9 Ide Jualan Modal Kecil yang Untung di 2025, Bisa Langsung Dicoba

4 days ago 8

Liputan6.com, Jakarta Tahun 2025 menghadirkan banyak peluang usaha modal kecil seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan produk praktis, sehat, dan harga terjangkau. Banyak jenis jualan yang bisa dimulai dari rumah hanya dengan modal di bawah Rp1 juta, namun tetap memiliki peluang keuntungan yang cepat. Dengan strategi pengemasan yang tepat, usaha sederhana pun dapat terlihat profesional dan lebih mudah menarik perhatian pembeli.

Tren konsumsi harian yang makin dinamis dan pertumbuhan belanja digital juga membuat permintaan terhadap produk rumahan semakin tinggi. Konsumen kini lebih menyukai produk segar, personal, dan praktis, sehingga pelaku usaha kecil bisa memanfaatkan peluang ini tanpa harus berinvestasi besar. Modal kecil bukan lagi hambatan, justru menjadi keunggulan karena risiko usaha lebih rendah namun potensi hasilnya tetap signifikan.

Artikel ini merangkum 9 ide jualan relevan untuk 2025 lengkap dengan modal awal yang diperlukan, cara pengemasan paling efektif, hingga potensi keuntungan yang dapat diperoleh. Simak referensinya, dirangkum Liputan6, Selasa (25/11).

1. Usaha Salad Buah

Salad buah menjadi salah satu menu yang paling stabil peminatnya sepanjang 2025 karena tren hidup sehat terus meningkat. Untuk memulai usaha ini, modal yang dibutuhkan berkisar Rp300.000–Rp500.000, mencakup pembelian buah-buahan segar, yogurt atau mayones untuk saus, serta cup plastik bening untuk kemasan. Dengan modal tersebut, produksi awal dapat mencapai 20–40 cup, cukup untuk memulai penjualan harian dengan risiko kecil.

Dari sisi pengemasan, tampilan produk sangat menentukan minat pembeli. Cup bening memperlihatkan warna buah yang segar sehingga meningkatkan daya tarik visual, sementara tambahan stiker sederhana berisi nama brand atau tanggal produksi memberi kesan lebih profesional. Agar kualitas terjaga, saus dapat dikemas terpisah dalam cup kecil sehingga salad tetap segar selama proses pengantaran.

Peluang keuntungan salad buah cukup menjanjikan karena harga jualnya berada di kisaran Rp12.000–Rp20.000 per cup. Dengan penjualan harian 20–30 cup, pelaku usaha bisa mendapatkan keuntungan bersih Rp50.000–Rp150.000 per hari. Pendapatan akan meningkat signifikan jika Anda melayani pesanan partai kecil untuk acara kantor atau katering harian.

2. Roti Bakar Mini untuk Sarapan

Roti bakar mini menjadi salah satu produk camilan dan sarapan yang paling banyak dicari karena harganya terjangkau dan cocok untuk semua kalangan. Modal awal yang dibutuhkan hanya sekitar Rp200.000–Rp350.000 untuk membeli roti tawar, margarin, topping seperti cokelat atau keju, serta kertas foodgrade untuk kemasan. Dengan modal tersebut, Anda dapat memproduksi hingga 40–60 porsi roti bakar mini setiap hari.

Pengemasan sederhana sangat efektif untuk produk ini. Roti dapat dibungkus dengan kertas foodgrade dan ditambahkan stiker kecil untuk identitas brand. Jika ingin tampil berbeda, Anda bisa memberikan pita kecil pada pembelian paket sehingga terlihat lebih menarik saat diposting di media sosial oleh pembeli. Kemasan yang rapi juga menjaga kualitas roti agar tetap hangat dan tidak mudah lembek.

Potensi keuntungan roti bakar mini tergolong besar karena harga jualnya berada di kisaran Rp4.000–Rp7.000 per porsi. Dengan volume penjualan stabil, keuntungan mingguan dapat mencapai Rp300.000–Rp600.000. Jika dipasarkan secara konsisten melalui WhatsApp, Instagram Story, atau di sekitar lingkungan tempat tinggal, peluang repeat order sangat tinggi.

3. Jualan Jasa Titip Barang

Jasa titip minimarket menjadi salah satu usaha yang paling cepat berkembang karena banyak orang ingin membeli kebutuhan harian tanpa harus keluar rumah. Untuk memulai usaha ini, modalnya sangat kecil, hanya Rp0–Rp200.000 untuk biaya transportasi atau bensin, serta kantong belanja tambahan. Tidak ada stok barang yang perlu disiapkan sehingga risiko kerugian hampir tidak ada.

Strategi “pengemasan” pada jastip minimarket lebih mengarah pada profesionalitas layanan. Barang belanjaan dapat dikemas menggunakan kantong kresek tebal atau paper bag, sementara struk pembelian selalu disertakan agar pembeli merasa aman dan transparan. Menggunakan catatan harga dan ongkos jasa yang tetap juga membuat layanan terlihat rapi dan mudah dipahami pelanggan.

Dari aspek keuntungan, jastip minimarket memiliki potensi yang cukup menarik. Pelaku usaha dapat memperoleh Rp10.000–Rp30.000 per transaksi, dan jika melayani 10–20 pesanan per hari, pendapatan hariannya bisa meningkat signifikan. Usaha ini sangat fleksibel karena dapat dijalankan kapan saja, terutama saat permintaan belanja meningkat menjelang akhir pekan atau hari libur.

4. Jualan Jasa Fotografi UMKM

Kebutuhan konten digital bagi UMKM di 2025 membuat jasa foto produk rumahan semakin dicari. Modal awal yang dibutuhkan berkisar Rp300.000–Rp500.000 untuk membeli alas foto, lampu ring light sederhana, dan beberapa properti kecil. Anda tidak perlu kamera profesional karena kamera smartphone sudah cukup untuk menghasilkan foto berkualitas baik jika pencahayaannya tepat.

Pengemasan dalam bisnis jasa ini berupa penyajian file yang rapi dan profesional. Hasil foto dapat dikirim dalam folder dengan kategori seperti “Cover”, “Detail”, dan “Varian” untuk memudahkan klien menggunakannya. Gunakan background putih atau warna pastel yang memberikan kesan bersih, serta tambahkan sedikit properti agar produk terlihat lebih hidup tanpa mengurangi fokus utamanya.

Potensi keuntungan jasa foto produk cukup besar karena UMKM membutuhkan konten secara rutin. Dengan tarif Rp30.000–Rp75.000 per sesi atau per produk, pelaku usaha bisa mendapatkan Rp800.000–Rp1,2 juta per bulan hanya dari kerja sampingan. Jika portofolio Anda semakin menarik, tarif dan volume pesanan dapat meningkat dua kali lipat.

5. Jualan Varian Sambal Praktis

rumahan yang autentik. Modal awal usaha ini hanya sekitar Rp150.000–Rp250.000 untuk cabai, bawang, minyak, dan cup kecil 30–50 ml. Dengan modal tersebut, Anda bisa menghasilkan 30–50 cup sambal dalam satu kali produksi.

Dari segi pengemasan, cup kecil dengan stiker cukup untuk membuat produk terlihat rapi dan profesional. Gunakan warna merah atau hitam pada label untuk memberikan citra “pedas dan kuat”, sesuai karakter sambal. Pastikan cup tertutup rapat agar minyak tidak bocor selama pengiriman dan kualitas sambal tetap terjaga.

Keuntungan sambal kemasan cukup menjanjikan karena harga jualnya Rp5.000–Rp8.000 per cup. Dengan penjualan harian 30 cup saja, Anda bisa memperoleh keuntungan Rp200.000–Rp500.000 per minggu. Pemesanan akan meningkat jika Anda menyediakan beberapa varian seperti sambal bawang, terasi, matah, dan rica-rica.

6. Jualan Produk Kerajinan Tangan Resin

Kerajinan resin mini menjadi salah satu produk kreatif yang diminati konsumen online berkat tampilannya yang unik dan mudah dijual sebagai aksesori maupun hadiah personal. Untuk memulai usaha ini, modal awal yang dibutuhkan berada di kisaran Rp300.000–Rp500.000 untuk membeli resin, cetakan silikon kecil, glitter, daun kering, dan gantungan kunci. Dengan modal tersebut, Anda dapat memulai produksi puluhan produk berukuran kecil yang memiliki nilai jual cukup tinggi dan bisa dibuat dalam waktu singkat.

Pengemasan untuk produk berbahan resin sangat memengaruhi citra dan keamanan barang selama pengiriman. Resin mini dapat dibungkus menggunakan plastik zip kecil lalu dimasukkan ke dalam kotak kraft atau kertas tebal agar terlihat lebih premium. Tambahkan kartu ucapan kecil atau label brand untuk meningkatkan kesan personal sekaligus memperkuat identitas usaha. Jika dijual secara online, pastikan setiap produk dilapisi bubble wrap untuk menghindari goresan atau benturan saat proses pengiriman.

Keuntungan kerajinan resin mini terbilang besar karena harga jualnya dapat mencapai Rp10.000–Rp35.000 per item tergantung desain dan tingkat kerumitan. Dengan produksi 20–40 item per minggu, pelaku usaha bisa memperoleh keuntungan Rp300.000–Rp700.000. Peluang pendapatan akan semakin meningkat apabila Anda menerima pesanan kustom seperti gantungan nama, hadiah ulang tahun, atau souvenir acara.

7. Jualan Kopi Literan

Minuman kopi literan menjadi kebutuhan banyak pekerja remote yang lebih memilih stok kopi siap minum daripada membeli setiap hari. Usaha ini dapat dimulai dengan modal Rp250.000–Rp400.000 untuk membeli kopi bubuk, gula cair, susu, botol plastik 1 liter, serta es batu. Modal tersebut cukup untuk memproduksi 5–10 botol kopi literan dalam satu kali produksi, menjadikannya pilihan usaha yang efisien dan cepat balik modal.

Pengemasan kopi literan harus menonjolkan kebersihan dan kepraktisan. Gunakan botol PET transparan yang kuat dan tambahkan label sederhana berisi komposisi, tanggal produksi, dan masa simpan. Untuk menjaga rasanya tetap konsisten, pastikan setiap batch diproduksi dengan takaran yang sama dan disimpan dalam kulkas bersuhu stabil. Kemasan rapi dan informasi jelas sangat membantu meningkatkan kepercayaan pembeli, terutama yang perlu memastikan keamanan konsumsi harian.

Dari sisi keuntungan, kopi literan bisa dijual dengan harga Rp20.000–Rp35.000 per botol tergantung varian rasa dan bahan yang digunakan. Dengan penjualan 10–20 botol per hari, pelaku usaha dapat memperoleh pendapatan harian yang cukup stabil. Keuntungan bersih mingguan dapat mencapai Rp300.000–Rp700.000, dan bisa meningkat apabila Anda menawarkan varian tambahan seperti kopi gula aren, latte, atau choco blend.

8. Jualan Aksesoris Hape Murah

Aksesoris HP seperti casing murah, tempered glass, dan kabel charger menjadi kebutuhan yang selalu dicari oleh pengguna gadget. Untuk memulai usaha ini, modal awal yang diperlukan berkisar Rp300.000–Rp700.000 untuk membeli stok barang grosir dari pemasok lokal atau marketplace besar. Dengan modal tersebut, Anda bisa mendapatkan 20–50 item dengan variasi produk yang cukup lengkap untuk mulai dijual secara online maupun offline.

Pengemasan produk aksesoris HP umumnya sederhana namun tetap harus rapi untuk menjaga kualitas. Casing dan tempered glass dapat dikemas kembali menggunakan plastik bening yang lebih tebal agar tidak mudah rusak. Untuk pengiriman, tambahkan kardus kecil dan lapisan bubble wrap agar barang tiba dalam kondisi aman. Kemasannya tidak perlu mewah, namun harus terlihat profesional untuk meningkatkan kepercayaan pembeli, terutama yang bertransaksi secara online.

Usaha aksesoris HP memiliki potensi keuntungan yang stabil karena permintaan selalu ada setiap hari. Harga jual casing berada di kisaran Rp15.000–Rp35.000, sementara tempered glass bisa mencapai Rp10.000–Rp25.000 per unit. Dengan volume penjualan yang konsisten, keuntungan mingguan dapat mencapai Rp400.000–Rp900.000. Jika stok Anda lengkap dan respons cepat, peluang repeat order akan meningkat secara signifikan.

9. Jualan Menu Masakan Rumah

Lauk rumahan siap saji kini menjadi penyelamat bagi para ibu bekerja yang tidak sempat memasak setiap hari. Modal awal untuk memulai usaha ini berkisar Rp250.000–Rp500.000 untuk membeli bahan masakan seperti ayam, telur, bumbu dasar, dan kotak mika atau standing pouch foodgrade. Dengan modal tersebut, Anda bisa memproduksi beberapa menu seperti ayam suwir, tumisan, atau lauk kering yang dapat bertahan lebih lama jika disimpan dengan benar.

Pengemasan menjadi faktor yang sangat penting karena lauk siap saji perlu dijaga kesegarannya. Kotak mika ukuran kecil hingga sedang cocok digunakan untuk lauk yang dikonsumsi segera, sementara standing pouch lebih aman untuk lauk kering atau sambal. Tambahkan stiker informasi berisi nama menu, tanggal produksi, dan petunjuk penyimpanan untuk memberikan kesan profesional. Pengemasan yang rapi dan higienis membuat konsumen merasa lebih percaya dan nyaman membeli ulang.

Potensi keuntungan lauk siap saji cukup besar karena harga jual per porsi berkisar Rp10.000–Rp25.000. Dengan penjualan harian 20–40 porsi, pelaku usaha bisa memperoleh keuntungan mingguan Rp400.000–Rp1 juta. Keuntungan akan meningkat apabila Anda menyediakan layanan langganan makan harian atau paket hemat untuk karyawan di kantor sekitar.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Ide Jualan Modal Kecil yang Untung di 2025

1. Apa usaha modal kecil yang cepat balik modal di 2025?

Salad buah, sambal kemasan, dan roti bakar mini termasuk usaha yang cepat balik modal karena bahan bakunya murah dan permintaan hariannya stabil.

2. Berapa modal ideal untuk memulai usaha rumahan?

Usaha rumahan dapat dimulai dengan modal Rp150.000–Rp1 juta tergantung jenis produk dan kebutuhan kemasan, tanpa harus membeli peralatan mahal.

3. Bagaimana cara membuat produk rumahan terlihat profesional?

Gunakan kemasan rapi seperti cup bening, kotak kraft, atau standing pouch, tambahkan stiker brand, dan sertakan tanggal produksi.

4. Apa usaha harian yang cocok untuk pemula?

Jastip minimarket, jualan minuman literan, dan aksesoris HP termasuk usaha yang mudah dijalankan tanpa skill khusus.

5. Bagaimana menentukan harga jual produk rumahan?

Harga jual dapat dihitung dari total modal bahan, biaya kemasan, waktu produksi, dan margin keuntungan 30–60% sesuai pasar.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |