Bisakah Anakan Ular Makan Buah? Ini Makanan Mereka Berdasarkan Spesies

2 days ago 9

Liputan6.com, Jakarta Pertanyaan mengenai apakah anakan ular bisa mengonsumsi buah seringkali muncul di kalangan pencinta reptil maupun masyarakat awam. Jawabannya tegas: anakan ular tidak bisa makan buah.

Semua jenis ular adalah karnivora sejati dan tidak ada spesies yang memasukkan tumbuhan ke dalam makanannya. Sistem pencernaan ular, termasuk ususnya yang pendek, tidak mampu mencerna materi tanaman, sehingga buah atau sayuran justru berbahaya bagi mereka.

Secara alami, tidak ada ular yang bersifat herbivora maupun omnivora, mereka sepenuhnya pemakan daging. Karena itu, memberikan buah pada anakan ular bukanlah pilihan aman untuk kesehatan dan pertumbuhannya.

Dalam hal makanan, anakan ular biasanya mengonsumsi mangsa yang sama dengan induknya, hanya dalam ukuran lebih kecil. Contohnya, bayi ular derik memakan tikus kecil, serangga, kadal, hingga katak.

Setelah melumpuhkan mangsanya, mereka akan menelan seluruh tubuh mangsa secara utuh sebagai bagian dari perilaku makan alami mereka. Berikut ini ulasan makanan anakan ular berdasarkan spesies, dilansir Liputan6.com dari laman a-z-animals, Kamis (27/11/2025).

1. Bayi Ular Garter

Ular garter adalah salah satu ular yang paling umum di Amerika Utara. Anakannya yang kecil dapat tumbuh hingga 1 meter. Bayi ular garter yang hidup di area berair memiliki nafsu makan besar dan menyukai mangsa lunak seperti siput, cacing, lintah, katak, dan telur ikan. Mereka juga memakan ikan kecil seperti guppy dan minnow, serta kecebong sebagai sumber protein. Saat tumbuh lebih besar, mereka mulai memangsa tikus, kelinci, dan burung.

2. Bayi Ular Jagung (Corn Snake)

Di penangkaran, bayi corn snake umumnya diberi makan pinkie mice—anak tikus tanpa bulu yang aman ditelan. Seiring pertumbuhan, mereka beralih ke tikus berbulu yang lebih besar. Di alam liar, mereka lebih opportunistic dan memakan beragam mangsa seperti katak, cacing tanah, jangkrik, belalang, kecebong, tikus kecil, hingga tokek. Saat dewasa, mereka cenderung tidak lagi memakan serangga.

3. Bayi Ular Pine (Chicken Snake)

Ular pine, yang dijuluki chicken snake karena suka memangsa unggas kecil, memulai hidup dengan memakan serangga. Saat tumbuh, mereka beralih ke katak, kadal, dan hewan pengerat kecil untuk memenuhi kebutuhan protein. Ukurannya bisa sangat besar, bahkan melebihi 2 meter. Setelah dewasa, pine snake biasanya memakan tikus, tupai, tikus got, dan kelinci.

4. Bayi Ular Milk (Milk Snake)

Ular milk adalah ular nokturnal yang pola makannya berubah seiring usia. Dulu diduga meminum susu sapi, padahal mereka murni karnivora. Bayinya memakan mangsa mudah seperti cacing, siput, kadal kecil, jangkrik, dan katak—bahkan kadang ular kecil lainnya. Milk snake terkenal mampu memangsa ular berbisa. Di penangkaran, anakan biasanya diberi pinkie mice, dan saat tumbuh mereka makan tikus, burung, hingga ular lain.

FAQ

Apakah bayi ular bisa makan buah?

Tidak. Semua ular adalah karnivora dan tidak bisa mencerna tanaman.

Apa makanan utama bayi ular garter?

Cacing, siput, ikan kecil, kecebong, dan mangsa lunak di sekitar air.

Apa yang biasanya dimakan bayi corn snake?

Di penangkaran mereka makan pinkie mice, sementara di alam liar mereka juga makan serangga, katak, dan tikus kecil.

Apakah bayi pine snake hanya makan unggas?

Tidak. Mereka mulai dari serangga, lalu makan katak, kadal, dan hewan pengerat kecil.

Bisakah bayi milk snake memangsa ular lain?

Ya. Jika ukurannya cukup besar, bayi milk snake bisa memangsa ular kecil, termasuk yang berbisa.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |