Liputan6.com, Jakarta Tinggal serumah dengan mertua sering menghadirkan dinamika baru dalam kehidupan keluarga. Di satu sisi, kehadiran orang tua bisa menjadi sumber bantuan, terutama ketika Anda memiliki anak kecil atau membutuhkan dukungan emosional. Namun, di sisi lain, ada tantangan yang muncul ketika ruang pribadi menjadi terbatas.
Pada rumah yang berukuran kecil, tantangan itu bisa terasa lebih intens. Batasan ruang membuat privasi mudah terkikis, kebiasaan kecil mudah saling mengganggu, dan kebutuhan masing-masing pihak harus benar-benar diatur dengan cermat. Meski begitu, menata rumah dengan cara yang tepat dapat membantu menciptakan suasana yang hangat, tertata, dan tetap harmonis.
Dengan inspirasi dari laman dekor rumah serta panduan tentang relasi dengan mertua, Anda bisa menemukan strategi praktis untuk membuat rumah kecil terasa lega, fungsional, dan tetap nyaman untuk semua anggota keluarga. Berikut ulasan lengkap Liputan6.com tentang bagaimana menata rumah kecil agar nyaman tinggal dengan mertua, Selasa (24/11/2025).
1. Mulai dari Komunikasi dan Batasan Ruang
Sebelum menata ruangan, penting untuk menata harapan. Menurut Brides.com dalam artikelnya tentang hidup harmonis dengan mertua, kunci kenyamanan bersama keluarga besar adalah membangun batasan yang jelas. Diskusikan sejak awal: area mana yang bersifat pribadi, bagaimana pembagian pekerjaan rumah, dan aturan-aturan sederhana yang membuat semua pihak merasa dihormati.
Dalam konteks rumah kecil, batasan ruang sangat penting. Misalnya, kamar tidur utama harus menjadi area bebas gangguan untuk Anda dan pasangan. Jika memungkinkan, sediakan sudut kecil untuk mertua sebagai ruang pribadi mereka—meskipun hanya pojok baca atau meja kecil. Ini membantu menciptakan rasa kepemilikan terhadap ruang.
2. Prioritaskan Privasi Lewat Tata Ruang
Laman-laman dekor rumah menekankan pentingnya ilusi ruang melalui layout yang tepat. Gunakan partisi ringan seperti rak kayu, tirai tebal, atau sekat lipat untuk memisahkan zona orang tua dan mertua tanpa menghabiskan banyak ruang. Hal ini sesuai dengan prinsip “Find Privacy” dari Brides.com, yang menegaskan bahwa setiap keluarga membutuhkan ruang untuk diri sendiri demi menjaga kesehatan hubungan.
Anda juga bisa menggunakan karpet, pencahayaan berbeda, atau tanaman indoor sebagai pembatas visual. Teknik ini sering diadopsi pada hunian kecil agar ruangan terasa lebih tersegmentasi tanpa harus memecah dinding.
3. Gunakan Furnitur Multifungsi
Tinggal dengan mertua berarti jumlah barang bertambah. Pilih furnitur multifungsi seperti sofa bed, meja lipat, tempat tidur dengan laci bawah, atau rak vertikal. Furnitur seperti ini mampu menghemat ruang dan sekaligus memaksimalkan fungsi. Banyak inspirasi dekor rumah merekomendasikan penggunaan lemari tinggi ke atas—bukan lebar ke samping—untuk menambah ruang penyimpanan tanpa membuat ruangan terasa penuh.
4. Ciptakan Area Independen untuk Mertua (Mini “In-Law Suite”)
Meski rumah kecil tidak memungkinkan membangun in-law suite seperti pada panduan T&G Builders, Anda tetap bisa menerapkan prinsip-prinsipnya dalam skala kecil:
- Pintu akses yang nyaman, misalnya area dekat pintu belakang atau kamar dekat ruang tamu.
- Pencahayaan alami, karena ruang terang terasa lebih luas dan sehat untuk lansia.
- Kemudahan mobilitas, seperti jalur yang bebas barang agar mertua tidak kesulitan berjalan.
- Akses barang pribadi, misalnya kabinet khusus untuk obat-obatan, kebutuhan harian, atau pakaian.
Dengan pendekatan “independence in design” dari The Cocoon, Anda dapat menata sudut tertentu sebagai area yang membuat mertua merasa tetap mandiri walau tinggal bersama.
5. Atur Sistem Penyimpanan Terintegrasi
Rumah kecil mudah berantakan jika tidak memiliki sistem penyimpanan yang jelas. Buat penyimpanan terpusat untuk barang umum seperti alat kebersihan, bumbu dapur, atau obat P3K. Lalu, beri area khusus untuk mertua sehingga mereka tidak perlu bertanya atau mencari-cari barang. Prinsip “make it easy to clean” dari T&G Builders juga relevan—gunakan material sederhana, rak terbuka, dan box serbaguna agar menjaga kebersihan menjadi mudah bagi semua.
6. Pisahkan Kegiatan yang Berpotensi Menimbulkan Gesekan
Dalam rumah kecil, ruang sosial sering kali tumpang tindih. Maka, pisahkan area untuk aktivitas yang berbeda jika memungkinkan:
- Tempat menonton TV
- Area makan
- Area ibadah
- Area kerja atau membaca
Pembagian sederhana ini dapat mencegah konflik kecil, misalnya ketika mertua ingin menonton acara TV favorit sementara Anda bekerja dari rumah. Dekorasi ruang kecil biasanya mengandalkan zoning dengan karpet, pencahayaan, dan posisi furnitur.
7. Perhatikan Suhu dan Kenyamanan
Berdasarkan rekomendasi T&G Builders, kontrol suhu adalah salah satu faktor kenyamanan utama bagi lansia. Jika rumah kecil memiliki satu AC untuk seluruh ruang, pertimbangkan untuk menambahkan kipas angin personal, portable AC, atau heater kecil agar mertua dapat mengatur suhu sesuai kebutuhan mereka tanpa memengaruhi kenyamanan seluruh rumah.
8. Jaga Komunikasi Sehat di Ruang Sempit
Sebagus apa pun penataan rumah, kenyamanan tinggal bersama mertua tidak akan tercapai tanpa komunikasi yang sehat. Panduan dari Brides.com menyarankan menjaga cara berbicara, aktif mendengarkan, dan memberi ruang bagi mertua untuk menyampaikan pendapat.
Gunakan ruang keluarga sebagai tempat berkumpul dan berdiskusi dengan suasana santai. Jika ada ketegangan, selesaikan dengan empati dan bukan reaksi spontan.
9. Rutin Evaluasi Ulang Tata Ruang
Kebutuhan Anda dan mertua dapat berubah seiring waktu. Buatlah jadwal evaluasi ringan setiap 3–6 bulan: apakah ruang sudah cukup nyaman, apakah ada barang yang perlu dipindah, atau adakah aktivitas harian yang mulai saling mengganggu? Prinsip adaptif ini penting dalam hunian kecil agar rumah tetap terasa lega dan harmonis.
10. Ingat Bahwa Tujuannya adalah Kehangatan Keluarga
Keterbatasan ruang bukan penghalang untuk menciptakan suasana yang hangat. Dengan strategi yang tepat, rumah kecil bisa terasa luas, rapi, dan nyaman untuk semua. Yang terpenting, jaga niat baik dan saling menghormati. Ingat bahwa tinggal bersama mertua juga memberi keuntungan: ada bantuan mengasuh anak, ada teman berbincang, dan ada kesempatan membangun hubungan keluarga yang lebih dekat.
FAQ Seputar Tinggal dengan Mertua
1. Bagaimana menjaga privasi saat tinggal dengan mertua di rumah kecil?
Gunakan pembatas ruang, atur jadwal aktivitas, dan buat area yang menjadi “zona pribadi” bagi masing-masing pihak.
2. Apa dekor terbaik untuk rumah kecil yang dihuni lebih dari satu keluarga?
Furnitur multifungsi, penyimpanan vertikal, cermin besar, dan pencahayaan alami adalah solusi ideal.
3. Bagaimana cara menghindari konflik kecil sehari-hari?
Bangun batasan yang jelas, komunikasikan ekspektasi, dan hindari terlibat dalam konflik antara pasangan dan orang tuanya.
4. Apakah mertua perlu memiliki ruang sendiri?
Sebaiknya iya. Tidak harus kamar terpisah, tetapi sudut khusus dapat memberi rasa independen dan kenyamanan.
5. Apa strategi terbaik jika mulai merasa terbebani secara emosional?
Cari bantuan profesional seperti konselor keluarga, sesuai anjuran para ahli di Brides.com.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)