9 Ide Jualan dari Ceker, Dijamin Laris Manis dan Menguntungkan

1 week ago 6

Liputan6.com, Jakarta Ceker ayam sering dianggap bahan sederhana, padahal punya potensi besar sebagai produk kuliner. Dengan kreasi yang tepat, ide jualan dari ceker bisa mencuri perhatian pelanggan, terutama pecinta makanan unik dan berbumbu kuat.

Bahan ini mudah diolah menjadi berbagai menu, seperti ceker mercon, ceker pedas manis, atau ceker kuah gurih. Fleksibilitas tersebut menjadikan ide jualan dari ceker menarik untuk usaha yang ingin tampil beda namun tetap terjangkau.

Selain itu, pemasaran lewat media sosial bisa membantu pelaku usaha memperluas pasar dengan cepat. Dengan strategi tepat, ide jualan dari ceker dapat berkembang menjadi bisnis kuliner favorit yang laris setiap hari.

Mengutip buku berjudul From Idea to Action: Cara Merealisasikan Ide Kreatif Menjadi Bisnis Nyata (2025) oleh Wulan Ayodya, menggali inovasi ide usaha adalah cara mencari ide-ide baru dan kreatif untuk memulai bisnis atau meningkatkan yang sudah ada. Cara sederhana memunculkan ide adalah observasi dan kreativitas dengan brainstorming dan mind mapping.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang ide jualan dari ceker, Selasa (18/11/2025).

Ide Jualan dari Ceker

Menurut Puspawati dan Simpen (2012) sebagaimana dikutip dalam buku berjudul Peptida Bioaktif Sebagai Antioksidan Eksplorasi Pada Ceker Ayam (2019) oleh Edy Susanto, ceker ayam (shank) terdiri atas komponen kulit, tulang, otot, dan kolagen. 

Menurut Widyaningsih (2015) sebagaimana dikutip dalam buku, komposisi kimia ceker ayam mengandung kadar air 65,9%, protein 22,98%, lemak 5,6%, abu 3,69%, dan bahan-bahan lain 2,03%.

Berikut ini ide jualan dari ceker ayam:

1. Ceker Mercon Super Pedas

Ceker mercon dikenal sebagai salah satu menu favorit pecinta pedas di Indonesia. Dengan bumbu cabai melimpah dan rasa yang kuat, hidangan ini sangat cocok dijual sebagai menu malam atau lauk rumahan.

Perkiraan Modal Awal: Rp 700.000 – Rp 1.200.000 (untuk 3–5 kg ceker, bumbu, gas, kemasan, dan peralatan dasar)

2. Ceker Mercon Pedas Manis

Varian pedas manis cocok untuk pelanggan yang ingin sensasi pedas namun tetap manis dan ramah lidah. Dengan tambahan kecap atau gula merah, rasanya disukai berbagai usia.

Perkiraan Modal Awal: Rp 600.000 – Rp 1.000.000 (tergantung pilihan bahan dan cara pemasaran)

3. Ceker Tanpa Tulang

Ceker tanpa tulang menawarkan kemudahan konsumsi tanpa repot memisahkan tulang. Produk ini biasanya dijual lebih mahal dan menarik sebagai frozen food.

Perkiraan Modal Awal: Rp 1.000.000 – Rp 1.500.000 (untuk membeli ceker, alat pengolah, freezer kecil, dan kemasan)

4. Ceker Crispy

Ceker yang digoreng renyah dengan balutan tepung berbumbu ini cocok untuk snack atau lauk. Varian rasa seperti BBQ, keju, atau salted egg bisa menambah nilai jual.

Perkiraan Modal Awal: Rp 800.000 – Rp 1.300.000 (untuk tepung, minyak goreng, kompor, dan bahan baku ceker)

5. Keripik Ceker

Keripik ceker adalah camilan kering dengan nilai tahan lama dan bisa dipasarkan secara online. Pembuatannya memerlukan proses pengeringan dan penggorengan.

Perkiraan Modal Awal: Rp 1.200.000 – Rp 2.000.000 (tergantung metode pengeringan—jemur matahari atau mesin dehydrator)

6. Dimsum Ceker

Dimsum ceker ala Tiongkok diolah dengan bumbu khusus seperti angkak dan kecap asin. Produk ini dapat dijual dalam bentuk frozen maupun siap santap.

Perkiraan Modal Awal: Rp 1.000.000 – Rp 1.800.000 (includes kemasan, bahan baku, dan wadah steamer sederhana)

7. Ceker Ungkep Serbaguna

Ceker ungkep siap olah yang diproses dengan bumbu rempah dan dikemas untuk dijual dalam bentuk frozen. Praktis dan ideal untuk konsumen sibuk.

Perkiraan Modal Awal: Rp 800.000 – Rp 1.300.000 (untuk bumbu, plastik vakum, dan freezer kecil)

8. Soto Ceker

Soto ceker adalah menu berkuah yang laris di pagi atau malam hari. Dengan bumbu aromatik dan sensasi hangat, menu ini disukai banyak orang.

Perkiraan Modal Awal: Rp 700.000 – Rp 1.200.000 (untuk bahan soto, ceker, gas, mangkuk kertas atau cup, dan kompor)

9. Ceker Tulang Lunak

Ceker dimasak dengan presto sehingga seluruh bagiannya empuk dan bisa dimakan. Menu ini belum banyak pesaing dan sangat potensial.

Perkiraan Modal Awal: Rp 1.500.000 – Rp 2.500.000 (untuk membeli presto, peralatan masak, bahan baku, dan kemasan)

Potensi dan Keuntungan Bisnis Olahan Ceker Ayam

Mengutip buku berjudul Buku Kewirausahaan Pangan (2025) oleh Hendra Halim, dlkk., beberapa keuntungan bisnis usaha makanan kekinian yaitu permintaan pasar tinggi karena popularitasnya menjadikan banyak orang yang penasaran, membuka keunikan dan keanekaragaman jenis usaha, memiliki potensi untuk mendapatkan keuntungan besar.

Adapun tantangannya yaitu usaha makanan kekinian umumnya sangat kompetitif, tren dalam makanan kekinian bisa berubah dengan cepat.

Berikut ini potensi dan keuntungan bisnis olahan ceker:

1. Ceker Ayam Sebagai Favorit Kuliner Lokal

Ceker ayam sudah menjadi bagian penting dari budaya kuliner Indonesia. Hidangan ini bukan hanya pendamping, tetapi juga disukai sebagai camilan hingga menu utama. Teksturnya yang kenyal, rasa lezat, dan kemampuan menyerap bumbu dengan sempurna menjadikannya primadona di berbagai daerah. Dengan basis penggemar yang luas, bisnis berbahan dasar ceker ayam memiliki peluang pasar yang menjanjikan.

2. Tren Kuliner dan Inovasi Rasa

Perkembangan tren kuliner kekinian membuka peluang besar bagi pelaku usaha untuk berkreasi. Inovasi dalam ide jualan dari ceker seperti ceker mercon, ceker crispy, atau dakbal ala Korea menarik perhatian generasi muda yang gemar mencoba hal baru. Kombinasi rasa pedas, gurih, dan modern membuat olahan ceker semakin relevan dan berpotensi menjadi viral di media sosial.

3. Bahan Baku Mudah Didapat dan Terjangkau

Salah satu keunggulan bisnis olahan ceker adalah bahan bakunya yang murah dan mudah ditemukan. Ceker ayam, bumbu dapur, dan cabai dapat diperoleh di pasar tradisional dengan harga terjangkau. Hal ini memungkinkan pengusaha memulai usaha tanpa modal besar, menjadikannya cocok bagi pemula maupun pelaku UMKM.

4. Keuntungan Besar dengan Modal Kecil

Dengan modal yang relatif rendah, potensi keuntungan dari usaha ceker ayam bisa sangat besar. Misalnya, satu porsi ceker mercon dijual dengan harga Rp10.000 dan berisi 3–5 potong ceker. Jika dijual 50–100 porsi per hari, keuntungan harian bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Contoh lain, usaha ceker tulang lunak yang lebih premium juga memiliki potensi omzet bulanan yang menggiurkan.

5.Pasar Stabil Sepanjang Waktu

Permintaan terhadap makanan pedas dan berbumbu di Indonesia cenderung stabil sepanjang tahun. Ini memberikan peluang usaha berbasis ceker ayam untuk berkembang tanpa harus khawatir pada tren musiman. Selama rasa dan kualitas terjaga, konsumen akan terus datang.

Q & A Seputar Topik

Mengapa ceker ayam bisa menjadi ide jualan yang menguntungkan?

Ceker ayam memiliki harga bahan baku terjangkau namun peminatnya tinggi. Teksturnya yang kenyal dan mudah menyerap bumbu membuatnya cocok dijadikan berbagai olahan, seperti ceker mercon, ceker crispy, atau soto ceker. Dengan modal kecil, penjual bisa memperoleh margin keuntungan besar karena harga jual ceker yang sudah dimasak bisa berkali-kali lipat dari harga mentahnya.

Apa saja jenis olahan ceker yang paling laris di pasaran saat ini?

Beberapa olahan ceker yang populer antara lain ceker mercon pedas, ceker crispy balut tepung, ceker kuah soto, dan ceker tulang lunak. Ada juga kreasi modern seperti dakbal ala Korea dan keripik ceker kering yang bisa dikemas praktis untuk camilan. Variasi ini memudahkan calon pengusaha memilih produk sesuai target pelanggan.

Berapa kisaran modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha ceker ayam?

 Modal awal usaha ceker ayam cukup fleksibel, tergantung skala usaha. Untuk usaha kecil rumahan, modal Rp300.000–Rp500.000 sudah cukup untuk membeli bahan baku ceker, bumbu, kemasan, dan gas. Penjualan bisa dilakukan secara online melalui aplikasi pesan antar atau media sosial untuk mengurangi biaya sewa tempat.

Strategi apa yang dapat digunakan agar usaha jualan ceker bisa bersaing di pasar? 

Strategi kuncinya adalah menciptakan cita rasa khas dan konsisten, memberikan kemasan menarik, serta aktif mempromosikan usaha lewat media sosial. Menyediakan level pedas, topping tambahan, atau varian rasa lain juga bisa menjadi nilai jual. Selain itu, layanan pesan antar dan promo bundling bisa menarik pelanggan baru dan mempertahankan yang lama.

Apakah ide jualan dari ceker cocok untuk pemula di dunia kuliner?

Sangat cocok. Usaha ceker ayam tidak membutuhkan teknik memasak yang rumit dan bahan bakunya mudah didapat. Dengan mengikuti resep standar dan melakukan uji rasa, pemula bisa menghasilkan produk berkualitas. Selain itu, usaha ini fleksibel dan bisa dimulai dari dapur rumah tanpa harus memiliki modal besar atau pengalaman panjang di dunia kuliner.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |