Liputan6.com, Jakarta Menemukan telur reptil di sekitar rumah atau kebun seringkali menimbulkan rasa penasaran, bahkan kekhawatiran. Identifikasi yang tepat menjadi krusial untuk menentukan tindakan selanjutnya, baik untuk keselamatan maupun pelestarian satwa liar. Banyak orang seringkali kesulitan membedakan telur ular, kadal, dan tokek yang memiliki karakteristik unik.
Artikel ini akan membahas secara menyeluruh ciri-ciri telur reptil, perbedaannya dengan telur hewan lain, serta cara aman mengidentifikasinya. Dengan memahami aspek-aspek ini, masyarakat dapat lebih waspada dan bertindak bijak, terutama saat musim penetasan tiba. Liputan6.com akan mengupas tuntas berbagai aspek yang membedakan telur-telur ini, seperti yang diulas pada Senin (26/11/2025).
Bentuk dan Ukuran Telur Reptil
Bentuk dan ukuran telur merupakan petunjuk awal yang paling mudah untuk mengidentifikasi jenis reptil yang bertelur. Telur ular umumnya berbentuk lonjong atau elips, seringkali memanjang dan tidak membulat sempurna seperti telur unggas. Beberapa telur ular bahkan dapat menyerupai umbi atau jahe, dan sering ditemukan bergerombol serta lengket satu sama lain. Ukuran telur ular sangat bervariasi tergantung pada spesiesnya; telur kobra biasanya berukuran sekitar 3-5 sentimeter, sementara telur piton bisa mencapai 5 hingga 10 sentimeter atau bahkan seukuran telur angsa.
Berbeda dengan ular, telur kadal dilapisi oleh cangkang kalkareus (cangkang kapur) yang membuatnya lebih keras. Bentuk telur kadal dapat bervariasi, namun seringkali digambarkan sebagai lonjong silindris. Ukurannya cenderung lebih kecil dibandingkan beberapa jenis telur ular besar, dengan yang paling besar seukuran telur ayam. Biawak, salah satu jenis kadal, memiliki telur yang lebih spesifik berbentuk lonjong silindris.
Telur tokek memiliki keunikan karena sering menempel pada tempatnya bertelur, sehingga bentuknya kadang tidak bulat atau lonjong sempurna, melainkan sedikit rata di bagian sisi yang menempel. Jika dibandingkan dengan telur cicak, telur tokek jauh lebih besar. Variasi ukuran ini menjadi indikator penting dalam identifikasi awal ketika menemukan telur reptil.
Tekstur Cangkang Telur
Tekstur cangkang telur adalah ciri penting lainnya yang dapat membantu membedakan telur reptil. Telur ular memiliki cangkang yang lembut, lentur, dan terasa seperti kulit tipis atau karet. Cangkang ini mudah penyok jika disentuh, sangat berbeda dengan cangkang telur ayam yang keras dan rapuh. Cangkang yang lentur ini berfungsi untuk mendukung proses pertukaran udara dan kelembapan di dalam telur agar embrio ular dapat berkembang dengan baik.
Sebaliknya, telur kadal dilapisi oleh albumen dan lapisan luarnya lebih keras karena adanya cangkang kalkareus atau cangkang kapur. Tekstur cangkang yang lebih kokoh ini memberikan perlindungan tambahan bagi embrio kadal. Perbedaan signifikan ini menjadi salah satu kunci utama dalam mengidentifikasi beda telur ular dan telur biawak.
Meskipun tidak dijelaskan secara spesifik tekstur cangkang telur tokek, telur ini dikenal menempel dengan erat pada permukaan. Telur tokek juga rawan pecah jika tersenggol, menunjukkan bahwa cangkangnya mungkin tidak sekuat telur kadal namun cukup rapuh untuk tidak mudah dilepaskan dari permukaannya.
Jumlah Telur dalam Satu Sarang
Jumlah telur yang ditemukan dalam satu sarang atau kelompok juga bisa menjadi indikator penting dalam identifikasi. Jumlah telur ular bervariasi tergantung spesiesnya; induk ular kobra umumnya bertelur sekitar 10-20 butir dalam satu sarang, dan dalam beberapa kasus langka, satu sarang bisa berisi hingga 100-an telur. Telur ular sering ditemukan bergerombol dan lengket satu sama lain, membentuk satu kesatuan.
Untuk telur kadal, beberapa spesies hanya meletakkan telur tunggal, namun sebagian besar spesies kadal akan menyimpan beberapa telur ke sarang pada suatu waktu. Biawak, yang merupakan salah satu jenis kadal, dapat menghasilkan 24 hingga 38 telur, bahkan hingga 50 telur dalam satu musim. Jumlah ini menunjukkan kapasitas reproduksi yang cukup tinggi pada beberapa jenis kadal.
Tokek biasanya bertelur sebanyak 1 hingga 4 butir telur dalam satu waktu, seringkali ditemukan sepasang dan saling berlekatan. Jumlah yang relatif sedikit ini menjadi ciri khas telur tokek, yang membedakannya dari jumlah telur ular yang bisa sangat banyak atau kadal yang bervariasi. Hal ini juga membantu dalam membedakan telur tokek dari telur cicak yang jauh lebih kecil dan biasanya lebih banyak.
Lokasi Penemuan Telur
Tempat di mana telur ditemukan dapat memberikan petunjuk penting mengenai jenis reptil yang bertelur. Induk ular cenderung meletakkan telurnya di tempat yang hangat dan lembap, seperti lubang bekas sarang tikus, tumpukan sampah, di bawah kayu, atau dekat pondasi rumah. Ular umumnya akan menimbun telurnya di tanah atau bagian yang lembap untuk menjaga kelembaban dan suhu yang optimal.
Kadal betina juga mencari tempat strategis untuk membantu menjaga telur agar tetap hangat, seperti di pasir atau daerah dengan vegetasi yang busuk. Kadal umumnya akan menimbun telurnya di tanah atau bagian yang lembap, mirip dengan ular. Beberapa spesies biawak bahkan bertelur di dalam tanah yang terdapat gundukan rayap, yang secara alami menutupi lubang dan memberikan tempat yang aman serta hangat. Sarang kadal biasanya ditemukan dekat lantai atau pintu keluar-masuk rumah.
Telur tokek memiliki keunikan menempel pada tempatnya bertelur, seringkali di area sunyi dan tersembunyi. Lokasi favorit tokek adalah tempat yang tinggi seperti plafon, atas lemari, balok kayu, dinding yang retak, di balik lemari, atau di bawah atap rumah. Area ini cenderung lembap, hangat, dan jarang terjamah manusia, memberikan kondisi ideal bagi penetasan telur tokek.
Perilaku Induk Setelah Bertelur
Perilaku induk setelah meletakkan telur juga dapat menjadi pembeda penting antar jenis reptil. Induk ular kobra umumnya tidak mengerami telurnya; setelah bertelur, induk kobra akan meninggalkan telurnya dan membiarkan anak-anaknya menetas secara alami. Namun, ada beberapa pengecualian, seperti beberapa jenis ular sanca yang mampu mengerami telurnya, dan kobra raja betina diketahui tetap berada di dekat sarangnya, menyerang siapa pun yang mencoba mendekat.
Induk kadal betina akan mencoba menemukan tempat strategis untuk membantu menjaga telur agar tetap hangat, namun umumnya akan menimbun telurnya di tanah atau bagian yang lembap dan meninggalkannya. Berbeda dengan beberapa jenis ular, kadal umumnya tidak menjaga telur seperti buaya. Mereka lebih fokus pada pemilihan lokasi yang tepat untuk memastikan kondisi penetasan yang optimal.
Tidak ada informasi spesifik yang menyebutkan perilaku pengeraman atau penjagaan telur oleh induk tokek setelah telur menempel. Telur tokek akan menetas setelah dierami sekitar dua bulan lebih, yang menunjukkan bahwa induk tokek mungkin tidak memiliki peran aktif dalam menjaga telur setelah peletakan. Informasi ini membantu dalam mengidentifikasi telur reptil yang ditemukan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membedakan Telur Reptil
1. Bagaimana cara membedakan telur ular dari telur reptil lain?
Jawaban: Telur ular umumnya berbentuk lonjong atau elips, seringkali memanjang dan tidak membulat sempurna, dengan cangkang yang lembut, lentur, dan terasa seperti kulit. Telur ular juga sering ditemukan bergerombol dan lengket satu sama lain.
2. Apa ciri khas telur tokek yang membedakannya?
Jawaban: Telur tokek memiliki keunikan karena sering menempel pada tempatnya bertelur, sehingga bentuknya kadang tidak bulat atau lonjong sempurna melainkan sedikit rata di bagian sisi yang menempel. Telur ini juga jauh lebih besar dari telur cicak dan rawan pecah jika tersenggol.
3. Di mana lokasi umum penemuan telur ular dan kadal?
Jawaban: Ular cenderung meletakkan telurnya di tempat hangat dan lembap seperti lubang bekas sarang tikus atau di bawah kayu. Kadal juga menimbun telurnya di tanah atau daerah dengan vegetasi busuk, seringkali dekat lantai atau pintu keluar-masuk rumah.
4. Apakah induk ular dan kadal mengerami telurnya setelah bertelur?
Jawaban: Umumnya, induk ular kobra dan kadal tidak mengerami telurnya; mereka meninggalkan telur setelah diletakkan. Namun, beberapa jenis ular sanca dan kobra raja betina diketahui tetap berada di dekat sarangnya.
5. Bagaimana tekstur cangkang telur kadal dibandingkan dengan ular?
Jawaban: Telur kadal dilapisi oleh cangkang kalkareus (cangkang kapur) yang membuatnya lebih keras dibandingkan telur ular yang memiliki cangkang lembut, lentur, dan terasa seperti kulit tipis atau karet.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)