9 Desain Rumah Type 36 dengan Taman Hemat Air, Hunian Asri dan Lestari

1 day ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Hunian kecil tetap bisa terasa asri meski lahan terbatas. Dengan perencanaan yang tepat, desain rumah type 36 dengan taman hemat air memungkinkan hadirnya ruang hijau tanpa perawatan rumit.

Pemilihan tanaman tahan kering dan penataan sederhana membantu mengurangi penggunaan air. Karena itu, desain rumah type 36 dengan taman hemat air banyak dipilih untuk rumah modern yang praktis.

Selain mempercantik tampilan, konsep taman ini juga mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Menerapkan desain rumah type 36 dengan taman hemat air membuat rumah kecil tetap nyaman dan efisien.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang desain rumah type 36 dengan taman hemat air, Rabu (7/1/2026).

1. Taman Depan Minimalis dengan Tanaman Tahan Kekeringan

Pada konsep desain rumah type 36 dengan taman hemat air, area depan rumah dapat dimanfaatkan sebagai taman minimalis yang tetap indah tanpa boros air.

Pemilihan tanaman xeriscape seperti sukulen, agave, atau rosemary sangat ideal karena mampu bertahan di kondisi panas dan jarang disiram.

Untuk memperkuat kesan modern sekaligus menjaga aliran air, taman dapat dipadukan dengan batu alam atau kerikil sebagai elemen utama.

2. Taman Belakang Multifungsi dengan Paving dan Pot Kering

Taman belakang pada desain rumah type 36 dengan taman hemat air bisa dirancang multifungsi dengan memadukan paving atau kerikil besar sebagai alas.

Area hijau difokuskan pada penggunaan pot-pot berisi tanaman hemat air, sehingga kebutuhan penyiraman menjadi lebih terkendali. Konsep ini membuat taman tetap rapi, mudah dirawat, dan nyaman digunakan sebagai area santai.

3. Taman Vertikal di Dinding Terbuka

Bagi hunian dengan lahan terbatas, desain rumah type 36 dengan taman hemat air dapat mengandalkan taman vertikal sebagai solusi cerdas.

Pemanfaatan dinding terbuka untuk menanam tanaman kecil yang tahan panas dan minim air mampu menghadirkan nuansa hijau tanpa mengorbankan ruang lantai. Taman vertikal cocok diterapkan di teras, area samping rumah, maupun dinding halaman belakang.

4. Taman Batu (Rock Garden) dengan Sukulen

Rock garden menjadi pilihan populer dalam desain rumah type 36 dengan taman hemat air karena perawatannya sangat minim.

Area hijau digantikan dengan kombinasi batu, pasir, dan tanaman sukulen yang tidak membutuhkan penyiraman rutin. Konsep ini memberikan kesan modern, bersih, dan sangat cocok untuk iklim panas.

5. Taman Atas (Rooftop Garden) Sederhana

Jika area tanah terbatas, desain rumah type 36 dengan taman hemat air dapat memanfaatkan atap rumah sebagai taman sederhana.

Penggunaan pot besar dengan media tanam padat dan tanaman rendah kebutuhan air membuat rooftop garden tetap efisien. Tambahan sistem penampungan air hujan juga membantu mengurangi penggunaan air bersih untuk penyiraman.

6. Halaman Samping Mini dengan Groundcover Tahan Kekeringan

Halaman samping rumah sering kali terabaikan, padahal bisa dimaksimalkan dalam desain rumah type 36 dengan taman hemat air.

Penanaman groundcover seperti sedum atau thyme yang tahan kekeringan mampu mempercantik area sempit sekaligus menekan kebutuhan air. Tampilan halaman samping pun menjadi lebih hijau dan terawat.

7. Taman Mikro Indoor Dekat Jendela

Untuk rumah tanpa lahan terbuka, desain rumah type 36 dengan taman hemat air tetap bisa diwujudkan melalui taman mikro di dalam ruangan.

Penempatan tanaman indoor hemat air seperti snake plant atau peperomia di dekat jendela membantu menghadirkan suasana segar. Selain praktis, konsep ini juga mendukung sirkulasi udara alami di dalam rumah.

8. Teras Berpadu Taman Kering dan Area Duduk

Teras rumah dapat dirancang sebagai area duduk yang menyatu dengan taman kering pada desain rumah type 36 dengan taman hemat air.

Penggunaan kerikil, pot besar, dan tanaman yang tidak membutuhkan banyak air menciptakan tampilan bersih serta elegan. Area ini cocok digunakan untuk bersantai tanpa harus repot menyiram taman setiap hari.

9. Pot Berlapis Mulsa dan Sistem Penangkap Air Hujan

Sebagai pelengkap desain rumah type 36 dengan taman hemat air, penggunaan mulsa di atas media tanam sangat disarankan untuk menjaga kelembapan tanah lebih lama.

Selain itu, sistem penangkap air hujan sederhana dapat dimanfaatkan sebagai sumber air alternatif untuk menyiram tanaman. Cara ini efektif mengurangi ketergantungan pada air PDAM.

Q & A Seputar Topik

Apa yang dimaksud dengan desain rumah type 36 dengan taman hemat air? 

Desain ini menggabungkan rumah berukuran type 36 dengan taman yang menggunakan tanaman minim air, sistem penyiraman sederhana, dan material yang mampu menjaga kelembapan tanah lebih lama.

Jenis tanaman apa yang cocok untuk taman hemat air di rumah type 36?

Tanaman seperti kaktus, lidah mertua, agave, bougenville, dan rumput gajah mini sangat cocok karena tahan panas serta tidak membutuhkan penyiraman terlalu sering.

Bagaimana cara membuat taman tetap hijau tanpa boros air?

Gunakan mulsa, batu koral, dan sistem siram manual terjadwal agar air tidak cepat menguap, sehingga taman pada desain rumah type 36 dengan taman hemat air tetap segar.

Apakah taman hemat air cocok untuk lahan rumah yang sempit? 

Sangat cocok, karena konsep ini mengutamakan efisiensi ruang dengan penataan vertikal, pot kecil, atau taman sudut yang tidak memakan banyak tempat.

Apa keuntungan menerapkan taman hemat air pada rumah type 36? 

Selain menekan biaya air, taman ini lebih mudah dirawat, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan kenyamanan serta nilai estetika desain rumah type 36 secara keseluruhan.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |