Liputan6.com, Jakarta - Menanam terong di rumah kini semakin diminati, terutama oleh mereka yang memiliki lahan terbatas. Salah satu solusi praktis adalah memanfaatkan kaleng cat bekas sebagai wadah tanam. Cara menanam terong di kaleng cat bekas dinilai ekonomis, ramah lingkungan, dan mudah diterapkan oleh pemula. Jika dilakukan dengan teknik yang tepat, terong tetap bisa tumbuh subur dan menghasilkan buah yang lebat.
Terong termasuk tanaman sayuran yang cukup adaptif dan bisa dibudidayakan dalam wadah. Namun, penggunaan kaleng cat bekas tetap membutuhkan perlakuan khusus agar tanaman tidak stres. Mulai dari persiapan wadah, media tanam, hingga perawatan harian harus diperhatikan. Dengan mengikuti cara menanam terong di kaleng cat bekas secara benar, hasil panen bisa maksimal meski ditanam di ruang terbatas.
1. Memilih Kaleng Cat Bekas yang Tepat
Langkah awal cara menanam terong di kaleng cat bekas adalah memilih kaleng yang masih layak pakai. Gunakan kaleng dengan ukuran minimal 20 liter agar akar terong bisa berkembang optimal. Pastikan kaleng tidak bocor dan tidak terlalu penyok. Ukuran wadah sangat berpengaruh pada kesuburan tanaman.
Kaleng yang terlalu kecil dapat menghambat pertumbuhan akar. Hal ini berisiko membuat tanaman terong kerdil dan sulit berbuah. Dengan wadah yang cukup besar, nutrisi dalam media tanam dapat terserap maksimal. Inilah kunci awal agar terong tumbuh subur.
2. Membersihkan Kaleng dari Sisa Cat
Membersihkan kaleng cat bekas adalah tahap penting sebelum digunakan sebagai pot tanam. Sisa cat yang menempel dapat mengandung bahan kimia berbahaya bagi tanaman. Cuci kaleng menggunakan air dan sabun hingga benar-benar bersih. Diamkan beberapa jam agar bau cat hilang sepenuhnya.
Kaleng yang bersih akan menciptakan lingkungan tanam yang sehat. Hal ini mendukung cara menanam terong di kaleng cat bekas agar aman bagi akar. Tanaman pun bisa tumbuh tanpa gangguan zat beracun. Proses ini sering dianggap sepele, padahal sangat krusial.
3. Membuat Lubang Drainase yang Cukup
Drainase menjadi faktor penting agar terong tidak mudah busuk. Buat beberapa lubang di bagian bawah dan samping kaleng cat bekas. Lubang ini berfungsi untuk mengalirkan kelebihan air saat penyiraman. Drainase yang baik mencegah media tanam menjadi terlalu lembap.
Jika air menggenang, akar terong akan mudah terserang jamur. Kondisi ini bisa menghambat pertumbuhan dan pembentukan buah. Dengan lubang drainase yang cukup, sirkulasi udara dalam media tanam juga lebih baik. Ini membantu terong tumbuh subur dan sehat.
4. Menggunakan Media Tanam yang Gembur
Media tanam berperan besar dalam cara menanam terong di kaleng cat bekas. Gunakan campuran tanah, kompos, dan sekam dengan perbandingan seimbang. Media tanam yang gembur memudahkan akar menyerap nutrisi. Selain itu, tanah tidak mudah mengeras.
Media tanam yang baik juga membantu menjaga kelembapan. Terong membutuhkan kondisi tanah yang lembap tetapi tidak becek. Dengan kompos alami, unsur hara akan tersedia secara bertahap. Hal ini mendukung pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman.
5. Memilih Bibit Terong Berkualitas
Bibit yang baik menentukan hasil panen terong. Pilih bibit terong yang sehat, berdaun hijau segar, dan tidak layu. Bibit bisa berasal dari persemaian sendiri atau membeli dari penjual terpercaya. Bibit yang kuat akan lebih cepat beradaptasi di kaleng cat bekas.
Saat memindahkan bibit, lakukan dengan hati-hati agar akar tidak rusak. Tanam bibit di tengah wadah agar pertumbuhannya seimbang. Cara menanam terong di kaleng cat bekas akan lebih berhasil jika bibit berkualitas. Bibit sehat cenderung lebih cepat berbunga dan berbuah.
6. Penempatan di Area yang Mendapat Sinar Matahari
Terong membutuhkan sinar matahari minimal enam jam sehari. Letakkan kaleng cat bekas di area yang terkena cahaya matahari langsung. Sinar matahari membantu proses fotosintesis secara optimal. Tanpa cahaya cukup, terong akan tumbuh lemah.
Penempatan yang tepat membantu pembentukan bunga dan buah. Terong yang kekurangan cahaya biasanya hanya tumbuh daun. Dengan pencahayaan optimal, hasil panen akan lebih lebat. Ini menjadi faktor penting dalam budidaya terong di wadah.
7. Penyiraman Secara Teratur dan Seimbang
Penyiraman adalah bagian penting dari cara menanam terong di kaleng cat bekas. Siram tanaman secara rutin, terutama di pagi atau sore hari. Pastikan air cukup membasahi media tanam tanpa membuatnya tergenang. Kelebihan air justru bisa merusak akar.
Penyiraman yang seimbang menjaga kelembapan tanah. Tanaman terong yang terhidrasi dengan baik akan tumbuh lebih kuat. Daun tidak mudah layu dan bunga tidak mudah rontok. Konsistensi penyiraman sangat berpengaruh pada hasil buah.
8. Pemupukan Organik Secara Berkala
Meski ditanam di kaleng, terong tetap membutuhkan nutrisi tambahan. Gunakan pupuk organik seperti kompos cair atau pupuk kandang matang. Pemupukan bisa dilakukan setiap dua hingga tiga minggu sekali. Nutrisi organik membantu tanaman tumbuh subur secara alami.
Pemupukan rutin mendukung pembentukan bunga dan buah. Cara menanam terong di kaleng cat bekas akan lebih optimal jika nutrisi tercukupi. Hindari pupuk kimia berlebihan agar tanaman tidak stres. Pendekatan organik lebih aman dan berkelanjutan.
9. Pemangkasan dan Perawatan Rutin
Pemangkasan bertujuan mengarahkan energi tanaman ke pembentukan buah. Pangkas daun tua atau cabang yang tidak produktif. Perawatan rutin juga mencakup pengecekan hama dan penyakit. Tindakan dini mencegah kerusakan lebih parah.
Tanaman yang terawat akan lebih fokus menghasilkan buah. Cara menanam terong di kaleng cat bekas tidak cukup hanya menanam lalu menunggu. Konsistensi perawatan sangat menentukan hasil panen. Dengan perawatan tepat, terong bisa berbuah lebat meski di wadah terbatas.
Pertanyaan seputar Cara Menanam Terong
1. Apakah terong bisa ditanam di kaleng cat bekas?
Ya, terong bisa ditanam di kaleng cat bekas asalkan ukurannya cukup dan memiliki drainase yang baik.
2. Berapa ukuran ideal kaleng untuk menanam terong?
Ukuran ideal kaleng cat bekas minimal 20 liter agar akar terong bisa tumbuh optimal.
3. Berapa lama terong mulai berbuah setelah ditanam?
Terong biasanya mulai berbuah sekitar 60–80 hari setelah tanam, tergantung perawatan dan kondisi lingkungan.
4. Apakah terong di pot bisa berbuah lebat?
Bisa, jika cara menanam terong di kaleng cat bekas dilakukan dengan benar dan perawatan dilakukan secara rutin.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446768/original/019579900_1765941166-Ikan_lele_dipanen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460334/original/025429200_1767245770-Gemini_Generated_Image_japekejapekejape_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460519/original/020640500_1767255468-Kata-Kata_Tahun_Baru_2026_untuk_Pacar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5211424/original/008160900_1746578000-WhatsApp_Image_2025-05-07_at_7.30.34_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460341/original/028763700_1767245878-kebun_sayur_teras_teduh_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460500/original/018150900_1767254365-unnamed_-_2026-01-01T145523.910.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460462/original/008691100_1767252122-unnamed_-_2026-01-01T141919.159.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460296/original/012550600_1767243710-botol6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990281/original/013990200_1730714681-cara-membuat-kompos-sederhana-dan-cepat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460474/original/077621600_1767252743-gambar6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456796/original/084388100_1766975834-Tahun_Baru_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447072/original/000488300_1765947742-Ide_Kebun_Mini_Rumah_yang_Menjaga_Ketersediaan_Sayur_Selama_Minggu_Model_Tumpang_Sari.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3334876/original/073276800_1609138034-ok_Ilustrasi_tahun_baru_foto_nickgesell_from_pixabay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460306/original/074182300_1767243963-pedagan_jajanan_SD.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460272/original/094758700_1767242717-minimalis6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460290/original/092072400_1767243501-Gemini_Generated_Image_uedfweuedfweuedf_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3954502/original/047686000_1646633419-20220307-Panen_Sayuran_Hidroponik_di_Depan_Rumah-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4845005/original/049977500_1716877080-Ilustrasi_semangat__motivasi__inspirasi__kebebasan__menikmati_hidup.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460248/original/014705900_1767241371-lemari_untuk_kamar_kecil_3a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460163/original/076548800_1767237775-kebun_cabe_mini_3a.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344958/original/029872800_1757497950-hl1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354601/original/013523100_1758259145-ChatGPT_Image_Sep_19__2025__12_08_54_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5333184/original/050501600_1756610400-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354654/original/036226500_1758261026-Gemini_Generated_Image_9notrf9notrf9not.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354530/original/059277200_1758256607-Gemini_Generated_Image_5vkn9p5vkn9p5vkn.jpg)