9 Cara Aman Jika Menemukan Sarang Ular King Cobra dan Telurnya di Rumah atau Kebun

1 week ago 7

Liputan6.com, Jakarta Musim hujan seringkali membawa perubahan pada lingkungan, termasuk peningkatan kemunculan ular, terutama King Cobra. Ular ini mencari tempat yang lebih kering dan hangat, seperti rumah atau kebun, karena habitat alaminya terendam air. Penemuan sarang King Cobra dan telurnya di area rumah atau kebun dapat menimbulkan risiko bagi penghuni rumah, terutama saat belum teredukasi.

King Cobra sendiri merupakan ular berbisa terpanjang di dunia, dengan perilaku reproduksi yang unik. Perbedaannya, terletak pada induk betina yang membangun sarang dari dedaunan dan menjaga telurnya dengan ketat dari ancaman pemangsa, termasuk manusia. Jika Anda mendapati sarang atau ular ini, penting untuk tidak panik dan mengetahui langkah-langkah tepat untuk menangani situasi tersebut.

Sebagai pedoman, Liputan6 coba hadirkan 9 cara aman yang dapat dilakukan jika menemukan sarang King Cobra beserta telurnya di rumah atau kebun. Langkah ini diharapkan bisa dijadikan sebagai antisipasi musim saat memasuki hujan seperti sekarang ini, dirangkum, Selasa (18/11).

1. Jangan Panik saat Menemukan Sarang King Cobra

Saat mendapati keberadaan King Cobra atau sarangnya, reaksi pertama yang paling tepat adalah tetap tenang dan mengamati keadaan dengan hati-hati. Panik justru dapat memperburuk situasi karena ular bisa menafsirkan gerakan yang berlebihan sebagai ancaman.

Panik membuat cobra jadi agresif

Menurut situs Animal Pedia, ular jenis ini memiliki karakter yang pasif agresif. Artinya, bisa saja cobra tampak tenang, namun tiba-tiba saat terdesak dia langsung menyerang manusia dengan cepat dan menyuntikkan bisa. Dengan mengendalikan diri, Anda dapat mengambil keputusan dengan lebih rasional sekaligus meminimalkan potensi interaksi berbahaya.

  • Tetap tenang dan hindari gerakan mendadak.

Menjaga ketenangan sangat penting karena gerakan tiba-tiba, suara keras, atau ekspresi panik dapat memicu respons defensif dari King Cobra. Ular ini sangat sensitif terhadap getaran dan gerakan, sehingga reaksi panik dapat dianggap sebagai serangan. Dengan tetap tenang, Anda menciptakan kondisi stabil yang tidak memicu agresi dari ular, sekaligus membantu Anda mempertahankan kontrol terhadap situasi.

  • Mundur perlahan dari lokasi penemuan sarang atau ular.

Mundur perlahan tanpa membelakangi ular merupakan cara terbaik untuk menjaga keamanan. Gerakan lambat tidak akan menimbulkan kecurigaan pada ular dan memberi kesempatan bagi keduanya yakni Anda dan ular, untuk tetap aman tanpa saling merasa terancam. Cara ini juga membantu menghindari tindakan impulsif yang bisa mencelakai Anda.

  • Pastikan ada jarak aman antara diri Anda dan ular, setidaknya beberapa meter.

King Cobra mampu menyerang dalam jarak yang cukup panjang, terutama ketika mengangkat tubuhnya. Dengan menjaga jarak beberapa meter, Anda menghindari kemungkinan serangan mendadak dan memberikan ruang aman bagi ular untuk tetap diam atau bergerak menjauh. Jarak yang cukup juga memberi waktu untuk menentukan langkah selanjutnya dengan lebih aman.

2. Identifikasi Ular dari Jarak Aman

Sebelum mengambil langkah lebih jauh, penting untuk mengenali jenis ular yang Anda temui. Identifikasi yang tepat membantu menentukan tingkat risiko dan cara penanganan yang aman. Melihat dari jarak aman memungkinkan Anda mengumpulkan informasi penting tanpa memprovokasi ular.

Jangan dekati sarang dan amati area sekitar

Anda bisa menjaga jarak terlebih dahulu dari titik di mana ditemukannya sarang ular king cobra beserta telur-telurnya. Di kondisi ini, upaya pengamatan area sekitar jadi cara yang paling siaga untuk mengetahui apakah si ular ada di area sekitar atau tidak. Ketika terbukti ada, Anda bisa amati, apakah cirinya sesuai dengan king cobra atau tidak.

  • Amati ciri fisik ular dari jarak aman, seperti ukuran tubuh, warna, dan pola.

Pengamatan awal dapat membantu membedakan King Cobra dari spesies lain yang mirip. Perhatikan panjang tubuh, bentuk kepala, pola sisik, serta cara ular bergerak. Namun semua pengamatan harus dilakukan dari tempat aman tanpa mendekat, karena King Cobra mampu bereaksi cepat terhadap ancaman.

  • King Cobra dewasa memiliki warna kuning, hijau, cokelat, atau hitam.

Warna tubuhnya yang variatif sering membuat orang terkecoh, namun kombinasi ukuran dan warna dapat menjadi petunjuk awal. Mengetahui rentang warna ini membantu memastikan apakah ular benar-benar King Cobra atau hanya ular tidak berbisa yang kebetulan berwarna serupa.

  • Ular ini dapat mengembangkan tudungnya saat merasa terancam.

Developer tudung adalah ciri paling khas yang membedakan King Cobra dari banyak spesies lain. Ketika ular mengembangkan tudungnya, itu berarti ular memasuki mode pertahanan aktif dan siap menyerang. Jika Anda melihat sinyal ini, segera perbesar jarak aman.

3. Jangan Sentuh Sarang atau Telur

Jika menemukan sarang King Cobra, Anda harus waspada karena sarang adalah area yang sangat dilindungi oleh induk betina. Induk biasanya tidak jauh dari sarang dan sangat sensitif terhadap gangguan. Menghindari kontak fisik dengan sarang adalah keharusan untuk menjaga keselamatan.

Menyentuh sarang atau telur beresiko bagi Anda

Merujuk Forest Service U.S Departement Of Agriculture, ketika Anda menemukan sarang ular beserta telur-telurnya, jangan pernah sekali-kali menyentuhnya. Ini sangat beresiko, karena bisa saja induk berada di sekitar tanpa diketahui lalu menyerang dengan spontan karena merasa terusik.

  • Hindari menyentuh atau memindahkan sarang dan telur.

Sarang King Cobra biasanya dibuat dari tumpukan dedaunan dan ranting yang sengaja disusun untuk memberikan perlindungan. Menyentuh atau memindahkan sarang dapat membuat induk merasa terancam dan bertindak agresif. Selain itu, telur juga rentan terhadap perubahan lingkungan sehingga memindahkannya dapat mengganggu proses penetasan.

  • Jangan mencoba mengambil telur atau mengganggu induk ular.

Mengambil telur atau mendekati sarang adalah tindakan yang sangat berbahaya. Induk King Cobra terkenal protektif dan akan menyerang apa pun yang dianggap mengancam anak-anaknya. Tindakan ini tidak hanya membahayakan Anda tetapi juga dapat mengganggu keseimbangan alam.

  • Biarkan sarang tetap pada posisinya sampai bantuan profesional tiba.

Menjaga agar sarang tetap dalam kondisi aslinya memudahkan petugas untuk menilai situasi ketika datang. Perubahan yang tidak perlu justru membuat petugas kesulitan menemukan ular atau sarang sehingga memperpanjang proses evakuasi.

4. Amankan Area Sekitar

Langkah berikutnya adalah memastikan tidak ada orang atau hewan lain yang tanpa sengaja mendekati area berbahaya. Mengamankan area membantu mencegah kecelakaan sekaligus memberikan ruang aman sampai bantuan tiba.

Sterilkan lokasi sekitar penemuman membuat upaya perlindungan ganda

Saat Anda menemukan sarang ular cobra beserta telurnya, sebisa mungkin Anda melakukan sterilisasi area sekitar dari hewan, anak-anak, benda-benda yang mengganggu hingga orang dewasa. Ini bisa memicu kecelakaan yang tidak diinginkan dan melibatkan serangan spontan cobra.

  • Jauhkan anak-anak dan hewan peliharaan dari lokasi sarang.

Anak-anak dan hewan peliharaan cenderung penasaran sehingga berisiko mendekati area tanpa memahami bahaya. Mengasingkan mereka dari lokasi sarang adalah tindakan pencegahan yang sangat penting untuk menghindari kecelakaan.

  • Buat pembatas sederhana untuk menandai area berbahaya.

Anda bisa menggunakan barang sederhana seperti tali, kursi, ember, atau papan untuk menandai area berbahaya agar orang lain tahu bahwa mereka harus menghindarinya. Tanda visual ini sangat membantu menjaga keselamatan lingkungan sekitar.

  • Tutup pintu atau celah yang dapat menjadi jalur masuk ular ke dalam rumah.

King Cobra dapat menyelinap melalui celah sempit, sehingga menutup pintu atau lubang kecil dapat mencegah ular berpindah ke dalam rumah. Upaya ini mengurangi potensi bahaya dan membuat evakuasi lebih mudah.

5. Hubungi Pihak Berwenang

Penanganan King Cobra bukanlah hal yang bisa dilakukan oleh orang awam. Menghubungi pihak berwenang adalah langkah paling aman dan tepat untuk memastikan evakuasi berjalan lancar.

Anda tidak bisa evakuasi sendirian

Jangan pernah mengevakuasi king cobra, termasuk telurnya sekalipun. Ini sangat beresiko karena tidak boleh salah penanganan. Salah penanganan, bukan hanya Anda yang terancam tetapi hewan tersebut juga.

  • Segera hubungi pemadam kebakaran atau organisasi penyelamat hewan liar setempat.

Petugas profesional memiliki pengalaman dan peralatan khusus yang memungkinkan mereka mengevakuasi ular berbisa dengan aman. Menghubungi mereka segera membantu mencegah situasi berkembang menjadi lebih berbahaya.

  • Sampaikan informasi lokasi dan deskripsi ular kepada petugas.

Informasi yang lengkap dan akurat membantu petugas mempersiapkan peralatan yang diperlukan. Lokasi, ukuran, warna, dan posisi terakhir ular adalah data penting yang mempercepat proses penanganan.

  • Jangan mencoba menangkap ular sendiri.

Menangkap ular berbisa tanpa pelatihan adalah tindakan yang sangat berbahaya. King Cobra mampu menyerang dalam hitungan detik dengan kecepatan tinggi, sehingga upaya penangkapan amatir hanya akan meningkatkan risiko cedera serius.

6. Awasi dari Jauh

Selama menunggu petugas datang, Anda tetap perlu memantau kondisi dari jarak aman. Hal ini membantu memastikan ular tidak berpindah ke lokasi lain yang lebih sulit dijangkau, sekaligus sebagai bentuk antisipasi.

Waspada dengan area sekitar dan cari titik evakuasi darurat

Ketika sarang king cobra Anda dapati berada di sekitar area tempat tinggal, jangan sekali-kali mendekat dan mengusiknya. Segera mencari tempat dengan area yang lebar untuk menyelamatkan diri ketika terjadi hal tak diinginkan. Kewaspadaan dengan mengamati dari kejauhan menjadi kunci self care.

  • Pantau pergerakan ular dari lokasi yang aman.

Mengamati gerakannya memungkinkan Anda memberikan informasi terbaru kepada petugas. Namun Anda harus tetap berada pada jarak aman tanpa membuntuti ular secara agresif.

  • Hindari membuat suara keras yang dapat menarik perhatian ular.

Suara keras bisa memicu rasa terancam pada ular dan membuatnya menjadi defensif. Suasana yang tenang membantu menjaga ular tetap diam sehingga evakuasi berjalan lebih mudah.

  • Berikan informasi terbaru kepada petugas yang akan datang.

Jika ular bergerak atau bersembunyi di lokasi lain, petugas perlu diberi tahu agar pencarian lebih efisien. Informasi ini membantu mempercepat proses penanganan sehingga risiko bisa ditekan.

7. Pencegahan di Lingkungan Rumah

Pencegahan adalah cara terbaik untuk mengurangi kemungkinan ular masuk ke dalam permukiman. Lingkungan yang bersih dan tertata rapi membuat ular kehilangan tempat persembunyian. Ular tidak bisa menemukan titik aman bagi dirinya untuk berkembang biak.

Pastikan area sekitar rumah atau kebun tidak berantakan

Ketidak teraturan tempat, seperti terdapatnya tumpukan sampah, kayu-kayu kering, atau rerumputan yang lembat, menjadi titik yang aman bagi king cobra untuk bersembunyi dan bertelur. Pastikan area sekitar hunian Anda rapi, bersih dan tertata.

  • Jaga kebersihan lingkungan rumah dan halaman.

Lingkungan yang kotor, dipenuhi sampah, atau barang tak terpakai menjadi tempat ideal bagi hewan mangsa seperti tikus, yang kemudian menarik kehadiran ular. Membersihkan area rumah secara rutin dapat mengurangi risiko tersebut.

  • Pangkas rumput secara teratur dan singkirkan tumpukan barang bekas.

Rumput tinggi dan tumpukan barang bekas adalah tempat favorit ular untuk bersembunyi. Dengan memangkas rumput dan menghilangkan tumpukan barang, Anda menciptakan lingkungan yang tidak ideal bagi ular untuk menetap.

  • Tutup lubang atau celah di dinding atau pagar.

King Cobra dapat masuk melalui celah kecil, sehingga memperbaiki pagar atau menutup lubang sangat penting untuk meminimalkan akses ular menuju pekarangan atau rumah.

8. Pahami Perilaku King Cobra

Memahami bagaimana King Cobra bertindak dapat membantu Anda membuat keputusan yang lebih aman ketika bertemu dengannya. Ular ini pada dasarnya menghindari manusia kecuali jika merasa terancam.

Sifat king cobra agresif saat terancam

Dalam situs resmi Dinas Perikatan dan Satwa Liar Amerika Serikat, U.S Fish And Wildlife Service, disebutkan bahwa ular king cobra memiliki karakter yang agresif dan cepat dalam menyerang. 

  • King Cobra dapat mengangkat sepertiga tubuhnya sebagai tanda peringatan.

Postur tegak ini adalah tanda jelas bahwa ular sedang bersiap mempertahankan diri. Jika melihat perilaku ini, Anda harus segera menambah jarak dan tidak membuat gerakan tiba-tiba.

  • Ular ini dapat mendesis keras sebagai bentuk pertahanan.

Desisan keras adalah peringatan yang menunjukkan bahwa ular merasa terdesak. Mendengar suara ini berarti Anda harus berhenti mendekat dan menjauh perlahan.

  • Induk King Cobra menjaga sarangnya dengan agresif.

Pada masa penetasan, King Cobra betina menjadi jauh lebih defensif. Mendekati sarang berarti menempatkan diri Anda dalam bahaya yang sangat besar, sehingga hindari area tersebut sepenuhnya.

9. Edukasi Anggota Keluarga

Pengetahuan tentang keselamatan menghadapi ular sangat penting bagi seluruh anggota keluarga, khususnya anak-anak. Edukasi mereka tentang hewan-hewan yang kemungkinan ditemukan di sekitar rumah atau kebun, tak terkecuali ular.

Pengetahuan tentang ular di sekitar rumah dan kebun jadi kunci keselamatan

King cobra beserta sarangnya bisa sangat mungkin ditemukan di sekitar area rumah yang berantakan, maupun di area kebun. Dengan edukasi sejak awal, semua orang tahu apa yang harus dilakukan jika menghadapi situasi berbahaya.

  • Ajarkan anggota keluarga untuk tidak mendekati atau mengganggu ular.

Anak-anak harus memahami bahwa ular bukan untuk disentuh atau didekati, terlepas dari ukurannya. Edukasi tentang bahaya ular membantu membangun kewaspadaan sejak dini.

  • Berikan pemahaman tentang pentingnya menjaga jarak aman.

Menjelaskan alasan ilmiah dan logis mengapa jarak aman itu penting membantu anggota keluarga lebih mudah mematuhi aturan keselamatan.

  • Simpan nomor kontak darurat pihak berwenang di tempat yang mudah dijangkau.

Menyimpan nomor darurat seperti pemadam kebakaran atau petugas evakuasi satwa liar membantu memastikan bahwa bantuan dapat dihubungi dengan cepat ketika dibutuhkan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar

Q: Mengapa ular King Cobra sering muncul di permukiman saat musim hujan?

A: Ular King Cobra muncul di permukiman saat musim hujan karena habitat alami mereka terganggu oleh genangan air.

Q: Apa perbedaan utama antara King Cobra dan ular kobra biasa?

A: Perbedaan utama terletak pada ukuran dan tudung; King Cobra lebih panjang dan memiliki tudung yang lebih lebar.

Q: Apakah King Cobra betina selalu menjaga telurnya?

A: Ya, King Cobra betina membangun sarang dan menjaga telurnya dengan ketat hingga menetas.

Q: Siapa yang harus dihubungi jika menemukan sarang King Cobra di rumah?

A: Segera hubungi pemadam kebakaran atau organisasi penyelamat hewan liar untuk bantuan profesional.

Q: Mengapa tidak boleh membunuh King Cobra?

A: Membunuh King Cobra dapat berbahaya dan ular ini memiliki peran penting dalam ekosistem.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |