicampur dengan bekatul serta sedikit air sebagai pakan alternatif. Sementara itu, Rumput Setaria dikenal karena kemampuannya beradaptasi di daerah tropis dan tahan kekeringan, memiliki daun lebar dengan tekstur agak lunak, mudah dicerna, serta mengandung serat kasar, protein, dan mineral penting. Rumput Raja (King Grass) juga merupakan jenis tanaman perenial dengan kandungan serat kasar tinggi yang mudah dibudidayakan pada tanah tidak terlalu lembab. Terakhir, Rumput Alfalfa dikenal sebagai "ratu pakan ternak" karena kandungan proteinnya yang sangat tinggi, serta kaya kalsium, fosfor, dan vitamin.
Tanaman Pakan Lainnya
Selain rerumputan, beberapa tanaman lain juga dapat menjadi sumber pakan alami yang berharga. Daun Lamtoro, misalnya, dapat menjadi sumber nutrisi ekonomis yang membantu meningkatkan produktivitas telur. Tanaman ini mudah tumbuh di lahan kering dan tidak memerlukan perawatan intensif, cocok ditanam sebagai pagar hidup di sekitar kandang ayam. Daun Turi sering dimanfaatkan sebagai alternatif hijauan tambahan dalam pakan ayam karena kandungan proteinnya yang baik, dan mampu tumbuh subur di wilayah tropis serta mudah dirawat.
Daun Pepaya kaya akan enzim papain yang membantu memperlancar sistem pencernaan ayam, sehingga penyerapan nutrisi dari pakan menjadi lebih optimal. Kangkung, hijauan yang mudah tumbuh dan cepat dipanen, cocok sebagai sumber pakan tambahan yang kaya vitamin dan mineral untuk vitalitas ayam, dengan serat alaminya membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme dalam saluran pencernaan. Kacang Hijau atau Kedelai mengandung protein nabati penting untuk mendukung pertumbuhan dan pembentukan jaringan tubuh ayam, dapat diberikan dalam bentuk kecambah agar lebih lunak dan mudah dicerna. Buah Labu dan daunnya juga kaya akan beta karoten, menyediakan nutrisi penting bagi ayam.
Tanaman Herbal untuk Kesehatan Ayam
Beberapa tanaman herbal dapat ditanam di kebun dan dimanfaatkan untuk pakan ayam guna menjaga kesehatan, secara tidak langsung mengurangi kebutuhan akan obat-obatan. Komfrei efektif menyembuhkan luka, mengatasi patah tulang, gangguan pernapasan, dan masalah pencernaan. Oregano bersifat antibakteri dan antiparasit, mengandung vitamin, kalsium, serta antioksidan, dan mudah tumbuh di pekarangan.
Thyme memiliki aroma kuat dan bermanfaat sebagai antibakteri, antibiotik, serta obat herbal yang baik untuk ayam. Daun Mint dengan aroma khasnya dapat menghilangkan bau pada kotoran ayam. Selain itu, Sawi, Daun Wortel, dan Calendula juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan alami yang mendukung kesehatan unggas.
Strategi Pemberian Pakan Tambahan yang Tepat
Meskipun ayam umbaran mencari makan sendiri, pemberian pakan tambahan tetap diperlukan untuk memastikan nutrisi tercukupi dan pertumbuhan optimal. Strategi yang tepat dalam pemberian pakan tambahan sangat krusial dalam cara membuat kebun ayam umbaran agar tidak boros pakan.
Pakan Tambahan Ekonomis
Untuk menekan biaya, peternak dapat memanfaatkan pakan tambahan ekonomis. Campuran dedak halus dan jagung giling merupakan pakan tambahan yang umum diberikan. Sisa dapur seperti nasi aking (direndam agar lembut), ampas tahu, dan sayuran sisa dapur juga dapat menjadi pakan murah dan hemat. Nasi aking, meskipun murah, didominasi karbohidrat sehingga perlu ditambahkan protein, mineral, dan vitamin dalam bentuk sentrat agar ayam tetap sehat.
Konsentrat murah atau fermentasi limbah pertanian juga dapat digunakan sebagai pakan tambahan. Selain itu, vitamin alami bisa didapatkan dari ramuan herbal seperti kunyit, temulawak, dan jahe, yang dapat dicampurkan ke dalam pakan atau air minum ayam.
Metode Pemberian Pakan
Ada beberapa metode pemberian pakan yang dapat diterapkan. Dalam sistem umbaran ideal, ayam dilepaskan pagi hingga sore di pekarangan untuk mencari makan sendiri, namun tetap perlu tambahan pakan agar cepat besar. Pakan buatan diberikan tidak secara intensif, hanya 2-3 kali sehari, sisanya biarkan ayam mencari sendiri.
Metode All Mash melibatkan pemberian pakan ke dalam wadah yang isinya ransum dengan nutrisi cukup. Metode Prasmanan memberikan bermacam-macam makanan dalam wadah yang berbeda (daun-daunan, biji-bijian, dll.) untuk mengetahui tingkat kesukaan ternak. Pakan basah, yaitu konsentrat yang dicampur air hingga tidak mengeluarkan air saat diperas, harus diberikan sedikit-sedikit agar langsung habis dimakan karena mudah mengundang bibit penyakit. Sementara itu, pakan kering adalah metode praktis dan lebih aman, meskipun ayam mungkin merasa tidak nyaman dan banyak pakan terbuang.
Manajemen Pakan
Manajemen waktu pemberian pakan sangat penting untuk efisiensi. Untuk iklim tropis, dianjurkan memberi pakan 2 kali sehari (pagi dan sore) dengan takaran sekitar 1/3 dari total pakan. Waktu pemberian pakan yang tepat akan menstimulasi feed intake dan memastikan partikel halus pakan dikonsumsi sempurna, serta mencegah jamur. Pakan Pre-Layer diberikan sekitar 2-3 minggu sebelum ayam mulai memproduksi telur untuk mempersiapkan organ reproduksi dan cadangan kalsium.
Rotasi pakan juga krusial; jangan menanam satu jenis tanaman dalam satu waktu secara bersamaan. Terapkan pola rotasi agar panen tidak terjadi serentak, menjaga ketersediaan pakan hijau setiap minggu, dan mempertahankan kesuburan tanah. Pastikan kebun tidak hanya berisi hijauan berdaun, tetapi juga tanaman sumber energi dan protein. Pakan alternatif terbaik untuk menekan biaya modal adalah campuran dedak padi, ampas tahu, dan limbah sayuran hijau yang difermentasi dengan EM4 untuk meningkatkan nilai protein dan daya cerna.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Apa yang dimaksud dengan kebun ayam umbaran?
Kebun ayam umbaran adalah sistem pemeliharaan ayam di mana ayam dilepas bebas di area terbuka yang tetap dibatasi pagar, sehingga ayam bisa bergerak lebih leluasa dibanding sistem kandang tertutup.
2. Apa keunggulan sistem ayam umbaran dibanding kandang biasa?
Ayam umbaran cenderung lebih sehat, stres lebih rendah, dan kualitas daging maupun telur biasanya lebih baik karena ayam bergerak aktif dan mendapatkan pakan alami tambahan.
3. Bagaimana cara membuat kebun ayam umbaran efisien di lahan sempit?
Untuk lahan sempit, dapat menggunakan desain kandang umbaran minimalis (sekitar 2-3 meter persegi untuk 5-10 ayam) atau kandang lorong kawat (Chicken Run Tunnel) yang memungkinkan ayam bergerak bebas tanpa merusak tanaman.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542415/original/081382900_1774942492-eee520c7-fdc6-4572-b43b-081c9a0d89c5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527294/original/094535900_1773199461-Gemini_Generated_Image_yjvmflyjvmflyjvm.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542149/original/068663000_1774934988-009366300_1764148284-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542049/original/008507700_1774931284-Desain_Denah_Rumah_Minimalis_di_Desa_2_Kamar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542519/original/028001100_1774946181-Gemini_Generated_Image_u64lbwu64lbwu64l__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542427/original/095305900_1774943267-Gemini_Generated_Image_iivimliivimliivi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542442/original/083924200_1774943942-cat_tembok_bergelembung_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530045/original/001315800_1773390481-kanopu_teras_rumah_desa_4a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541995/original/052973500_1774928392-Model_Rumah_Minimalis_Modern_dengan_Atap_Datar_dan_Rooftop_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377093/original/090977100_1760075942-xxxxww.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542119/original/049186800_1774933971-06f44a80-46de-4db1-9b4f-e4d6a9b22c8f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542405/original/034719100_1774942285-ikan_cupang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5431607/original/044430000_1764742945-Sistem_Hidroponik_Wick_Sederhana.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542269/original/074451600_1774938400-kandang_ayam_atap_pelana_sederhana.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542406/original/069864900_1774942409-38ece896-b22c-46be-a1e4-dae2810c56ce.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542224/original/061747700_1774937535-Gemini_Generated_Image_zgv4dezgv4dezgv4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3354239/original/044328800_1611127016-20210120-Program-PEN-Sektor-Ketenagalistrikan-Herman-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507924/original/019978700_1771558218-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542313/original/040039600_1774940162-tempat_tisu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542362/original/080845400_1774941118-unnamed-15.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434426/original/076779000_1764927095-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2752731/original/038080600_1552704493-shutterstock_724191844.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430238/original/012907900_1764656898-inspirasi_kebun_sederhana_untuk_rumah_tipe_36.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434562/original/053117900_1764933186-Hero_Helcurt.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4479258/original/095680100_1687539864-Hutan_Eukaliptis_di_IKN.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432250/original/057900500_1764762013-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430028/original/021123000_1764650339-mata_uang_asing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464864/original/038532400_1767752280-Membersihkan_Blender.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466190/original/088167400_1767839290-Cara_Ternak_Ikan_Mas_di_Ember_Bekas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434416/original/001727500_1764927012-model_rumah_minimalis_di_lahan_miring__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460967/original/070159800_1767330511-Rumah_subsidi_Gunakan_Karpet_Berukuran_Besar__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430192/original/010399500_1764655052-gamis_batik_payet_mewah_tapi_tetap_ringan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410367/original/068469000_1762930652-Gemini_Generated_Image_kwy80xkwy80xkwy8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428777/original/048085300_1764563353-Membuka_aplikasi_WA__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460813/original/018976000_1767321694-Takjil_Ramadhan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461005/original/069066700_1767332221-model_cincin_emas_batu_opal__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434443/original/082209300_1764927628-unnamed_-_2025-12-05T162601.026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434544/original/045133100_1764931566-Hylos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399579/original/028156300_1761979775-Screenshot__16519_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460947/original/089328700_1767328515-Batang_Kecombrang__Wikimedia_Commons_.jpg)