Berapa Modal yang Dibutuhkan untuk Jualan di Bulan Puasa 2026

20 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang bulan puasa 2026, banyak orang mulai melirik peluang usaha musiman yang dinilai cepat balik modal. Permintaan makanan, minuman, dan kebutuhan berbuka puasa biasanya meningkat signifikan. Kondisi ini membuat jualan di bulan puasa menjadi pilihan menarik, baik bagi pemula maupun pelaku usaha lama. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah berapa modal yang sebenarnya dibutuhkan untuk memulai usaha tersebut.

Menentukan modal jualan di bulan puasa 2026 tidak bisa disamaratakan karena tergantung jenis usaha yang dipilih. Skala jualan, lokasi, serta bahan baku sangat memengaruhi besarnya modal awal. Ada usaha yang bisa dimulai dengan modal kecil, ada pula yang membutuhkan persiapan lebih besar. Berikut gambaran modal yang perlu disiapkan agar jualan di bulan puasa bisa berjalan optimal.

Jualan takjil menjadi usaha paling populer saat bulan puasa 2026. Modal awal untuk takjil sederhana seperti gorengan, kolak, atau es buah relatif terjangkau. Rata-rata modal yang dibutuhkan berkisar antara Rp300.000 hingga Rp800.000. Modal tersebut sudah mencakup bahan baku, kemasan, dan perlengkapan dasar.

Keuntungan jualan takjil cukup cepat dirasakan karena perputaran uang harian. Risiko kerugian juga relatif kecil jika produksi disesuaikan dengan jumlah pembeli. Jenis usaha ini cocok untuk pemula. Lokasi strategis sangat membantu meningkatkan penjualan.

Makanan berat seperti nasi box, ayam goreng, atau lauk rumahan juga laris saat bulan puasa. Modal jualan makanan berat umumnya lebih besar dibanding takjil. Kisaran modal awal berada di angka Rp1.000.000 hingga Rp3.000.000. Besarnya modal tergantung variasi menu dan jumlah produksi.

Keuntungan dari makanan berat biasanya lebih besar per porsi. Namun, pengelolaan stok harus lebih hati-hati agar tidak terjadi sisa makanan. Kualitas rasa menjadi faktor utama agar pelanggan kembali. Usaha ini cocok untuk yang sudah terbiasa memasak dalam jumlah banyak.

Minuman kekinian seperti es kopi susu, es teh jumbo, atau minuman buah tetap diminati di bulan puasa 2026. Modal awal jualan minuman berkisar antara Rp500.000 hingga Rp1.500.000. Modal ini digunakan untuk bahan minuman, cup, sedotan, dan peralatan sederhana. Jika sudah memiliki peralatan, modal bisa lebih hemat.

Minuman memiliki margin keuntungan yang cukup baik. Proses pembuatannya relatif cepat dan praktis. Inovasi rasa bisa menjadi nilai tambah. Usaha ini cocok dijalankan di depan rumah atau area ramai menjelang berbuka.

Selain jualan offline, jualan online juga meningkat saat bulan puasa 2026. Modal jualan online relatif fleksibel karena tidak membutuhkan sewa tempat. Kisaran modal awal bisa dimulai dari Rp200.000 hingga Rp1.000.000. Modal tersebut digunakan untuk bahan produk, kemasan, dan promosi digital.

Keuntungan jualan online adalah jangkauan pasar yang lebih luas. Promosi bisa dilakukan melalui media sosial dan marketplace. Pengemasan yang rapi menjadi kunci kepercayaan pembeli. Usaha ini cocok bagi yang ingin jualan dari rumah.

Faktor yang Mempengaruhi Besarnya Modal Jualan

Besarnya modal jualan di bulan puasa 2026 dipengaruhi oleh beberapa faktor. Jenis produk, lokasi berjualan, dan target pasar sangat menentukan. Jumlah produksi harian juga memengaruhi kebutuhan modal. Selain itu, biaya tambahan seperti gas, listrik, dan transportasi perlu diperhitungkan.

Perencanaan yang matang membantu menekan pengeluaran yang tidak perlu. Memulai dari skala kecil bisa menjadi strategi aman. Modal bisa ditambah seiring meningkatnya permintaan. Dengan perhitungan tepat, peluang untung di bulan puasa semakin besar.

Pertanyaan seputar Modal Jualan di Bulan Puasa 2026

Berapa modal minimal untuk jualan di bulan puasa 2026?

Modal minimal bisa dimulai dari sekitar Rp200.000 hingga Rp500.000 tergantung jenis jualan yang dipilih.

Usaha apa yang paling cepat balik modal saat bulan puasa?

Jualan takjil dan minuman biasanya paling cepat balik modal karena permintaan tinggi setiap hari.

Apakah jualan online cocok saat bulan puasa?

Ya, jualan online sangat cocok karena banyak orang mencari makanan dan produk lewat media sosial.

Apa saja yang perlu disiapkan selain modal uang?

Selain uang, perlu menyiapkan waktu, tenaga, strategi jualan, dan perhitungan stok yang matang.

Apakah jualan di bulan puasa berisiko rugi?

Risiko tetap ada, namun bisa ditekan dengan produksi sesuai kebutuhan dan pemilihan produk yang tepat.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |