Liputan6.com, Jakarta Kehadiran ular di dalam rumah sering kali menimbulkan kepanikan, rasa takut, sekaligus rasa ingin tahu yang besar. Banyak orang mengaitkannya dengan hal-hal mistis, pertanda tertentu, hingga nasihat keagamaan. Dalam pandangan Islam, kemunculan ular bukan hanya peristiwa alam semata, tetapi juga memiliki dimensi spiritual yang perlu dipahami dengan bijak.
Islam mengajarkan bahwa setiap makhluk ciptaan Allah memiliki tempat dan hak hidupnya masing-masing. Karena itu, saat ular muncul di dalam rumah, Islam tidak langsung menganjurkan untuk membunuhnya, melainkan memberi tahapan etika dan aturan yang jelas dalam menghadapi situasi tersebut. Prinsip kehati-hatian dan rasa hormat terhadap ciptaan Allah menjadi dasar dalam penanganannya.
Artikel ini membahas secara lengkap tentang arti kehadiran ular di rumah menurut Islam, tanda-tandanya, hukum membunuh ular, hingga langkah yang dianjurkan dalam syariat.
1. Makna Kehadiran Ular di Rumah dalam Perspektif Islam
Dalam ajaran Islam, ular merupakan salah satu makhluk ciptaan Allah yang memiliki fungsi dan perannya di alam. Namun, kemunculannya di rumah manusia kadang dianggap sebagai peringatan atau ujian bagi penghuni rumah. Dalam beberapa tafsir, disebutkan bahwa bisa saja ular yang muncul adalah hewan biasa, namun ada pula kemungkinan ia merupakan perwujudan makhluk gaib seperti jin.
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk tidak tergesa-gesa mengambil tindakan ekstrem ketika menemui ular di rumah. Ular bisa jadi hanyalah hewan yang tersesat mencari tempat sejuk atau sumber makanan seperti tikus. Pemahaman yang keliru dan panik justru berisiko menimbulkan bahaya bagi manusia maupun hewan itu sendiri.
Sikap terbaik adalah menenangkan diri, memastikan keamanan keluarga, lalu mengambil tindakan sesuai petunjuk agama. Islam mengajarkan bahwa menghadapi kejadian seperti ini harus disertai doa dan ikhtiar, bukan dengan rasa takut yang berlebihan atau tindakan membabi buta.
2. Pertanda Ular Masuk Rumah Menurut Penafsiran Umum
Banyak masyarakat yang menafsirkan kemunculan ular di rumah sebagai pertanda tertentu, baik positif maupun negatif. Ada yang meyakini sebagai tanda adanya tamu tak diundang dari alam gaib, sebagian lagi mengaitkannya dengan gangguan jin, dan ada pula yang melihatnya sebagai ujian untuk menguji ketenangan dan keimanan penghuni rumah.
Dalam Islam sendiri, pertanda seperti ini tidak dijelaskan secara eksplisit. Namun, Islam mengajarkan bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah atas izin Allah dan menjadi ujian bagi manusia untuk bersabar dan berpikir jernih. Kehadiran ular bukan serta-merta menjadi pertanda buruk, melainkan bisa menjadi momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah.
Alih-alih menebak-nebak maknanya, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, membaca ayat pelindung seperti Ayat Kursi dan surah Al-Baqarah, serta menjaga kebersihan rumah agar terhindar dari hal-hal yang mengundang hewan liar masuk.
3. Hukum Membunuh Ular Menurut Syariat Islam
Islam memiliki aturan yang jelas mengenai pembunuhan hewan, termasuk ular. Rasulullah SAW menganjurkan agar umatnya tidak langsung membunuh ular yang ditemukan di rumah tanpa sebab yang jelas. Ular yang muncul perlu diberi peringatan terlebih dahulu selama tiga kali, agar jika ia berasal dari kalangan jin, ia memiliki kesempatan untuk pergi.
Namun, jika setelah diberi peringatan ular tetap bertahan atau menunjukkan sikap mengancam, maka diperbolehkan untuk dibunuh sebagai bentuk perlindungan diri. Ular yang berjenis berbahaya seperti yang berbisa kuat atau menyerang manusia termasuk kategori hewan yang boleh dibunuh. Berikut salah satu dalil hadistnya:
إِنَّ لِهَذِهِ الْبُيُوتِ عَوَامِرَ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ شَيْئًا مِنْهَا فَحَرِّجُوا عَلَيْهَا ثَلَاثًا، فَإِنْ ذَهَبَ، وَإِلَّا فَاقْتُلُوهُ، فَإِنَّهُ كَافِرٌ
Inna lihādhihi al-buyūti ‘awāmir(a), fa-’idhā ra’aytum shay’an minhā fa ḥarrijū ‘alayhā thalāthan, fa-in dhahaba wa ’illā fa iqtulūhū, fa-innahū kāfirun.
Sesungguhnya di rumah-rumah ada ular-ular yang berada di rumah-rumah. Apabila kalian melihat satu dari mereka, maka buatlah peringatan padanya tiga kali. Apabila pergi, maka biarkan dan bila tidak mau pergi maka bunuhlah, karena dia itu kafir. [HR Muslim no. 2236]
4. Etika Memberi Peringatan kepada Ular di Rumah
Saat menemukan ular di dalam rumah, Islam mengajarkan agar penghuni rumah memberi peringatan sebelum bertindak. Peringatan ini bisa dilakukan dengan mengucapkan salam atau membaca basmalah sambil memerintahkan ular untuk pergi. Tujuannya adalah sebagai bentuk adab kepada makhluk lain dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
Langkah ini dilakukan sebanyak tiga kali dalam rentang waktu yang wajar. Jika setelah tiga kali peringatan ular tetap tidak pergi, barulah boleh diambil tindakan lain, seperti mengusir dengan alat bantu atau memanggil bantuan profesional. Etika ini tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga membantu menenangkan pikiran sebelum bertindak.
Selain itu, memberi peringatan juga menjadi bentuk pengakuan bahwa manusia tidak sendirian di dunia ini. Islam mengajarkan sikap rendah hati bahwa ada makhluk lain ciptaan Allah yang juga menempati bumi, dan manusia harus menghormati mereka selama tidak menimbulkan bahaya.
5. Jenis Ular yang Diperbolehkan Dibunuh
Dalam ajaran Islam, terdapat pengecualian terhadap jenis ular tertentu yang boleh dibunuh karena sifatnya berbahaya. Di antara jenis itu adalah ular yang berbisa kuat atau ular dengan dua garis hitam di punggungnya dan ekor pendek, karena disebut dapat mencelakai manusia atau menyebabkan gangguan kesehatan.
Jenis-jenis ular ini termasuk kategori hewan yang mengancam keselamatan, sehingga membunuhnya diperbolehkan sebagai langkah perlindungan diri dan keluarga. Namun, tindakan tersebut harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak menimbulkan risiko tambahan.
Meskipun demikian, membunuh tetap bukan pilihan utama. Bila memungkinkan, umat Islam disarankan untuk memanggil pihak berwenang atau pawang ular agar penanganan dilakukan secara aman dan sesuai dengan prinsip kemanusiaan.
6. Langkah Aman Menangani Ular di Rumah
Langkah pertama ketika melihat ular di rumah adalah menjaga jarak dan memastikan seluruh anggota keluarga dalam keadaan aman. Hindari tindakan panik atau mencoba memukul ular tanpa pengalaman, karena dapat memancing serangan balik yang berbahaya.
Selanjutnya, pastikan untuk mengamati gerak-gerik ular dari jarak aman, sambil mencari jalan keluar bagi hewan tersebut. Jika ular tetap bertahan atau tampak berbahaya, segera hubungi petugas damkar, pawang, atau lembaga penyelamat satwa agar dapat ditangani dengan aman.
Setelah ular berhasil dipindahkan, bersihkan area rumah dan temukan sumber masuknya. Menutup celah di dinding, ventilasi, atau saluran air bisa menjadi langkah efektif agar kejadian serupa tidak terulang.
7. Cara Mencegah Ular Masuk Rumah
Pencegahan lebih baik daripada penanganan. Untuk mencegah ular masuk rumah, penting menjaga kebersihan lingkungan dan pekarangan. Ular sering tertarik pada area yang lembap, gelap, atau penuh tumpukan barang seperti kayu dan batu.
Selain itu, pastikan rumah bebas dari hewan pengerat seperti tikus, karena ular sering datang untuk memangsa mereka. Menyemprotkan bahan alami seperti minyak serai atau kapur barus di sudut-sudut rumah juga bisa membantu mengusir ular.
Langkah tambahan yang dapat dilakukan adalah melakukan pemeriksaan rutin di sekitar rumah, terutama saat musim hujan atau banjir, karena kondisi tersebut sering memaksa ular keluar dari sarangnya dan mencari tempat kering.
8. Menyikapi Ular di Rumah dengan Iman dan Akal Sehat
Islam mengajarkan keseimbangan antara iman dan akal dalam menghadapi segala peristiwa, termasuk ketika ular muncul di rumah. Iman menjadi pedoman agar tidak mudah panik atau percaya pada hal-hal mistis berlebihan, sementara akal membantu menilai situasi secara logis dan bertindak tepat.
Menghadapi ular dengan tenang, berdoa, dan mengambil langkah sesuai syariat adalah bentuk pengamalan iman yang rasional. Dengan cara ini, umat Islam dapat menjaga keselamatan diri dan keluarga tanpa melanggar prinsip ajaran agama.
Pada akhirnya, kemunculan ular di rumah seharusnya menjadi pengingat bahwa manusia tidak sepenuhnya berkuasa atas alam. Semua kejadian, termasuk hal kecil sekalipun, terjadi atas izin Allah SWT dan dapat menjadi ujian untuk meningkatkan keimanan.
Pertanyaan dan Jawaban (People Also Ask)
1. Apa arti ular masuk rumah menurut Islam?
Ular yang masuk rumah dapat bermakna ganda, bisa jadi hewan biasa atau perwujudan makhluk gaib. Islam mengajarkan untuk berhati-hati, memberi peringatan, dan tidak langsung membunuh tanpa alasan kuat.
2. Bolehkah langsung membunuh ular yang masuk rumah?
Tidak. Islam menganjurkan memberi peringatan tiga kali terlebih dahulu. Jika ular tetap tinggal atau mengancam keselamatan, barulah boleh dibunuh.
3. Bagaimana cara memberi peringatan kepada ular?
Ucapkan salam atau basmalah dan perintahkan ular keluar dengan sopan. Lakukan sebanyak tiga kali dengan jarak waktu wajar sebelum mengambil tindakan lain.
4. Jenis ular apa yang boleh dibunuh menurut Islam?
Ular berbisa atau yang memiliki ciri berbahaya seperti dua garis hitam di punggungnya dan ekor pendek boleh dibunuh karena termasuk ancaman nyata.
5. Apa cara terbaik mencegah ular masuk rumah?
Menutup celah akses, menjaga kebersihan pekarangan, mengusir tikus, dan rutin memeriksa area lembap merupakan langkah paling efektif untuk mencegah ular masuk rumah.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)