Liputan6.com, Jakarta Anda pasti sering melihat cicak merayap di dinding rumah, menjadi bagian tak terpisahkan dari lingkungan tropis Indonesia. Namun, pernahkah terlintas di benak Anda, apakah cicak bisa gigit manusia dan seberapa berbahayakah gigitan mereka? Cicak, atau gecko, adalah hewan yang sangat umum, seringkali menarik perhatian dengan suara khasnya.
Meskipun cicak dikenal sebagai hewan pemalu, faktanya mereka memang *bisa* menggigit manusia. Kejadian ini sangat jarang terjadi dan hampir selalu merupakan tindakan pertahanan diri saat mereka merasa terancam, terpojok, atau ditangani secara tidak benar. Gigitan cicak umumnya tidak agresif dan tidak berbahaya.
Artikel ini akan mengupas tuntas pertanyaan apakah cicak bisa gigit manusia, memberikan fakta lengkap mulai dari tingkat rasa sakit, potensi risiko infeksi, hingga langkah penanganan yang tepat. Kami juga akan membahas cara hidup berdampingan dengan cicak secara aman di rumah Anda. Jadi simak informasi selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (19/11/2025).
Memahami Perilaku Cicak: Kapan dan Mengapa Mereka Menggigit?
Cicak bukanlah hewan yang secara alami menyerang atau menggigit manusia. Mereka adalah makhluk pemalu yang cenderung menghindari kontak dan lebih memilih melarikan diri ketika merasa terganggu. Gigitan dari cicak selalu merupakan respons defensif, bukan serangan yang disengaja.
Beberapa situasi spesifik dapat memicu cicak untuk menggigit. Misalnya, jika cicak merasa tidak memiliki jalan keluar karena tertangkap atau terinjak secara tidak sengaja, gigitan bisa menjadi upaya terakhir untuk membela diri. Ini adalah insting alami mereka untuk bertahan hidup dari ancaman yang dirasakan.
Selain itu, cicak juga bisa menggigit secara tidak sengaja jika mereka lapar dan salah mengira jari manusia sebagai makanan, terutama jika tangan diletakkan terlalu dekat. Penanganan yang kasar atau gerakan tiba-tiba juga dapat membuat cicak ketakutan, mendorong mereka untuk menggigit sebagai reaksi spontan. Cicak jantan bahkan bisa menjadi teritorial dan menggigit jika mengira Anda sebagai pesaing, terutama jika ada aroma cicak lain di tangan Anda.
Mengenal Jenis Cicak dan Potensi Gigitannya
Penting untuk membedakan antara jenis cicak yang umum ditemui karena potensi gigitannya bervariasi. Dua jenis utama yang sering ada di sekitar kita adalah cicak rumah dan tokek, keduanya memiliki karakteristik yang berbeda.
Cicak Rumah (House Gecko/Hemidactylus frenatus) adalah yang paling sering kita jumpai. Ukurannya kecil, umumnya hanya 7–15 cm, dengan kulit pucat atau transparan berwarna krem atau coklat muda. Gigitan cicak rumah hampir tidak terasa, seperti cubitan halus, dan sangat jarang melukai kulit secara signifikan. Mereka sangat pemalu dan akan segera lari jika merasa terancam, dengan suara khas "cik-cik-cik" yang lembut.
Berbeda dengan cicak rumah, Tokek (Tokay Gecko/Gekko gecko) berukuran jauh lebih besar, bisa mencapai 35 cm atau bahkan 40 cm. Tubuhnya kokoh dengan bintik oranye atau merah pada kulit abu-abu kebiruan. Tokek memiliki rahang yang lebih kuat, sehingga gigitannya bisa terasa sakit, bahkan mungkin menyebabkan luka kecil dan pendarahan. Tokek juga cenderung menggigit dan menahan gigitannya dengan erat, serta lebih bersifat teritorial dan berani jika diganggu, dengan panggilan keras "TO-kay! TO-kay!".
Tingkat Bahaya Gigitan Cicak: Sakitkah dan Beracunkah?
Kekhawatiran utama seputar pertanyaan apakah cicak bisa gigit manusia seringkali berkisar pada rasa sakit dan potensi bahayanya. Untuk cicak rumah, gigitannya sangat minim rasa sakit, seringkali tidak terasa sama sekali karena gigi mereka yang kecil tidak cukup kuat menembus kulit manusia secara signifikan. Namun, gigitan tokek bisa cukup menyakitkan, mirip dengan cubitan kuat, dan berpotensi meninggalkan bekas merah atau lecet.
Satu hal yang perlu ditekankan adalah bahwa gigitan cicak atau tokek tidak beracun (non-venomous). Mereka tidak menghasilkan bisa atau racun yang berbahaya bagi manusia. Meskipun ada beberapa spesies kadal lain di dunia yang memiliki bisa, cicak rumah dan tokek yang umum di Indonesia tidak termasuk dalam kategori tersebut, sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang keracunan.
Risiko utama dari gigitan cicak, seperti halnya gigitan hewan lain, adalah potensi infeksi bakteri. Cicak dan reptil lainnya dapat membawa bakteri seperti Salmonella di kulit, mulut, dan kotorannya. Jika gigitan sampai melukai kulit, bakteri ini dapat masuk dan menyebabkan infeksi. Infeksi Salmonella dapat menyebabkan diare, demam, dan kram perut, dengan risiko lebih tinggi pada anak-anak di bawah 5 tahun, lansia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Langkah Tepat Penanganan Jika Digigit Cicak
Jika Anda digigit cicak atau tokek dan kulit Anda terluka, penting untuk segera mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari infeksi. Penanganan yang cepat dan benar dapat meminimalkan risiko komplikasi.
- Cuci Luka Segera: Bilas area gigitan secara menyeluruh di bawah air mengalir bersih dan bersihkan dengan sabun antibakteri. Langkah ini krusial untuk menghilangkan bakteri atau kotoran yang mungkin menempel pada luka akibat gigitan.
- Disinfeksi: Setelah dicuci bersih, oleskan cairan antiseptik seperti Betadine atau alkohol pada luka. Disinfektan akan membantu membunuh bakteri yang mungkin masih tersisa dan mencegah pertumbuhan mikroorganisme berbahaya.
- Tutup Luka (Opsional): Jika luka terbuka atau mengeluarkan darah, gunakan plester steril atau perban. Penutupan luka ini berfungsi untuk melindunginya dari kontaminasi lebih lanjut dari lingkungan sekitar.
- Pantau Tanda Infeksi: Amati luka dengan cermat selama beberapa hari ke depan. Waspadai jika muncul tanda-tanda infeksi seperti kemerahan yang meluas, pembengkakan, keluarnya nanah, atau rasa sakit yang berdenyut. Jika salah satu tanda ini berkembang, segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan medis lebih lanjut.
Mencegah Gigitan Cicak: Hidup Berdampingan dengan Aman
Pencegahan adalah kunci utama untuk menghindari gigitan cicak, mengingat mereka umumnya tidak ingin menggigit manusia dan akan menghindar. Memahami perilaku mereka membantu kita untuk hidup berdampingan dengan aman.
- Jangan Menangani atau Mengejar Cicak: Biarkan mereka berada di tempatnya. Cicak adalah pengendali hama alami yang efektif, memangsa nyamuk, lalat, semut, dan serangga kecil lainnya, sehingga membantu menjaga kebersihan rumah tanpa perlu intervensi.
- Hindari Memberi Makan dengan Tangan: Jangan menggoda cicak dengan jari Anda, karena mereka mungkin salah mengira jari Anda sebagai makanan. Interaksi langsung semacam ini meningkatkan risiko gigitan yang tidak disengaja.
- Ajari Anak-Anak untuk Tidak Mengganggu: Anak-anak harus selalu diawasi saat berada di sekitar reptil. Mereka tidak boleh menangani cicak tanpa pengawasan orang dewasa, terutama karena anak-anak di bawah 5 tahun memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi Salmonella.
- Bersikap Tenang dan Lembut: Jika Anda memang harus memindahkan cicak, lakukan dengan sangat hati-hati dan gunakan wadah atau alat lain, bukan tangan kosong. Pendekatan ini menghindari mereka merasa terancam dan memicu respons gigitan.
- Cuci Tangan Setelah Kontak: Selalu cuci tangan dengan sabun dan air setelah menyentuh cicak atau reptil lainnya, atau setelah membersihkan kandang atau lingkungannya. Ini penting untuk mencegah penyebaran bakteri Salmonella yang mungkin mereka bawa.
Jadi, jawaban untuk pertanyaan apakah cicak bisa gigit manusia adalah ya, bisa, tetapi ini sangat jarang terjadi dan hampir selalu karena pertahanan diri. Gigitan cicak rumah umumnya tidak menyakitkan dan tidak berbahaya, sementara gigitan tokek bisa lebih signifikan. Risiko terbesarnya adalah infeksi bakteri, terutama Salmonella, jika luka tidak dibersihkan dengan benar.
Alih-alih takut, lebih baik kita menghargai peran cicak sebagai pemangsa serangga alami di rumah kita. Dengan memahami perilakunya dan tidak mengganggunya, kita dapat hidup berdampingan dengan damai tanpa perlu khawatir akan gigitannya. Menjaga kebersihan lingkungan dan menyimpan makanan dengan benar juga dapat mengurangi daya tarik cicak ke area yang tidak diinginkan.
FAQ
Q: Apakah gigitan cicak bisa menyebabkan penyakit serius?
A: Risiko penyakit serius dari gigitan cicak sangatlah rendah. Risiko utamanya adalah infeksi bakteri lokal pada luka jika tidak dibersihkan dengan benar. Tidak ada bukti bahwa gigitan cicak menularkan penyakit sistemik yang berbahaya.
Q: Bagaimana cara membedakan cicak biasa dengan tokek?
A: Cicak rumah (Hemidactylus frenatus) berukuran kecil (7-15 cm), warna pucat (coklat muda/abu), dan bersuara "cik-cik-cik". Tokek (Gekko gecko) berukuran besar (bisa hingga 35 cm), bertubuh kekar dengan bintik oranye/merah di kulit abu-abu, dan bersuara keras "To-kek! To-kek!".
Q: Apa yang harus dilakukan jika digigit tokek?
A: Langkahnya sama dengan digigit cicak, tetapi perlu lebih waspada karena gigitan tokek lebih berpotensi melukai dan terasa lebih sakit. Cuci dan disinfeksi luka dengan seksama. Jika lukanya dalam atau menunjukkan tanda infeksi (kemerahan, bengkak, nanah), segera pergi ke dokter.
Q: Benarkah cicak membawa bakteri Salmonella?
A: Ya, cicak dan reptil lainnya dapat membawa bakteri Salmonella di kulit, mulut, dan kotorannya. Bakteri ini dapat menyebar ke manusia melalui kontak langsung atau tidak langsung. Itulah mengapa mencuci tangan dengan sabun setelah tidak sengaja menyentuhnya atau habitatnya sangat penting, terlepas dari gigitan atau tidak.
Q: Apakah cicak berbahaya untuk bayi atau balita?
A: Cicak sendiri tidak berbahaya secara langsung. Namun, karena sistem kekebalan tubuh anak yang masih berkembang, mereka lebih rentan terhadap infeksi bakteri seperti Salmonella yang dibawa oleh cicak. Pastikan anak tidak memegang cicak dan selalu cuci tangan mereka untuk mencegah risiko paparan bakteri. Jauhkan juga tempat tidur anak dari area yang sering dilewati cicak untuk menghindari kontak dengan kotorannya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)