9 Cara Mencegah Tikus Datang ke Warung Agar Bisnis Tetap Higienis dan Menguntungkan

1 week ago 5

Liputan6.com, Jakarta Banyak pemilik usaha mencari cara mencegah tikus datang ke warung agar lingkungan jual beli tetap higienis serta terbebas dari gangguan hama. Tikus memiliki kemampuan masuk melalui celah kecil, sehingga pemilik warung wajib memiliki strategi pencegahan sejak awal. 

Perabot, bahan makanan, serta stok kemasan mudah rusak apabila warung dibiarkan tanpa perlindungan dari hama. Oleh sebab itu, cara mencegah tikus datang ke warung menjadi topik penting bagi para pelaku usaha yang ingin menjaga reputasi. Pencegahan dapat dilakukan melalui pemantauan kebersihan, pengaturan sirkulasi udara, serta pengurangan area lembap pada setiap sudut warung. 

Menerapkan cara mencegah tikus datang ke warung memungkinkan pemilik usaha mempertahankan kualitas dagangan, tanpa gangguan hama yang muncul secara tiba-tiba. Pengalaman berjualan pun menjadi lebih nyaman, karena pemilik warung tidak perlu khawatir terhadap stok bahan makanan yang tiba-tiba hilang atau rusak. 

Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (19/11/2025). 

1. Jaga Kebersihan Warung Setiap Hari

Kebersihan merupakan fondasi paling penting dalam upaya mencegah kedatangan tikus, sebab hewan pengerat ini memiliki kemampuan penciuman sangat tajam terhadap aroma makanan, tumpukan remah kecil, maupun sisa-sisa sampah organik yang tidak segera dibersihkan. Lingkungan yang kurang terawat memberi sinyal bahwa tempat tersebut menyediakan sumber makanan mudah dijangkau.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  • Pastikan lantai disapu dan dipel setiap hari agar tidak ada sisa makanan atau debu menumpuk.
  • Simpan makanan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah bau makanan tersebar keluar.
  • Buang sampah sebelum menumpuk agar tidak menciptakan area yang dapat menarik tikus.
  • Cuci peralatan masak dan saji sebelum tutup warung agar tidak meninggalkan aroma dan noda.

Semakin bersih area usaha, semakin kecil peluang tikus datang mencari makan dan berkembang biak.

2. Tutup Semua Celah atau Lubang Kecil

Tikus memiliki fleksibilitas tubuh luar biasa sehingga mampu meloloskan diri melalui celah yang bahkan hanya berukuran 1–2 cm. Oleh sebab itu, penting untuk memeriksa seluruh bagian struktur warung secara menyeluruh untuk menemukan titik masuk tersembunyi.

Area yang harus diperhatikan meliputi:

  • Sudut dinding tempat material mudah retak atau berlubang
  • Bagian bawah pintu yang sering memiliki celah terbuka
  • Area dekat saluran air di mana banyak pipa terpasang
  • Rak kayu atau sudut lantai yang berpotensi memiliki retakan

Gunakan bahan seperti semen, kawat kasa, atau sealant untuk menutup lubang. Jika pintu memiliki ruang terlalu besar di bagian bawah, pasang karet penahan agar tikus tidak dapat menyelinap masuk.

3. Simpan Bahan Makanan di Wadah Kedap Udara

Warung sering menyimpan persediaan makanan dalam jumlah besar, seperti beras, mi, bumbu, camilan, dan berbagai bahan lain yang mudah mengeluarkan aroma. Untuk menghindari tikus tertarik datang mendekat, penyimpanan harus dilakukan secara lebih hati-hati.

Caranya:

  • Gunakan wadah plastik tebal atau kontainer stainless steel yang tahan gigitan.
  • Hindari penggunaan karung atau plastik tipis karena sangat mudah sobek ketika digigit tikus.
  • Rapikan stok barang dalam rak tertutup dan tertata agar tidak menyebarkan bau makanan.

Aroma yang tersimpan rapat membantu mengurangi ketertarikan tikus untuk menjelajah area warung.

4. Gunakan Aroma Pengusir Tikus Alami 

Beberapa bahan alami memiliki aroma yang sangat tidak disukai tikus dan dapat digunakan sebagai metode pencegahan tanpa risiko mencemari makanan atau ruangan. Bahan-bahan tersebut mudah ditemukan dan cukup efektif untuk mengurangi aktivitas tikus.

Pilihan bahan alami meliputi:

  • Daun mint
  • Kulit jeruk
  • Kapur barus
  • Minyak peppermint
  • Daun sirsak

Letakkan bahan-bahan tersebut pada sudut warung, rak penyimpanan, atau tempat gelap yang rawan dijadikan jalur tikus. Cara ini tidak hanya aman, tetapi juga ekonomis.

5. Pasang Perangkap Tikus Ramah Lingkungan

Apabila keberadaan tikus sudah terlihat secara langsung, penggunaan perangkap merupakan langkah lanjutan yang aman, terutama jika warung menjual makanan dan tidak boleh menggunakan racun.

Beberapa jenis perangkap yang dapat dipilih:

  • Perangkap kandang kawat
  • Glue trap (perangkap lem)
  • Perangkap otomatis yang dapat digunakan kembali

Tempatkan perangkap di area jalur tikus seperti dinding, belakang rak, atau dekat saluran air tempat tikus sering berkeliaran.

6. Kelola Sampah Secara Teratur

Sampah yang tidak terkendali merupakan sumber makanan ideal untuk tikus. Oleh karena itu, pengelolaan sampah harus dilakukan secara disiplin dan berkelanjutan agar tidak menimbulkan bau yang mengundang hama datang.

Pastikan hal-hal berikut:

  • Tempat sampah memiliki penutup agar aroma tidak menyebar.
  • Sampah organik dibuang setiap hari sebelum menumpuk.
  • Kantong plastik tidak dibiarkan terbuka.
  • Area tempat sampah selalu kering dan bebas ceceran.

Pengelolaan sampah yang benar dapat secara drastis mengurangi peluang tikus masuk ke warung.

7. Atur Tata Ruang Warung Agar Tidak Penuh dan Lembap

Ruang yang padat, berantakan, dan lembap menyediakan tempat persembunyian ideal bagi tikus. Mereka cenderung memilih area gelap dan jarang disentuh manusia sebagai sarang atau titik transit.

Lakukan langkah berikut:

  • Jangan menumpuk kardus atau barang tak terpakai karena menjadi tempat persembunyian.
  • Atur jarak furnitur dari dinding agar pembersihan lebih mudah dilakukan.
  • Pastikan ventilasi baik untuk menghindari kelembapan tinggi.

Semakin rapi tata ruang Anda, semakin kecil ruang gerak tikus untuk bersembunyi.

8. Lakukan Pemeriksaan Rutin

Pemeriksaan rutin sangat penting untuk mendeteksi tanda-tanda awal keberadaan tikus sebelum situasi memburuk. Pemeriksaan dapat dilakukan seminggu sekali agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Perhatikan hal-hal berikut:

  • Adanya feses tikus di area tertentu
  • Lubang baru yang muncul pada dinding atau lantai
  • Bekas gigitan pada kemasan makanan
  • Suara mencurigakan terutama pada malam hari

Deteksi dini membuat proses pengendalian menjadi lebih mudah dan murah.

9. Pertimbangkan Bantuan Pest Control Jika Serangan Sudah Berat

Jika jumlah tikus sudah terlalu banyak atau sulit dikendalikan menggunakan metode sederhana, bantuan profesional merupakan langkah paling efektif. Pest control memiliki peralatan serta teknik khusus untuk mengatasi infestasi berat tanpa mengganggu operasional warung.

Biasanya mereka akan melakukan:

  • Pemetaan jalur tikus untuk mengetahui sumber pergerakan
  • Pemasangan perangkap aman yang sesuai area makanan
  • Penutupan seluruh titik masuk tikus
  • Pemberian garansi layanan agar tikus tidak kembali

Pendekatan profesional cocok untuk warung yang sudah mengalami gangguan hama dalam tingkat parah.

FAQ Seputar Topik

Mengapa tikus berbahaya bagi warung makan?

Tikus berbahaya karena dapat mengkontaminasi makanan dengan bakteri dan virus penyebab penyakit, merusak properti seperti kabel dan bangunan, serta merusak reputasi bisnis.

Bagaimana cara menjaga kebersihan warung untuk mencegah tikus?

Jaga kebersihan warung dengan membersihkan rutin setiap sudut, mengelola sampah dengan wadah tertutup rapat, dan menyimpan semua bahan makanan dalam wadah kedap udara.

Apa saja bahan alami yang bisa mengusir tikus?

Bahan alami yang bisa mengusir tikus antara lain minyak peppermint, kulit jeruk, cengkeh, bawang putih, daun kemangi, lada bubuk, daun sirsak, cuka, dan bubuk kopi.

Kapan sebaiknya memanggil jasa profesional untuk masalah tikus di warung?

Sebaiknya memanggil jasa profesional jika terjadi infestasi tikus yang parah atau populasi tikus sudah kelewat banyak dan sulit diatasi dengan metode mandiri.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |