Liputan6.com, Jakarta Menemukan lubang mencurigakan di pekarangan atau di dalam rumah seringkali menimbulkan kekhawatiran. Apakah itu sarang tikus yang mungkin membawa penyakit, atau lebih berbahaya lagi, sarang ular yang bisa mengancam keselamatan keluarga? Identifikasi yang salah dapat berakibat fatal, terutama jika lubang tersebut dihuni oleh ular berbisa.
Keduanya, baik tikus maupun ular, seringkali mencari tempat berlindung yang tersembunyi dan aman di sekitar hunian manusia. Oleh karena itu, penting bagi setiap pemilik rumah untuk memahami perbedaan mendasar antara sarang kedua hewan ini. Pengetahuan ini tidak hanya membantu dalam pencegahan, tetapi juga dalam mengambil tindakan yang tepat jika salah satu dari mereka ditemukan.
Artikel ini akan mengupas tuntas tujuh langkah aman yang bisa Anda terapkan untuk membedakan sarang ular atau sarang tikus. Dengan panduan komprehensif ini, Anda akan mampu mengenali ciri-ciri spesifik dari masing-masing sarang, sehingga dapat melindungi keluarga dari potensi bahaya secara efektif dan tepat.
1. Perhatikan Bentuk dan Ukuran Lubang
Ular pada dasarnya tidak memiliki kemampuan untuk menggali lubangnya sendiri. Mereka cenderung memanfaatkan lubang bekas galian hewan lain seperti tikus tanah, tupai, atau kura-kura sebagai tempat berlindung dari cuaca ekstrem dan mencari keamanan. Oleh karena itu, ukuran lubang yang ditempati ular bisa sangat bervariasi, berkisar antara 1,5 hingga 7 cm, berbentuk bulat atau oval, dengan tepi yang bisa rapi atau tidak beraturan.
Tanda yang paling jelas jika lubang tersebut adalah sarang ular kobra adalah rongga atau bagian permukaan lubang yang licin, tanpa ada bekas galian baru atau tumpukan tanah segar di sekitarnya. Ini menunjukkan bahwa ular hanya menumpang dan tidak melakukan aktivitas penggalian.
Berbeda dengan ular, lubang tikus memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dengan jelas. Lubang aktif tikus biasanya berdiameter sekitar 5 hingga 10 cm, hampir seukuran bola tenis, atau bahkan sebesar uang logam. Untuk tikus got atau tikus Norwegia, lubang yang digali dapat mencapai diameter 6-9 cm, dengan bentuk bulat atau lonjong yang tampak rapi.
Lubang tikus juga sering ditandai dengan adanya tumpukan tanah segar hasil galian di sekitarnya. Ini adalah indikasi kuat bahwa hewan tersebut aktif menggali dan menggunakan lubang sebagai tempat tinggal atau jalur pergerakan.
2. Periksa Keberadaan Kulit Terkelupas
Salah satu indikator paling jelas keberadaan ular adalah adanya kulit ular yang rontok atau terkelupas di sekitar lubang atau area tertentu. Ular berganti kulit secara berkala, rata-rata sekitar empat kali dalam setahun, meskipun beberapa spesies bisa lebih sering. Jika Anda menemukan kulit ular, kemungkinan besar ular tersebut ada di rumah atau setidaknya pernah berada di area tersebut.
Kulit ular berbisa biasanya meninggalkan kulit dengan bagian kepala yang runcing dan sedikit lebih tebal, tampak utuh dan lebih kuat karena struktur tubuh ular berbisa yang kokoh. Sementara itu, untuk ular tidak berbisa, kulit yang tertinggal umumnya lebih tipis dan bentuknya tidak terlalu tegas. Tikus, di sisi lain, tidak meninggalkan kulit terkelupas seperti ular, sehingga ketiadaan kulit ini dapat menjadi petunjuk.
3. Amati Bentuk Kotoran Hewan
Kotoran ular biasanya berbentuk silindris, berwarna gelap, dan sering kali berisi sisa makanan seperti bulu atau tulang dari mangsanya. Ciri khas lainnya adalah adanya bercak putih seperti kapur di ujung kotoran, yang merupakan sisa urin yang mengering. Kehadiran kotoran dengan ciri-ciri ini dapat menunjukkan aktivitas ular di sekitar rumah.
Kotoran tikus memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda. Umumnya, kotoran tikus berbentuk butiran seukuran beras dengan ujung runcing dan berwarna cokelat kehitaman hingga abu-abu. Kotoran ini biasanya ditemukan di tempat-tempat yang sering dilewati tikus, seperti di sepanjang dinding, di dalam lemari, atau di dekat sumber makanan.
4. Cium Bau yang Menguar
Sebagian besar ular tidak mengeluarkan bau yang menyengat, namun ada beberapa spesies yang menjadi pengecualian. Contohnya, ular tikus dapat mengeluarkan aroma yang cukup tajam dan khas. Jika Anda mencium bau aneh dan menyengat di sekitar rumah, terutama dekat lubang atau semak-semak, ini bisa menjadi salah satu tanda adanya sarang ular.
Sarang tikus seringkali memiliki bau amonia yang kuat dan tidak biasa. Bau ini berasal dari aroma urine tikus yang menumpuk di area sarang atau jalur pergerakan mereka. Keberadaan bau amonia yang persisten adalah indikasi kuat adanya populasi tikus aktif di dalam atau sekitar rumah Anda.
5. Cari Jejak Gerakan
Ular bergerak dengan cara merayap, sehingga mereka dapat meninggalkan jejak yang khas. Jejak ini biasanya berupa garis bergelombang atau pola liukan di permukaan tanah berdebu, pasir, atau lantai yang kotor. Jika jejak ini sering muncul di area tertentu, patut diwaspadai sebagai tanda aktivitas ular.
Sebaliknya, lubang tikus aktif biasanya menunjukkan bekas jejak kaki atau cakaran di sekitar lubang. Jejak-jejak kecil ini, bersama dengan tanda-tanda lain seperti kotoran atau kerusakan, dapat mengkonfirmasi bahwa lubang tersebut dihuni oleh tikus atau hewan pengerat lainnya.
6. Perhatikan Material Sarang
Ular tidak membangun sarang dengan material seperti kertas atau kain. Mereka memanfaatkan celah atau lubang yang sudah ada, seperti lubang bekas galian hewan lain atau retakan di bangunan. Sarang ular berbisa cenderung lebih tersembunyi dan berada di lokasi yang sangat gelap, terlihat lebih padat tanpa banyak tanda aktivitas luar.
Berbeda dengan ular, sarang tikus terbuat dari sobekan kain, kertas, kardus, dan bahan-bahan lunak lainnya yang mereka kumpulkan. Adanya sarang yang terbuat dari bahan-bahan seperti plastik, kertas, kain, atau jerami di sekitar area lubang adalah indikasi kuat bahwa itu adalah sarang tikus yang sedang aktif.
7. Amati Populasi Hewan Mangsa
Jika tiba-tiba jumlah tikus, katak, atau cicak di rumah berkurang drastis, ini bisa menjadi pertanda adanya ular di sekitar. Ular menjadikan hewan-hewan tersebut sebagai sumber makanan utamanya. Suara kodok berteriak juga bisa menjadi tanda ada ular di sekitar, karena kodok adalah salah satu makanan favorit ular.
Sebaliknya, keberadaan tikus yang aktif dan tanda-tanda aktivitas tikus lainnya, seperti kotoran, kerusakan pada barang, atau suara-suara di malam hari, menunjukkan bahwa area tersebut dihuni oleh tikus. Jika Anda menemukan tanda-tanda tersebut, kemungkinan besar lubang tersebut masih dihuni oleh tikus atau hewan pengerat lainnya, bukan ular.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Bagaimana cara membedakan lubang sarang ular dan tikus?
Lubang ular bervariasi (1,5-7 cm), sering licin tanpa galian baru; lubang tikus (5-10 cm) rapi, dengan tumpukan tanah segar.
2. Apa ciri khas kulit terkelupas yang ditinggalkan ular?
Kulit ular berbisa runcing dan tebal di kepala, sedangkan kulit ular tidak berbisa lebih tipis dan kurang tegas.
3. Bau seperti apa yang mengindikasikan sarang tikus?
Sarang tikus seringkali memiliki bau amonia yang kuat dan tidak biasa, berasal dari urine tikus.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)