Apakah Minyak Zaitun Bisa untuk Muka? Ini Manfaat dan Cara Amannya

8 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta Minyak zaitun sudah lama dikenal sebagai bahan alami serbaguna yang tidak hanya dipakai di dapur. Tidak heran jika banyak orang bertanya, apakah minyak zaitun bisa untuk muka atau justru berisiko bagi kulit.

Jawaban singkatnya, minyak zaitun memang bisa digunakan pada wajah, terutama untuk kulit kering dan sensitif. Meski begitu, minyak ini tidak cocok untuk semua jenis kulit dan menuntut cara pemakaian yang tepat.

Kandungan antioksidan, vitamin, serta asam lemak sehat menjadikannya bahan andalan di banyak produk perawatan kulit. Jadi, pertanyaan apakah minyak zaitun bisa untuk muka sebenarnya bergantung pada kondisi kulit dan takaran penggunaannya.

Apa Itu Minyak Zaitun?

Sebelum menjawab lebih jauh, ada baiknya memahami dulu apa itu minyak zaitun. Minyak zaitun atau olive oil adalah lemak cair yang diperoleh dari perasan buah zaitun (Olea europaea), tanaman khas kawasan Mediterania. Sebagai hasil olahan buah zaitun, minyak ini dimanfaatkan bukan hanya untuk memasak, tetapi juga untuk perawatan kulit dan rambut sejak ribuan tahun lalu.

Merujuk penjelasan Stylist, minyak zaitun kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal yang tergolong lemak sehat dan menawarkan banyak manfaat kosmetik. Sebagian besar komposisinya berupa asam oleat, dilengkapi vitamin E, squalene, dan polifenol yang berperan sebagai antioksidan. Kombinasi nutrisi inilah yang membuat minyak zaitun menarik untuk perawatan kulit.

Perlu diketahui, tidak semua minyak zaitun sama. Ada beberapa jenis minyak zaitun di pasaran, dan memahami perbedaan minyak zaitun reguler, virgin, dan extra virgin akan membantu memilih yang paling tepat. Untuk perawatan wajah, jenis extra virgin paling dianjurkan karena diekstrak tanpa panas maupun bahan kimia, sehingga kandungan vitamin dan antioksidannya tetap terjaga.

Selain untuk kulit, manfaat minyak zaitun untuk kesehatan juga banyak dibahas, mulai dari menjaga jantung hingga bersifat antiradang. Bahkan, minyak zaitun extra virgin kerap dikonsumsi langsung sebagai bagian dari pola makan Mediterania. Namun, fokus pembahasan kali ini adalah pemakaiannya pada wajah.

Apakah Minyak Zaitun Bisa untuk Muka?

Pertanyaan apakah minyak zaitun bisa untuk muka paling sering muncul dari pemilik kulit kering, dan jawabannya adalah bisa. Minyak zaitun bekerja sebagai pelembap yang membantu mengunci air serta menghaluskan kulit kering. Dikutip dari Cleveland Clinic, minyak zaitun disebut bisa menjadi pelembap yang bagus untuk orang dengan kulit kering atau sensitif.

Meski begitu, minyak zaitun bukan solusi untuk semua orang. Karena teksturnya cenderung berat, minyak ini berisiko menyumbat pori-pori pada kulit berminyak dan rentan berjerawat. Jadi jika Anda memiliki kulit berminyak atau rentan berjerawat, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit sebelum menggunakan minyak zaitun karena dapat menyumbat pori-pori atau menyebabkan jerawat atau iritasi.

Secara ilmiah, minyak zaitun bersifat oklusif sekaligus emolien, artinya ia melapisi permukaan kulit dan membuatnya terasa lembut. Molekulnya relatif besar sehingga lebih banyak menetap di atas permukaan kulit ketimbang menembus jauh ke lapisan dalam. Minyak zaitun mengandung vitamin A, D, E, dan K, serta squalene. Seperti vitamin E, squalene memiliki sifat emolien dan antioksidan. Minyak zaitun juga memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi.

Kabar baiknya, hampir semua orang tetap bisa menikmati manfaat minyak zaitun untuk kulit, terutama lewat produk yang sudah diformulasikan dengan tepat. Minyak ini melembapkan dan menutrisi kulit secara mendalam, sekaligus meningkatkan elastisitas. Dengan demikian, apakah minyak zaitun bisa untuk muka sangat bergantung pada jenis kulit, dan bagi pemilik kulit bermasalah sebaiknya selalu didahului uji tempel pada area kecil.

Manfaat Minyak Zaitun untuk Muka

Setelah memahami bahwa minyak zaitun bisa dipakai pada wajah dengan catatan tertentu, mari lihat apa saja khasiatnya. Sebagian besar manfaat minyak zaitun untuk wajah berasal dari kandungan antioksidan, vitamin E, dan asam lemaknya.

  1. Melembapkan kulit kering. Minyak zaitun membantu menahan air di kulit sehingga terasa lebih lembut, khususnya bagi pemilik kulit kering
  2. Membantu membersihkan riasan. Sebagai cleansing oil, minyak zaitun mampu melarutkan riasan berbahan minyak, termasuk maskara tahan air. Ini menjadikannya alternatif alami untuk menghapus makeup sebelum mencuci wajah dengan sabun.
  3. Melawan tanda penuaan. Kandungan antioksidan seperti vitamin E dan polifenol membantu menetralkan radikal bebas pemicu penuaan dini. Mengacu pada laporan Yonka, sebuah studi di Prancis yang melibatkan hampir 3.000 orang dewasa menemukan bahwa mereka yang banyak mengonsumsi minyak zaitun memiliki tanda photoaging yang jauh lebih sedikit.
  4. Menenangkan iritasi dan kemerahan. Sifat antiradang minyak zaitun, terutama dari senyawa oleocanthal, membantu meredakan kulit yang teriritasi, bengkak, hingga kondisi seperti rosacea.
  5. Mendukung penyembuhan luka dan kulit terbakar matahari. Senyawa triterpen dalam minyak zaitun disebut membantu proses perbaikan kulit dengan mendukung produksi kolagen, dan beberapa studi menunjukkan minyak ini membantu memulihkan kulit setelah terpapar sinar matahari.
  6. Menutrisi lewat vitamin dan asam lemak. Asam lemak dalam minyak zaitun merupakan komponen kunci pada lapisan pelindung kelembapan kulit, sehingga membantu memperbaiki tampilan kulit yang kering dan kasar. Kandungan vitamin E di dalamnya turut memperkuat efek melembapkan tersebut.
  7. Eksfoliasi lembut. Dicampur gula atau garam halus, minyak zaitun bisa menjadi scrub alami yang mengangkat sel kulit mati, sehingga wajah tampak lebih segar dan bersih.
  8. Membantu meratakan warna kulit. Antioksidannya membantu menyamarkan noda dan meratakan warna kulit, meski perlu diingat efek ini terbatas dan bukan berarti memutihkan.

Rangkaian khasiat di atas bisa dirasakan bila minyak zaitun dijadikan bagian dari rutin merawat wajah dengan minyak zaitun secara konsisten.

Cara Menggunakan Minyak Zaitun untuk Muka

Manfaat minyak zaitun untuk muka baru terasa maksimal jika cara pakainya benar. Kuncinya, gunakan dalam jumlah kecil dan pilih jenis extra virgin yang murni tanpa campuran bahan lain. Anda bisa menggunakannya dengan cara:

  1. Sebagai pelembap. Oleskan beberapa tetes minyak pada kulit yang masih sedikit lembap setelah cuci muka, lalu tepuk perlahan. Cara ini sangat membantu mengatasi kulit kering dan cara menggunakannya pun cukup sederhana.
  2. Sebagai pembersih riasan. Tuang minyak secukupnya ke telapak tangan, pijat lembut ke wajah, lalu angkat dengan handuk hangat yang dibasahi. Metode ini menjadi salah satu pembersih makeup alami yang praktis.
  3. Sebagai masker wajah. Campur satu sendok makan minyak zaitun dengan madu, kuning telur, atau oat halus, oleskan ke wajah, diamkan 10-20 menit, lalu bilas dengan air hangat.
  4. Sebagai scrub lembut. Aduk minyak zaitun dengan sedikit gula atau garam halus, lalu pijatkan perlahan untuk mengangkat sel kulit mati.
  5. Untuk area mata. Basahi kapas dengan sedikit minyak zaitun untuk mengangkat riasan mata yang membandel secara lembut.
  6. Selalu lakukan uji tempel. Oleskan sedikit minyak ke area kecil kulit dan tunggu 24-48 jam untuk memastikan tidak ada reaksi sebelum memakainya ke seluruh wajah.

Untuk menambah referensi, kamu bisa menyesuaikan manfaat minyak zaitun untuk kulit wajah dengan jenis kulitmu, dan menjadikannya bagian dari perawatan wajah harian.

Baca juga: 6 Alasan Penting Menghapus Make Up Setelah Beraktivitas

Efek Samping dan Risiko Minyak Zaitun untuk Muka

Di balik manfaatnya, minyak zaitun punya sisi risiko yang perlu diwaspadai. Minyak ini bersifat komedogenik sehingga dapat menyumbat pori-pori dan memicu jerawat, terutama pada kulit berminyak. Karena itulah banyak ahli menyarankan pemilik kulit berjerawat memakainya di area tubuh, bukan pada wajah.

Penggunaan berlebihan juga berpotensi mengganggu skin barrier. Kandungan asam oleat yang tinggi dapat melemahkan lapisan pelindung kulit dan meningkatkan kehilangan air pada sebagian orang. Beberapa penelitian bahkan menemukan minyak zaitun dapat memperburuk gejala eksim dan merusak pelindung kulit pada bayi, sehingga pemakaian pada kulit bayi sebaiknya dihindari.

Reaksi alergi dan iritasi juga mungkin terjadi, ditandai kulit gatal, kemerahan, atau bengkak. Untuk mengurangi risiko, oleskan sedikit minyak ke area kecil kulit dan amati reaksinya lebih dulu. Hentikan pemakaian bila muncul keluhan yang tidak nyaman, apalagi bila kulitmu sedang mengalami masalah seperti kulit wajah kering dan mengelupas.

Agar aman, pilih minyak zaitun extra virgin, gunakan secukupnya, dan simpan di wadah kecil yang jauh dari panas serta cahaya supaya tidak cepat tengik. Dengan begitu, kualitas dan kandungan nutrisinya tetap terjaga saat dipakai.

Pada akhirnya, minyak zaitun memang bisa menjadi bahan perawatan wajah yang murah dan alami, tetapi bukan produk ajaib yang cocok untuk semua orang. Kenali dulu jenis kulitmu, mulai dari takaran kecil, dan jangan ragu berkonsultasi dengan dokter kulit bila memiliki keluhan kulit tertentu seperti jerawat membandel atau eksim.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Minyak Zaitun untuk Muka

Apakah minyak zaitun boleh dipakai di wajah setiap hari?

Secara umum boleh, terutama untuk kulit kering atau normal, asalkan digunakan dalam jumlah kecil. Namun, pemilik kulit berminyak dan berjerawat sebaiknya membatasi atau menghindarinya karena berisiko menyumbat pori-pori. Uji tempel dan mengamati reaksi kulit tetap dianjurkan sebelum menjadikannya perawatan rutin.

Apakah minyak zaitun bisa memutihkan wajah?

Belum ada bukti kuat bahwa minyak zaitun bisa memutihkan wajah. Minyak ini dapat membantu mencerahkan dan meratakan warna kulit secara terbatas berkat antioksidannya, tetapi tidak mengurangi melanin secara signifikan. Jadi, harapkan efek mencerahkan yang wajar, bukan memutihkan instan.

Apakah minyak zaitun aman untuk kulit berjerawat?

Untuk kulit berjerawat, minyak zaitun perlu digunakan dengan sangat hati-hati. Sifat antibakterinya memang bisa membantu, tetapi teksturnya yang berat berpotensi menyumbat pori dan memperparah jerawat. Sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter kulit sebelum memakainya secara langsung di wajah.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |