80 Bahasa Madura Sehari Hari, Kosakata Sering Dipakai dengan Artinya

1 week ago 6

Liputan6.com, Jakarta Bahasa Madura merupakan kekayaan budaya Indonesia yang wajib dijaga. Setiap bahasa daerah di Indonesia punya ciri khasnya masing-masing. Bahasa Madura sendiri memiliki ciri aksen atau dialek yang khas.

Dijelaskan dalam buku Perempuan dan Kehormatan bagi Masyarakat Madura oleh Dedi Dores, 2020, halaman 11, keunikan bahasa madura salah satunya ada pada konteks pelafalannya. Cara melafalkan ini disebut dengan lafal sentak dan ditekan. Seperti pada pada huruf b, d, j, g, jh, dh dan bh atau pada konsonan rangkap, contohnya jj, dd dan bb.

Melatih pengucapan dialek Madura juga bisa dibarengi dengan mengetahui kosa-katanya. Ada beberapa kosa-kata bahasa Madura yang bisa dipelajari sebagai pemula. Kosa-kata ini bisa jadi pedoman saat berhadapan dengan orang asli Madura agar tahu maksud ucapan mereka. 

Kata Sapaan (Pamangghi)

Sapaan yang tepat menjadi bukti masyarakat Madura menjunjung tinggi soal tata krama. Berikut kosakata kata sapaan dalam bahasa Madura

1. Salam / Assalamu'alaikum 

Artinya:  Salam Universal  

2. Sokkor

Artinya: Terima kasih

3. Bâ'na 

Artinya: Kamu - Kasual

4. Panjhennengan 

Artinya: Anda - Hormat

5. Kaula / Kula 

Artinya: Saya

6. Sèra / Sapa 

Artinya: Siapa

7. Aponapa / Kadhiponapa 

Artinya: Kenapa / Bagaimana

8. Dimma / Ka'emma 

Artinya: Di mana / Ke mana

9. Engghi 

Artinya: Ya

10. Bhunten

Artinya: Tidak

11. Kèra 

Artinya: Permisi / Maaf

12. Bâghus / Saè 

Artinya: Baik / Bagus

13. Lessoh 

Artinya: Lelah / Capek

14. Sehat 

Artinya: Sehat, 

15. Jhalan / Langgheng 

Artinya: Silakan.

16. Slamet jalan / Slamet lampa'an 

Artinya: Selamat jalan

Kata Kerja Dasar (Okara Panggâwâiyan)

Kata kerja membantu kita membentuk kalimat aksi. Pahami juga perbedaan penggunaan tingkat hormat dan kasual sangat penting.

17. Ngakan / Ngadhân Memiliki arti Makan

18. Ngenom Memiliki arti Minum 

19. èdur / Tèdhur Memiliki arti Tidur 

20. Molè Memiliki arti Pulang

21. Nèngghu Memiliki arti Melihat

22. Ajhâlân / Alampa'an Memiliki arti Berjalan

23. Nongghu Memiliki arti Menunggu 

24. Nolès Memiliki arti Menulis

25. Maca Memiliki arti Membaca

26. Nyambi Memiliki arti Mencuci 

27. Mènta Memiliki arti Meminta  

28. Ngabheri Memiliki arti Memberi 

29. Aparènta Memiliki arti Memerintah

30. Melakè / Malakè Memiliki arti Menikah

31. Mèyara Memiliki arti Memelihara

32. NyèrrèpMemiliki arti Menyiram 

Kata Sifat dan Keterangan (Okara Sèfat)  

33. Manès Berarti Manis

34. Pait Berarti Pahit

35. Pèdhes Berarti Pedas

36. Cemeng Berarti Hitam

37. Potè Berarti Putih

38. Abe' / Mèra Berarti Merah

39. Konèng Berarti Kuning

40. Ijo Berarti Hijau

41. Bâris Berarti Jelek / Buruk rupa

42. Rajâ Berarti Besar

43. Kècè' / Alèt Berarti Kecil

44. Bagus / Saè Berarti Baik

45. Jâ'at / Dâsa Berarti Jahat / Buruk

46. Pèntèr Berarti Pintar 

47. Budo Berarti Bodoh 

48. Lessoh Berarti Lelah

Benda dan Lokasi  

Kosakata berikut merujuk pada objek fisik dan tempat di sekitar penutur Bahasa Madura:

49. Angghuy

Artinya: Baju / Pakaian.

50. Rambhut' 

Artinya: Rambut

51. Bâbur 

Artinya: Bubur.

52. Tana 

Artinya: Tanah

53. Attas 

Artinya: Atas

54. Bhâbâ 

Artinya: Bawah

55. Bhâi 

Artinya: Padi / Beras

56. Dhâlem 

Artinya: Rumah

57. Kèttap 

Artinya: Buku

58. Pèlor 

Artinya: Pena

59. Sèrèt 

Artinya: Celana

60. Saréng 

Artinya: Kain sarung

61. Dhuwè' 

Artinya: Uang

62. Rèncè 

Artinya: Uang receh

63. Paseghâ 

Artinya: Pasar

64. Jâghung 

Artinya: Jagung

Ekspresi Waktu dan Pertanyaan  

Kategori ini mencakup kata-kata yang berkaitan dengan waktu, urutan, dan kata tanya yang vital untuk kelancaran percakapan dengan masyarakat Madura:

65. Bâlân 

Artinya: Bulan

66. Ondhâ' 

Artinya: Sangat / Terlalu

67. Korang

Artinya: Kurang

68. Pèra' 

Artinya: Hanya

69. Sèjhe' 

Artinya: Dekat

70. Langkong 

Artinya:Lebih / Sangat)

71. Kè-Kèla 

Artinya: Tadi

72. Sèppè' 

Artinya: Besok

73. Bâri' 

Artinya: Kemarin

74. Sè-kèla 

Artinya: Sekarang

75. Bâbâr 

Artinya: Fajar

76. Tarè 

Artinya: Matahari 

77. Sateya 

Artinya: Saat ini

78. Kèmma 

Artinya: Kapan

79. Sèppa' 

Artinya: Siang.

Malem 

Artinya: Malam 

Tingkat Tutur Bahasa Madura

Salah satu kompleksitas dan keunikan bahasa Madura adalah adanya tingkat tutur atau undha-usuk basa, meskipun tidak seketat dalam bahasa Jawa. Sistem ini menunjukkan penghormatan dan tata krama yang tinggi dalam komunikasi masyarakat Madura.

Menurut buku Bahasa Madura Dalam Pandangan Kelas Menengah Oleh Mulyadi, 2024 Halaman 28, jika diperhatikan penggunaan stratifikasi dalam bahasa Madura ditentukan juga oleh faktor penutur (speaker), faktor pendengar (hearer), kondisi/situasi, dan status sosial

Tingkat tutur atau udha-usuk basa menjadi keunikan bahasa Madura. Kompleksitas ini menunjukkan penghormatan atau tata krama yang tinggi lewat komunikasi masyarakat Madura.

1. Basa Enja' Iyah (Tingkat Biasa/Kasual)

Tingkatan ini digunakan pada percakapan sehari-hari dengan teman sebaya, kerabat dekat, atau orang yang sudah cukup akrab. Kata-kata yang digunakan bersifat lugas dan tidak formal.

2. Basa Engghi Enten (Tingkat Menengah/Hormat)

Tutur bahasa ini digunakan untuk melakukan percakapan dengan orang yang lebih tua, orang yang dihormati, atau dalam situasi formal. Penggunaan leksikon di tingkat bahasa ini berbeda dengan tingkat kasual. Pasalnya, Engghi Enten menuntut penggunaan kata-kata penghormatan.

Setting pemakaiannya biasanya di ruang publik, seperti di pertokoan, terminal dan di tempat-tempat pelayanan umum.

3. Basa Engghi Bhunten (Tingkat Paling Hormat)

Basa ini menjadi tingkat tutur yang paling sopan dalam bahasa ini. Biasanya digunakan saat berbicara dengan tokoh agama, sesepuh, atau pejabat. Meskipun kini jarang digunakan secara ketat, eksistensi tingkat ini menunjukkan kekayaan sistem sosial dan linguistik di Madura 

QNA

Q: Mengapa Bahasa Madura memiliki aksen yang terkesan "keras" atau tegas?

A: Aksen tegas tersebut disebabkan oleh adanya konsonan letup tak bersuara (seperti /p/, /t/, /k/) yang diucapkan dengan penekanan kuat, sebuah ciri khas fonologi Bahasa Madura.

Q: Apa yang dimaksud dengan undha-usuk basa dalam Bahasa Madura?

A: Undha-usuk basa adalah sistem tingkat tutur (mirip unggah-ungguh dalam Jawa) yang menunjukkan tingkat kesopanan dan penghormatan, seperti Basa Enja' Iyah (kasual) dan Basa Engghi Enten (hormat).

Q: Di mana saja Bahasa Madura dituturkan selain di Pulau Madura?

A: Penutur Bahasa Madura tersebar luas di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur (seperti Pasuruan, Probolinggo, Jember, Situbondo) hingga ke beberapa wilayah di Kalimantan Barat.

Q: Apa dialek Bahasa Madura yang dianggap paling standar atau halus?

A: Dialek Sumenep sering dianggap sebagai dialek standar atau yang paling halus karena merupakan pusat budaya dan kerajaan kuno di Madura.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |