Liputan6.com, Jakarta Tren gaya hidup sehat semakin berkembang di Korea Selatan, terutama di kalangan generasi muda yang berusaha untuk memperlambat proses penuaan. Salah satu metode yang sedang banyak diperbincangkan adalah Diet MIND (Mediterranean-DASH Intervention for Neurodegenerative Delay). Diet ini merupakan hasil penggabungan antara prinsip-prinsip diet Mediterania dan diet DASH yang telah terbukti efektif dalam menjaga kesehatan jantung dan fungsi otak.
Diet MIND mulai mendapatkan perhatian yang luas di Korea Selatan berkat kontribusi Jung Hee-won, seorang profesor medis di Asan Medical Center, Seoul. Ia telah mempopulerkan pendekatan diet ini sebagai bagian dari tren slow aging, yang merupakan usaha untuk memperlambat penuaan melalui pola makan yang lebih sehat dan seimbang.
Dalam bukunya yang berjudul "Slow Aging Diet", Jung menjelaskan bahwa Diet MIND lebih dari sekadar memilih makanan sehat, tetapi juga mencakup gaya hidup yang lebih menyeluruh.
“Penuaan bukanlah hal yang sederhana. Kebiasaan gaya hidup seperti olahraga dan nutrisi hanyalah hasil dari prinsip-prinsip bagaimana kita menjalankan hidup kita,” ungkap Jung Hee-won dalam wawancaranya dilansir dari laman The Korea Times.
Sarapan sangat berpengaruh pada kesehatan dan oatmeal cukup populer sebagai salah satu makanan sehat untuk sarapan.
1. Makan Biji-Bijian dan Kacang-Kacangan
Diet MIND sangat menekankan pentingnya untuk mengganti karbohidrat olahan dengan sumber biji-bijian utuh, seperti gandum, quinoa, dan beras merah. Dengan melakukan hal ini, seseorang dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah dan mendapatkan energi yang lebih tahan lama.
Di Korea Selatan, yang mana nasi putih menjadi makanan pokok, Jung merekomendasikan untuk mencampurkan lentil, gandum, dan beras merah dengan proporsi 4:2:2:2. Ini merupakan pilihan yang lebih sehat dan dapat memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan.
2. Tingkatkan Konsumsi Sayuran dan Buah Segar
Sayuran berwarna hijau serta buah-buahan beri kaya akan antioksidan, yang berfungsi melindungi sel-sel otak dari proses penuaan yang cepat. Dalam diet MIND, dianjurkan untuk mengonsumsi sayuran hijau seperti bayam dan brokoli setiap hari, karena keduanya memiliki manfaat yang signifikan bagi kesehatan otak.
Buah-buahan beri, khususnya blueberry dan strawberry, juga sangat direkomendasikan karena mengandung flavonoid yang mendukung fungsi otak. Di Korea, pola makan ini sangat sesuai dengan kebiasaan masyarakatnya yang telah terbiasa mengonsumsi berbagai jenis sayuran dalam menu sehari-hari mereka.
3. Memanfaatkan Minyak Zaitun Sebagai Sumber Lemak Utama
Diet Mediterania, yang menjadi salah satu inspirasi dalam Diet MIND, memiliki ciri khas berupa penggunaan minyak zaitun sebagai sumber lemak yang sehat. Minyak zaitun ini mengandung banyak asam lemak tak jenuh tunggal, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung serta mengurangi peradangan dalam tubuh.
Di sisi lain, dalam dunia kuliner Korea, minyak zaitun semakin banyak digunakan dan mulai menggantikan minyak goreng biasa dalam berbagai hidangan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin menyadari manfaat kesehatan dari minyak zaitun, sehingga penggunaannya semakin meluas dalam masakan sehari-hari.
4. Mengurangi Asupan Daging Merah dan Produk Olahan
Diet MIND mendorong individu untuk lebih banyak mengonsumsi ikan dan unggas, serta mengurangi asupan daging merah dan produk olahan. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa konsumsi berlebihan daging merah dapat meningkatkan risiko peradangan dan mempercepat proses penuaan.
Menurut Jung Hee-won, penting untuk membatasi konsumsi daging merah hanya beberapa kali dalam sebulan. Sebagai alternatif, ia menyarankan agar ikan yang kaya akan asam lemak omega-3 dijadikan pilihan utama dalam diet sehari-hari.
5. Mengurangi Konsumsi Gula dan Makanan Olahan
Dalam Diet MIND, sangat penting untuk menjauhi gula sederhana dan makanan yang telah diproses, seperti camilan manis, makanan cepat saji, dan minuman berkarbonasi. Hal ini menjadi salah satu faktor kunci yang perlu diperhatikan untuk mencapai hasil yang optimal dalam diet ini.
Profesor Jung menggarisbawahi bahwa "makanan manis bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat dan memicu resistensi insulin." Oleh karena itu, ia merekomendasikan agar konsumsi makanan gorengan dibatasi menjadi kurang dari satu kali dalam seminggu dan juga menyarankan agar camilan manis tidak melebihi 30 gram sebanyak empat kali dalam seminggu.
6. Apa keuntungan utama dari Diet MIND?
Diet MIND telah dikenal luas karena kemampuannya dalam menjaga kesehatan otak. Selain itu, diet ini juga berperan penting dalam mengurangi kemungkinan terjadinya penyakit neurodegeneratif, termasuk Alzheimer, serta membantu memperlambat proses penuaan berkat penerapan pola makan yang sehat.
7. Apakah Diet MIND efektif untuk menurunkan berat badan?
Walaupun Diet MIND tidak dirancang khusus untuk menurunkan berat badan, pola makannya dapat berkontribusi dalam pengendalian berat badan dengan cara yang alami. Hal ini disebabkan oleh kandungan serat yang tinggi dan kadar gula yang rendah dalam diet tersebut.