Liputan6.com, Jakarta Ular cabe kerap muncul di kebun atau halaman, membuat banyak orang bertanya-tanya apakah ular cabe berbahaya? Meskipun kecil, penting mengetahui karakteristiknya agar bisa bersikap aman saat bertemu.
Warna mencolok seperti hijau atau hitam membuat ular cabe mudah terlihat, namun jangan langsung menilai aman atau berbahaya. Memahami apakah ular cabe berbahaya? membantu mengambil tindakan tepat tanpa panik.
Beberapa spesies memiliki bisa yang menimbulkan rasa sakit ringan. Mengetahui habitat dan perilaku ular cabe sangat penting, sehingga pertanyaan "apakah ular cabe berbahaya?" bisa dijawab dengan tepat.
Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang penjelasan apakah ular cabe berbahaya, Rabu (12/11/2025).
Identifikasi Ular Cabe: Ciri Fisik dan Ukuran
Mengutip kajian yang dipublikasikan di Bioilmi Vol. 6 No. 1 Edisi Juni 2020, setiap jenis ular memiliki karakteristik atau ciri khas ,ular anduk atau sering dikenal ular belalai gajah yang memiliki bentuk kulit atau sisik dengan butir-butir kecil seperti duri yang seragam.
Ular pelangi juga memiliki ciri khas warna-warni mengkilat seperti warna pelangi pada sisik-sisiknya dan jenis ular yang memiliki ciri khas berbeda dengan ular lainnya yaitu ular cabe atau di sebut ular kepala dua yang memiliki bentuk ekor lancip berwarna jingga, bila merasa terganggu ekornya akan melengkung keatas menyerupai kepala. Selain itu terdapat variasi lain yang membedakan antar jenis ular yaitu habitat dan adaptasi terhadap lingkungan.
Berikut ini identifikasi ular cabe:
1. Ular Cabe Kecil (Calliophis intestinalis / Banded Malayan Coral Snake)
- Ciri fisik: Tubuh didominasi merah cerah dengan pola garis hitam yang kontras. Kepala dan ekor berwarna merah, sedangkan bagian tengah tubuh hitam dengan garis biru. Perutnya belang hitam-putih. Ekor merah yang menyerupai cabai menjadi alasan nama lokalnya.
- Ukuran: Panjang rata-rata sekitar 35 cm, maksimal mencapai 55 cm.
- Perilaku: Saat merasa terancam, ular ini memipihkan tubuhnya dan menjungkitkan ekor sebagai tanda peringatan, atau membalikkan perut belangnya.
2. Ular Cabe Besar (Calliophis bivirgatus / Blue Coral Snake)
- Ciri fisik: Warna dasar biru cerah hingga gelap, bahkan hampir hitam, dengan garis oranye di sisi tubuh. Pola garis bisa menyatu membentuk tampilan kontras yang mencolok. Memiliki kelenjar bisa lebih besar dibanding ular biasa.
- Ukuran: Dapat tumbuh lebih dari 120 cm, jauh lebih panjang dibanding ular cabe kecil.
- Perilaku: Sama seperti ular cabe kecil, menunjukkan ekor atau perut sebagai tanda peringatan saat terancam.
3. Kesamaan
- Kedua jenis ular ini memiliki kelenjar bisa yang signifikan, sehingga tetap berpotensi berbahaya meski berukuran berbeda.
- Warna cerah dan pola tubuh mereka berfungsi sebagai peringatan bagi predator dan manusia.
- Menghindari kontak langsung dan tetap tenang saat bertemu ular cabe sangat dianjurkan untuk keselamatan.
Jenis Bisa Ular Cabe dan Potensi Fatalnya
Mengutip buku berjudul Ensiklopedia Hewan Ovipar (2024) oleh M. Sumarto, Ciri-ciri ular berbisa adalah mempunyai gigi taring yang kecil, ular berbisa memiliki bentuk kepala segitiga, ular berbisa umumnya berwarna terang dan mencolok, ular berbisa memiliki mata lonjong, biasanya ular berbisa memiliki satu baris sisik.
Sementara ciri ular tak berbisa beberapa diantaranya, memiliki dua gigi taring besar di bagian rahang atas, ular tanpa bisa mempunyai bentuk dan sisik sederhana, ular tidak berbisa memiliki mata berbentuk bulat.
Berikut ini jenis bisa ular cabe:
1. Ular Cabe Besar (Calliophis bivirgatus / Blue Coral Snake)
- Jenis bisa: Sitotoksin unik yang disebut kaliotoksin (calliotoxin).
- Efek: Racun ini bekerja dengan mengganggu kanal sodium pada sel saraf dan otot, menyebabkan rasa sakit hebat, melumpuhkan sistem otot, menurunkan tekanan darah, serta berpotensi melumpuhkan pernapasan.
- Potensi fatal: Gigitan bisa berbahaya terutama bagi mangsa kecil, namun kasus kematian pada manusia jarang terjadi karena sifat ular ini pemalu. Meski begitu, gigitan tetap memerlukan penanganan medis serius karena bisa menimbulkan kejang dan kelumpuhan sementara.
2. Ular Cabe Kecil (Calliophis intestinalis / Banded Malayan Coral Snake)
- Jenis bisa: Neurotoksin dan miotoksin.
- Efek: Neurotoksin menyerang sistem saraf, dapat menyebabkan nyeri lokal, pembengkakan, sakit kepala, mual, muntah, diare, pusing, kejang, kelumpuhan ringan, kesulitan bernapas, hingga kematian jaringan jika tidak ditangani.
- Potensi fatal: Kasus fatal pernah dilaporkan, termasuk kematian seorang anak akibat sesak napas setelah digigit ular cabe kecil.
Perilaku Ular Cabe
1. Sifat pemalu dan cenderung menghindar
Ular cabe, baik kecil maupun besar, umumnya menghindari manusia. Gigitan biasanya terjadi hanya jika ular merasa terganggu atau terpojok. Mereka lebih memilih melarikan diri daripada menyerang.
2. Predator alami bagi ular lain
Ular cabe dijuluki "pembunuh dari pembunuh" karena kemampuannya memangsa ular lain, termasuk kobra muda. Bisa yang sangat efektif membuatnya mampu melumpuhkan mangsa dengan cepat.
3. Habitat alami
Ular cabe hidup di hutan primer atau sekunder, jauh dari pemukiman. Kadang ditemukan di kebun desa atau taman rimbun yang kurang terurus, meskipun kasus gigitan manusia tetap jarang.
4. Ekor merah dan spesies terkait
Istilah "Ular Ekor Merah" di Indonesia kadang merujuk pada beberapa spesies berbisa. Ular cabe besar (Calliophis bivirgatus) memiliki bisa neurotoksik yang menyerang saraf, sedangkan Ular Hijau Ekor Merah (Trimeresurus albolabris) memiliki bisa hemotoksik yang menyerang sel darah. Penting untuk memahami perbedaan bahaya dari masing-masing spesies.
Penanganan Awal Gigitan Ular Cabe
Ular cabe termasuk berbahaya dan berbisa. Mengutip buku berjudul Pertolongan Pertama Kondisi Kegawatdaruratan Prehospital (2022) oleh Ns. Bayu Akbar Khayudin M.Kep, dkk., macam-macam ular berbisa meliputi ular cobra, ular black mamba, ular cabe, ular welang, ular derik mojave, viper, taipan daratan, dan lain-lain.
Pertolongan pertama ular berbisa yaitu jangan panik dan jangan cemas, kurangi pergerakan yang tidak perlu, immobilisasi bagian tubuh yang tergigit dengan cara pembidaian, gigitan ular berbisa tidak memerlukan ikatan kuat (torniquet), penghisapan darah, maupun vakum area gigitan.
Berikut ini penanganan awal digigit ular cabe:
1. Segera mendapatkan pertolongan medis
Bisa ular cabe sangat berbahaya, sehingga pengobatan profesional adalah langkah utama. Saat ini belum ada antivenom khusus untuk Calliophis bivirgatus, jadi penanganan fokus pada manajemen gejala, pemantauan kondisi vital, dan dukungan hidup.
2. Tetap tenang dan batasi pergerakan
Gerakan berlebihan dapat mempercepat penyebaran racun. Korban sebaiknya tetap tenang, membatasi aktivitas anggota tubuh yang tergigit, dan posisikan area gigitan lebih rendah dari jantung agar racun lebih lambat menyebar.
3. Segera hubungi layanan darurat atau fasilitas kesehatan terdekat
Transportasi cepat ke rumah sakit atau puskesmas sangat penting. Jangan menggunakan metode tradisional yang tidak terbukti karena dapat memperburuk kondisi. Penanganan cepat memungkinkan tenaga medis melakukan intervensi yang tepat.
4. Pencegahan di habitat alami
Ular cabe bersifat pemalu dan jarang menyerang manusia, sehingga risiko gigitan bisa diminimalkan. Hindari mendekati atau mengganggu ular di hutan, kebun, atau semak belukar, dan berhati-hatilah saat berada di area rawan ular.
Q & A Seputar Topik
Apakah semua ular cabe berbahaya bagi manusia?
Tidak semua ular cabe berbahaya secara fatal bagi manusia. Meskipun bisanya sangat kuat, ular ini bersifat pemalu dan biasanya menghindari interaksi. Gigitan pada manusia jarang terjadi dan lebih sering dialami jika ular merasa terancam atau terpojok.
Apa perbedaan bisa ular cabe kecil dan besar?
Ular cabe kecil (Calliophis intestinalis) memiliki bisa neurotoksin dan miotoksin yang menyerang sistem saraf dan jaringan otot, sedangkan ular cabe besar (Calliophis bivirgatus) memiliki bisa sitotoksin unik (kaliotoksin) yang memengaruhi sistem saraf dan otot, serta menurunkan tekanan darah. Keduanya sangat kuat, tetapi kasus kematian pada manusia jarang terjadi.
Seberapa cepat bisa ular cabe memengaruhi korban gigitan?
Efek bisa ular cabe dapat muncul dalam beberapa menit hingga beberapa jam, tergantung jumlah bisa yang masuk dan lokasi gigitan. Gejala awal termasuk nyeri, pembengkakan, mual, pusing, hingga kesulitan bernapas. Penanganan medis segera sangat penting.
Apa tindakan pertolongan pertama jika digigit ular cabe?
Tetap tenang dan batasi gerakan tubuh untuk memperlambat penyebaran bisa. Segera hubungi layanan darurat atau bawa korban ke fasilitas kesehatan. Jangan mencoba mengobati sendiri atau menggunakan metode tradisional yang tidak terbukti efektif, karena bisa ular cabe memerlukan penanganan medis profesional.
Apakah ular cabe agresif menyerang manusia?
Tidak, ular cabe bersifat pemalu dan lebih sering melarikan diri. Mereka hanya menyerang jika merasa terancam atau terpojok. Oleh karena itu, pencegahan terbaik adalah berhati-hati saat berada di habitat alaminya dan tidak mencoba mengganggu ular yang ditemui.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)